Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ALAT UKUR KECEPATAN DAN ARAH ANGIN BERBASIS KOMPUTER Hakim, Arief Rahman; Litasari, -; Djuniadi, -
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuisisi data kecepatan dan arah angin dibutuhkan untuk mendapatkan data yang akan digunakan dalam berbagai sektor kehidupan. Dalam skripsi ini penulis merancang alat ukur kecepatan dan arah angin berbasis komputer. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk menghasilkan suatu alat pengukur kecepatan dan arah angin yang murah, handal, dan mampu mengirimkan data ke komputer secara Real Time.Alat ini terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak, perangkat keras berupa baling baling kecepatan angin dan sirip penunjuk arah angin. Sebagai pengindera kecepatan dan arah angin menggunakan sensor optocoupler yang dihubungkan ke port paralel. Sedangkan perangkat lunak dengan program Delphi yang akan membaca dan menampilkan data hasil pengukuran.Pada penelitian dan pembahasan, penulis melakukan pengujian kecepatan angin dari kecepatan 1 m/detik hingga 15 m/detik, pengujian 16 arah mata angin, dan tegangan out put sensor. Sebagai kesimpulan bahwa alat ukur kecepatan angin ini mempunyai daerah kerja 1 m/detik hingga 4 m/detik dengan tingkat error 3,39% sedangkan untuk alat ukur arah angin mempunyai tingkat error 6,25%. Disarankan untuk meningkatkan ketelitian dengan peningkatan aspek mekanis dan pengembangan perangkat lunak..Kata kunci : Sensor Optocoupler,Pemicu schmitt, dan register data port paralel
APLIKASI MODUL KONTAINER TERHADAP DESAIN RUANG PADA BANGUNAN POLI GIGI DAN TAMAN BACA AMIN DI BATU, MALANG Septianto, Eggi; Prabowo, Handoyo Dwi; Hakim, Arief Rahman; Susetyo, Dimastian
REKA KARSA Vol 3, No 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.838 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v3i1.627

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi bangunan saat ini semakin pesat, seperti meningkatnya kebutuhan manusia akan bangunan. Peningkatan ini membuat para perancang bangunan mencari alternatif penggunaan bahan dan material dari material bekas, contohnya kontainer bekas. Pemanfaatan kontainer bekas ini dapat mengoptimalkan biaya dan waktu dalam membangun. Kontainer ini adalah bahan dan material yang sudah memiliki modul standar. Taman baca Amin merupakan bangunan yang dibangun dari gabungan 7 kontainer dengan bangunan konvensional. Dalam pengaplikasianmodul kontainerpada fungsi sebuah bangunan khususnya taman baca terdapat kendala yaitu fungsi taman baca yang memiliki standar  dan konsep ruang yang telah diukur dengan skala manusia. Penggunaan kontainer bekas ini akan dianalisa menggunakan metoda analisa deskriptif analitik untuk mendapatkan gambaran bentuk ruang dalam dan ruang luar yang dapat dihasilkan berdasarkan teori unsur pembentuk ruang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisa apakah pengaplikasian kontainer di taman baca Amin sudah sesuai dengan standar ruang & teori pembentuk ruang yang ada. Kata kunci: ruang, modul, kontainer, taman baca   Abstract The development of building technology is currently growing rapidly, such as the increasing human need for building. This increase makes the designer of the building looking for an alternatives use of the materialsfrom waste materials for example, containers. Utilization of used containers can optimize the cost and time to build. This container is material that already has a standard module.Taman baca Amin is a building constructed by a combination of 7 containers with conventional buildings. Application of the module container on the function of a building, especially library there are obstacles which have the function of library standards and concepts of space that has been scaled to humans. The use of containers will be analyzed using descriptive analytic analysis method to get an idea of the shape of inside and outside space that can be generated based on the theory of space-forming element. This study aims to see and analyze whether the application of container in the taman baca Amin is in conformity with the standards of space and space forming the existing theory. Keywords: space, module, container, taman baca
ALAT UKUR KECEPATAN DAN ARAH ANGIN BERBASIS KOMPUTER Hakim, Arief Rahman; Litasari, -; Djuniadi, -
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v1i1.1607

