Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengelolaan Zakat di Era Disrupsi: Studi Meta Analisis Ade Nur Rohim; Prima Dwi Priyatno; Lili Puspita Sari
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v12i2.5524

Abstract

The development of technology in the digital era is an absolute thing. Various activities and community activities are required to adapt to the use of technology and various digital-based media. Zakat management is one of the various activities in the community that are also encouraged to adapt. This study aims to map research on digital zakat management. A qualitative research approach was used in this study with meta-analytical methods and descriptive statistics processed from a literature review of 52 articles related to the digitization of zakat management. The results of this study indicate that the number of digital zakat management publications continues to increase. Several aspects were studied related to the digital zakat development and accountability strategy. This study recommends the basis for selecting relevant strategies in zakat management in the digital era by referring to various studies that have been carried out. Perkembangan teknologi di era digital menjadi suatu hal yang mutlak terjadi. Berbagai aktivitas dan kegiatan masyarakat dituntut untuk beradaptasi dalam pemanfaatan teknologi dan berbagai media berbasis digital. Pengelolaan zakat menjadi salah satu dari berbagai aktivitas di masyarakat yang turut didorong untuk beradaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan penelitian mengenai pengelolaan zakat digital. Pendekatan penelitian kualitatif digunakan pada penelitian ini dengan metode meta analisis dan statistik deskriptif yang diolah dari kajian pustaka terhadap 52 artikel terkait digitalisasi pengelolaan zakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah publikasi pengelolaan zakat digital terus meningkat. Beberapa aspek yang dikaji terkait strategi pengembangan dan akuntabilitas zakat digital. Penelitian ini merekomendasikan dasar pemilihan strategi yang relevan dalam pengelolaan zakat di era digital dengan mengacu pada berbagai penelitian yang telah dilakukan.
Melirik Dinamika Cryptocurrency dengan Pendekatan Ushul Fiqih Prima Dwi Priyatno; Isti Nuzulul Atiah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 7, No 3 (2021): JIEI : Vol. 7, No. 3, 2021
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.709 KB) | DOI: 10.29040/jiei.v7i3.3590

Abstract

Cryptocurrency is a digital or virtual currency, which does not have a physical form like fiat money. This crypto currency can only be used through devices such as PCs, laptops, smartphones and other devices that connected to the internet. There are several advantages in a crypto system that uses blockchain system, such as transaction security, convenience, speed and can be used across countries and continents, however cryptocurrency which is currently circulating also still have weaknesses, including there is no supervisory authority, even many countries have disagreements over the legality of this cryptocurrency. The debate about pro and contra regarding to the use of cryptocurrency becomes dynamics among the experts including the scholars who have study from Islamic point of view. This reseach aims to examine the dynamics of using cryptocurrency from ushul fiqh point of view, where the methods which used in this research are al-qur’an, al-Hadits, Qiyas and Sad-Adzariyah. Basically the use of cryptocurrency is allowed to meet cetain conditions that is by removing batil elements as in Quran surah An-Nisa verse 29, those batil elements are gharar and mayshir. Moreover, cryptocurrency must also has clear legality in a country for security in their use.
Penerapan Maqashid Syariah pada Mekanisme Asuransi Syariah Prima Dwi Priyatno; Lili Puspita Sari; Isti Nuzulul Atiah
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol 1, No 1 (2020): JIEFeS, June 2020
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47700/jiefes.v1i1.1927

