p-Index From 2017 - 2022
1.463
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kitektro
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Load Shedding Controller Pada Beban Rumah Tangga Berbasis Mikrokontroller Arduino Uno Ahmad Surkani; Ira Devi Sara; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMANFAATAN ENERGI PANAS SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK ALTERNATIF BERSKALA KECIL DENGAN MENGGUNAKAN TERMOELEKTRIK Muammar Khalid; Mahdi Syukri; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin majunya perkembangan zaman membuat kebutuhan akan energi listrik kian meningkat. Berbagai usaha dilakukan untuk mencari sumber energi listrik baru, salah satunya dengan pembangkit energi listrik dengan kapasitas mikro yang memamfaatkan energi panas. Pemamfaatan energi panas sebagai pembangkit energi listrik dengan kapasitas mikro dapat dilakukan dengan menggunakan elemen termoelektrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik serta unjuk kerja dari termoelektrik sebagai pembangkit energi listrik. Penelitian ini menggunakan termoelektrik tipe TEC1-12706 dengan aluminium sebagai penerima panas dan heatsink sebagai media pendingin. Variasi penelitian meliputi antara lain rangkaian termoelektrik tanpa beban dan berbeban yang dirangkai seri. Sumber panas yang dipilih yaitu sinar matahari dan api. Hasil penelitian menunjukkan panas dari matahari dan api dapat menjadi sumber energi listrik dengan kapasitas mikro yang cukup potensial. 4 buah modul termoelektrik yang dirangkai secara seri menghasilkan tegangan sebesar 1.4 V ketika plat aluminium menyerap sinar matahari dengan beda temperatur antara sisi panas dan sisi dingin sebesar 31 K. Pada pengujian 4 buah modul termoelektrik yang dirangkai seri dengan beban 10 ohm, didapat efisiensi maksimal dari pembangkit yaitu 0.314% pada menit ke 60 sejak pemaparan sinar matahari dengan ∆T sebesar 30 K. Pada pengujian dengan beban panas api, didapat efisiensi maksimal dari pembangkit yaitu 1% pada menit ke 6 sejak pemanasan dengan ∆T sebesar 63.5 K. Dari hasil ini dapat disimpulkan, termoelektrik dapat menghasilkan listrik dengan memamfaatkan energi panas.Kata Kunci— Thermoelectric, koefisien Seebeck, Perbedaan Temperatur, Energi Panas
Sistem Deteksi Kebakaran Pada Gedung Berbasis Programmable Logic Controller (PLC) Rika Sri Rizki; Ira Devi Sara; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SIMULASI FILTER AKTIF CASCADED MULTILEVEL INVERTER UNTUK MEMINIMALISIR HARMONISA PADA MOTOR INDUKSI 3 FASA Cut Mouliza Meutia Vasya; Rakhmad Syafutra Lubis; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan peralatan beban non-linear sudah banyak digunakan baik dalam industri maupun rumah tangga. Pada bidang industri sangat sering menggunakan motor induksi yang merupakan beban non-linear. Dalam pengoperasian beban non-linear dapat menimbulkan permasalahan dalam sistem kelistrikan yaitu menghasilkan harmonisa yang dapat mengganggu kualitas daya. Harmonisa merupakan suatu permasalahan berupa distorsi gelombang yang kini menjadi perhatian karena memiliki dampak yang merugikan sistem tenaga listrik. Salah satu solusi untuk meminimalisir tingkat distorsi harmonisa ini yaitu dengan dilakukannya pemasangan filter aktif shunt cascaded multilevel inverter. Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan filter aktif shunt menggunakan matlab Simulink R2015b yang dibuat berdasarkan teori daya sesaat (p-q theory) dan cascaded multilevel inverter lima tingkat dengan model H-Bridge. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa filter aktif shunt cascaded multilevel inverterlima tingkat dapat meminimalisir tingkat distorsi harmonisa arus sesuai dengan yang diijinkan standar IEEE 519-1992 yaitu yang sebelumnya pada fasa R besar nilai THDi mencapai 59.51% menjadi 6.27%, fasa S 62.99% menjadi 4.84% dan pada fasa T 62.40% menjadi 5.76%.
