Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN DAUN BAMBU DAN WAKTU AMALGAMASI TERHADAP PEROLEHAN EMAS Puspitarini, Rizqa; Mintadi, Mukh; Suwardiyanto, Suwardiyanto
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v3i1.2119

Abstract

Daun bambu digunakan untuk pengolahan emas dalam bentuk senyawa secara amalgamasi. Variasi waktu yang digunakan untuk proses amalgamasi adalah 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Uji-t dilakukan untuk mengetahui perbedaan antara metode amalgamasi penambahan daun bambu dan tanpa daun bambu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daun bambu dapat meningkatkan perolehan emas. Kadar logam emas (Au) secara amalgamasi tanpa daun bambu diperoleh sebesar 0,09 ppm, sedangkan  amalgamasi dengan daun bambu memiliki kadar tertinggi sebesar 0,28 ppm. Kadar emas optimum sebesar 0,28 ppm artinya kadar yang diserap daun bambu sebesar 0,28 gram/ton. Variasi waktu proses amalgamasi berpengaruh terhadap hasil amalgamasi. Hasil terbanyak diperoleh pada proses amalgamasi selama 48 jam. Ada perbedaan yang signifikan antara kadar emas yang diperoleh dengan proses  amalgamasi penambahan daun bambu dan tanpa daun bambu. Kata kunci: amalgamasi,daun bambu, uji-t 
Variasi Penambahan CTABr Sebagai Template Terhadap Pembentukan TiO2 Anatase Dari Senyawa Natrium Titanat dan Aplikasinya Sebagai Fotokatalis Dewi, Widya Puspita; Haryati, Tanti; Suwardiyanto, Suwardiyanto; Sulistiyo, Yudi Aris; Andarini, Novita
BERKALA SAINSTEK Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v7i2.12857

Abstract

TiO2 anatase mesopori (ukuran pori 2-50 nm) memiliki aktivitas fotokatalitik yang besar. Metode sintesis kimia padat dapat digunakan sebagai alternatif untuk memperoleh TiO2 anatase dari natrium titanat dengan menggunakan prekursor yang murah berupaTiO2 rutile komersial. Surfaktan CTABr (Cetyltrimethylammonium Bromide) mampu menghasilkan TiO2 anatase mesopori dengan kemampuannya sebagai template atau agen pembentuk pori. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi penambahan CTABr terhadap distribusi ukuran pori, volume total pori, luas permukaan TiO2 dan dan aktivitas fotokatalitik TiO2 hasil sintetis. Sintesis dilakukan menggunakan metode reaksi kimia padat dengan penambahan variasi perbandingan mol CTABr dan tanpa penambahan CTABr sebagai pembanding. Karakterisasi menggunakan XRD (X- Ray Powder Difraction), SEM (Scanning Electron Microscopy) dan Gas Sorption Analyer (GSA) untuk mengetahui struktur, morfologi dan sifat pori TiO2. TiO2 anatase mesopori hasil sintesis diaplikasikan sebagai fotokatalis dalam mendegradasi metilen biru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TiO2 anatase mesopori berhasil didapatkan dengan morfologi partikelnya berbentuk seperti balok, sisi tidak seragam serta ukuran partikel berkisar 200-500 nm. Variasi penambahan CTABr tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap distribusi ukuran pori, volume total pori, luas permukaan dan aktivitas fotokatalitik dari TiO2 anatase mesopori, dengan hasil distribusi pori mayoritas pada 2 nm dan aktivitas fotokatalitik sekitar 77%
The thermal annealing effect on Crystal Structure and Morphology of Titanium Dioxide (TiO2) powder Supriyanto, Edy; Holikin, Ashanal; Suwardiyanto, Suwardiyanto
Jurnal ILMU DASAR Vol 15 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.746 KB) | DOI: 10.19184/jid.v15i1.638