Abstract

Perbedaan pendapat tentang asuransi syariah masih menjadi perdebatan dikalangan ulama hingga saat ini, Asuransi Syariah sendiri merupakan isu kontemporer yang menjadi ikhtilaf. studi ini mencoba melihat sisi asuransi dari kaca mata maqasid syariah. Implementasi maqasid syariah pada asuransi merupakan titik temu antara tujuan ditetapkannya syariah. Perlindungan agama dalam asuransi syariah direalisasikan dalam bentuk transaksi yang dimulai dengan kontribusi dalam bentuk tabarru' (donasi). Selain hal tersebut terdapat produk asuransi haji. Usaha asuransi syariah dalam aspek perlindungan jiwa terdapat pada hal-hal yang menyebabkan terancamnya jiwa, kerusakan anggota badan yang menyebabkan kecacatan ataupun kematian seseorang. Peranan asuransi pada kemaslahatan jiwa ini lebih ditekankan pada aspek pencegahan (min nahiyyati al- ‘adam). Pada kemaslahatan akal, asuransi tidak secara spesifik melindungi. Namun, salah satu upaya manusia untuk melindungi akal ialah dengan cara menuntut ilmu. Disinilah letak asuransi memainkan perannya sebagai penyandang dana pendidikan. Contoh produk asuransi yang melindungi kemaslahatan akal adalah asuransi takaful dana siswa atau asuransi beasiswa. Dalam perlindungan terhadap keturunan, peranan asuransi lebih ditekankan pada segi adanya (min nahiyyati al- wujud) yaitu mewujudkan kemaslahatan ahli waris atau keluarga yang ditinggal. Terakhir, dalam memberikan perlindungan terhadap harta, asuransi memberikan jasa dalam penanggulangan risiko atas kerugian, kehilangan manfaat, dan tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang timbul dari peristiwa yang tidak pasti. Contoh asuransi yang melindungi kemaslahatan harta adalah asuransi takaful umum, misalnya takful kebakaran
Pengaruh Literasi Keuangan, Brand Image, dan Religiusitas terhadap Minat Menabung Masyarakat Jabodetabek Pada Bank Syariah Ihwan Aindi Syaifullah; Prima Dwi Priyatno
Syi`ar Iqtishadi : Journal of Islamic Economics, Finance and Banking Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jiec.v6i1.13910

Abstract

Kajian ini diharapkan dapat membedah dampak literasi keuangan, citra merek, dan religiusitas terhadap premi penduduk secara keseluruhan, khususnya Jabodetabek di bank syariah. Para ilmuwan memanfaatkan informasi penting yang diperoleh dari survei yang sesuai dengan populasi secara keseluruhan menggunakan Formulir Google dengan contoh mutlak dari 105 responden. Memutuskan jumlah tes menggunakan resep Lemeshow. Teknik eksplorasi yang digunakan dalam tinjauan ini adalah kuantitatif dengan pengumpulan informasi menggunakan strategi pengujian bertujuan.Metode investigasi berbagai informasi dalam ini adalah uji legitimasi, uji ketergantungan, uji praduga tradisional, uji kekambuhan langsung dan teori dengan bantuan bantuan pemrograman rendition 25 Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Efek sampingan dari menunjukkan bahwa literasi keuangan dan citra merek tidak berpengaruh terhadap pendapatan dalam populasi keseluruhan untuk memanfaatkan bank syariah. Hasil yang berbeda juga menunjukkan bahwa religiusitas secara signifikan mempengaruhi penduduk premi yang menggunakan bank syariah.
Fiat Money VS Dinar-Dirham Fungsi Uang dalam Kacamata Maqashid Syariah Prima Dwi Priyatno
Syi`ar Iqtishadi : Journal of Islamic Economics, Finance and Banking Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jiec.v4i1.8180

Abstract

Maqashid Sharia in money can be extracted from the function of that money, the most important of money function is as a media of transaction or medium of exchange, which is, the function shows the maslaha for human in overcoming problems in barter, and followed by the other functions of money with the condition of not separated from the concept of money itself in Sharia, that is by not making money as a commodity. Fiat money today has some weaknesses, among others is the value is unstable, so that perhaps one day money will be returned to dinar and dirham, or fiat money which is be back-up by gold.Maqashid Sharia in money can be extracted from the function of that money, the most important of money function is as a media of transaction or medium of exchange, which is, the function shows the maslaha for human in overcoming problems in barter, and followed by the other functions of money with the condition of not separated from the concept of money itself in Sharia, that is by not making money as a commodity. The use of dinar and dirham as money can be divided into two opinions, first it explains that money has to be based on dinar and dirham, which is it underlies the movement or campaign to back to use dinar and dirham as money, this group also allow using money that is not made from dinar or dirham, but the circulation has to be back up by gold. Another opinion is to allow using money aside from dinar and dirham, that is the use of fiat money, where using money is not limited to dinar and dirham, the use of dinar and dirham in the time of prophet Muhammad P.B.U.H. is not an excuse of necessity for Muslims in terms of Sharia, however it is in terms of culture and habit (‘urf) which is happened at that time. fiat money  today [U1] has some weaknesses, among others is the  value is unstable, so that perhaps one day money will be returned to dinar and dirham  , or fiat money which is be back-up by gold.[U2]  [U1]Perbaiki spasi!  [U2]Ukuran Font 10, spasi 1.15.  Panjang Abstrak Tidak boleh melebihi dari 150 Kata.
Analisis Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Masa Pandemi Covid-19 pada Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Arrahmah Rani Riyantari; Prima Dwi Priyatno
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 9 No. 2 (2022): Maret-2022
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol9iss20222pp192-202