Abstract

Akuisisi data kecepatan dan arah angin dibutuhkan untuk mendapatkan data yang akan digunakan dalam berbagai sektor kehidupan. Dalam skripsi ini penulis merancang alat ukur kecepatan dan arah angin berbasis komputer. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk menghasilkan suatu alat pengukur kecepatan dan arah angin yang murah, handal, dan mampu mengirimkan data ke komputer secara Real Time.Alat ini terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak, perangkat keras berupa baling baling kecepatan angin dan sirip penunjuk arah angin. Sebagai pengindera kecepatan dan arah angin menggunakan sensor optocoupler yang dihubungkan ke port paralel. Sedangkan perangkat lunak dengan program Delphi yang akan membaca dan menampilkan data hasil pengukuran.Pada penelitian dan pembahasan, penulis melakukan pengujian kecepatan angin dari kecepatan 1 m/detik hingga 15 m/detik, pengujian 16 arah mata angin, dan tegangan out put sensor. Sebagai kesimpulan bahwa alat ukur kecepatan angin ini mempunyai daerah kerja 1 m/detik hingga 4 m/detik dengan tingkat error 3,39% sedangkan untuk alat ukur arah angin mempunyai tingkat error 6,25%. Disarankan untuk meningkatkan ketelitian dengan peningkatan aspek mekanis dan pengembangan perangkat lunak..Kata kunci : Sensor Optocoupler,Pemicu schmitt, dan register data port paralel
Efek Penghambatan Terhadap Pertumbuhan Tumor Paru dan Uji Ketoksikan Akut Ekstrak Kapsul Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao Pada Mencit (Mus musculus) dan Tikus (Ratus tanezumi) Fudholi, Ahmad; Meiyanto, Edy; Donatus, Imono Argo; Nurrochmad, Arief; Hakim, Arief Rahman; Murwanti, Retno
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 5, No 1 (2008): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.692 KB) | DOI: 10.14203/jbi.v5i1.3202

Abstract

Inhibitory Phases Effect of The Lung Cancer And Acute Toxicity of Chang Sheuw Tian RanLing Yao Capsule Extracts in House mice (Mus musculus) and Rat (Ratus tanezumi). Effortsto find anticancer agents have been developed nowadays, some of them are focused in traditionalherbs. One of the available products in the market that claims effective to cure cancer isthe Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao, PT. Daun Teratai extract containing CAPSULE (CSTRLYextract). The aim of this study is to examine of confession of some people which are usingthe useful of medicine CSTRLY extract capsule through inhibitor laboratory effect of theCSTRLY extract in the initiation and post initiation phases of the lung cancer in mice and ratsthat had been induced by eather Benzo[?]pyrene (BP) or Dimetilbenz[?]antrazene (DMBA)and to clarify the potency of acute toxicity and specific toxic manifestations of thephytopharmaca.The results showed that the CSTRLY extract can reduce the cancer incidence caused bycarcinogen, BP and DMBA. Moreover, the extract can also inhibit the cancer growth in themice and rats, especially in the early post-initiation phase. Further, the histopathologicalevaluation showed that up to the highest dose level that technically could be administrated tothe animals (12500 mg/kg bw), no animal death was occurred. Furthermore, the ADG values formale and female rats indicated no significant different (P > 0.05) that relative to the controlgroup. No animals were shows physical symptom as a toxic manifestation. It’s indicated thatthe phytopharmaca no influenced to somatomotor and nervous system. Within the dose rangeadministrations, no detectable morphological toxic effects or histophatological changes of theliver, spleen, heart, and lungs were observed. the acute toxicity value of Chang Sheuw TianRan Ling Yao Capsule was very low (or minimal almost non-toxic with LD50 > 12500 mg/kg bw)and the spectrum of toxic effects of the phytopharmaca were considered negligible.Key words: Ekstract, CSTRLY, mice and rat, BP, DMBA, carsinogenesis, lung cancer
SYNTHESIS AND ANALGETIC ACTIVITY EVALUATION OF 4-[N-(4-HYDROXYPHENYL)CARBOXYMIDOYL]-2-METHOXYPHENOL Pudjono, Pudjono; Anindita, Jessica; Hakim, Arief Rahman; Purnomo, Hari
INDONESIAN JOURNAL OF PHARMACY Vol 27 No 2, 2016
Publisher : Faculty of Pharmacy Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Skip Utara, 55281, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.434 KB) | DOI: 10.14499/indonesianjpharm27iss2pp99

