Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Program Edukasi Kesehatan; Upaya Preventif Terhadap Penularan Covid-19 Di SMA Negeri 2 Siak Hulu Provinsi Riau Hastuti Marlina; Hayana Hayana; Hetty Ismainar
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol 3 No 1 (2021): Periode April 2021
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v3i1.2038

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang COVID-19 dan langkah pencegahannya. Bentuk kegiatan berupa edukasi program kesehatan melalui penyuluhan. Ada 20 orang yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Metode penyuluhan menggunakan ceramah dan demonstrasi. Pelaksanaan kegiatan secara online menggunakan aplikasi google meet. Peserta kegiatan ini adalah orang tua siswa yang berada di daerah pinggiran kota. Materi edukasi antara lain: definisi COVID-19, cara pencegahan, etika batuk, cara menggunakan masker dan imunitas tubuh. Media yang digunakan berupa video cara penggunaan masker, poster dan brosur kesehatan. Proses penilaian pengetahuan dilakukan sebanyak dua kali (pre-test dan post-test). Seluruh responden mengisi google form yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil nilai pengetahuan pres-test menunjukkan bahwa rata-rata yang pengetahuan rendah (50%), sedang (32%) dan tinggi (18%). Sedangkan hasil post-test terjadi peningkatan yang siginifikan. Pengetahuan rendah (8%), sedang (17%) dan tinggi (75%). Hasil demontrasi cara penggunaan masker kesehatan menunjukkan nilai pre-test masih berada pada kategori kurang (50,2%) tetapi setelah diperlihatkan video dan praktik pemasangan masker meningkat menjadi 81,2% (kategori sangat baik). Program edukasi kesehatan melalui penyuluhan ini dinilai efektif sebagai tindakan preventif penularan COVID-19.
Coaching Nenek ASI Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Nenek tentang Asi Eksklusif di Kota Pekanbaru Hetty Ismainar; Hayana Hayana; Hastuti Marlina
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol1.Iss2.968

Abstract

Background. Basic Health Research data on the achievement of exclusive breastfeeding programs in Indonesia in 2018 was only 38% (the government's target of >80%). One of the efforts to increase the coverage of exclusive breastfeeding is the support of the closest family, especially grandmothers. The Objective of the activity is to provide grandmothers coaching to increase knowledge and understanding of exclusive breastfeeding. The breastfeeding grandmother’s coaching Method used lectures and online media demonstrations using the Google Meet application. The coaching media included running videos about exclusive breastfeeding, leaflets, and brochures. Participants were grandmothers who have grandchildren living with them. The total participants were 55 grandmothers who live in the Gading Marpoyan Housing Pekanbaru. Measurement of participants' understanding was seen by giving pre-test and post-test about exclusive breastfeeding. All respondents filled out the google form given before and after the activity. The coaching materials were health education information about the explanation of exclusive breastfeeding, the benefits of exclusive breastfeeding for mothers and families, myths and fact about exclusive breastfeeding, and the role of grandmothers in exclusive breastfeeding. The result of the pre-test showed that the average knowledge was low (42.54%), moderate (37.46%), and high (19.98%). There was a significant increase in the post-test scores by 63,3%. Knowledge was low (6.54%), medium (10.16%), and high (83.28%). Conclusions. The breastfeeding grandmother coaching program is considered effective in increasing the knowledge and role of grandmothers in exclusive breastfeeding. ABSTRAK Latar Belakang Data Riset Kesehatan Dasar tentang capaian program ASI Eksklusif di Indonesia tahun 2018 hanya 38% (target capaian pemerintah >80%). Salah satu upaya untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif adalah dukungan keluarga terdekat terutama nenek. Tujuan kegiatan untuk memberikan coaching (pelatihan) pada nenek untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang ASI Eksklusif. Metode coaching nenek asi menggunakan ceramah dan demonstrasi media online aplikasi google meet. Media pelatihan berupa pemutaran video tentang ASI ekslusif, leaflet dan brosur. Peserta adalah nenek yang memiliki cucu yang tinggal bersamanya. Total peserta 55 orang nenek yang berdomisili di komplek perumahan Gading Marpoyan Kota Pekanbaru. Pengukuran pemahaman peserta dilihat dengan memberikan pre- test dan post-test tentang ASI Eksklusif. Seluruh responden mengisi google form yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan. Materi coaching adalah informasi edukasi kesehatan tentang definisi ASI ekslusif, manfaat ASI ekslusif bagi ibu dan keluarga, mitos dan fakta tentang ASI ekslusif dan peran nenek dalam pemberian ASI eksklusif. Hasil nilai pre-test menunjukkan rata-rata pengetahuan rendah (42.54%), sedang (37.46%) dan tinggi (19.98%). Nilai post-test terjadi peningkatan yang siginifikan yaitu 63,3%. Pengetahuan rendah (6.54%), sedang (10,16%) dan tinggi (83.28%). Kesimpulan Program coaching nenek ASI ini dinilai efektif meningkatkan pengetahuan dan peran nenek dalam ASI eksklusif.
Hubungan Cakupan Kepemilikan Jamban di Kelurahan Kampung Baru Kota Pekanbaru Hayana Hayana; Raviola Raviola; Ella Aryani
Jurnal Kesehatan Global Vol 3, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.665 KB) | DOI: 10.33085/jkg.v3i1.4536