Rancang Bangun Prototype Power Meter 1 Fasa Berbasis Mikrkontroller Atmega328P Nur Arifin; Rakhmad Syafutra Lubis; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menciptakan sebuah prototype power meter 1 fasa yang dapat mengukur arus, tegangan, faktor daya dan daya aktif dan energi listrik pada beban 1 fasa dengan menggunakan sensor arus ACS712 dan sensor tegangan ZMPT101B yang di kontrol oleh mikrokontroller Atmega328P dan di tampilkan pada LCD 20x4 dan text message dari modul GSM SIM800L
PENGUKURAN DAN PEMANTAUAN PERFORMANSI MODUL SURYA Hudal Mirrahman; Ira Devi Sara; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik yang dihasilkan oleh modul selalu berubah-ubah setiap saat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dimana modul surya dipasang. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem pemantauan kinerja modul surya pada suatu kondisi lingkungan yang nyata setiap waktu. Parameter yang dipantau adalah arus dan tegangan keluaran modul surya, intensitas cahaya matahari dan suhu. Untuk mengukur parameter tersebut, sistem pengukuran dan pemantauan ini dilengkapi dengan sensor tegangan, sensor suhu dan photoresistor. Sensor-sensor tersebut diatur oleh sebuah mikrokontroller yang dilengkapi dengan ethernet shield sebagai interface antara arduino dengan jaringan internet agar dapat mengirimkan data dan disimpan pada sebuah website sebagai data hasil pemantauan. Sistem pemantauan telah dapat bekerja sesuai dengan harapan yaitu semua sensor berfungsi dengan baik, dapat mendeteksi tegangan dan arus keluaran modul surya dengan tepat serta dapat mendeteksi intensitas radiasi matahari dan suhu dengan akurat setiap waktu dan data hasil pemantauannya di access melalui jaringan internet. Kata Kunci— Sistem pemantauan, modul Surya, Sensor Tegangan, , Sensor Suhu, photoresistor, Ethernet Shield, Arduino Uno
PEMANFAATAN ALTERNATOR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) Mirza Mirza; Rakhmad Syafutra Lubis; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik semakin meningkat sementara ketersediaan terbatas sehingga dibutuhkan sumber energi cadangan. Salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik adalah energi angin. Indonesia merupakan  negara  tropis,  memiliki  potensi  angin  yang  dapat  digunakan  sebagai  pembangkit  listrik  tenaga  bayu (PLTB) baik  di tepian  pantai  atau  bukit-bukit . Turbin angin merupakan suatu sistem yang dapat merubah energi kinetik dari angin menjadi energi mekanis untuk menggerakkan putaran pada alternator. Dalam penelitian ini energi angin yang tersedia dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin angin yang dirancang agar dapat menghasilkan energi listrik melalui alternator. Pemanfaatan energi angin ini, dilakukan beberapa tahapan, diantaranya merancang turbin angin dan memodifikasi alternator menjadi generator kecepatan rendah. Berdasarkan hasil yang telah didapat dilapangan, alternator dapat mengeluarkan tegangan listrik dengan memanfaatkan  energi angin. Dengan kecepatan angin sebesar 3 m/detik sampai dengan 7,1 m/detik akan memutarkan turbin angin yang dapat memutarkan alternator dengan kecepatan 50 rpm sampai 500 rpm dan tegangan keluaran maksimal sebesar 12,37 volt yang menunjukkan bahwa alternator telah memenuhi syarat pengisian baterai. 