Abstract

Paracetamol is an analgesic-antipyretic compound derived from p-aminophenol. Though paracetamol has good efficacy and safety on consumption, parasetamol has hepatotoxic effect as its     adverse drug reaction. 4-[N-(4-hydroxyphenyl)carboxymidoyl]-2-methoxyphenol is one of p-aminophenol derivative that was already been determined in silico using molecular docking PLANTS method, and it was known that 4-[N-(4-hydroxyphenyl) carboxymidoyl]-2-methoxyphenol has analgesic effects more potent and has hepatotoxic adverse effect lower than paracetamol. 4-[N-(4-hydroxyphenyl)carboxymidoyl]-2-methoxy-phenol can be synthesized through reaction of p-aminophenol with vanillin under acid condition. The synthesized products were recrytalized, dried, and the purity was determined with melting point determination and Thin Layer Chromatography. The structure of pure crystals were elucidated using IR, 1H-NMR, C-NMR, and Mass Spectroscopy. The analgesic evaluation was carried in vivo using writhing test method. The synthesized compound were divided into three dosage variations, 0,5; 1; and 2 mol equivalent to 100 mg/kgBB of paracetamol (reference drug). 4-[N-(4-hydroxyphenyl)carboxymidoyl]-2-methoxyphenol with 1 mol dosage has analgesic activity better than paracetamol but the difference was not significant.Keywords: 4-[N-(4-hydroxyphenyl)carboxymidoyl]-2-methoxyphenol, p-aminophenol, analgesic, writhing test
Bioakumulasi dan Toksisitas Logam Timbal Terhadap Ikan Plati (Oryzias latipes) Suhendrayatna, Suhendrayatna; Muhammad Zaki, Muhammad Zaki; Hakim, Arief Rahman; Al Harist, Al Harist
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v1i2.47

Abstract

Berkaitan dengan pengaruh logam timbal pada ekosistem perairan, studi tentang toksisitas dan akumulasi logam timbal ada ikan Plati (Oryzias latipes) dilakukan pada skala laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lethal concentration 50 % (LC50) logam timbal terhadap ikan Plati (Oryzias latipes) adalah sebesar 947,7 ppm. Pada saat ikan Plati (Oryzias latipes) dihidupkan pada air yang mengandung timbal, jumlah timbal yang diakumulasikan pada sel meningkat sejalan meningkatnya konsentrasi timbal pada air. Selama 3 hari pemaparan, sebanyak 80% dari timbal yang terakumulasi dalam sel tersebut diekskresikan pada air.Kata kunci : Toksisitas, Bioakumulasi, dan Ikan Plati (Oryzias latipes).
ANALISIS PENYELESAIAN MASALAH MATEMATIKA PADA PEMBELAJARAN YANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK DI KELAS VII Hakim, Arief Rahman
MEJ (Mathematics Education Journal) Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Study Program of Mathematics Education University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/mej.v1i1.4551

