Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Strategi Pengembangan Kepariwisataan Kabupaten Jepara Mengku Marhendi; Henry Yuliamir; Enik Rahayu
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v7i2.837

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Jepara. Data penelitian ini diperoleh melalui teknik wawancara dengan melibatkan sebanyak enam informan. Metode analisis yang digunakan yaitu SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat). Berdasarkan hasil perhitungan Internal Strategic Factors Analysis Summary dan Eksternal Strategic Factors Analysis Summary diperoleh informasi penting bahwa posisi kuadran I. Posisi kuadran ini menghasilkan rekomendasi strategi progresif, menandakan bahwa kepariwisataan Kabupaten Jepara dalam kondisi yang prima dan berpeluang untuk melakukan ekspansi, mengembangkan serta memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Jepara.Kata Kunci: SWOT, Pengembangan Kepariwisata, IFAS, EFAS. Abstract This research was conducted to determine the tourism development strategy in Jepara Regency. The research data was obtained through interview techniques involving six informants. The analytical method used is SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat). Based on the calculation results of Internal Strategic Factors Analysis Summary and External Strategic Factors Analysis Summary, important information is obtained that the position of quadrant I. This quadrant position produces progressive strategy recommendations, indicating that tourism in Jepara Regency is in excellent condition and has the opportunity to expand, develop and advance the tourism sector in the district of Jepara.Keywords: SWOT, Tourism Development, IFAS, EFAS.
PENCANANGAN TEGALREJO PENANAMAN POHON BERSAMA KELURAHAN TEGALREJO STIEPARI, IKAPARI DAN UKSW henry yuliamir; enik rahayu; wenefrida ardhian ayu hardiani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 2 No. 1 (2022): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Amik Veteran Porwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.011 KB) | DOI: 10.55606/jpkmi.v2i1.62

Abstract

Pencanangan pohon di Tegalrejo para partisipasi menunjukan berbagai kalangan untuk pelestarian dalam penanaman pohon di Tegalrejo di Salatiga, Dalam menindak lanjuti kerjasama antara pemerintah Kota Salatiga dengan STIEPARI Semarang dalam Tridharma Perguruan Tinggi, maka dosen STIEPARI senantiasa melakukan pengabdian kepada Masyarakat. Dalam pelaksananan pengabdian deskripsif kualitatif, Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tahapan. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat dalam pencanangan tanaman di Kelurahan Tegalrejo Melakukan sosialisasi kegiatan pengabdian ini kepada masyarakat Kelurahan Tegalrejo yang berasal dari pelaku, dan UKM, Melakukan persiapan pelatihan peralatan dan yang membangun pelestarian tanaman. Melaksanakan tim dalam pencanangan tanaman dalam pelestarian lingkungan dan sesi tanya jawab dengan peserta. Upaya dalam peningkatan kelestarian dan penghijuan di kelurahan Tegalrejo upaya melestarikan lingkungan di kota Salatiga.
PELATIHAN EKONOMI KREATIF BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI BAGI KARANG TARUNA, UMKM MASYARAKAT LOKAL DALAM STRATEGI PEMASARAN “CIKASO CREATIVE” Nina Mistriani; Tutik Tutik; Henry Yuliamir; Mukhamad Kholil Aswan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4084

Abstract

Abstrak: Industri Kreatif merupakan konsep yang dapat menyelaraskan ide, kreativitas dan keterampilan serta inovasi, sehingga terciptanya suatu produk dan akhirnya menciptakan insan yang produktif. Permasalahannya konsep desa wisata berbasis ekonomi kreatif di Desa Cikaso merupakan prioritas utama dalam rintisan Desa Wisata.  Belum adanya minat para pemuda karang taruna ikut berkontribusi dalam kegiatan masyarakat, serta rendahnya minat berwirausaha untuk membangun desanya lebih maju lagi dan saling bersinergi. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk penerapan model ekonomi kreatif berbasis pariwisata melalui kegiatan pemanfaatan teknologi, menangkap peluang usaha digital mencapai Cikaso Creative. Metode kegiatan PKM ini Focus Group Discussion, metode presentasi dan metode demonstrasi. Hasil kegiatan PKM kepada karang taruna Cikaso berupa adanya hasil kreatifitas desain toko online, pengemasan produk, dan pemasaran produk melalui video. Abstract:  Creative Industry is a concept that can harmonize ideas, creativity, and skills as well as innovation so that a product is created and ultimately creates a productive human being. The problem is that the concept of a creative economy-based tourism village in Cikaso Village is a top priority in the pioneering of the Tourism Village. There is no interest among youth from youth organizations in contributing to community activities, as well as the low interest in entrepreneurship to build their village more advanced and synergize with each other. This PKM activity aims to implement a tourism-based creative economy model through technology utilization activities, capturing digital business opportunities to reach Cikaso Creative. This PKM activity method is Focus Group Discussion, presentation method, and demonstration method. The results of PKM activities for Cikaso youth group are in the form of creative results in online store designs, product packaging, and product marketing via video.