Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN CURVING LINE TRAJECTORY DAN ZIG – ZAG LINE TRAJECTORY TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA Iwan Saputra; M. Irfan; Umar Sapriadi
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v4i1.17687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latihan manakah yang lebih berpengaruh antara latihan Curving Line Trajectory dan latihan Zig – zag Line Trajectory, terhadap Peningkatan Kemampuan Menggiring Bola. Metode yang digunakan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode exsperiment, dengan pelaksanaan latihan yaitu Curving Line Trajectory dan latihan Zig – zag Line Trajectory. Penelitian dilaksanakan pada bulan januari-februari 2015. Subyek penelitian adalah siswa SSB Karisma medan yang berjumlah 20 orang. Analisis hipotesis I, sebesar 6,05 serta  1,83 dengan α = 0,05 ( > ) berarti  diterima. Dengan kesimpulan, latihan Curving Line Trajectory secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola. Analisis hipotesis II, diperoleh  sebesar 11,23 serta  sebesar 1,83 dengan α = 0,05 ( > ) berarti  diterima. Jadi, latihan Zig – zag Line Trajectory secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola. Analisis hipotesis III, diperoleh  sebesar 0,52 serta  1,73 dengan α = 0,05 ( < ) berarti  diterima dan  ditolak. Jadi, latihan Curving Line Trajectory tidak lebih besar pengaruhnya daripada latihan Zig – zag Line Trajectory terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola dalam permainan Sepakbola Pada SSB KARISMA Usia 14- 15 Tahun 2013 Medan. Jadi, untuk membuktikan latihan Curving Line Trajectory tidak lebih besar pengaruhnya daripada latihan Zig – zag Line Trajectory dibuktikan dengan beda rata-rata sebesar 1,15 dengan 1,02. Kata Kunci: Curving line trajectory, zig – zag  line trajectory, menggiring bola
“GURU PEREMPUAN LEBIH KOMUNIKATIF”: PENGALAMAN SISWA BELAJAR OLAHRAGA DENGAN GURU LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN Zen Fadli; Iwan Saputra; Agus Salim Samosir; Heri Masmur Sembiring
TRIADIK Vol 20, No 2: OKTOBER 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/triadik.v20i2.20500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kapasitas dan kualitas mengajar guru laki-laki dan perempuan dalam pembelajaran olahraga menurut kriteria dan pengukuran kualitas guru di SMA Negeri 13 Medan. Sampel penelitian ini adalah 15 siswa SMA Negeri 13 Medan, 5 siswi perempuan dan 10 siswa laki-laki. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan survey dan wawancara. Setiap responden ditanyai mengenai tanggapan serta nilai yang mereka berikan untuk setiap indikator yang menjadi tolak ukur kualitas pengajaran guru olahraga. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya perbedaan signifikan dari tingkat kompetensi mengajar guru olahraga laki-laki dan perempuan, baik secara totalitas maupun diukur pada setiap indikator.  Pada indikator kompetensi kepribadian, guru olahraga perempuan mendapat 46.7% dalam kriteria baik, dan guru olahraga laki-laki mendapat 33.3% dalam kriteria baik. Kemudian, dalam kompetensi pedagogik guru olahraga perempuan mendapat 53.4% dalam kriteria baik, dan guru olahraga laki-laki mendapat 40% dalam kriteria baik. Lalu, untuk kompetensi professional, guru olahraga perempuan mendapat 53.4% untuk kriteria baik, dan 46,7% kriteria baik untuk guru olahraga laki-laki. Selanjutnya, guru olahraga perempuan mendapat 60% dalam kriteria baik untuk kompetensi sosial, sementara 33.3% untuk guru olahraga laki-laki. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kapasitas guru antara guru laki-laki dan guru perempuan pada pembelajaran olahraga di SMAN 13 Medan dalam total kompetensi secara keseluruhan. Guru olahraga laki-laki perlu meningkatkan keterampilan sosialnya terutama dalam hal kerjasama komunikasi dan social engagement dengan siswa. Dan guru olahraga perempuan masih perlu meningkatkan kemampuannya untuk merencanakan pelajaran mengajukan pertanyaan menguah pemelajaran dan menutup tugas
PENERAPAN MEDIA AUDIOVISUAL DAN VARIASI PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SMASH BOLA VOLI PADA KELAS XI SMA Rafid Manjay Lubis; Iwan Saputra
JURNAL PRESTASI Vol 3, No 6 (2019): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v3i6.15901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar smash bola voli melalui penerapan media audiovisual dan variasi pembelajaran pada siswa kelas XI SMA. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindak kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang berjumlah 20 orang diantaranya tediri dari 12 siswa putra dan 8 siswa putri. Dari hasil data awal yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam melakukan smash bola voli masih rendah yaitu 5 siswa (25%) yang telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 15 siswa (75%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar. Selanjutnya diberi pembelajaran smash melalui penerapan media audiovisual dan variasi pembelajaran. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa. Dari tes hasil belajar siklus I diperoleh 12 siswa (60%) yang telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 8 siswa (40%) belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata rata 74,12. Pada siklus II hasil belajar smash bola voli yaitu 17 siswa (85%) yang mencapai tingkat ketuntasan belajar. Sedangkan 3 siswa (15%) belum mencapai tingkat ketuntasan dalam belajar dengan nilai rata rata 85,31. Maka diketahui bahwa peningkatan nilai rata rata dari siklus I dan siklus II sebesar 25%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa melalui penerapan media audiovisual dan variasi pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar smash bola voli pada siswa kelas XI SMA.
PENGARUH PENDIDIKAN DI LUAR KELAS (OUTDOOR EDUCATION) TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA Muhammad Chairad; Bangun Setia Hasibuan; Zen Fadli; Iwan Saputra
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i2.12296