PENGARUH BEBAN PANAS DAN TEKANAN ANGIN PADA KAWAT PENGHANTAR TERHADAP TEGANGAN TARIK DAN ANDONGAN PADA SALURAN TRANSMISI TEGANGAN TINGGI 150 KV NAGAN RAYA – SIGLI Reza Fahlevi Siregar; Ramdhan Halid Siregar; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas dan kontinuitas dari sumber energi listrik di sepanjang saluran ( baik itu pada saluran distribusi, subtransmisi ataupun transmisi) sebagian besar bergantung pada apakah konduktor telah di pasang dan di operasikan dengan pantas. Pada saluran transmisi unjuk kerja mekanik saluran (Tegangan tarik dan Andongan) sangat berpengaruh terhadap aspek tersebut. Nilai dari tegangan tarik dan andongan harus tetap terjaga dalam batas yang diizinkan demi menghindari gangguang mekanik seperti hubung singkat akibat swing antar konduktor maupun pengaruh medan elektromagnetik saluran terhadap lingkungan sekitar. Panas saluran dan tekanan angin menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap nilai dari tegangan tarik dan andongan. Kesetimbangan panas menurut  IEEE 738 digunakan dalam perhitungan panas yang membebani saluran. Metode Catenary dan Rulling Span digunakan untuk menghitung nilai tegangan tarik dan andongan pada saluran. Dari hasil penelitian diperoleh andongan sebesar 10,91 m pada beban panas maksimal dan 10,81 m pada beban panas rata – rata yang dipengaruh oleh pertambahan berat konduktor sebesar 2,28 % pada kondisi beban panas maksimal dan 1,68 % pada kondisi beban panas rata – rata. Tekanan angin menambah berat konduktor sebesar 0,846 % pada kecepatan angin maksimal 3,06 m/s sehingga andongan terjadi sebesar 10,81 m. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan unjuk kerja mekanik saluran masih didalam batas SNI 04-6918-2002 dan tidak berpengaruh buruk terhadap saluran dan lingkungan sekitar. 
STUDI PENGURANGAN ARUS INRUSH PADA TRANSFORMATOR DAYA DENGAN PENAMBAHAN VCT-ICL MENGGUNAKAN SOFTWARE ATP-EMTP Sulistia Febriani Fitri; Rakhmad Syafutra Lubis; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v7i1.24123

Abstract

Transformator daya memiliki kemampuan untuk mendistribusikan daya dari tegangan tinggi ke tegangan rendah dan sebaliknya. Kegagalan transformator daya dapat mengurangi keandalan dan kualitas jaringan listrik. Salah satu gangguan yang mungkin terjadi adalah arus inrush pada saat daya disuplai ke transformator daya. Arus inrush mengandung nilai yang cukup tinggi yang terjadi selama pengoperasian trafo. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara untuk meminimalkan gangguan yang ditimbulkan oleh transformator daya tersebut . Metode VTI-ICL (Voltage Compensation Type- Inrush Current Limitter) digunakan untuk meminimalisir gangguan arus inrush yang akan disimulasikan dengan menggunakan software ATP-EMTP. Metode ini merupakan modifikasi dari metode DC, dimana menambahkan komponen VCT pada Reactor-Type Insrush Current Limitter. Komponen VCT berfungsi untuk meminimalisir distorsi pada gelombang tegangan. Pada penelitian ini, pemodelan dilakukan dalam 3 kondisi: pemodelan pertama dari sistem yang ada (sebelum VCT-ICL dipasang), pemodelan kedua setelah ICL (DC Reactor), dan pemodelan ketiga setelah VCT-ICL dipasang. Hasil pemodelan yang dilakukan pada ketiga kondisi ini akan dibandingkan dengan nilai arus inrush dan tegangan. Hasil yang didapat adalah bahwa penggunaan VCT-ICL ini cukup efektif dalam hal mengurangi arus inrush sebanding dengan pertambahan nilai impedansi pada DC Reaktor. Dan komponen VCT mampu mengurangi distorsi pada gelombang tegangan.