Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Human Care Journal

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN, SIKAP DAN PERILAKU PERSONAL HYGENS TERHADAP KEJADIAN FLOUR ALBUS( KEPUTIHAN ) widya nengsih; Ainal Mardiah; Detty Afriyanti S
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1457

Abstract

WHO  menyatakan bahwa 5% remaja didunia terjangkit Penyakit Menular Seksual dengan gejala keputihan setiap tahunnya.Di Indonesia sebanyak 90% wanita mengalami keputihan dan sebanyak 60% dialami oleh remaja puteri..Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang keputihan, sikap dan perilaku personal hygiens terhadap kejadian Flour Albus (keputihan).Penelitian dilakukakan pada bulan Maret – Juli 2021 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Agam.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan jumlah sampel 60 orang yang terdiri dari siswi kelas XI dan XII. Pengambilan sampel dengan tekhnik total  sampling.Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dengan uji chi square. Angka kejadian keputihan pada siswi MAN 3 Agam adalah sebesar 71,7%. Mayoritas mahasiswi memiliki pengetahuan tentang keputihan yang tinggi (66,7%), memiliki sikap personal hygiene yang buruk (56,7%) dan memiliki perilaku personal hygiens yang negative (57,7%). Analisa bivariat diperoleh hasil ada hubungan antara pengetahuan tentang keputihan terhadap kejadian keputihan (nilai p= 0,000), ada hubungan sikap personal hygiene terhadap kejadian keputihan (nilai p= 0,000) dan ada hubungan perilaku personal hygiens dengan kejadian keputihan (nilai= 0,005). Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti menyarankan agar siswi lebih meningkatkan wawasan dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi termasuk tentang sikap dan perilaku tentang personal hygiens agar dapat meningkatkan kesehatan reproduksi.
PROFIL IBU BERSALIN DENGAN BAYI ASFIKSIA DI RSUD KOLONEL ABUNDJANI BANGKO Ainal Mardiah; Widya Nengsih; Vitria Komala Sari; Tri Andi Eka Putra
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 2 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i2.2526

Abstract

Abstrak Data World Health Organization AKB di dunia pada tahun 2019  mencapai angka 28,2 per 1000 kelahiran hidup. Hasil Survei  Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017 menunjukkan AKN sebesar 15  per 1000 kelahiran hidup dan AKB sebesar 24 per 1000 kelahiran hidup. Berdasarkan data di RSUD Kolonel Abundjani Bangko  didapatkan angka kejadian asfiksia neonatorum pada tahun 2019 terdapat 119 kasus , pada 2020  tercatat 108 kasus, dan tahun 2021 sebanyak 85 kasus. Penyebab terbesar kematian bayi baru lahir adalah  asfiksia yaitu 11,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Profil Ibu Bersalin Dengan Bayi Asfiksia Di RSU Kolonel Abundjani Bangko Tahun 2020-2021. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif yang terdiri dari dua variabel, Variabel Independent yaitu Usia, Pendidikan, Paritas, Usia Kehamilan, KPD, Partus Lama, Kadar HB dan Kadar Leukosit Variabel Dependent yaitu Bayi Asfiksia. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 193  dengan menggunakan  Total Sampling. Hasil penelitian ini diperoleh profil Ibu bersalin yaitu Usia Ibu 64,8% Tidak Berisiko, Pendidikan 30,1% SMA, Paritas 80,8% Tidak Berisiko, Usia Kehamilan 62,2% Tidak Berisiko, KPD 52,2% Tidak KPD, Partus Lama 73,6% Tidak Partus Lama, Kadar HB 52,3% Normal, dan Kadar Leukosit 52,8% Tidak Normal. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka disarankan kepada tenaga kesehatan dan penyedia layanan kesehatan agar dapat meningkatkan pelayanan khususnya asuhan kebidanan pada ibu agar dapat mendeteksi dini faktor risiko asfiksia sehingga dapat menurunkan angka kejadian asfiksia pada bayi baru lahirKata Kunci : Paritas, KPD, Partus Lama, Hemoglobin, Leukosit.Daftar Bacaan : 37 (2010-2021)