Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS DINAMIKA KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN JEMBER Anas, Ahmad; Wibowo, Rudi; Haryati, Yuli
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.053 KB)

Abstract

Food stability is not only in term of enough food availability but also capability to access  including to buy food and there is no dependency to another countries. The research focused in Jember Regency. The research was aimed to explain that the enough food availability is not meant guarantee  the food stability particularly for household rate. The analyze method that used  are descriptive, stability food analyse that conducted by Sumarwan and Sukandar (1998) and Angka Kecukupan Gizi/AKG (nutrient sufficiency number) for household that including energy sufficiency rate and protein sufficiency rate. The results show that (1) the available food in Jember Regency in 1991 – 2006 for six commodity including rice and corn are surplus, whereas soybean, peanut, cassava and sweet potato are minus, (2) Arjasa and Jelbuk subdistrict are linear decreasing in stability food, (3) AKG average number in Panduman village, Jelbuk Subdistrict as 59,51% that meant have not food stability category, (4) AKG average in Puger Wetan Village, Puger Subdistrict as 80,39% that meant have food stability category. Keywords: Stability food, Availability food, Household stability food and AKG
OPTIMALISASI DAN EVALUASI PENJADWALAN ALIRAN PRODUKSI FLOWSHOPN-JOBS, M-MACHINES MENGGUNAKAN METODE HEURISTIC ALGORITHM Wibowo, Rudi; Sodikin, Imam; Susetyo, Joko
Jurnal Rekavasi Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Rekavasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Mekar Armada Jaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Autobody Manufacturing. Kurangnya pengendalian aliran produksi dan keterbatasan fasilitas produksi pada pembuatan komponen menjadi salah satu penyebab lamanya siklus penyelesaian produk.Penelitian ini menganalisis aliran produksi tipe flowshop sebagian komponen minibus prona. Penerapan penjadwalan FCFS di PT MAJ dibandingkan melalui optimalisasi aliran produksi menggunakan metode NEH, CDS, Palmer dan Gupta Heuristic Algorithm. Berdasarkan penelitian ini diperoleh bahwa metode NEH merupakan metode terbaik dengan kriteria paling optimal dibandingkan metode FCFS, CDS, Palmer dan Gupta, yaitu makespan 98,8jam, mean flow time 77,42 jam, mean idle time machines 56,89 jam, dan utilitas 9,82%. Penjadwalan NEH memberikan nilai efisiensi terhadap penjadwalan di perusahaan berdasarkan parameter makespan, mean flow time, utilitas,dan mean idle time secara berturut turut sebesar 35,26%, 3,19%, 33,11%, dan 48,36 %. Efisiensi tersebut menunjukkan bahwa penerapan metode NEH dapat mengurangi pemborosan waktu dalam proses produksi beberapa komponen minibus prona pada aliran produksi sebelumnya. Kata kunci: Flowshop, Heuristic Algorithm Methods,Makespan, Optimal, Penjadwalan
PENGARUH MODAL, TENAGA KERJA, BAHAN BAKU, MESIN TERHADAP PRODUKSI INDUSTRI KECIL KONVEKSI DESA PADURENAN KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS Wibowo, Rudi
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 1 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i1.1004

Abstract

This study aimed to analyze the influence of capital, labor, raw materials, engine for small industrial production convection in Padurenan Village Gebog Sub-District Kudus Region.. This study used Ordinary Least Square (OLS) method is multiple linear regression analysis. The results showed that the test to the regression coefficients ? = 1% and 5% showed four variables of capital, labor, raw materials, engine affects the production of small convection industry in the Padurenan village. The conclusion of this study that there is an influence of capital, labor, raw materials, engine for industrial production of small convection in Padurenan Village Gebog Sub- District Kudus Region at 88.0% and approximately 12.0% described other variables outside the model.
PENGARUH MODAL, TENAGA KERJA, BAHAN BAKU, MESIN TERHADAP PRODUKSI INDUSTRI KECIL KONVEKSI DESA PADURENAN KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS Wibowo, Rudi
Economics Development Analysis Journal Vol 1 No 2 (2012): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v1i2.486

Abstract

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Tebu di PG Semboro PT. Perkebunan Nusantara XI Kabupaten Jember Andoyo, Septian; Wibowo, Rudi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.981 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.01.2