Abstract

Jamban keluarga adalah suatu bangunan yang dipergunakan untuk membuang tinja atau kotoran manusia atau najis bagi suatu keluarga yang lazim disebut kakus atau WC. Bagi rumah yang belum memiliki jamban, sudah dipastikan mereka itu memanfaatkan sungai, kebun, kolam, atau tempat lainnya untuk Buang Air Besar (BAB). Perilaku hygiene dan sanitasi individu atau masyarakat atas kesadaran  masyarakat akan berdampak pada sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan  cakupan kepemilikan jamban di Kelurahan Kampung Baru Kota Pekanbaru. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wilayah yang tidak mempunyai jamban setelah dilakukan pengamatan, maka ditetapkan Kelurahan Kampung Baru yang memiliki 275 KK. Sampel penelitian ini adalah 74 KK dengan menggunakan teknik random sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square dan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (P value 0,001), pendapatan, (P value 0,006), ketersediaan air bersih (P value 0,004) dengan kepemilikan jamban, tidak ada hubungan antara peran petugas kesehatan dengan kepemilikan jamban (P value 1,000). Kesimpulan diperoleh ada hubungan antara pengetahuan, pendapatan, ketersediaan air bersih dengan kepemilikan jamban. Disarankan kepada masyarakat hendaknya menerapkan pola hidup sbersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari dengan menanamkan sikap untuk berperilaku BAB di jamban pribadi maupun jamban umum agar dapat menjaga kondisi rumah tetap selalu dalam keadaan bersih dan sehat.
Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Pengetahuan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Puskesmas Rambah Feni Adriany; Hayana Hayana; Nurhapipa Nurhapipa; Winda Septiani; Nila Puspita Sari
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i1.4767

Abstract

Wilayah kerja Puskesmas Rambah terdiri dari 13 Desa dan terdapat dua desa yang terkena Stunting dimana Desa Suka Maju merupakan desa yang terbanyak kasus stunting yaitu sekitar 101 (32%) balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan pengetahuan dengan kejadian stunting pada anak. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan  cross sectional study,. Penelitian ini dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada 76 responden secara random sampling. Lokasi penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Rambah Desa Suka Maju Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu pada bulan Juni 2020. Analisis bivariat mengggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan air bersih (p value = 0,000) , pengolahan makanan (p value = 0,000)  dan kebiasaan mencuci tangan (p value = 0,02) α 0,05, sedangkan nilai pengetahuan didapatkan p value 0,15 α 0,05. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan air bersih, pengolahan makanan dan kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian stunting. Diharapakan kepada petugas kesehatan melalui media penyuluhan dan konsultasi yang lebih komprehensif memberikan pemahaman terkait PHBS kepada masyarakat.
Strategi Peningkatan Penerimaan Vaksin Covid 19 melalui Health Education di Masyarakat Kota Pekanbaru Hastuti Marlina; Hetty Ismainar; Hayana Hayana
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 5 (2021): October Pages 1021-1256
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i5.426

