Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PERIKANAN MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI PINTOKIR (PINDANG PRESTO KERING) DI KUB ULAMSARI KOTA PEKALONGAN JAWA TENGAH (PROGRAM IBM DIKTI TAHUN 2010) Madusari, Benny Diah; Fauzan, Anwar
Jurnal Abdimas Vol 15, No 1 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil perikanan di Kota pekalongan pada umumnya dijual dalam bentuk segar, olahan seperti ikan asin dan ikan pindang serta bandeng presto dengan daya awet kurang dari tiga hari. Maka melalui Ibm dilakukan upaya peningkatan kualitas produk pasca panen ikan. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan tentang penanganan produk perikanan pasca panen dan upaya peningkatan kualitas hasil olahan; metode praktek dengan cara menerapkan pengolahan ikan pindang menjadi produk baru yakni ikan pindang presto kering (PINTOKIR) dan metode tanya jawab untuk mengetahui sampai sejauhmana anggota KUB Ulamsari mampu menerima atau terlibat dalam kegiatan, serta evaluasi untuk menganalisis dalam penarikan simpulan dari semua kegiatan pengabdian yang dilakukan. Hasil kegiatan ini, menunjukkan bahwa anggota KUB Ulamsari sangat antusias dalam melakukan praktek mengolah ikan menjadi produk baru yaitu pintokir atau pindang presto kering, dengan spesifikasi produk yang memiliki daya awet 5 hari dalam suhu kamar dan penampilan yang lebih menarik serta rasa yang gurih,tulang lunak dan higienis serta kapasitas produksi dapat ditingkatkan, yang semula 5 kg, bisa ditingkatkan menjadi 50 kg dengan alat PINTOKIR. Kata Kunci : ikan, pintokir, kualitas produk
Pengembangan Diversifikasi Usaha Budidaya Di Tambak Pemalang Madusari, Benny Diah; Mardiana, Tri Yusufi
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2010): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol.1 No.1 APRIL 2010
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3107.301 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v1i1.259

Abstract

Penurunan produksi udang windu (P monodon) terjadi akibat menurunya daya dukung lahan tambak sehingga memberikan peluang penyakit mudah menyerang udang windu. Terdapat 90 % lahan tambak di Pantura Jateng merupakan tambak kurang produktif untuk budidaya udang windu. Akibatnya pendapatan petambak menurun sehingga berpengaruh terhadap kesejahteraan . Pemanfaatan lahan tambak kurang produktif tersebut masih dapat dipertahankan dan ditingkatkan melalui diversifikasi produk tambak. Diversifikasi biota yang dipilih haruslah memiliki harga jual yang menguntungkan  dan menggunkan teknologi yang ramah lingkungan. Kepiting bakau (Scylla serrata) yang benihnya banyak terdapat di Pantan ulujami menjadi tumpuan budidaya yang memiliki masa depan yang prospekti. Selain itu Gracilaria verucosa sejenis rumput laut yang mampu hidup berkembang pada salinitas air payau juga merupakan komoditi ekspor. Keberadaan budidaya kepiting bakau dan Gracilaria verucosa sudah dibudidayakan di tambak-tambak Desa Mojo dan Desa Pesantren namun produk yang dihasilkan masih kurang optimal oleh karenanya melalui polikultur antara kepiting dan Gracilaria verucosa akan diperoleh keuntungtungan ganda sebab dua biota tersebut dibudidayakan pada lahan yang sama. Optimasi lahan dengan polikultur memungkinkan petambak memperoleh keuntungan yang lebih baik. Pemasaran hasil produk kepiting bakau tidak mengalami kendala sebab terdapat beberapa KPD (Koperasi Perikanan Darat) di Kabupaten Pemalang. Sedangkan kendala harga jual rumput laut masih kurang memberikan keuntungan yang layak bagi petambak. Untuk itu perlu ada upaya menjalin antara stakeholder baik pemerintah, investor, petambak dan pelaku bisnis lainya untuk memberikan solusi agar pendapatan petambak meningkat Kata kuci : kepiting, rumput laut, polikultur
PENGARUH PENAMBAHAN TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) Prabowo, Ardi Setyo; Madusari, Benny Diah; Mardiana, Tri Yusufi
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 15, No 1 (2017): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN MARET 2017
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.821 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v15i1.511

