Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Alkil Benzen Sulfonat (ABS) Untuk Formulasi Pestisida Bentuk Pekatan Teremulsi (EC) Hendartini Hendartini; Rofienda Rofienda
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. XV NO. 46 Maret 1991
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.5042

Abstract

Mutu formulasi pekatan teremulsi (Emulsifiable Concentrate, EC) ditentukan oleh sifat-sifat fisika-kimianya, antara lain kadar bahan aktif, kestabilan emul-si, pH dan busa stabil. Dari sifat-sifat fisika tersebut yang terpenting adalah kestabilan emulsi. Emulsi yang stabil dapat dicapai dengan pemakaian bahan pengemulsi yang tepat.
Penyerapan Polutan Gas Co Dari Emisi Gas Cerobong Dengan Penyerap NaOH Rofienda Rofienda; Siti Noer Tri H
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 23 NO. 2 DESEMBER 2001
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4787

Abstract

CO gas from exhaust gas emzsszon industry in large quantities about I 000 ppm is dangerous for human health, if it inhaled through respiratory organ, nerve system and blood. Research has been done for catch the emission gas from exhaust gas use sodium hidroxyde solution as absorber and is sprayed by designed equipment. The result shown that percentage of CO gas absorbed by NaOH solution is direct indicate to concentration of absorber solution. NaOH solution I 000 mg/I can absorb CO gas up to 85,7%.
Pemanfaatan Energi Panas Dari Tungku Pembakaran Dengan Bahan Bakar Bagas Rofienda Rofienda; Tri Widianto; siti Nurtri H; Sumingkrat Sumingkrat; Wuryanto Wuryanto
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 2 DESEMBER 2004
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4717

Abstract

Energi yang dihasilkan dari pembakaran limbah padat industri gula berupa bagas dengan tungku pembakaran yang didesain sedemikian rupa dapat memanaskan air menjadi steam dengan suhu ruang bakar 435°C dan suhu steam 140°C. Steam yang terbentuk disimpan di header. Header dapat menyimpan steam yang dihasilkan dari pembakaran bagase secara kontinyu 10 kg/jam suhmaksimum yang dapat dicapai 150°C dan tekanan maksimum 4-5 kg/cm2. Panas yang hilang dari cerobong gas buang digunakan untuk alat pengering hasil agro yang didesain khusus. Suhu diruang alat pengering dapat dijaga konstan 70°C sebagai mana yang dibutuhkan.
Pemanfaatan Pati Sebagai Bahan Pembantu Utama Dalam Pembuatan Formulasi Pestisida Controlled Release Sri Pudji Rahayu; Rofienda Rofienda; Robiatun Robiatun
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. XIX NO. 1 APRIL 1997
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.5090

Abstract

Controlled Rerelease Formulation is one type of Pesticide formulation which can release active ingredient slowly and continuesly in certain period of time. Release on using of there kinds of starch that are corn, cassasa and rice starch was carried autin BBIK laboratory. Xanthate and Board acid methode were used in this formulation making to entrop pesticide active ingredient such as diazinon, carbo:furan and chlorpyrifos into a matrix polimer. From the test of physico-chemical and active ingredient release rate, it was found that com starch can be used well in making of controlled release pesticide formulation while rice starch can not be used for this formulation.
Pemanfaatan Energi Panas Dari Tungku Pembakaran Dengan Bahan Bakar Bagas Rofienda Rofienda; Tri Widianto; siti Nurtri H; Sumingkrat Sumingkrat; Wuryanto Wuryanto
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 2 DESEMBER 2004
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2712.468 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4717

Abstract

Energi yang dihasilkan dari pembakaran limbah padat industri gula berupa bagas dengan tungku pembakaran yang didesain sedemikian rupa dapat memanaskan air menjadi steam dengan suhu ruang bakar 435°C dan suhu steam 140°C. Steam yang terbentuk disimpan di header. Header dapat menyimpan steam yang dihasilkan dari pembakaran bagase secara kontinyu 10 kg/jam suhmaksimum yang dapat dicapai 150°C dan tekanan maksimum 4-5 kg/cm2. Panas yang hilang dari cerobong gas buang digunakan untuk alat pengering hasil agro yang didesain khusus. Suhu diruang alat pengering dapat dijaga konstan 70°C sebagai mana yang dibutuhkan.
Prototip Incinerator Untuk Pembakaran Limbah Padat Industri Rofienda Rofienda; Siti Noertri Hidayati; Wuryanto Wuryanto; Toton M. Supraptono
Jurnal Kimia dan Kemasan Bulletin Penelitian Vol. 25 No. 3 Desember 2003
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3449.691 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.3275

