Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN PENDEKATAN SCIENTIFIC PADA PEMBELAJARAN KESETIMBANGAN KIMIA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN ELABORASI Eka Purwaningsih; Noor Fadiawati; Nina Kadaritna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.985 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of scientific approach to improve the elaboration skills in chemical equilibrium subject matter. The method of the research was quasi experimental with Nonequivalent Control Group Design. The population of this research was students of class XI IPA SMAN 1 Purbolinggo semester of academic year 2013-2014. Sampling was done by purposive sampling and obtained class XI IPA 2 as experimental class and XI IPA 4 as control class. The effectiveness of scientific approach in the learning was showed by the significant difference of n-gain between experiment and control class. The results showed that the average n-gain of elaboration skills of control class was 0,28 and 0,55 for experiment class. The result of hypothesis testing showed that scientific approach was effective to improve the elaboration skills in the learning of chemical equilibrium.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pendekatan scientific dalam meningkatkan keterampilan elaborasi pada pembelajaran kesetimbangan kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Purbolinggo semester ganjil Tahun Pelajaran 2013-2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan diperoleh kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 4 sebagai kelas kontrol. Efektivitas pendekatan pada pembelajaran ditunjukkan berdasarkan perbedaan n-gain yang signifikan  antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata n-gain keterampilan elaborasi untuk kelas kontrol dan eksperimen masing-masing sebesar 0,28 dan 0,55.  Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pendekatan scientific efektif dalam meningkatkan keterampilan elaborasi pada pembelajaran kesetimbangan kimia.Kata kunci: kesetimbangan kimia, keterampilan elaborasi, pendekatan scientific.
EFEKTIFITAS LC 3E UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMPREDIKSI DAN MENGKOMUNIKASIKAN IKATAN KIMIA Desti Yulindasari; Ila Rosilawati; Noor Fadiawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.981 KB)

Abstract

This research aimed to describe the effectiveness of LC 3E to improve the predicting and communicating skills on chemical bond matery.  The population were all students of class X SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung 2013-2014 and class XB and XC as samples.  Purposive sampling were used as a method with quasi experimental pretest posttest control group design.  Effectiveness of LC 3E was measured by the n-Gain that significantly difference.  The results showed the n-Gain average of predicting skill for the experimental class and control class were 0.002 and 0.09 and for communication skill were 0.11 and 0.18.  Based on hypothesis test, concluded that LC 3 E was not effective in improving the predicting and communicating skills on chemical bond matery.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektifitas LC 3 E  untuk meningkatkan keterampilan memprediksi dan mengkomunikasikan pada materi ikatan kimia.  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung tahun ajaran 2013-2014 dengan kelas XB dan XC sebagai sampel.  Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling metode kuasi eksperimen Pretest Posttest  Control Group Design.  Efektifitas LC 3 E diukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan.  Hasil penelitian menunjukkan rata-rata n-Gain keterampilan memprediksi untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu 0.002 dan 0.09, dan rata-rata n-Gain keterampilan mengkomunikasikan yaitu 0.11 dan 0.18.  Berdasarkan uji hipotesis, didapat kesimpulan bahwa LC 3 E tidak efektif untuk meningkatkan keterampilan memprediksi dan mengkomunikasikan pada materi ikatan kimia.Kata kunci : keterampilan memprediksi, keterampilan mengkomunikasikan, LC 3
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS REPRESENTASI KIMIA PADA PEMBELAJARAN PARTIKEL MATERI Fadlilah Arif H; Noor Fadiawati; Ila Rosilawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.031 KB)