Abstract

Persediaan pasokan bahan baku tebu di pabrik gula harus dalam kondisi cukup tidak boleh kekurangan ataupun kelebihan bahan baku tebu agar proses produksi berjalan lancar.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemesanan ekonomis penyediaan bahan baku, waktu pemesanan kembali dan persediaan pengamanan bahan baku tebu di PG Semboro PT. Perkebunan Nusantara XI, dan untuk mengetahui biaya persediaan bahan baku tebu di PG Semboro PT. Perkebunan Nusantara XI. Metode penentuan daerah penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive methods). Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Alat analisis yang digunakan adalah Economic Order Quantity (EOQ), Re-Order Point (ROP), Safety Stock (SS), dan Total Inventory Cost (TIC). Perhitungan Economic Order Quantity (EOQ) sebesar 5.924,8 ton atau lebih besar dari jumlah pemesanan yang dilakukan oleh PG Semboro sebesar 5.095,9 ton. Hasil tersebut menunjukkan adanya inefisensi pemesanan yang dilakukan PG Semboro karena menyebabkan frekuensi pembelian semakin besar dan biaya persediaan yang dikeluarkan juga semakin tinggi. Nilai Re-Order Point (ROP) dan Safety Stock (SS) dalam penyediaan bahan baku tebu sebesar 6.500 ton menunjukkan pemesanan bahan baku tebu mengalami kekurangan bahan baku. Nilai Total Cost Inventory (TIC) sebesar Rp. 1.093.034.443,34,- atau lebih kecil dari biaya persediaan yang dikeluarkan oleh perusahaan sebesar Rp.1.271.427.117,06,-. Hasil tersebut menunjukkan adanya inefisiensi biaya persediaan yang dikeluarkan oleh PG karena dengan perhitungan ekonomis maka frekuensi pembelian bahan baku akan semakin sedikit sehingga biaya total persediaan akan semakin rendah
PREFERENSI PETANI TERHADAP VARIETAS TEBU (Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara X) Zainuddin, Ahmad; Wibowo, Rudi
JURNAL PANGAN Vol 28, No 1 (2019): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1942.908 KB) | DOI: 10.33964/jp.v28i1.409

Abstract

Permasalahan dari segi perbibitan yang menyebabkan rendahnya efisiensi industri gula nasional adalah tidak seimbangnya komposisi varietas-varietas tebu yang ditanam yaitu antara varietas masak awal, masak tengah dan masak akhir sehingga rendemen tidak optimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis preferensi petani terhadap atribut bibit/varietas tebu. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja PTPN X. Sampel diambil secara purposive dengan memilih 45 orang responden petani tebu. Preferensi petani dianalisi dengan menggunakan pendekatan multiatribut Fishbein. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat 10 atribut yang dianggap paling penting bagi petani dalam menentukan pemilihan varietas bibit tebu. Selain itu, sikap responden petani berbeda-beda terhadap ketiga jenis varietas tebu. Petani tebu cenderung lebih menyukai varietas masak akhir dibandingkan masak awal dan akhir. Petani juga lebih menyukai tebu varietas masak awal dibandingkan dengan varietas masak akhir. Hal ini dikarenakan varietas masak akhir diyakin oleh petani memiliki potensi produktivitas dan rendemen yang lebih tinggi dibandingkan dengan varietas masak awal atau tengah.
PENGARUH MODAL, TENAGA KERJA, BAHAN BAKU, MESIN TERHADAP PRODUKSI INDUSTRI KECIL KONVEKSI DESA PADURENAN KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS Wibowo, Rudi
Economics Development Analysis Journal Vol 1 No 2 (2012): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v1i2.486

Abstract

This study aimed to analyze the influence of  capital, labor, raw materials, engine for small industrial production convection in Padurenan Village Gebog Sub-District Kudus Region.. This study used Ordinary Least Square (OLS) method is multiple li-near regression analysis. The results showed that the test to the regression coefficients alpha = 1% and 5% showed four variables of  capital, labor, raw materials, engine affects the production of  small convection industry in the Padurenan village. The conclusion of  this study that there is an influence of  capital, labor, raw materials, engine for industrial production of  small convection in Padurenan Village Gebog Sub- District Kudus Region at 88.0% and approximately 12.0% described other variables outside the model.
PENGARUH MODAL, TENAGA KERJA, BAHAN BAKU, MESIN TERHADAP PRODUKSI INDUSTRI KECIL KONVEKSI DESA PADURENAN KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS Wibowo, Rudi
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 1 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i1.1004

Abstract

This study aimed to analyze the influence of capital, labor, raw materials, engine for small industrial production convection in Padurenan Village Gebog Sub-District Kudus Region.. This study used Ordinary Least Square (OLS) method is multiple linear regression analysis. The results showed that the test to the regression coefficients α = 1% and 5% showed four variables of capital, labor, raw materials, engine affects the production of small convection industry in the Padurenan village. The conclusion of this study that there is an influence of capital, labor, raw materials, engine for industrial production of small convection in Padurenan Village Gebog Sub- District Kudus Region at 88.0% and approximately 12.0% described other variables outside the model.