Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

DARI MASῙRAT AL-ḤIKAM HINGGA KAYFIYAT AL-ṬARῙQAT: PERGESERAN AJARAN TAREKAT NAQSHABANDIYAH DI SUMATERA BARAT Syarif, Syarif
Penamas Vol 28 No 1 (2015): Volume 28, Nomor 1, April-Juni 2015
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.848 KB)

Abstract

This paper discusses two ancient texts about Naqsyabandiyah teachings in West Sumatra (Minangkabau). The first text, namely Masῑrat al-Ḥikam written by Sulaymān Zuḥdῑ in the 19 century. The second text, Kayfiyat al-Ṭarῑqah written by Mahmud Pintu Kayu in the 20th century. The fundamental questions addressed in this paper are (1) how transformation of Tarekat Naqsyabandiyah teachings text appeared in both texts?; (2) Do this transformation cause a shift in the teachings of tarekat Naqsyabandiyah itself? Using philology and social-intellectual history approach, this paper concludes that there is a transformation and a shift in Tarekat Naqsyabandiyah teachings in the 19th and 20th century, as reflected in both the text. This transformation was seen in the simplification of the teachings and in the shift of values in the tarekat Naqsyabandiyah practices. Keywords: Sufi, Sufi, Naqsyabandiyah, transformation, manuscripts, West Sumatera Tulisan ini membahas dua teks kuno mengenai ajaran Tarekat Naqshabandiyah di Sumatera Barat (Minangkabau). Teks pertama, yaitu Masῑrat al-Ḥikam karya Sulaymān Zuḥdῑ yang ditulis pada abad ke-19. Teks kedua, Kayfiyat al-Ṭarῑqah yang ditulis oleh Mahmud Pinti Kayu pada abad ke-20. Pertanyaan mendasar yang dibahas pada tulisan ini adalah: (1) bagaimana terjadinya transformasi teks ajaran Tarekat Naqshabandiyah dalam kedua teks tersebut?; (2) apakah transformasi ini menimbulkan pergeseran ajaran-ajaran Tarekat Naqshabandiyah itu sendiri? Dengan menggunakan pendekatan filologi dan sejarah sosial- intelektual, tulisan ini menyimpulkan, bahwa terdapat transformasi dan pergeseran ajaran Tarekat Naqshabandiyah pada rentang abad ke-19 dan ke-20 sebagaimana tercermin dalam kedua teks tersebut. Tranformasi ini terlihat pada penyederhanaan ajaran dan pergeseran nilai dalam mengungkapkan amalan-amalan Tarekat Naqshabandiyah. Kata Kunci: Tarekat, sufi, Naqshabandiyah, tranformasi, naskah, Sumatera Barat.
TRADISI DAN KONTEKSTUALISASI KITAB KUNING DI PESANTREN: STUDI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA MANONJAYA TASIKMALAYA Syarif, Syarif
Penamas Vol 27 No 3 (2014): Volume 27, Nomor 3, Oktober-Desember 2014
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.694 KB)

Abstract

This paper presents the results of a research on the traditions and yellow book (kitab kuning) contextualization efforts in Islamic boarding school (Pesantren), with a case study of Islamic Boarding School Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya. The study used a number of methods for data-gathering, including reading and interpretating texts of books or documents about Islamic Boarding School history through observing text reader communities, and an in-depth interview. The results indicated that yellow book (kitab kuning) reading tradition in Islamic Boarding School Miftahul Huda has been continuing to this day. The school community Miftahul Huda Manonjaya contextualizes the yellow book. For example, they use Faṭ’al-Mu‘īn to solve and address some evolving current issues and problems. Keywords: Yellow book (kitab kuning), pesantren, Faṭ’al-Mu‘īn, contextualization. Tulisan ini menyajikan hasil penelitian tentang tradisi dan upaya kontekstualisasi kitab di Pesantren, dengan studi kasus di Pondok Pesantren (PP) Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang berupa pembacaan dan penafsiran atas teks kitab atau dokumen-dokumen tentang sejarah pesantren dengan observasi terhadap komunitas pembaca teks, serta wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa di Pondok Pesantren Miftahul Huda tradisi membaca kitab ‘kuning’ masih berlangsung sampai saat ini, dan masyarakat Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya mengkontekstualisasikan kitab ‘kuning’ misalnya untuk menyelesaikan serta menjawab persoalan-persoalandan isu-isu terkini yang berkembang di masyarakat, yang jawabanya diperoleh dari kitab kuning, seperti kitab Faṭ’al-Mu‘īn. Kata Kunci: Kitab kuning, pesantren, Faṭ’al-Mu‘īn, kontekstualisasi.
AKOMODASI SAB’ATU AH}RUF DALAM RASM US|MA Syarif, Syarif
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 16, No 2 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.966 KB)