Abstract

This research aimed to develop the students worksheet of matter particles based on chemistry representations for students in junior high school, to describe the characteristics of the developed students worksheet, to describe teachers’ responses and students’ responses of the developed students worksheet and to know the obstacles encountered in developing the students worksheet.  This research used Research and Development method.  The results showed that teachers’ responses of the developed students worksheet in the content’s suitability aspect were 94,54%, in the attraction aspect were 95% and in the readable aspect were 96%.  All of the teachers’ responses were very high category.  The result showed that students’ responses of the developed students worksheet in the attraction aspect were 85,21% and in the readable aspect were 88%.  All of the students’responses were very high category.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja siswa partikel materi berbasis representasi kimia untuk siswa pada tingkat Sekolah Menengah Pertama, mendeskripsikan karakteristik LKS yang dikembangkan, mendeskripsikan tanggapan guru dan tanggapan siswa terhadap LKS yang telah dikembangkan dan mengetahui kendala-kendala yang ditemui saat mengembangkan LKS.  Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan guru terhadap LKS yang dikembangkan pada aspek kesesuaian isi sebesar 94,54%, pada aspek kemenarikan sebesar 95% dan pada aspek keterbacaan sebesar 96%.  Tanggapan dari guru tersebut semuanya termasuk ke dalam kategori sangat tinggi.  Sedangkan tanggapan siswa terhadap LKS yang dikembangkan pada aspek kemenarikan sebesar 85,21% dan pada aspek keterbacaan sebesar 88%.  Tanggapan dari siswa tersebut semuanya termasuk ke dalam kategori sangat tinggi.Kata kunci: lembar kerja siswa, partikel materi, representasi kimia.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR LANCAR PADA MATERI ASAM-BASA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Nirtika Suma; Ila Rosilawati; Noor Fadiawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.002 KB)

Abstract

This research was aimed to describe fluency thinking skill in acid base  matter by using guided inquiry model learning for high, intermediate and low groups of student.  The subject were students of class XI IPA SMA Swadhipa Natar.  This research used the pre-experimental method, a one-shot case studydesign, and data analysis using descriptive statistics. The results of analysis learning acid-base matter by using guided inquiry model learning showed that fluency thinking skill in the high level group 42,86% were excellent, and 57,14% were good; intermediate level group, 12,5% were excellent, 68,75% were good, 12,5% were enough, and 6,25% were less; low level group, 44,44% were good, 40% were enough, and 11,11% were less. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir lancar pada materi asam-basa menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk siswa kelompok tinggi, sedang dan rendah.  Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA  SMA Swadhipa Natar.  Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen, desain one shot case study, dan analisis data menggunakan statistik deskriptif.  Hasil penelitian analisis pembelajaran materi asam-basa dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing menunjukkan bahwa kemampuan berpikir lancar pada kelompok tinggi 42,86% berkriteria sangat baik, dan 57,14% berkriteria baik; kelompok sedang, 12,5% berkriteria sangat baik, 68,75% berkrikeria baik, 12,5% berkriteria cukup, dan 6,25% berkriteria kurang; kelompok rendah, 44,44% berkriteria sangat baik, 44,44% berkriteria baik, dan 11,11% berkriteria cukup. Kata kunci: asam-basa, inkuiri terbimbing, kelompok kognitif, kemampuan berpikir lancar.
PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI BERBASIS REPRESENTASI KIMIA PADA MATERI REAKSI OKSIDASI REDUKSI Anggun Yosie Pasemawati; Noor Fadiawati; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.328 KB)

