Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

INCLINATION ANALYSIS OF STUDENT CAPABILITIES IN PROMISED TEACHERS OF THE LEARNING INDEPENDENCE PERSPECTIVE: EXPLORATION STUDY Wonorahardjo, Surjani; Dasna, I Wayan; Subekti, Hasan; Hidayati, Siti Nurul; Nurkholis, Nurkholis; Munzil, Munzil
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v4n1.p1-7

Abstract

Capabilities include competence, self-efficacy; self-confidence; self-discipline; to be responsible; self-initiative; and metacognition and what someone will bring to the workforce. This research strives to analyze the capability preferences of the prospective teacher in terms of learning independence. This descriptive study uses learning methods. Participants in this research were 21 students from the State University in East Java using purposive sampling techniques. The probing question is used as a research instrument. Descriptive data analysis. The consequences of data analysis explained that the ability in the aspect of high score learning skills was 85.4% responsible, 84.1% confidence, and 82.5% self-discipline. The conclusion of this study is the efficacy of the prospective student teacher from the perspective of independence learning shows the quality in the aspects of responsibility, self-confidence, and self-discipline. Nevertheless, the representative of self-establishment shows a lower trend correlated to other guidelines as much as 79.5%, or in other words, the meaning of participants is not optimum concerning their own desire for independence. This study reserves the need for further investigation into efforts to enhance the ability of prospective student teachers in higher education in theoretical and practical examinations.Keywords: Capabilities, Exploration, Learning independence, Promised teachers
PERAN DAN TANTANGAN PENDIDIKAN MIPA DALAM MENUNJANG ARAH MENUJU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Dasna, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPembangunan berkelanjutan merupakan kegiatan pembangunan saat ini yang dapat menjaga keberlangsungan lingkungan pada masa yang akan datang sehingga generasi pada masa tersebut dapat melaksanakan kehidupannya tanpa terganggu. Pendidikan sangat berperan dalam menyiapkan generasi yang mempunyai wawasan pembangunan berkelanjutan. Pendidikan MIPA dapat berperan dalam menyiapkan generasi yang dapat memecahkan masalah secara sistematis dan terencana menggunakan metode ilmiah. Pembelajaran yang menggunaan pendekatan proses akan dapat menghasilkan siswa yang berkarakter jujur, objektif, bekerja keras, berpikir kritis, dan sebagainya seperti yang tercakup dalam sikap ilmiah. Untuk mencapai tujuan tersebut, pada makalah ini dipaparkan beberapa peran pelaku pendidikan MIPA seperti pengenalan metode ilmiah pada pendidikan dasar, penggunaan strategi pembelajaran yang relevan dengan hakekat MIPA, dan pengembangan sumber belajar yang berkonteks Indonesia. Sedangkan tantangan pembelajaran MIPA untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan terutama pada pengembangan sistem pendidikan dan pembelajaran MIPA yang mempunyai keseimbangan antara pembelajaran produk, proses, dan pembentukan sikap (ilmiah).
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KIMIA RINTISAN SMA BERTARAF INTERNASIONAL KELAS XI MATERI LAJU REAKSI Carera, Inova Putri; Dasna, I Wayan
Jurnal Pendidikan Vol 13 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was aimed to develop teaching materials about chemical reaction rate which covered materials adapted to A-Level High School students of grade XI in Pioneer International Standard High School (RSMA-BI). The developmental research was adopting the instructional development model 4D which include four stages of development, namely define, design, develop, and disseminate. Instructional materials were written in English consist of seven topics titled: Reaction Rate Concept, The Exchange's Expressions, Rate Law and Reaction Order, Experimental Determination of a Rate Law, Reaction Mechanism, Theories of Reaction Rate, Factors Affecting Reaction Rate. Results of content validation from content experts obtained the average score of 3. 56 of 14 range of scores which means valid / good / decent. Test limited to high school students of RSBI obtained an average score of 3.35 (valid / good / decent). The results of the use of teaching materials obtained a score of 77.8 which is above the minimal passing grade (75). Therefore it can be concluded that the materials were feasible to be used in the classroom.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar laju reaksi dengan cakupan materi yang disesuaikan dengan A-Level untuk siswa kelas XI Rintisan Sekolah Menengah Atas Bertaraf Internasional (RSMA-BI. Rancangan penelitian pengembangan mengadaptasi model pengembangan bahan ajar Model 4D yang meliputi empat tahap pengembangan, yaitu define, design, develop dan disseminate. Produk pengembangan adalah bahan ajar kimia RSMA-BI kelas XI materi laju reaksi yang ditulis dalam bahasa Inggris menggunakan pendekatan kontekstual. Bahan ajar terdiri atas empat bagian utama yaitu pendahuluan, materi, evaluasi dan penutup. Materi tersusun atas tujuh sub materi yaitu Reaction Rate Concept, The Rates Expressions, Rate Law and Reaction Order, Experimental Determination of a Rate Law, Reaction Mechanism, Theories of Reaction Rate, Factors Affecting Reaction Rate. Hasil validasi isi dari ahli materi diperoleh nilai rata-rata 3,56 dari rentang skor 1-4 dengan kriteria valid/baik/layak. Hasil uji terbatas pada siswa SMA RSBI diperoleh nilai rata-rata 3,35 dari rentang skor 1-4 dengan kriteria valid/baik/layak. Hasil uji penggunaan bahan ajar diperoleh skor sebesar 77,8. Skor ini diatas SKM (Skor Kelulusan Minimal) yaitu 75 sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar telah layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas.
BAGAIMANA MELAKUKAN PENILAIAN PROSES PADA PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI? Laksana, Dek Ngurah Laba; Dasna, I Wayan
Journal of Education Technology Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.845 KB) | DOI: 10.23887/jet.v1i4.12858

