Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FROM POETRY TO PERFORMANCE; A TEXT ANALYSIS OF NOSTALGIA SEBUAH KOTA BY ISWADI PRATAMA, A REVIEW OF POST-DRAMATIC DRAMATURGY (DARI PUISI KE PEMENTASAN; TEKS TEATER NOSTALGIA SEBUAH KOTA KARYA ISWADI PRATAMA DALAM TINJAUAN DRAMATURGI POSTDRAMATIK) Gusrizal, Gusrizal; Pramayoza, Dede; H, Afrizal; Saaduddin, Saaduddin; Suboh, Rusdeen
Jurnal Gramatika Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jg.2021.v7i2.5008

Abstract

Nostalgia Sebuah Kota adalah sebuah pertunjukan teatrikal yang dibangun dari unsur-unsur ekspresi tubuh simbolik dan berbagai dialog puitis. Hal ini membedakan pertunjukan dengan pertunjukan teater, yang umumnya secara konvensional menghadirkan tubuh sehari-hari dan dialog prosaik, dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari. Artikel ini dimaksudkan untuk menyelidiki pertunjukan untuk menemukan konsep di balik pilihan idiom dan ekspresi khusus ini. Pertunjukan didekati dengan teori teater pasca-dramatis Hans-Thies Lehmann, di mana deskripsi teater tidak lagi ditujukan untuk menjelaskan karakter, tema, dan plot, tetapi konstruksi lima komponen baru, yaitu: teks; ruang; waktu; tubuh; dan media. Menerapkan metode analisis deskriptif, dengan data yang diperoleh dari studi teks, wawancara naratif, dan studi dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa Nostalgia Sebuah Kota adalah sebuah pertunjukan yang dipicu dari penggalan-penggalan puisi. Iswadi Pratama memilih daya puitis sebagai sutradara yang juga penyair, untuk memperluas ekspresi puisi yang ditulisnya. Berdasarkan proses eksplorasi puisi tersebut, Nostalgia Sebuah Kota kemudian menghasilkan tiga produk sekaligus, yaitu teks pertunjukan, teks drama, dan teks puisi baru.
Pengaruh Penggilingan POFA dan Fly Ash Terhadap Kuat Tekan Mortar dengan FAS 0,4 Aulia, Siti Aja; Bahri, Syamsul; AR, Sulaiman; Syaifuddin, Syaifuddin; Gusrizal, Gusrizal
Jurnal Teknologi Vol 22, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/teknologi.v22i1.2901

Abstract

POFA and fly ash are wates in the palm oil industry and electric generating power plant. This study aims to reduce the volume of these wastes in the field by grinding and being a substitute for cement in mortar mixtures. POFA and fly ash were each mada into a mortar with a percentage of 20% of the cement used. Before being used, each waste was first grinding 1000 cycles, 2000 cycles, 3000 cycles using a Los Angeles machine and also used POFA and fly ash 100% passing sieve #No.16 and 100% passing sieve #No.200. Furthermore, each waste is made of 50 mm x 50 mm x 50 mm cube specimens and wiill be tested for compressive strength at age of 1, 3, 7, and 28 days and also being tested for their porosity. The results showed that passing sieve #No.16 it means fly ash didn’t grinding reached a compressive strength of mortar about 58,22 MPa and its pororsity was 10,98%. The compressive strength of the mortar exceeds the control mortar by 36,68 MPa in 28 days. So it cn be concluded that the mortar with passing sieve #No.16 of fly ash can reduce the pororsity of the mortar so that it improves the compressive strength of the mortar.