Abstract

Rendahnya minat masyarakat terhadap pelaksanan program vaksin Covid 19 terlihat dari angka cakupan penerima vaksin di Kota Pekanbaru yang belum mencapai target (<20%, target >70%). Berdasarkan temuan dilapangan masih banyak penolakan masyarakat terhadap program vaksinasi. Perlu strategi yang tepat untuk meluruskan persepsi tersebut. Tujuan kegiatan adalah memberikan health education sebagai salah satu strategi peningkatan penerimaan vaksin dimasyarakat. Pemberian health education dengan metode ceramah dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi google meet. Total 50 peserta warga Desa Pandau Jaya Pekanbaru. Kegiatan berlangsung selama 120 menit. Media edukasi berupa pemutaran video penyataan dari Kemenkes dan epidemiolog melalui youtube dan dialog interaktif dengan dokter Puskesmas. Pengukuran peningkatan pemahaman penerimaan vaksin dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan dengan mengisi link google form. Hasil penerimaan vaksin sebelum kegiatan, bersedia 9 orang (18%) dan belum bersedia 41 orang (82%). Setelah kegiatan terjadi peningkatan 52%, peserta yang bersedia 35 orang (70%), belum bersedia 15 orang (30%). Nilai pre-test menunjukkan rata-rata pengetahuan rendah (63%), sedang (21,5%) dan tinggi (15,5%). Nilai post-test terjadi peningkatan yang siginifikan yaitu 58%. Pengetahuan rendah (12,5%), sedang (16,5%) dan tinggi (73,5%). Strategi kegiatan pengabdian masyarakat melalui health education dinilai efektif meningkatkan penerimaan vaksin. Perlu tindak lanjut dengan berkoordinasi dengan petugas layanan kesehatan setempat dengan memfasilitasi warga untuk mendapatkan vaksin.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI Hayana Hayana; Riri Maharani; Indah Permata Sari
Menara Ilmu Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i2.2042

Abstract

Pengendalian pertumbuhan vektor yang dinilai baik adalah dengan pemberantasan larva nyamuk yang disebut dengan larvasida. Banyaknya efek negatif akibat larvasida sintetik mendorong perkembangan penelitian larvasida sebagai pemberantasan nyamuk sumber penyakit ke arah yang lebih alami. Salah satu tanaman yang memiliki efek larvasida adalah tanaman jeruk nipis (Citrus aurantifolia).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji efektivitas ekstrak daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dalam menghambat pertumbuhan larva nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian adalah eksperimen sungguhan atau “True Experiment”. Populasi dalam penelitian ini adalah larva nyamuk Aedes aegyptiyang didapatkan dari pembiakan dengan cara meletakkan air bersih di suatu wadah di tempat yang teduh. Jumlah sampel yang diambil berdasarkan kebutuhan penelitian yaitu 200 ekor larva.Pada masing-masing perlakuan dan kontrol 10 ekor. Hasil penelitian menunjukkan pada uji one-way ANOVA didapatkan nilai signifikan adalah p-value 0,00< 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kemampuan esktrak daun jeruk nipis berbagai konsentrasi yang signifikan dalam menghambat pertumbuhan harva nyamuk Aedes aegypti.Hasil penelitian ini dapat dilanjutkan oleh peneliti selanjutnya dengan berbagai variasi senyawa pestisida nabati lain agar reaksi dan toksisitas pestisida nabati lebih efektif digunakan dalam menghambat pertumbuhan larva nyamuk A. Aegypti. Kata Kunci : Larva Aedes aegypti, Daun Jeruk Nipis
Hubungan Sosial Ekonomi dan Budaya terhadap Partisipasi Ibu Rumah Tangga dalam Pengelolaan Sampah di Kecamatan Bangkinang Hayana .
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 2 No 6 (2015): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.351 KB) | DOI: 10.25311/keskom.Vol2.Iss6.92

Abstract

Components of the waste generated in the city Bangkinang for three consecutive years in 2008 was 147.25 m3 in 2009 was 167.36 m3, the year 2010 was 188.95 m3. The volume of waste from three years increase quite high because lack of community participation in managing the garbage and lack of public awareness to refineries waste into productive items such as the utilization of organic waste (composting), the use of plastic waste into 3R (Reduce , Reuse, Recycle). The purpose of this study was to analyze the relationship between socio-economic (education, income, occupation) and cultural (knowledge, habits) to the participation of housewives in waste management in the District Bangkinang Kampar regency. This study is an analytic with cross sectional design. Population is the mother-housewife who lives in District Bangkinang many as 4782 people. Samples of is 100 mother-housewife and sampling in this research is random sampling system. Collecting data with interviews and observations were based on the questionnaire. Data analysis is done by using univariate, bivariate using chi square test and multivariate. The results showed that there was a relationship between education, revenue, work, knowledge and habits for housewives participation in waste management.
Hubungan Karakteristik Individu dan Lingkungan Sosial Terhadap Perilaku Buang Air Besar Sembarang: HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANG Hayana Hayana; Hastuti Marlina; Anggun Kurnia
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.914 KB) | DOI: 10.25311/keskom.Vol4.Iss1.195