Abstract

Merebaknya coronavirus dan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar yang diterapkan di Indonesia menyebabkan banyak kinerja perusahaan mengalami penurunan, salah satunya pada koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah. Dampak yang dihadapi koperasi yakni peningkatan nilai pembiayaan bermasalah akibat pandemi Covid-19. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengendalian yang dilakukan oleh koperasi untuk menekan tingkat pembiayaan bermasalah dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 7 dan Fatwa MUI No. 47, 48, dan 49. Metode artikel ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara terstruktur dengan 5 informan yang terdiri dari pihak koperasi dan pihak anggota bermasalah, observasi partisipan pasif, serta dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik triangulasi untuk menguji validitas data, dan peneliti melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data dalam teknik analisa data. Hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat strategi pengendalian sesuai dengan Peraturan Pemerintah dan Fatwa MUI antara lain revitalisasi proses, optimalisasi sistem penagihan dan monitoring, konsolidasi kepada anggota koperasi, collateral, dan write-off. Kata kunci: Covid-19, KSPPS, NPF, strategi  pengendalian.   ABSTRACT The outbreak of the coronavirus and the large-scale social restrictions implemented in Indonesia have caused many companies' performance to decline, one of which is sharia savings and loan cooperatives. The impact faced by cooperatives is an increase in the value of non-performing financing due to the Covid-19 pandemic. This article aims to analyze the control strategy carried out by cooperatives to reduce the level of non-performing financing by referring to Government Regulation no. 7 and MUI Fatwa No. 47, 48, and 49. The method of this article uses a descriptive qualitative approach with a case study type. The data collection used is a structured interview technique with 5 informants consisting of cooperative parties and problematic members, passive participant observation, and documentation. The researcher used the triangulation technique to test the validity of the data, and the researcher carried out data reduction, data presentation, and conclusion drawing/data verification in data analysis techniques. The results of the study can be concluded that there are control strategies under Government Regulations and the MUI Fatwa, including process revitalization, optimization of billing and monitoring systems, consolidation of cooperative members, collateral, and write-off. Keywords: control strategies, Covid-19, KSPPS, NPF.   DAFTAR PUSTAKA Astuti, R. Y. (2015). Pembiayaan murâbahah yang bermasalah di baitul mâl wa tamwîl (BMT) XYZ dalam perspektif manajemen risiko. Islamic Economics Journal, 1(2), 191-211. https://doi.org/10.21111/iej.v1i2.351 Ayusafitri, D., Aminah., & Irawati. (2017). Penyelesaian pembiayaan akad musyarakah bermasalah pada koperasi BMT syari’ah makmur Bandar Lampung. Notarius, 13(1), 246-249. https://doi.org/10.14710/nts.v13i1.30393. DSN MUI. (2005a). Fatwa DSN-MUI tentang penyelesaian piutang murabahah bagi nasabah tidak mampu membayar. Jakarta: DSN MUI. DSN MUI. (2005b). Fatwa DSN MUI tentang penjadwalan kembali tagihan murabahah. Jakarta: DSN MUI. Firdaus, M., & Susanto, A. E. (2018). Perkoperasian: Sejarah, teori, dan praktek. Bogor: Ghalia Indonesia. Herman. (2020). 