Abstract

This research was done in 5 may – 5 june 2015 in the Laboratory of brackish water of the Faculty of Fisheries, University of Pekalongan. The puspose of this research is to know the influence of the addition of curcuma on feed to the growth of milkfish. A research method used in the design of random complete with one factor which feed containing curcuma with four standard treatment consist of, A (control without given curcuma solution), B (curcuma solution with a dose of 4 g/kg feed), the C (curcuma solution with a dose of 8 g/kg feed), the D (curcuma solution with a dose of 12 g/kg feed. the results of research shows the average extra weight to the biomass of fish highest in the treatment doses temulawak 12 g/kg feed, is the absolute averaga improvement in biomass 1,97 grams. While the treatment doses temulawak 0 g the feed to mean the lowest is 0, 74 grams. The results of analysis of variance on the grow of milkfish seed biomass know that the calculate F value is greater than the F table 1% and 5%. Range of water temperature during the study between 24 – 30oC, the pH of the water ranged from 6-8 and the oxygen dissolved in water (DO) ranged from 3,9-5,6 ppm. Key Word : Milkfish, temulawak, Growth
PENGARUH BERBAGAI DOSIS PERENDAMAN EKSTRAK DAUN CENGKEH TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) Setiawan, Heri; Madusari, Benny Diah; Syakirin, M Bahrus
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 15, No 1 (2017): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN MARET 2017
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.367 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v15i1.510

Abstract

This study aims to determine the effect of immersion clove leaf extract against hatching of fish eggs Mas. The experiment was conducted on January 31 -5 in February 2017, at the Laboratory of Fish Seed (BBI) Sojomerto, District Reban, Batang. The study was conducted based on completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 3 replications. Parameters measured were hatchability of eggs of fish Mas Treatments were differences in dose soaking leaf extract Clove on fish eggs Mas, namely A (0 ppt), B (5 ppt), C (7 ppt), D (9 ppt), and E (11 ppt). To determine the effect of treatment on the hatchability of eggs. All data was proceed on analysis of variance. Result showed the highest hatching value reached on immerson clove leaf extract at a dose of 9 ppt, around 98,89%. Respectively, a dose of 7 ppt in the amount of 88,89%, 11 ppt reached up 82,22%, 5 ppt of 61,11% and the lowest value on 0 ppt, which is equal tp 17,78%. Water quality in the range of feasible Ph 6-7, temperature 22-240C, and DO 4.32 -5.7ppm.Keywords: Clove Leaf Extract, carp (Cyprinus carpio L.), hatching rate
STRATEGI PENINGKATAN PERANAN LKM PEMP SWAMITRA DALAM PENGEMBANGAN USAHA KECIL BERBASIS PRODUKSI IKAN TANGKAPAN (Suatu Gagasan Pengembangan LKM PEMP Swamitra Berbasis Riset) Budiarjo, Arif; Sakhowi, Akhmad; Madusari, Benny Diah; Syakirin, Muhammad Bahrus
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 2, No 1 (2007): Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, September 2007
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.485 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v2i1.234

Abstract

LKM PEMP Swamitra merupakan lembaga keuangan mikro yang berbasis Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) yang merupakan program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir secara terencana dan terstruktur. Namun dalam pengembangannya, terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, yaitu kurangnya ketersediaan dana bagi pembiayaan pada LKM PEMP Swamitra, kurangnya penginformasian fungsi dan peranan LKM PEMP Swamitra, kurangnya peranan pihak-pihak yang terkait atas pengembangannya, kurang optimalnya pelayanan LKM PEMP. Oleh karena itu, diperlukan suatu pencarian gagasan strategis komprehensif yang dapat mengatasi problema tersebut, yaitu gagasan yang terdiri dari upaya peningkatan mainshare LKM PEMP Swamitra pada pengusaha kecil berbasis produk-produk ikan tangkapan masyarakat pesisir di daerah-daerah yang terdapat program PEMP, peningkatan peranan pihak-pihak berkompetenpada LKM PEMP Swamitra pada daerah-daerah yang terdapat program PEMP, peningkatan ketersediaan dana pembiayaan LKM PEMP Swamitra pada daerah-daerah yang terdapat program PEMP, peningkatan kualitas pelayanan pada LKM PEMP Swamitra meliputi Reliability, Responsiviness, Assurance, Emphaty dan Tangibles. Kata Kunci : Strategi, PEMP, Swamitra, Pengembangan Usaha Kecil, Produk Ikan Tangkapan
APLIKASI TENIK SBX REVERSAL UNTUK PENGEMBANGAN USAI{A IKAI\ HIAS DI UNIVERSITAS PEKALONGAN Madusari, Benny Diah; Fauzan, Anwar; Sudarmiati, Sri; Syakirin, Muhammad Bahrus
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vo. 1 No. 1 April 2009
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1554.229 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v1i1.239

