Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Forest Fire Detector and Fire Fighting Monitoring System Using Solar Cell Based Internet of Things (IoT) Raden Jasa Kusumo Haryo; Budi Artono; Hanifah Nur Kumala Ningrum; Kumala Mahda Habsari; Isnani Mila Rahma
Telematika Vol 15, No 1: February (2022)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/telematika.v15i1.1303

Abstract

Forest and land fires in Indonesia, based on National Board for Disaster Management (BNPB) are recorded that the burned area reached 328,724 hectares with 2,719 hotspots in the January – August 2019 period. The factors causing forest fires include climate change, human activities in forest areas, and forest officers that can’t be monitored in real-time. The internet of things (IoT) based solar cell-based forest fire detection using for a monitoring system in real-time. This research uses PV (Photovoltaic) as power on the system. This IoT is integrated with the android application so that the user can monitor forest conditions at any time. This research uses ESP8266 12 – F as an IoT module, Arduino Uno for controlling the device, and relays. This result data are based on laboratorium test. The result of this research is a monitoring system that can monitor smoke (MQ-2 sensor), temperature and humidity (DHT22 sensor), water pressure (pressure transmitter), current and voltage in the battery charging remotely and can be controlled automatically when the sensor detects the flame.
Metode Flyback pada Pembangkitan Tegangan Tinggi untuk Aplikasi Plasma Electrolytic Oxidation Kumala Mahda Habsari; Wijono; D.J. Djoko H.S.
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 6 No 3: Agustus 2017
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1123.759 KB)

Abstract

Flyback is one of high voltage generation methods using a low voltage source. This method has a simple circuit, which consists of two main components for generating the high voltage. In this study, flyback method is used to generate high voltage on plasma electrolytic oxidation (PEO) application. PEO is a process that combine electrochemical oxidation process and high voltage spark. This application needs high voltage to produce plasma. The plasma is used to form a new surface coating on metal. Flyback circuit is succesfully simulated on LTSpice IV. Voltage value and waveform on simulation has been observed and compared with the real one. The measured and observed part is IGB gate, output voltage of transformer before diode, and load voltage after diode. Flyback effect and waveform on simulation has the similiar result with the real one. A 10 volt input voltage can produce output voltage on the average of 1 kilovolt. Therefore, flyback simulation is able to represent flyback ability on real circuit for generating high voltage which can be used on high voltage generation for PEO application.
RELIABILITY ASSESMENT SISTEM DISTRIBUSI 20 KV DI PT PLN (PERSERO) ULP MOJOAGUNG MENGGUNAKAN MARKOV MODEL Enrico; Erine Puspita Sari; Imron Ridzki; Kumala Mahda Habsari
Jurnal Teknik Ilmu Dan Aplikasi Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jtia.v2i2.62

Abstract

Analisis Markov Model merupakan suatu model probabilistik berbentuk khusus yang umumnya dinamakan Stochastic process atau proses perubahan probabilistik yang terjadi secara terus menerus. Metode tersebut digunakan untuk menganalisis kemungkinan terjadinya gangguan di tahun berikutnya (2021 dan 2022). Keandalan penyulang dinilai berdasarkan durasi dan frekuensi gangguan. Proses analisis mengacu pada data gangguan penyulang tahun 2018-2020 menggunakan Markov Model. Hasil analisis digunakan untuk menentukan upaya-upaya peningkatan keandalan penyulang. Pada tahun 2021 diperkirakan 70,59% Penyulang Mojolegi mengalami gangguan setiap bulannya dengan 29,41% gangguan level G. Sedangkan di tahun 2022 persentase gangguan naik 1,07% dari tahun sebelumnya dengan level gangguan G sebesar 28,63%. Hal tersebut menggambarkan Penyulang Mojolegi masih rawan terjadi gangguan dan mengalami kenaikan persentase gangguan disetiap tahunya. Pada tahun 2021 diperkirakan 11,43% Penyulang Gading mengalami gangguan setiap bulannya dengan 25,00% gangguan level G. Sedangkan persentase gangguan di tahun 2022 konsisten sebesar 11,43 dengan level gangguan G sebesar 25,00%. Hal tersebut menggambarkan Penyulang Gading masih dalam koridor aman dari gangguan dan mengalami bernilai konstan disetiap tahunnya. Dari hasil analisis didapatkan daerah rawan gangguan dengan penyebab gangguannya. Dalam menyikapi hal tersebut PT PLN (Persero) ULP Mojoagung dapat memfokuskan pemeliharaan jaringan distribusi pada daerah yang rawan gangguan. Upaya peningkatan keandalan untuk Penyulang Mojolegi dapat difokuskan pada section V. Upaya peningkatan keandalan untuk Penyulang Gading dapat difokuskan pada section II. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan keandalan keandalan penyulang pada PT PLN (Persero) ULP Mojoagung.
Pengabdian Kepada Masyarakat Pembuatan Alat Pakan Ikan Otomatis dengan Solar Cell untuk Budidaya Gurami Budi Artono; Basuki Winarno; Budi Triyono; Kumala Mahda Habsari; Nur Asyik Hidayatullah
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 4, No 1: April (2022)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.072 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v4i1.1987

Abstract

Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan mensosialisasikan dan mendorong berkembangnya usaha mikro dan kecil di wilayah Kabupaten Tulungagung. Salah satu sektor produksi yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut adalah usaha fillet ikan gurami yang memiliki prospek cukup besar, baik di dalam maupun di luar negeri. Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu daerah yang memproduksi fillet ikan gurame dalam skala kecil hingga menengah. Permasalahan yang sangat dasar pada usaha pembesaran ikan air tawar adalah faktor cuaca yang tidak menentu yang mengakibatkan pembesaran ikan gurami air tawar di kolam tidak bisa maksimal dan sering mengalami kerugian karena banyaknya ikan yang mengalami kematian. Fluktuasi suhu menyebabkan ikan stress sehingga nafsu makan menurun sementara perkembangan penyakit terutama jamur dan bakteri serta virus meningkat. Oleh karena itu, dalam kegiatan ini akan membantu menyelesaikan permasalahan mitra dalam bidang produksi pembesaran ikan gurami serta bidang manajemen pakan dan kontrol kualitas ikan yang akan dipasarkan. Pemberian pakan ikan gurami yang kurang merata dapat menyebabkan ukuran gurami konsumsi menjadi kurang maksimal. Sedangkan, ikan gurami yang dihasilkan mitra banyak dipasarkan sebagai gurami konsumsi di beberapa rumah makan dan restoran hingga di kota besar. Ikan gurami yang memiliki cacat atau ukurannya kurang tidak sesuai kualitas yang diharapkan maka tidak dapat dipasarkan ke kota besar. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, penerapan teknologi pemberi pakan otomatis akan dirancang dan dibuat berbasis renewable energy menggunakan solar cell. Sumber energi listrik dari solar cell akan memberi suplai alat pemberi pakan otomatis. Penerapan alat tersebut akan terhubung ke IoT untuk monitoring dan mengontrol pemberian pakan dari jarak jauh. Alat ini memberikan solusi yang terbaik, terpercaya, dan terjangkau untuk budidaya pembesaran ikan gurami. Memberikan pakan dengan jumlah yang tepat sesuai dengan kebutuhan ikan.