Abstract

Prototip Incinerator Untuk Pembakaran Limbah Padat Industri
Proses Aktivasi Ulang Bentonit Bekas Proses Pemucatan Minyak Kelapa Sawit Siti Agustina; Emmy Ratnawati; siti Nurtri H; Rofienda Rofienda; Tri Widianto
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 2 DESEMBER 2004
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2975.958 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4711

Abstract

Pada saat ini limbah adsorben bekas pada proses pemucatan minyak kelapa sawit yang berupa bentonit bekas belum dimanfaatkan secara optimal oleh industri. Penelitian ini bertujuan untuk meminimisasi limbah tersebut dengan cara mengaktivasi ulang, sehingga dapat digunakan kembali untuk proses pemucatan minyak kelapa sawit. Proses aktivasi bentonit bekas dilakukan dengan 2 cara, yaitu pertama aktivasi secara pemanasan dan kedua aktivasi secara pengasaman lalu pemanasan. Variabel penelitian adalah suhu pemanasan, jenis asam dan konsentrasi asam. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa proses aktivasi adsorben bekas yangterbaik adalah proses aktivasi dengan cara pengasaman lalu pemanasan dengan menggunakan asam sulfat 4 % serta suhu pemanasan 400° C selama 1 jam. Efektifitas penurunan warna pada proses pemucatan minyak kelapa sawit dengan menggunakan bentonit bekas hasil aktivasi ulang adalah 90 %.
Alkil Benzen Sulfonat (ABS) Untuk Formulasi Pestisida Bentuk Pekatan Teremulsi (EC) Hendartini Hendartini; Rofienda Rofienda
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. XV NO. 46 Maret 1991
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3532.526 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.5042

Abstract

Mutu formulasi pekatan teremulsi (Emulsifiable Concentrate, EC) ditentukan oleh sifat-sifat fisika-kimianya, antara lain kadar bahan aktif, kestabilan emul-si, pH dan busa stabil. Dari sifat-sifat fisika tersebut yang terpenting adalah kestabilan emulsi. Emulsi yang stabil dapat dicapai dengan pemakaian bahan pengemulsi yang tepat.
Sistem Pembakaran Limbah Padat Industri Percetakan Rofienda Rofienda; Wuryanto Wuryanto; Moh T S
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 22 NO. 2 DESEMBER 2000
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2311.342 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4825

Abstract

The optimum combustion of solid waste from printing industry utilizing "Combustion Gas Cleaning System" unit is achieved at temperature 750 "C - 780 °C, 1,2 - 1,5 mm Hg/aqua pressure with diesel  consumption at 5. 7 kg/hr. It was found that the combustion process could reduce the solid waste total weight and volume up to 60 %. While the content of toxic materials and hazardous materials remain unchanged. Analysis on the weight of "heavy metal" was conducted prior to and after the combustion. The analysis comes up with result that the content of heavy metal in the waste is largerthan before the combustion. Thus means, that the content of heavy metal in solid waste is not affected by the above combustion process. The weight and volume of waste is greatly decreased, while heavy metal component is concentrated in residue.
Energi Bersih Bensin Tanpa Timbal (Pb) Sumingkrat Sumingkrat; Rofienda Rofienda
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 24 NO. 1 JUNI 2002
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2595.261 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4748

Abstract

Sep[erti telah diketahui bensin bertimbal merupakan penghasil bahan berbahaya SPM dilingkungan pada sektor transportasi, dimana dilain pihak dapat menimbulkan banyak problem kesehatan seperti menurunnya IQ, kanker, cognitive effect dan sebagainya. Ternyata bensin tanpa timbal lebih efisien dalam penggunaan dan memelihara kualitas lingkungan.