Abstract

Kegiatan U-UJI ini dilakukan sejak Tahun 2007 sld Tahun 2008, dengan sebelumnya telah ada rintisan usaha ikan hias di ka:npus. Perolehan dana Dikti melalui DP2lv menunjang pengembagan usaha ikan hias di kampus Pada awalnya hanya usaha ikan hias, kemudian dilakukanusaha lainnya yakni pembuatan akuatium dan usaha plokultur. Tujuan kegiatan U-UJI di kampus tidak untuk mengembangkan usaha ikan hias dengan menerapkan metode apliktif seperti metode monosek, persilangan antar jenis ikan. Aplikasi metoie ini untuk bisa mengisi peluang pasar mengingat trend ikan hias berganti dalam2- 3 tahun. Penerapan penelitian pada kegiatan program U-UJI ini yaitu aplikasi teknik sex reversal. Teknik sex reversal adalah teknik untuk  menghasilkan ikan hias yang memiliki kualitas yang sesuai dengan selera pasar ikbn hias yang sedang trend pada saat tersebut. Aplikasi teknik sex reversal dilakukan dengiur menyilangkan jenis koki lawalawa; koki rowanda, koki dan koki tosa. Hasil persilangan adalah munculnyajenis yang unik, yakni koki olala dankoki panador. Adapun pemasaran dilakukan dengan membuka toko ikan hias.Kata kunci: Ikan hias, monosek, polikultur
IDENTIFIKASI KEBERADAAN BAKTERI Aeromonas hydrophila PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus)YANG DIBUDIDAYAKAN DI KOLAM BALAI BENIH IKAN KARANGANYAR KABUPATEN PEKALONGAN Rofiani, Esti Maret; Madusari, Benny Diah; Soeprapto, Hayati
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 15, No 1 (2017): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN MARET 2017
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.254 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v15i1.513

Abstract

Nile tilapia (Oreochromis niloticus) is one of the freshwater commodities which has high economic value and has been farmed in many countries around the world, including Indonesia. One of the obstacles in the cultivation of nile tilapia is fish diseases. One type of fish diseases often suffered is a bacterial disease caused by Aeromonas hydrophila, which affects freswater fish species in tropical waters. This research aims to find indications of Aeromonas hydrophila bactery infection in nile tilapia gift (Oreochromis niloticus) and water quality measurement of the nile tilapia farming pond in Karanganyar Fish Breeding Center. This research was held on 27th Desember 2016 - 23th January 2017. The method used in this research is a sample survey methods and examination of test bacteria by conventional method, sampling is done on 3 ponds at Karanganyar Fish Breeding Center which each pond is taken three fish. Then, the samples were analyzed in Fish Quarantine Class II of Tanjung Mas, Semarang. The result showed that farmed nile tilapia gift in the fishpond in fish Breeding Center of Karanganyar has indicated 7.40% infected with the bacterium Aeromonas hydrophila, which 3,70% in the pond B, with the samples code B3.liver and 3,70% in the pond C, with the sample code C1.gill filament. The value of water quality parameter measured in the range of optimal for cultuation of fish. Keywords: Oreochromis niloticus, Aeromonas hydrophila, the fishpond in Fish Breeding Center of Karanganyar.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PERIKANAN MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI PINTOKIR (PINDANG PRESTO KERING) DI KUB ULAMSARI KOTA PEKALONGAN JAWA TENGAH (PROGRAM IBM DIKTI TAHUN 2010) Madusari, Benny Diah; Fauzan, Anwar
Jurnal Abdimas Vol 15, No 1 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil perikanan di Kota pekalongan pada umumnya dijual dalam bentuk segar, olahan seperti ikan asin dan ikan pindang serta bandeng presto dengan daya awet kurang dari tiga hari. Maka melalui Ibm dilakukan upaya peningkatan kualitas produk pasca panen ikan. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan tentang penanganan produk perikanan pasca panen dan upaya peningkatan kualitas hasil olahan; metode praktek dengan cara menerapkan pengolahan ikan pindang menjadi produk baru yakni ikan pindang presto kering (PINTOKIR) dan metode tanya jawab untuk mengetahui sampai sejauhmana anggota KUB Ulamsari mampu menerima atau terlibat dalam kegiatan, serta evaluasi untuk menganalisis dalam penarikan simpulan dari semua kegiatan pengabdian yang dilakukan. Hasil kegiatan ini, menunjukkan bahwa anggota KUB Ulamsari sangat antusias dalam melakukan praktek mengolah ikan menjadi produk baru yaitu pintokir atau pindang presto kering, dengan spesifikasi produk yang memiliki daya awet 5 hari dalam suhu kamar dan penampilan yang lebih menarik serta rasa yang gurih,tulang lunak dan higienis serta kapasitas produksi dapat ditingkatkan, yang semula 5 kg, bisa ditingkatkan menjadi 50 kg dengan alat PINTOKIR. Kata Kunci : ikan, pintokir, kualitas produk
ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI PASIR KENCANA KOTA PEKALONGAN Sabana, Choliq; Suryani, Suryani; Madusari, Benny Diah; Pratikwo, Suryo; Hartati, Loso; Baroroh, Ida; Suraji, Imam; Satrio, Danang
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 16 (2019)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.058 KB)