Abstract

This research aims to knowing the students when solving mathematical problemsin learning used scientific approach in class VII C SMPN 11 Malang. This type of research is descriptive qualitative approach. This research was conducted in SMPN 11 Malang on 7, 11, and August 14, 2015. Object of this study is the activity of students in solving mathematical problems. The subjects were students of class VII C SMPN 11 Malang. Methods of data collection in this study of student observation sheet, interview, and documentation.The results showed that : Activity of students when solving mathematical problems in learning used scientific approach has been implemented properly in accordance syntax that has been planned although the results are still not optimal. The results of observations at the first meeting showed that there were 36 students who observed the problem, three students were asked 27 students to reason, 23 students tried to solve it, two students presenting answers. The second meeting of the study there were 36 students observe the problem, two students asked 33 students to reason, 29 students tried, 4 students present.The third meeting there were 36 students observe, 4 students asked, 32 reasoning, 28 tries,and no students were present.
VALIDASI METODE PENETAPAN KADAR PENTAGAMAVUNON-1 DALAM DARAH SECARA KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI Ningrum, Anita Dwi Juwita; Astini, Siluh Made Yuni; Hakim, Arief Rahman
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 4, No 3 (2009)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentagamavunon-1 (PGV-1) is curcumin’s analogue that reported as analgesic, antioxidant, antiinflamatory, and has antiproliferation activity to breast cancer. The aim of this study is to develop and validate the method for determinating PGV-1’s concentration in blood by reverse phase HPLC. Analytical method validation include system suitability test, determination of LOD and LOQ, linearity test, accuracy and precision’s determination, stability test of PGV-1 in blood and acetonitrile. Concentration of PGV-1 in blood is measured by HPLC using LiChrosphere® 100 Cartridge RP C18 (125 x 4 mm i.d., 5 μm), mixed mobile phase methanol : buffer acetate 0,05 M pH 3,7 (80:20 v/v), flow rate 0,5 ml/minute, detector Vis-416 nm, and injection volume 80 μl. System suitability tests suggest that separation condition is suitable to analyze PGV-1’s concentration in blood. The recomended method up to standard selectivity, linearity (corelation coefficient = 0,9999), accuracy, and precision. Value of LOD and LOQ is 4,93 ng/ml and 16,42 ng/ml, respectively. PGV-1 in blood is stable for the first hour. In acetonitrile at room temperature, PGV-1 is stable for 3 hours while storage at 5°C, PGV-1 is stable for 3 days. Therefore, the recomended analytic method is applicable to determine PGV-1’s concentration in blood. ABSTRAK Pentagamavunon-1 (PGV-1) merupakan analog kurkumin yang telah terbukti berkhasiat sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan mempunyai aktivitas antiproliferasi terhadap sel kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi metode penetapan kadar PGV-1 dalam darah secara KCKT fase terbalik. Validasi metode analisis meliputi uji kesesuaian sistem, penentuan LOD dan LOQ, uji linearitas, penentuan akurasi dan presisi, uji stabilitas PGV-1 dalam darah dan asetonitril. Kadar PGV-1 dalam darah ditetapkan menggunakan KCKT dengan kondisi kolom LiChrosphere® 100 Cartridge RP C18 (125 x 4 mm i.d., 5 μm), fase gerak campuran metanol : bufer asetat 0,05 M pH 3,7 (80:20 v/v), kecepatan alir 0,5 ml/menit, detektor Vis-416 nm, dan volume injeksi 80 μl. Uji kesesuaian sistem menunjukkan bahwa kondisi pemisahan sesuai untuk analisis PGV-1 dalam darah. Metode yang diusulkan memenuhi syarat selektivitas, linieritas (rhitung = 0,9999), akurasi dan presisi. Nilai batas deteksi dan kuantitasi yang didapat masing-masing sebesar 4,93 ng/ml dan 16,42 ng/ml. PGV-1 dalam darah stabil hingga jam pertama. Dalam asetonitril pada penyimpanan suhu kamar, PGV-1 stabil selama 3 jam sedangkan pada penyimpanan suhu 5°C, PGV-1 stabil selama 3 hari. Dengan demikian, metode analisis yang diusulkan dapat diaplikasikan untuk menetapkan kadar PGV-1 dalam darah.
PENGARUH PRAPERLAKUAN BROKOLI (Brassica oleracea L. var. botrytis L.) TERHADAP FARMAKOKINETIKA RIFAMPISIN PADA TIKUS Wahyono, Djoko; Hakim, Arief Rahman
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was aimed to observe broccoli (Brassica oleracea L. var. botrytis L.) activities to rifampicin pharmacokinetics in rats. The study was conducted using female Sprague Dawley rats which were divided  into 3 groups (6 rats for each group). The groups were given a single oral rifampicin 50,4 mg/kg BW as a control group and were confered multiple doses oral (once daily for seven days) (P-I) and single dose oral oral (P-II) broccoli 23,43 g/kg BW before treatment with rifampicin. Serial blood samples (0,2 ml) were withdrawn at various interval via the tail vein for HPLC analysis of unchanged rifampicin in blood. From the concentration of rifampicin vs time data  was determined rifampicin pharmacokinetics parameters i.e. Ka, Cmaks, tmaks, AUC0-~, Vdss, t1/2 elimination, ClT and K. The results have shown that the pharmacokinetics values of rifampicin in the animals prefed with broccoli 23,43 mg/kg bw 1 hours prior to single oral administration of the drug did not change significantly (P>0,10). Prefeeding the animals with broccoli 23,43 g/kg bw once daily for 7 consecutive days has increased the total clearance of rifampicin 46,90% (P<0,10). The increase in the total clearance rifampicin due to the compound has decreased Cmaks 36,54% (P<0,10). ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian praperlakuan brokoli (Brassica oleracea L. var. botrytis L.) terhadap farmakokinetika rifampisin pada tikus. Penelitian menggunakan tikus putih betina galur Sprague Dawley yang dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing terdiri dari 6 ekor hewan. Kelompok I (kontrol) diberikan  rifampisin secara oral dosis 50,4 mg/kg BB,   kelompok II dan III (perlakuan) diberikan brokoli secara oral dosis 23,43 g/kg BB sekali sehari selama 7 hari (P-I) dan 1 jam sebelum (P-II) diberikan rifampisin dengan dosis yang sama seperti kelompok I. Setelah seluruh hewan mendapatkan perlakuan, pada jam-jam ke- 0,25; 0,5; 1; 1,5; 2;  3; 4; 6; 8; 10; 12, dan 24  diambil cuplikan darah (0,2 ml) dari vena lateralis ekor, guna penetapan kadar rifampisin utuh secara HPLC. Kadar rifampisin utuh dalam darah dihitung berdasarkan kurva baku. Harga-harga parameter farmakokinetika rifampisin (Ka, Cmaks, tmaks, AUC0-~, Vdss, t1/2, ClT dan K) dihitung berdasarkan data kadar rifampisin utuh dalam darah terhadap waktu. Hasil penelitian menunjukkan praperlakuan brokoli satu jam sebelum pemberian rifampisin tidak mempengaruhi farmakokinetika rifampisin (P>0,10), namun pemberian brokoli sekali sehari selama 7 hari sebelum pemberian rifampisin mampu meningkatkan ClT rifampisin sebesar 46,90% (P<0,10). Akibat kenaikan ClT rifampisin tersebut, harga Cmaks mengalami penurunan sebesar 36,54% (P<0,10).
PENGARUH PRAPERLAKUAN BROKOLI (Brassica oleracea L. var. botrytis L.) TERHADAP FARMAKOKINETIKA RIFAMPISIN PADA TIKUS Wahyono, Djoko; Hakim, Arief Rahman
Jurnal Farmasi Indonesia Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Jurnal Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35617/jfi.v3i1.69

