Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL, KEPEMIMPINAN, DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP PROFESIONALITAS PEGAWAI RUMAH SAKIT PELABUHAN CIREBON Endang Pujiastuti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalitas, komunikasi interpersonal, kepemimpinan, serta iklim organisasi merupakan empat hal yang kerap dikaitkan satu dengan yang lain. Ketiga hal selain profesionalitas disinyalir sebagai pendorong dan/atau hal yang mempengaruhi profesionalitas seorang karyawan. Dalam penelitian ini penulis mencoba mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh yang ditimbulkan ketiganya atas profesionalitas. Tempat penelitian menggunakan RS Pelabuhan Cirebon yang dipilih melalui perhitungan yang tepat. Populasi penelitian berjumlah 231 karyawan dibagian medis dan administrasi. Sedangkan sampel penelitian berjumlah 98 untuk bagian yang sama. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa t hitung > t tabel (2,577 > 1,985), artinya terdapat pengaruh komunikasi interpersonal dengan profesionalitas karyawan dengan jumlah signifikansi sebesar 0,012 atau < 0,05. Sedangkan untuk variabel lain didapat t hitung > t tabel (2,719 > 1,985) artinya terdapat hubungan antara kepemimpinan dan profesionalitas karyawan dengan nilai signifikansi berjumlah 0,036 atau < 0,05. Untuk variabel iklim organisasi t hitung > t tabel (12,024 > 1,985) artinya terdapat hubungan antara iklim organisasi dan profesionalitas karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,011 atau < 0,05. Dengan demikian, penulis berkesimpulan bahwa komunikasi interpersonal, kepemimpinan serta iklim organisasi sama-sama memberi pengaruh atas profesionalitas karyawan di RS Pelabuhan Cirebon Jawa Barat.
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI PROFESIONAL TENAGA MEDIS, BUDAYA KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN MUTU PELAYANAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT WALED KAB. CIREBON Endang Pujiastuti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan adalah bentuk pelayanan yang diberikan tenaga medis pada pasien secara baik dan sesuai dengan standar pelayanan profesional. Di Indonesia sendiri pelayanan kesehatan menjadi hak warga negara, khususnya warga negara yang sedang kondisi tidak sehat. Namun, kendati menjadi hak warga negara, pelayanan kesehatan kerap kali diremehkan, bahkan diacuhkan oleh tenaga medis yang seharusnya memberi pelayanan prima untuk setiap pasien-pasien. Banyaknya tenaga medis yang mengacuhkan mutu pelayanan membuat masyarakat dan pasien resah, sehingga menimbulkan beberapa persepsi mengenai hal tersebut. Rumah Sakit Waled yang terletak di Kabupaten Cirebon pun tak luput dari perkara mengnai hal tersebut. Penelitian ini sendiri adalah penelitian yang bertujuan untuk mencari hubungan antara kompetensi profesional tenaga medis, budaya kerja, gaya kepemimpinan dengan mutu pelayanan pasuen rawat inap di Rumah Sakit Waled. Penelitian ini sendiri dilakukan pada Rumah Sakit Waled dengan rentang waktu penelitian antara Desember 2013 hingga Februari 2014. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh karyawan yang bekerja di Rumah Sakit Waled. Dari penelitian dan analisis yang dilakukan peneliti, didapati bahwa ada hubungan erat antara kompetensi profesional tenaga medis, budaya kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap mutu pelayanan. Kata Kunci: Mutu Pelayanan, Budaya Kerja, Gaya Kepemimpinan
Deteksi Kondisi Hutan Paska Kebakaran Melalui Citra Multisensor MOS-MESSR dan Landsat TM: Studi Kasus di Areal PT. MHP Sumatera Selatan I Nengah Surati Jaya; Endang Pujiastuti; Muhammad Buce Saleh
Jurnal Manajemen Hutan Tropika Vol. 6 No. 2 (2000)
Publisher : Institut Pertanian Bogor (IPB University)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.298 KB)

Abstract

This paper presents how the multisensor MOS-MESSR and Landsat Thematic Mapper (TM) should be manipulated as tools for detecting land cover changes. Radiometric correction using image regression was recognized as useful approach to adjust pixel brightness value of MOS-MESSR. In this study, the standardized MPC showed comparable accuracy, similar to DMC method. Using this technique forest changes due to fire as well as land clearing were well recognized. Some recommendations and suggestions for improving classification accuracy of change detection using multisensor MOS-MESSR and Landsat TM were drawn up from this study.