Abstract

This study entitled Potential Analysis and Development Strategy of Pasir Kencana Beach Tourism Object in Pekalongan City. The research objective to be achieved is to know and analyze the actual (physical and non-physical) aspects of tourism development in Pekalongan City beach attractions and analyze the development policy of coastal tourism objects in Pekalongan City as a strategy for planning Pekalongan City coastal tourism development and determining tourism development planning strategies sustainable tourism from coastal tourism objects in Pekalongan City in the context of developing coastal tourism. This research is descriptive, carried out to get a description or description of the assessment of aspects of the development of nautical tourism carried o ut through statistical calculations, then carried out an analysis of the development of attractions carried out using SWOT analysis techniques. Based on the objectives and results of the research conducted, conclusions can be drawn as follows: Overall, it can be concluded that the condition of the infrastructure and facilities of tourism at the Pasir Kencana Beach tourism location are still inadequate such as electricity networks and lighting, clean water networks, health facilities, facilities sanitation and hygiene, parking facilities, worship facilities, accommodation facilities, directions, which are still inadequate, and telecommunications networks, security facilities, financial facilities, business facilities, recreational facilities, information facilities and tourism services, tourism police and tourism units, souvenir shops, tourism information boards / tourist traffic signs, and landscape forms that are not yet available at the Pasir Kencana Beach tourism location.
PENAMBAHAN VITAMIN C PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN GABUS (Channa striata) Alfisha, Tisie Hawa; Syakirin, M. Bahrus; Mardiana, Tri Yusufi; Linayati, Linayati; Madusari, Benny Diah
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 19 (2020)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.019 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of adding vitamin C in artificial feed and the optimum dose to the growth of snakehead fish seeds. The research method used was a completely randomized design with 4 treatments and 3 replications. The treatments used were: A (giving vitamin C at a dose of 50 mg/kg of feed), B (giving vitamin C at a dose of 100 mg/kg of feed), C (giving vitamin C at a dose of 150 mg/kg of feed), D ( giving vitamin C at a dose of 200 mg/kg of feed). The results showed that the highest average biomass growth was obtained in treatment D with a dose of vitamin C 200 mg/kg of feed, the increase in biomass reached 3.04 grams. While the lowest growth was obtained in treatment A with a dose of vitamin C 50 mg/kg of feed resulting in an average growth of 1.09 grams. The results of the analysis of variance on the growth of snakehead fish seed biomass showed that the calculated F value was greater than F table 1% and 5%. The range of water temperature during the study was between 27 -30 o C, water pH ranged from 7.4-7.6 and dissolved oxygen in water (DO) ranged from 4.2-4.9 mg/l. Keywords: snakehead , vitamin C, growth