Abstract

This research aimed to develop animation media based on chemical representation of oxidation reduction reactions; describe the characteristics animation media based on chemical representation of oxidation reduction reactions; describe the teachers responses and students response to animation media based on chemical representation of oxidation reduction reactions; and know the obstacles encountered when developing animation media based on chemical representation of oxidation reduction reactions. This research used the Research and Development method. The result showed that based on teacher and students responses the complaince content of animation media was high (80%) according to teacher, the attractiveness was very high (83,45%) according to student.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi berbasis representasi kimia pada materi reaksi oksidasi reduksi; mendeskripsikan karakteristik media animasi berbasis representasi kimia pada materi reaksi oksidasi reduksi; mendeskripsikan tanggapan guru dan siswa terhadap media animasi berbasis representasi kimia pada materi reaksi oksidasi reduksi; dan mengetahui faktor pendukung dan kendala-kendala yang dihadapi ketika mengembangkan media animasi berbasis representasi kimia pada materi reaksi oksidasi reduksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian dan Pengembangan. Dari hasil tanggapan guru diperoleh data bahwa pada aspek kesesuaian isi media animasi dengan kriteria tinggi sebesar 80%, dan memiliki tingkat kemenarikan sangat tinggi yaitu 83,45% menurut siswa.Kata kunci : media animasi, reaksi oksidasi reduksi, representasi kimia
PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY LEARNING PADA KESETIMBANGAN KIMIA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR LANCAR Dwi Maryani; Noor Fadiawati; Nina Kadaritna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.255 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of discovery learning model to increase student’s fluency thinking skills on chemical equilibrium subject matter.  The method of the research was quasi-experimental with  Non Equivalent Control Group Design.  The population of this research was all students in XI science class of MA Negeri 1 Metro whose sit in odd semester of academic year 2013-2014.  The sample were taken by purposive sampling technique then obtained XI IPA2 dan XI IPA3 class as sample of the research.  The effectiveness of discovery learning model was showed by the significant difference of n-Gain between control and experiment class.The result of research showed that the average n-Gain score for experiment class was  0,32 and the average n-Gain score for control class was 0,21.  Proving the hypothesis showed that discovery learning model is effective to increase student’s fluency thinking skills on chemical equilibrium subject matter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan efektivitas model discovery learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir lancar siswa pada materi kesetimbangan kimia.  Metode dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen.  Populasi dalam peneliian ini adalah semua siswa kelas XI IPA MA Negeri 1 Metro semester ganjil Tahun Pelajaran 2013-2014.  Sampel diambil dengan tehnik purposive sampling sehingga diperoleh kelas XI IPA2 dan XI IPA3 sebagai sampel penelitian.  Efektivitas model discovery learning ditunjukan berdasarkan perbedaan nilai n-Gain yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai n-Gain untuk kelas eksperimen adalah 0,32 dan rata-rata nilai n-Gain  untuk kelas kontrol adalah 0,21.  Pengujian hipotesis menunjukan bahwa model discovery learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir lancar siswa pada materi kesetimbangan kimia. Kata kunci : kesetimbangan kimia, keterampilan berpikir lancar, model discovery learning
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah Pencemaran Limbah Pemutih Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Selly Agustin; Noor Fadiawati; Chansyanah Diawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.208 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness in problem-based learning pollution bleach waste to improving creative thinking skills. The research design used was the matching only pretest and postest control group design. The population in this research was all of students in grade XI IPA one of Senior High School in Bandarlampung, the sample of the research are XI IPA 2 and XI IPA 5 that obtained by purposive sampling technique. The data analysis technique used was parametric statistic test using t-test to postestt value. The results of this study it can be seen from postest value. Postest value in the experiment class that is greater than the postest value in the control class as well as the n-gain on the medium categorized in the experimental class and in the low control class indicate that problem-based learning model of pollution bleach liquid wastecan improve students' creative thinking skills.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran berbasis masalah pencemaran limbah pemutih dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah the matching only pretest and postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA salah satu SMA di Bandarlampung, dengan sampel penelitian yaitu siswa kelas XI IPA 2 dan XI IPA 5 yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik parametrik menggunakan uji t terhadap nilai postes. Hasil penelitian ini dapat dilihat berdasarkan nilai postes yang ditunjukkan. Nilai postes di kelas eksperimen yang lebih besar daripada nilai postes di kelas kontrol dan juga n-gain  yang berkategori sedang di kelas eksperimen dan di kelas kontrol berkategori rendah menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah pencemaran limbah pemutih dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa.Kata kunci: pembelajaran berbasis masalah, pencemaran limbah pemutih, keterampilan berpikir kreatif
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah Pencemaran oleh Limbah Detergen dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Maisaroh Maisaroh; Noor Fadiawati; Chansyanah Diawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.103 KB)