2.322 koperasi dan 185.184 umkm terdampak covid-19. Retrieved from https://www.beritasatu.com/ekonomi/642537/2322-koperasi-dan-185184-umkm-terdampak-covid19 Ihsanudin. (2020). Fakta lengkap kasus pertama virus corona di Indonesia. Retrieved from https://nasional.kompas.com/read/2020/03/03/06314981/fakta-lengkap-kasus-pertama-virus-corona-di-indonesia?page=all Ismail. (2018). Manajemen perbankan dari teori menuju aplikasi. Jakarta: Prenada Media Group. Kemenkop UKM RI. (2015). Peraturan Menteri Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia No. 16 /Per/M.Kukm/Ix/2015 tentang pelaksanaan kegiatan usaha simpan pinjam dan pembiayaan syariah oleh koperasi. Jakarta: Kemenkop UKM RI. Kemenkop UKM RI. (2020). Rencana Strategis Kementerian Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah tahun 2020 - 2021. Retrieved from https://kemenkopukm.go.id/uploads/laporan/1600168483_RENSTRA 2020-2024 OK.pdf Listanti, D., Dzulkirom, M., & Topowijono. (2015). Upaya penanganan pembiayaan murabahah bermasalah pada lembaga keuangan syariah (Studi pada KJKS baitul maal wat tamwil (BMT) mandiri sejahtera karangcangkring Gresik Jawa timur periode 2011-2013). Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 1(1), 1-9. Madjid, S. S. (2018). Penanganan pembiyaan bermasalah pada bank syariah. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 2(2), 96-109. https://doi.org/2549-4872 Rahmi, M., & Sari, L. P. (2021). Analisis implementasi penerapan SOP funding dan financing dalam menciptakan akuntabilitas pada BMT natijatul umat. Sebatik, 25(1), 19–26. https://doi.org/10.46984/sebatik.v25i1.1274 Sa’diyah, M. (2019). Fiqih muamalah II: Teori dan praktiks. Jepara: Unisnu Press. Shobirin. (2016). Penyelesaian pembiayaan murabahah bermasalah di baitul maal wa tamwil (BMT). Iqtishadia: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, 9(2), 398-420. https://doi.org/10.21043/iqtishadia.v9i2.1737 Sudarto, A. (2020). Penyelesaian pembiayaan bermasalah pada lembaga keuangan syariah studi BMT al hasanah Lampung Timur. Islamic Banking, 5(2), 99–116. https://doi.org/10.36908/isbank.v5i2.118 Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta. Turmudin, M. (2017). Produksi dalam perspektif ekonomi Islam. Islamadina: Jurnal Ekonomi Islam, 18(1), 37-56. http://dx.doi.org/10.30595/islamadina.v0i0.1528 Wardoyo, F. R. S. (2018). Strategi koperasi keuangan syariah dalam menekan tingkat non performing financing (NPF) (studi kasus pada BMT Al-Ummah Mojokerto). Skripsi tidak dipublikasikan. Surabaya: UIN Sunan Ampel. Wijaya, C. (2020). PSBB Jakarta mulai 10 April selama dua minggu, namun pakar menyebut hasil efektif satu bulan untuk tekan Covid-19. Retrieved from https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-52194441  
Pengaruh NPF, CAR, dan FDR Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah raden_hario daffa_alaamsah; Fitri Yetti; Prima Dwi Priyatno
El-Iqtishod: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Ekonomi Syariah EL-IQTISHOD
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor dari Non Performing Financing, Capital Adequacy Ratio, dan Financing to Deposit Ratio terhadap Profitabilitas yang di ukur melalui metode Return On Aset perusahaan bank umum syariah. Karena perkembangan ekonomi syariah terkhusus dari perbankan syariah dalam beberapa tahun terakhir berkembang cukup pesat. Adapun jenis data yang dipergunakan pada penelitian ini ialah data sekunder, yakni laporan tahunan dari 12 Bank Umum Syariah. Untuk teknik analisis data dalam kajian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan bantuan E-Views 9 dan Microsoft Excel, dengan pengujian hipotesis, yakni uji t, uji f, dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil uji hipotesis dalam kajian ini ditemukan, NPF memengaruhi secara negatif terhadap Profitabilitas, dan CAR memengaruhi secara positif terhadap Profitabilitas, untuk FDR tidak memiliki pengaruh terhadap profitabilitas. Dan secara simultan, NPF, CAR, dan FDR turut mempengaruhi Profitabilitas secara bersamaan.
Strategy Analysis of ZIS Fund Collection During the Covid-19 Pandemic at Baznas DKI Jakarta Province Muhammad Ilman Dafiq; Ade Nur Rohim; Prima Dwi Priyatno
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/elbarka.v4i2.3231