Abstract

The research was aimed to observe broccoli (Brassica oleracea L. var. botrytis L.) activities to rifampicin pharmacokinetics in rats. The study was conducted using female Sprague Dawley rats which were divided  into 3 groups (6 rats for each group). The groups were given a single oral rifampicin 50,4 mg/kg BW as a control group and were confered multiple doses oral (once daily for seven days) (P-I) and single dose oral oral (P-II) broccoli 23,43 g/kg BW before treatment with rifampicin. Serial blood samples (0,2 ml) were withdrawn at various interval via the tail vein for HPLC analysis of unchanged rifampicin in blood. From the concentration of rifampicin vs time data  was determined rifampicin pharmacokinetics parameters i.e. Ka, Cmaks, tmaks, AUC0-~, Vdss, t1/2 elimination, ClT and K. The results have shown that the pharmacokinetics values of rifampicin in the animals prefed with broccoli 23,43 mg/kg bw 1 hours prior to single oral administration of the drug did not change significantly (P>0,10). Prefeeding the animals with broccoli 23,43 g/kg bw once daily for 7 consecutive days has increased the total clearance of rifampicin 46,90% (P<0,10). The increase in the total clearance rifampicin due to the compound has decreased Cmaks 36,54% (P<0,10). ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian praperlakuan brokoli (Brassica oleracea L. var. botrytis L.) terhadap farmakokinetika rifampisin pada tikus. Penelitian menggunakan tikus putih betina galur Sprague Dawley yang dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing terdiri dari 6 ekor hewan. Kelompok I (kontrol) diberikan  rifampisin secara oral dosis 50,4 mg/kg BB,   kelompok II dan III (perlakuan) diberikan brokoli secara oral dosis 23,43 g/kg BB sekali sehari selama 7 hari (P-I) dan 1 jam sebelum (P-II) diberikan rifampisin dengan dosis yang sama seperti kelompok I. Setelah seluruh hewan mendapatkan perlakuan, pada jam-jam ke- 0,25; 0,5; 1; 1,5; 2;  3; 4; 6; 8; 10; 12, dan 24  diambil cuplikan darah (0,2 ml) dari vena lateralis ekor, guna penetapan kadar rifampisin utuh secara HPLC. Kadar rifampisin utuh dalam darah dihitung berdasarkan kurva baku. Harga-harga parameter farmakokinetika rifampisin (Ka, Cmaks, tmaks, AUC0-~, Vdss, t1/2, ClT dan K) dihitung berdasarkan data kadar rifampisin utuh dalam darah terhadap waktu. Hasil penelitian menunjukkan praperlakuan brokoli satu jam sebelum pemberian rifampisin tidak mempengaruhi farmakokinetika rifampisin (P>0,10), namun pemberian brokoli sekali sehari selama 7 hari sebelum pemberian rifampisin mampu meningkatkan ClT rifampisin sebesar 46,90% (P<0,10). Akibat kenaikan ClT rifampisin tersebut, harga Cmaks mengalami penurunan sebesar 36,54% (P<0,10).