Abstract

This study aims to describe the effectiveness problem-based learning of pollution by detergent waste (PBMPLD) to improve students’ creative thinking skills.  The population of this research was all students from XI MIA one of Senior High School in Bandarlampung, the sample research were XI MIA 1 and XI MIA 2 class that obtained by purposive sampling technique.  The research used quasi-experiment with the maching only desaign in pretest-postest and control group.  The data analysis technique used was parametric statistic test using t-test to postestt value.  The result showed that the average posttest of creative thinking skill of experiment class is significantly higher than the average of control class posttest.  The average n-gain in the experimental class is moderate category.  Therefore, it is concluded that the PBMPLD  is effective in enhancing the creative thinking skills.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran berbasis masalah pencemaran oleh limbah detergen (PBMPLD) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA salah satu SMA di Bandarlampung, dengan sampel penelitian kelas XI MIA 1 dan XI MIA 2 yang diperoleh melalui teknik purposive sampling.  Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain the matching only pretest-posttest control group.  Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik parametrik menggunakan uji t terhadap nilai postes.  Hasil penelitian diperoleh rata-rata postes keterampilan berpikir kreatif kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan daripada rata-rata postes kelas kontrol.  n-gain rata-rata dikelas eksperimen berkategori sedang.  Dengan demikian, disimpulkan bahwa  PBMPLD efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif.Kata kunci: keterampilan berpikir kreatif, pembelajaran berbasis masalah, pencemaran oleh limbah detergen
PENDEKATAN ILMIAH PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT DALAM MENINGKATKAN KEPEKAAN SISWA Rizka Rida Utami; Noor Fadiawati; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.151 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of scientific approach in improving the student’s problem sensitivity in electrolyte and non electrolyte solution subject matter.  The method of the research was quasi experimental with Non Equivalent (Pretest-Posttest) Control Group Design.  The population of this research was students of class X SMA N 5 Bandarlampung in even semester of academic year 2013-2014.  Sampling was taken by purposive sampling and obtained class X2 as experimental class and X3 as control class.  The effectiveness of scientific approach in the learning was showed by the significant difference of n-Gain between experiment and control class.  The results showed that the average of  problem sensitivity’s n-Gain of control class and experiment class were 0,37 and 0,59 respectively.  The result of hypothesis testing showed that scientific approach was effective in improving the student’s problem sensitivity in electrolyte and non electrolyte subject matter.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pendekatan ilmiah dalam meningkatkan kepekaan siswa pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit.  Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan Non Equivalent (Pretest-Posttest) Control Group Design.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 5 Bandarlampung semester genap Tahun Pelajaran 2013-2014.  Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan diperoleh kelas X2 sebagai kelas eksperimen dan X3 sebagai kelas kontrol.  Efektivitas pendekatan ilmiah pada pembelajaran ditunjukkan berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan  antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.  Hasil penelitian menunjukkan rata-rata n-Gain  kepekaan untuk kelas kontrol dan eksperimen masing-masing sebesar 0,37 dan 0,59.  Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pendekatan ilmiah efektif dalam meningkatkan kepekaan siswa pada pembelajaran larutan elektrolit dan nonelektrolit.Kata kunci: kepekaan siswa, larutan elektrolit dan nonelektrolit, pendekatan ilmiah