Abstract

During the Covid-19 pandemic, Muslims in Indonesia have high awareness to help each other on religious social matters, such as Zakat, Infaq, and Shadaqah (ZIS). Covid-19 pandemic requires ZIS gathering institutions in Indonesia such as Baznas to innovate in conducting service activities to the community, especially ZIS gathering. This needs to be done to facilitate community and reduce the risk of spreading the virus through crowding activities. Suitable strategy is required in order for ZIS can collection services to continue to run even with limited conditions. The purpose of this study is to analyze the strategy carried out by Baznas DKI Jakarta Province in collecting ZIS during Covid-19 Pandemic and analyze the supporting factors and inhibitory factors of the implementation of the strategy carried out by the Baznas DKI Jakarta Province. The method used in this study is descriptive qualitative using SWOT analysis. The study used primary data through interviews. As well as secondary data through observation and documentation of previous research, company profile, and books. The results of the study showed Baznas DKI Jakarta Province has supporting factors and inhibitory factors, among others related to the digitization of ZIS, government policies, and awareness of carrying out ZIS payments.
LITERASI GERAKAN GAYA HIDUP HALAL DI PONDOK PESANTREN AL-JADID KECAMATAN KOPO, KABUPATEN SERANG, BANTEN Fitri Yetty; Prima Dwi Priyatno
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.884 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.906

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini ialah untuk memberikan literasi atau kampanye terkait Gaya Hidup Halal dengan metode ceramah dan diskusi yang diberikan kepada para santri yang berada dalam lingkungan Yayasan Ponpes Al-Jadid, sedangkan pengukurannya menggunakan riset pre-test dan post-test yang berupa kuesioner. Dikarenakan wabah covid-19 yang melanda Indonesia termasuk lokasi pengabdian ini, maka pengabdian kepada masyarakat dilakukan secara daring (online) dengan jumlah partisipan sebanyak 15 orang. Sebelum diberikan pemahaman atau literasi mengenai gaya hidup halal, hasil pre-test menunjukan bahwa nilai terendah adalah 30 dan nilai tertinggi sebesar 80 dengan rata-rata nilai hasil keseluruhan sebesar 55,71. Maka ,dapat ditarik sebuah konklusi bahwa mayoritas partisipan masih belum sepenuhnya mengetahui dan memahami terkait dengan gerakan gaya hidup halal. Setelah dilakukan penyuluhan dengan metode ceramah, hasil post-test menunjukkan nilai terendah sebesar 50, sedangkan nilai tertingginya adalah 100. Adapun nilai rata-ratanya sebesar 78,67. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi kenaikan yang signifikan (setelah diadakannya pengabdian masyarakat) terhadap pengetahuan partisipan tentang gaya hidup halal sebesar 78,67 atau 22,96%
Analisis Pengelolaan Wakaf Uang Melalui Cash Waqf Linked Sukuk Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Larasati Dhinarti Nurresi Putri; Mira Rahmi; Prima Dwi Priyatno
Syi`ar Iqtishadi : Journal of Islamic Economics, Finance and Banking Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jiec.v5i2.12306

Abstract

This research aims to identify and analyze cash waqf management system and management of CWLS program in improving community empowerment at Indonesian Waqf Board (BWI). This research uses descriptive qualitative method with case study approach, starting with interviewing BWI and Achmad Wardi Eye Hospital. Then to prove validity of research data, researcher used technique triangulation method. Furthermore, researcher analyzed data by doing data reduction, data presentation, and concluding. The results of research show that management of cash waqf carried out by BWI is quite diverse so that scopes becomes wide. Management of CWLS has been running according to set plan, but not all CWLS programs are run by BWI, there are several programs whose benefits are distributed to nazhir institutions registered by BWI.Keywords: Cash Waqf, CWLS, Community Empowerment, Management