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara melakukan penilaian proses pada pembelajaran berbasis inkuiri. Penulisan ini menggunakan kajian literatur melalui telaah jurnal, hasil penelitian yang relevan, dan buku sumber. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses penilaian dapat dilakukan pengajar dalam pembelajaran dengan strategi inkuiri adalah penilaian kerja ilmiah. Untuk melakukan penilaian, pengajar menggunakan lembar observasi atau lembar penilaian. Aspek-aspek yang dinilai pada kerja inkuiri mengidentifikasi masalah, mengamati, mengajukan pertanyaan, membuat hipotesis, merencanakan percobaan, melakukan percobaan, menganalisis data, membuat kesimpulan dan generalisasi, dan berkomunikasi.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD Puspitasari, Risky Priliani; Sutarno, Sutarno; Dasna, I Wayan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 4: APRIL 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i4.13233

Abstract

Abstract: This research aimed to find out the differences HOTS and learning outcomes between PBL model and conventional, uses types of research a quasi-experimental. The results of this study indicate that: There is a significant difference HOTS between experimental class students and control class students, there is a significant difference HOTS between high-skilled students and low-ability early students, there is no interaction between PBL model and HOTS, there were significant differences in learning outcomes between experimental class students and class students control, there is no significant difference in cognitive learning outcomes between high-ability early students and low initial ability students, there is no interaction between the PBL model and the initial ability to the learning outcomes of students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan HOTS dan hasil belajar antara model PBL dan konvensional dengan menggunakan jenis penelitian quasi experiment. Hasil penelitian menunjukkan: Ada perbedaan yang signifikan HOTS antara siswa kelas eksperimen dan kontrol, ada perbedaan yang signifikan HOTS antara antara siswa berkemampuan awal tinggi dan rendah, tidak ada interaksi antara model PBL dan kemampuan awal terhadap HOTS, ada perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa kelas eksperimen dan kontrol, tidak ada perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa berkemampuan awal tinggi dan rendah, dan tidak ada interaksi antara model PBL dan kemampuan awal terhadap hasil belajar.
EFEKTIVITAS POGIL PADA PEMBELAJARAN KESETIMBANGAN KIMIA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN KEMAMPUAN AWAL BERBEDA Mu'minin, Ali Amirul; Dasna, I Wayan; Suharti, Suharti
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 8, No 1 (2020): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studying hydrocarbon material requires ability in problem solving so students are able to identify, analyze, and describe abstract chemical concepts and principles into concrete. The purpose of this study was to the improving of students' hydrocarbon problem solving abilities through the SAVI learning model assisted by puzzle media. The research design used in this study was pre-experimental with a research design namely One Group Pretest-Posttest Design.The study was conducted at SMAN 7 Mataram, Jl. Adi Sucipto, Ampenan Utara, Kec. Ampenan, Mataram City, West Nusa Tenggara. The subjects of this study were students of class XI Science. The research instrument include syllabus, lesson plans, worksheets, and multiple choice test items. Data were analyzed using the N-Gain test to find out the increased ability to solve hydrocarbon problems. The results showed that the level of N-Gain was in the range of 0.33 with a moderate category which meant an increase in students' problem solving abilities after using the SAVI model assisted by puzzle media. Thus, it can be concluded that students' problem solving abilities can be improved through the application of SAVI learning models assisted by puzzle media.
PEMISAHAN EMAS DARI BATUAN ALAM DENGAN METODE REDUKTOR RAMAH LINGKUNGAN Dasna, I Wayan; -, Parlan -; Susiyadi, Dwi Mei
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan emas pada batuan alam menggunakan metode natrium bisulfit yang ramah lingkungan. Penelitian terdiri dari tahap-tahap: penetapan kondisi optimum metode natrium bisulfit menggunakan larutan standar emas dan penerapan metode natrium bisulfit pada batuan alam yang berada di salah satu wilayah Jawa Timur. Karakterisasi emas yang dihasilkan dianalisis dengan XRF dan EDX. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi minimum larutan emas yang dapat dipisahkan dengan metode natrium bisulfit adalah 400 ppm. Metode natrium bisulfit dapat memisahkan emas dari batuan alam yang diperoleh pada dua daerah di Jawa Timur dan menghasilkan rendemen sebesar 1,020% serta memiliki kemurnian sebesar 88,12%.
INCLINATION ANALYSIS OF STUDENT CAPABILITIES IN PROMISED TEACHERS OF THE LEARNING INDEPENDENCE PERSPECTIVE: EXPLORATION STUDY Hidayati, Siti Nurul; Subekti, Hasan; Dasna, I Wayan; Wonorahardjo, Surjani; Munzil, Munzil; Nurkholis, Nurkholis
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v4n1.p1-7

