This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ledalero
Hendrikus Maku
Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, SVD

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSOALAN SAMPAH DALAM TERANG PEMIKIRAN ISLAM (Sebuah Catatan Evaluatif terhadap Status Manusia sebagai Abdi Allah dan Khalifah) | THE PROBLEM OF GARBAGE IN THE LIGHT OF ISLAMIC THOUGHT (Notes on the Status of Men and Women as Servants of God and as Caliphs) Hendrikus Maku
Jurnal Ledalero Vol 16, No 2 (2017): SAMPAH
Publisher : Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.889 KB) | DOI: 10.31385/jl.v16i2.102.184-203

Abstract

Abstract: The problem of garbage is the issue of how human beings understand and bring alive the concept of himself or herself. Islam as a Gospel of Action has a certain perspective about human beings and the environment. Human beings, as written in some letters and hadith, are the most perfect part of God’s creation (kāmil) to whom two status are attributed, namely servant of God and Caliph. As servant of God and as Caliph, human beings are God’s chosen creation who are entrusted to take care of the universe. If so, then the problem of garbage which arises from the brutality of humans is a provocation attacking the status of human beings as the servant of God and Caliph. Keywords: Garbage, Islam, God, the servant of God, Caliph, human beings. Abstrak: Persoalan sampah adalah persoalan tentang bagaimana manusia memahami dan menghidupi konsep tentang dirinya. Islam sebagai agama amal memiliki perspektif tertentu mengenai manusia dan lingkungannya. Manusia, sebagaimana tersurat dalam beberapa surat dan hadit adalah ciptaan Allah yang paling sempurna (kāmil), padanya diatributkan status sebagai Abdi Allah dan Khalifah. Sebagai Abdi Allah dan Khalifah, manusia adalah ciptaan pilihan Allah yang dipercayakan untuk merawat alam semesta. Kalau demikian, maka persoalan sampah yang lahir dari rahim kebiadaban manusia adalah sebuah gugatan terhadap jati diri manusia sebagai Abdi Allah dan Khalifah. Kata-kata kunci: sampah, Islam, Allah, abdi Allah, Khalifah, lingkungan hidup, manusia.