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGKOMUNIKASIKAN DAN PENGUASAAN KONSEP DENGAN POE Nur Ani Sri Hartati; Noor Fadiawati; Nina Kadaritna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.347 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the effectiveness of predict-observe-explain (POE) learning cycle model in thermochemicalof communication skill and mastery of the material concept.  Students who became the subject of this research was1 Science class grade XI SMA  Gajah Mada Bandar Lampung Academic Year 2012/2013.  This research used the pre-experimental method and one group pretest-posttest design.  The effectiveness of POE learning model was determined based on the average of n-Gain(normalize gain).The results of this research showed that the average value of n-Gain of communication skill was 0.4 and mastery of the material concept was 0.7.  Thus, it can be concluded that the POE learning cycle model in thermochemical concept effective to enhance of communication skill and mastery of the material concept in medium category.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model siklus pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) pada materi pokok terkomia dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan penguasaan konsep siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa siswi kelas XI IPA 1 SMA Gajah Mada Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012-2013. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-Experimental, dan menggunakan one-group pretest-posttest design. Efektivitas model siklus pembelajaran POE diukur berdasarkan nilai n-gain (gain ternormalisasi). Dimana rerata n-Gain untuk keterampilan berkomunikasi siswa 0,4 dan penguasaan konsep 0,7. Hal ini menunjukkan bahwa model siklus pembelajaran  POE efektif dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan penguasaan konsep siswa pada materi termokimia.Kata kunci: keterampilan berkomunikasi, model siklus belajar poe, penguasaan konsep.
Co-Authors Ade Maria Novita Ade Rosalina Adi Ariska Agung Widi Utomo Agus Suyatna Agus Winarti Ahmad Syaifuddin Ahmad Untoro Andrian Saputra anggi saputra Anggun Yosie Pasemawati Anisa Meristin Antika Atsna Rafalesia Anung Prasetya Ari Kurnia Efendi Ayu Rismalinda Chairunnisa Chairunnisa Chansyanah Diawati Della Amelia dena marista Desti Yulindasari Dewi Toman Friska Nadeak Dhita Mita Anggra Ovika Diah Anisa Wati Dinny Septiany Donny Pramanaladi DWI ANDREAS SANTOSA Dwi Maryani Eci Oktadarmafina Eka Nurahmawati Eka Purwaningsih Eli Noviasari elsa sinaga ena fitria Endri Wahyuni Enti Yulita Evi Nur Indah Sari Evy Yanti Fadlilah Arif H Fera Novrizawati Fetra May Dawati Fita Muftihana Fransiska Olivia Dewanti Gamilia Nuri Utami Herdizal Rianda Heru Agung Saputra Ibramsah Ibramsah Igusti made astawa Ila Rosilawati Indah Rahmawati Indri Femiceyanti janwarsam putra panggar julia woro andrian Komang Ida Ayuningsih Lailda Gita Kurnia Liliya Noviyana Lisa Tania lulu damayanti Luthfia Ulva Irmita Maisaroh Maisaroh Margareta Dewi Astuti Maria Ulfa Marina Setyarini Melly Malinda Mery Arisandi Lumbu Muhammad Andalan Mutiara Umi Lia Naimatil Jannah Nanda Wiguna Putri Kusuma Nasiruddin Nasiruddin ni wayan eviyanti Ni Wayan Giriyanti Nina Kadaritna Nina Susanti Nirtika Suma Nisa Amalia Rhaudah Novitasari Novitasari Nur Ani Sri Hartati Nur Ngafifah Jamil Nurliana Nurliana nurma elisa Oktaria Gustina pazar rakasiwi Pratiwi Purnaning Wulandari Puspita Agustina Rara Permata Sari Ratu Betta Rudibyani Raudatul Jannah Retno Dianti Ria Marthandila ricka prasdiantika Riestania Faradilla Rina Agustia Rizka Rida Utami Rizky Insirawati Rosida Rosida Rosita Rosita Rudi Prasetyo Rukuan Sujuda ruli dwi nastiti Saiful Muhammad Syahri Fitrian Selly Agustin septiana dewi susanti setiowati setiowati Silmi Kafah Sinta Mutiara Sri Gustiani Sulastri Sulastri Sunyono - - Susanto Susanto Tasviri Efkar Titin Azzahra Tiya Permana Putri Tiyas Abror Huda Tri Jalmo usep suhendar Vina Oktavia Wiwit Gunawi yunita maisarera