Abstract

Capabilities include competence, self-efficacy; self-confidence; self-discipline; to be responsible; self-initiative; and metacognition and what someone will bring to the workforce. This research strives to analyze the capability preferences of the prospective teacher in terms of learning independence. This descriptive study uses learning methods. Participants in this research were 21 students from the State University in East Java using purposive sampling techniques. The probing question is used as a research instrument. Descriptive data analysis. The consequences of data analysis explained that the ability in the aspect of high score learning skills was 85.4% responsible, 84.1% confidence, and 82.5% self-discipline. The conclusion of this study is the efficacy of the prospective student teacher from the perspective of independence learning shows the quality in the aspects of responsibility, self-confidence, and self-discipline. Nevertheless, the representative of self-establishment shows a lower trend correlated to other guidelines as much as 79.5%, or in other words, the meaning of participants is not optimum concerning their own desire for independence. This study reserves the need for further investigation into efforts to enhance the ability of prospective student teachers in higher education in theoretical and practical examinations.Keywords: Capabilities, Exploration, Learning independence, Promised teachers
PEMISAHAN EMAS DARI BATUAN ALAM DENGAN METODE REDUKTOR RAMAH LINGKUNGAN I Wayan Dasna; Parlan - -; Dwi Mei Susiyadi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan emas pada batuan alam menggunakan metode natrium bisulfit yang ramah lingkungan. Penelitian terdiri dari tahap-tahap: penetapan kondisi optimum metode natrium bisulfit menggunakan larutan standar emas dan penerapan metode natrium bisulfit pada batuan alam yang berada di salah satu wilayah Jawa Timur. Karakterisasi emas yang dihasilkan dianalisis dengan XRF dan EDX. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi minimum larutan emas yang dapat dipisahkan dengan metode natrium bisulfit adalah 400 ppm. Metode natrium bisulfit dapat memisahkan emas dari batuan alam yang diperoleh pada dua daerah di Jawa Timur dan menghasilkan rendemen sebesar 1,020% serta memiliki kemurnian sebesar 88,12%.
Pengaruh Praktikum Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dengan Kemampuan Awal Berbeda Rachmawaty, Dhinarty Umi; Wijaya, Anugrah Ricky; Dasna, I Wayan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 7: JULI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i7.14632

Abstract

Abstract: Laboratory-based learning is learning that aims to develop an understanding of scientific content, problem-solving skills, science skills and understanding. This study aims to determine the effect of guided inquiry laboratory on critical thinking skills in terms of students' initial abilities in the material reaction rate. The research design used was a quasi experimental posttest. Sampling using cluster random sampling technique is the students of class XI semester 1 one of the public high schools in Malang City. Hypothesis testing used two-way ANOVA with SPSS 22 for windows. The results showed that there was an interaction between the learning strategy and the prior knowledge of students' critical thinking skills.Abstrak: Pembelajaran berbasis praktikum merupakan pembelajaran yang bertujuan mengembangkan pemahaman konsep kimia, ketrampilan pemecahan masalah, ketrampilan dan pemahaman sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh praktikum inkuiri tebimbing terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari kemampuan awal siswa pada materi laju reaksi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental posttest. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling adalah siswa kelas XI semester 1 salah satu SMA Negeri di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan dengan parktikum inkuiri terbimbing dan siswa yang dibelajarkan dengan praktikum verifikatif. Terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dengan kemampuan awal terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.