Abstract

In this research, crystal structure and morphology of TiO2 (powder) has been observed. TiO2 (powder) was heated by furnace unit at temperature 200 °C - 400 °C to obtain the relation of temperature influences to crystallty and morphology of TiO2. Structural characterization has been done using XRD whereas morphology using Scanning Electron Microscope (SEM) method. The result of this research showed that form of the TIO2 structure was polycrystalline in which mostly dominated by crystal structure (101). Scherrer method used to obtain information that at temperature 300oC, TiO2 has a real small particle size less than 10 nm and large pore size to serve the purpose of photocatalyst material. Keywords : Crystal structure,crystalline size, photocatalyst, morphology, SEM, TiO2.  
Sintesis Kalsium Aluminat (CaAl2O4) dengan Variasi Asam Sitrat dan Suhu Kalsinasi Menggunakan Metode Sol-Gel sebagai Katalis Biodiesel Zulaicha, Siti; Suwardiyanto, Suwardiyanto; Andarini, Novita
BERKALA SAINSTEK Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v8i2.15066

Abstract

Kalsium aluminat (CaAl2O4) disintesis menggunakan metode sol-gel sebagai katalis biodiesel. Jumlah mol asam sitrat dan suhu kalsinasi berpengaruh terhadap fasa material yang dihasilkan. Perbandingan mol (Ca2+ dan Al3+) : asam sitrat yang digunakan yaitu 1:1; 1:2; dan 1:3 mol, sedangkan variasi suhu kalsinasinya yaitu 700, 800, dan 900 oC. Material hasil sintesis dikarakterisasi dengan XRD untuk mengetahui fasa yang terbentuk, dan diolah lebih lanjut dengan program FindIt dan Match! untuk mengetahui komposisi phase hasil sintesis. Hasil XRD menunjukkan peningkatan kristalinitas dengan kenaikan suhu kalsinasi dan konsentrasi CaAl2O4 meningkat dengan kenaikan jumlah mol asam sitrat yang digunakan. Material katalis yang disintesis pada perbandingan 1:3 mol yang dikalsinasi pada suhu 900 oC diuji dalam reaksi transesterifikasi untuk mengetahui aktivitasnya sebagai katalis biodiesel. Metil ester hasil reaksi transesterifikasi dianalisa GC-MS untuk mengetahui komposisi FAME dan menentukan konversinya. Katalis ini mampu mengkonversi 33,78 % minyak sawit menjadi metil esternya .
Pelatihan Ketrampilan Menggambar Molekul dan Alat Kimia Menggunakan Chemsketch Bagi Guru-Guru Anggota MGMP Kimia Kabupaten Jember Winata, I Nyoman Adi; Sulisitiyo, Yudi Aris; Suwardiyanto, Suwardiyanto
Warta Pengabdian Vol 14 No 2 (2020): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v14i2.9888

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru anggota MGMP Kimia di Kabupaten Jember adalah kesulitan dalam menggambar bentuk molekul saat menyusun bahan ajar dan LKS. Selain itu, kurangnya fasilitas peralatan gelas sebagai alat peraga di laboratorium menyebabkan proses belajar mengajar menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu, tujuan kegiatan adalah memberikan pelatihan penggunaan program Chemsketch yang dapat digunakan untuk menggambar bentuk molekul dan visualisasinya dalam bentuk 3 dimensi, serta gambar perlatan gelas beserta informasi nama dan kegunaannya. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah tutorial dan praktik menggambar langsung yang diikuti oleh 25 orang guru anggota MGMP Kimia yang berasal dari SMA/SMK negeri dan swasta di wilayah Jember. Pengukuran keberhasilan program dilakukan dengan memberikan evaluasi akhir untuk menggambar struktur molekul dan peralatan laboratorium yang telah ditentukan menggunakan Chemsketch. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa secara umum peserta pelatihan telah berhasil menggunakan program Chemsketch dengan baik. Namun dekian, guru-guru yang berusia muda cenderung lebih cepat tanggap dan mudah beradaptasi dengan program aplikasi ini.