Abstract

Artikel ini membahas salah satu aspek penting dalam kajian ortografi teks al-Qur’an, yakni akomodasi rasm usma>ni terhadap sab’atu ah}ruf. Sebagai sebuah wahyu yang pada akhirnya juga dituliskan dalam mushaf, al-Qur’an dengan beragam audiensnya dikemas dalam “tujuh huruf” yang pada dasarnya meniscayakan perbedaan pembacaan. Dalam upaya penyatuan mushaf al-Quran, Mushaf Utsman berhadapan dengan tugas untuk mengakomodir beberapa perbedaan tersebut. Tulisan ini menjelaskan beberapa aspek unik dalam rasm us ma>ni yang mengakomodir beberapaperbedaan yang ditimbulkan sebagai konsekuensi diturunkannya al-Qur’an dalam “tujuh huruf”.
RELASI TRADISI SUNNI SYIAH Studi atas Tajhin Ressem pada Masyarakat Madura di Kota Pontianak Syarif, Syarif
Islamuna: Jurnal Studi Islam Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Madura State Islamic Institute (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/islamuna.v4i1.1413

Abstract

RITUAL PROSES KONSTRUKSI RUMAH TRADISIONAL BUGIS DI SULAWESI SELATAN Syarif, Syarif; Yudono, Ananto; Harisah, Afifah; Sir, Moh Muhsen
Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2147.043 KB) | DOI: 10.36869/wjsb.v9i1.21

Abstract

Negara Indonesia sebagai negara agraris melahirkan keberagaman dan keseragaman budaya yang bersumber dari peradaban masyarakatnya. Fenomena ini menarik karena setiap etnik memiliki karakteristik tersendiri, termasuk perumahan dan pemukimannya yang dibangun secara gotong-royong dengan menggunakan bahanbahan lokal setempat. Peneliti akan mengamati proses konstruksi rumah tradisional Bugis berbasis ritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan mengenali proses rekonstruksi dan tata ritual sewaktu membangun atau mendirikan rumah tradisional Bugis. Penelitian ini dilaksanakan secara eksploratif dan bersifat deskriptif, yaitu menarasikan prosesi mendirikan bangunan yang syarat ritual dengan tahapan-tahapan konstruksi yang konvensional dan nalar cerdas yang dijiwai oleh nilai-nilai kearifan lokal. Sampel dipilih secara insidental, panrita bola dan panre bola adalah narasumber. Eksplorasi ini menggambarkan bahwa setiap tahapan konstruksi disertai tata ritual, yang bermakna sebagai pengharapan hidup yang berkecukupan, bahagia dan sehat bersama keluarga, dan terhindar dari bencana atau malapetaka yang mungkin terjadi.
Leadership Education and Economic Planning: Motivation the Entrepreneurship Learning Sri Meutia, Fadhilla; Sulaiman, Fitriyanti; Elihami, Elihami; Syarif, Syarif
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 2 (2020): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1208.934 KB) | DOI: 10.33487/edumaspul.v4i2.714

Abstract

Developing the entrepreneurship training of Islamic studies can be very challenging due to a number of constraints from different aspects, including the formation of regulatory, taxation and economic frameworks that are based on conventional principles of Muhammadiyah University of Enrekang. Much emphasis was given to replication of conventional instruments by restructuring conventional financial products according to the Islamic law of commercial contracts and eliminating prohibitory elements from these products. This paper aims to discuss the role of innovation in structuring contemporary the entrepreneurship training of Islamic studies. A series of library research is conducted by reviewing both classical and contemporary texts in areas relevant to the present study. In addition, we conducted a field study of the practice of innovation made by the stakeholders of the the entrepreneurship training of Islamic studies. It was found that though replication is acceptable, its continuous application may not be suitable. Hence, it is important for leadership management and economic planning and industry experts to think beyond replication. The novelty of this paper lies in the proposed guidelines for innovating Islamic studies
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA BIMA Akhyar, Akhyar; Syarif, Syarif
JURNAL PENDIDIKAN DAN EKONOMI (PENKOMI) Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Penkomi: Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v5i1.696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan publik bidang administrasi kependudukan di Dukcapil Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskripstif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun informan penelitian ini sebanyak 10 orang, terdiri dari adalah 2 orang Kepala Bagian Pelayanan Umum sekaligus sebagai informan kunci, 5 orang petugas pelayanan dan 3 orang masyarakat pengguna jasa pelayanan sebagai informan pendukung. Teknik analisis data merujuk pada model interaktif data analisis dari Milles & Hubberman. Sementara uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Berdasarkan fokus penelitian dilihat dari aspek fasilitas fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), hasil penelitian menemukan: bahwa untuk aspek-aspek tersebut telah diwujudkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dan telah memenuhi harapan masyarakat.