Abstract

Hygienic behavior that includes the habit or behavior of defecation (BAB). Behavior defecation is considered correct is when residents do it in the toilet. Many villagers in TanjungMedang village who do not have a toilet that is eligible to defecate.Caused Because of lack of information and knowledge of the community so that people do defecate carelessly. This study aims to determine the relationship of education, knowledge, income, habits, attitudes, social support and the role of health officers to behavior open defacation free In TanjungMedang Village, Rangsang District, Kepulauan Meranti Regency in 2017 This research uses Cross Sectional design and using Simple Random Sampling technique. The sample of research as many as 191 people. Measuring tool used in this research is questionnaire and data processing using computerized. Independent variables in this research are education, knowledge, income, habit, attitude, social support and role of health officer. Dependent variable is behavior open defacation free. The analysis used is Univariat and Bivariat with Chi-Square test, The results showed that the knowledge variable (ph = 0.005); Income (p = 0.003); Attitude (p = 0.002); Custom (p = 0.022) related to behavior open defacation free. And educational variables (p = 0.205); Social support (p = 0.267); And the role of health workers (p = 0.103) has no relationship to behavior open defacation free The conclusion of the research is attitude as the dominant factor related to behavior open defacation free To reduce behavior open defacation free Can be run a clean and healthy lifestyle in everyday life by applying it to behave BAB to be able to keep the house always stay clean and healthy
Deskripsi Keberhasilan Terapi SEFT pada Penderita Hipertensi Di Desa Pandau Jaya Kec. Siak Hulu Kab. Kampar Maswarni Warni; Hayana Hayana
Sistem Informasi Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v10i1.1452

Abstract

Terapi SEFT dapat digunakan sebagai salah satu tehnik terapi untuk mengatasi masalah emosional dan fisik, yaitu dengan melakukan totok ringan (tapping) pada titik syaraf (meridian tubuh). Spiritual dalam SEFT adalah doa yang diafirmasikan oleh klien pada saat akan dimulai hingga sesi terapi berakhir. Terapi SEFT bersifat universal, artinya untuk semua kalangan tanpa membeda-bedakan latar belakang keyakinan klien. Hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan sehingga memerlukan penanganan yang rumit dan sulit. Penyakit hipertensi juga menyebabkan komplikasi yang serius apabila tidak mendapatkan penanganan yang serius.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat gamabaran keberhasilan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipetensi di Desa Pandau Jaya. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental pre dan post control group design dan berjumlah 64 responden dibagi menjadi dua kelompok,kelompok intervensi 32 responden dan kelompok kontrol 32 responden. Instrumen penelitian teridiri dari tensimeter air raksa, manset ukuran dewasa dan stetoskop. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pada penelitian ini digunakan ujistatistik Uji t dependent(paired-sample t test) untuk untuk melihat gambaran perubahan tekanan darah sistole dan diastole pada penderita hipertensi di kelompok kontrol dan kelompok intervensi kontrol . Hasil Penelitian terdapat perubahan tekanan pada kelompok kontrol sistole 157 mmHg diastole 96 mmHg dan Kelompok Intervensi sistole 146 mmHg dan diastole 87,35 mmHg. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah di lakukan terapi SEFT, di saran untuk menggunakan terapi SEFT sebagai pengobatan alternatif untuk hipertensi
Deskripsi Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Usia Prasekolah Ditaman Kanak-Kanak Pembina Se Kota Pekanbaru Pratiwi Gasril; Hayana
Sistem Informasi Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v10i1.1473

Abstract

Pola asuh merupakan interaksi anak dan orang tua dalam mendidik, membimbing, dan mendisplinkan serta melindungi anak untuk mencapai kedewasaan anak yang sesuai dengan norma-norma yang ada dalam masyarakat, oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola asuh orang tua pada anak usia prasekolah. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan terhadap 78 responden. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan cara cluster sampling. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat, dengan hasil penelitian menunjukkan gambaran pola asuh orang tua pada anak usia prasekolah ditaman kanak-kanak Pembina sekota pekanbaru adalah Permisif 35(44,9%), Demokratif 31(39,7%) dan Otoriter 12(15,4%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pola asuh orang tua di taman kanak-kanak pembina sekota pekanbaru adalah Permisif.