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab apakah penerapan pendidikan di luar kelas mampu memberikan pengaruh keterampilan sosial (karakter) para siswa. jika tidak penelitian ini juga berusaha untuk menjawab apakah ada perubahan yang terjadi setelah dilakukan pembelajaran dan untuk dalam jangka waktu tertentu pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pengembangan karakter adalah suatu hal yang sangat urgen bagi siswa yang harus dilakukan secara terintegrasi dalam proses pembelajaran sesuai dengan tujuan pendidikan Nasional yang telah dituangkan dalam kurikulum nasional. Penelitian deskriptif ini menggunakan desain quasi eksperimen. Data penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji-t, untuk mengetahui pengaruh pendidikan di luar kelas terhadap pengembangan keterampilan sosial (karakter).
PENGARUH METODE CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI SISWA PUTRA KELAS Va DAN Vb SEKOLAH DASAR NEGERI 112321 KAMPUNG PAJAK KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA Iwan Saputra
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v14i1.6103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh metode circuit training terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa putra kelas VA dan VB Sekolah Dasar Negeri 112321 Kampung Pajak Kabupaten Labuhan batu Utara Tahun Ajaran 2011/2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan sampel 25 orang siswa yang berbadan sehat. Data tingkat kebugaran jasmani siswa dengan menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) maka diperoleh data awal (Pre-Test) klasifikasi sedang sebanyak 11 siswa, 12 siswa dengan klasifikasi baik dan 2 siswa dengan klasifikasi sangat baik dan pada tes akhir (Post-Test) klasifikasi sedang 5 siswa, 16 siswa dengan klasifikasi baik dan 4 siswa dengan klasifikasi sangat baik. Dengan demikian adanya perubahan tingkat kebugaran jasmani setelah diberikan perlakuan.
MODIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR Iwan Saputra
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v14i2.6112

Abstract

Proses pembelajaran pendidikan jasmani mengenai atletik yang belum menarik minat siswa unutk mempelajarinya lebih dalam dapat ditanggulangi dengan media modifikasi pembelajaran pendidikan jasmani. Media modifikasi disini yakni memodifikasi proses pembelajaran atletik yang tasdinya monoton menjadi lebih menarik dengan mengemas materi pembelajaran atletik yang berupa berjalan, berlari, melompat, dan melempar kedalam permainan, agar setiap siswa aktif dan antusias melakukan setiap gerakan dan berusaha untuk memenangkan setiap permainan yang diadakan. Pemebelajaran dengan metode bermain merupakan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENAHAN BOLA LONG PASS MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN DALAM SISWA PADA PERMAINAN SEPAK BOLA DENGAN METODE PENEMUAN TERBIMBING DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 STABAT T.P. 2014/2015 Iwan Saputra; Ahmad Tajuddin Siregar
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v15i1.6123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan kemampuan menahan bola long pass  menggunakan kaki bagian dalam pada permainan sepak bola di kelas VIII SMP Negeri 2 Stabat T.P. 2014/2015. Banyak siswa yang diteliti yaitu 44 orang. Hasil penelitian pada saat pre test, rata-rata kelas yang diperoleh siswa sebesar 61,1 dimana 17 siswa (38,63%)  memperoleh ketuntasan, 27 siswa (61,36%) belum tuntas. Pada siklus I rata-rata kelas meningkat menjadi 75,75 dimana 31 orang siswa (70,46%) memperoleh ketuntasan, 13 siswa (29,54) yang belum tuntas. Selanjutnya pada siklus II rata-rata kelas mengalami peningkatan sebesar 88,75 dimana 38 siswa (86,36%) memperoleh ketuntasan, 6 siswa (13,64%) yang belum tuntas. Dari peningkatan ketuntasan klasikal yang diperoleh siswa dapat disimpulkan bahwa dengan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan kemampuan menahan bola long pass menggunakan kaki bagian dalam pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Stabat Tahun Pelajaran 2014/2015.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SERVICE BOLA VOLI MELALUI EVALUASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL DAN MODIFIKASI BOLA SISWA KELAS X SMK NEGERI 5 MEDAN Iwan Saputra; Hendra Maulana
Indonesia Sport Journal Vol 1, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.073 KB) | DOI: 10.24114/isj.v1i2.16407

Abstract

The purpose of this study is to improve learning outcomes under volleyball service through evaluation using audiovisual media and ball modification in class X students of SMK Negeri 5 Medan. When the study was conducted in May 2019, the sample in this study was 26 students, consisting of 16 sons and 10 daughters. This research method is classroom action research (CAR). Judging from the preliminary data under the volleyball service, only 9 students completed (35%) and 17 students did not complete (65%). After the cycle I action, 17 students (65.4%) and 9 students (34.6%) had not yet completed classically. Then in cycle II students who completed 23 people (88.5%) and students who did not complete 3 people (11.5%). The percentage of students 'mastery learning in the initial data was 35%, in the first cycle test increased to 65.4%, and in the second cycle the percentage of students' mastery learning had reached 88.5%. Based on the results of data analysis, it can be concluded that through the evaluation of learning using audio visual media and ball modification can provide improved learning outcomes under the volleyball service in class X students of SMK Negeri 5 Medan in the 2018/2019 school year.