Muhamad As'ad Efendy
Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Differences in the Effectiveness of Hypnocircumcision and Free Needle Anesthesia on Children's Pain Levels During the Circumcision Process Heri Saputro; Muhamad As'ad Efendy
STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2021): November
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.069 KB) | DOI: 10.30994/sjik.v10i2.577

Abstract

This study aimed to compare the level of pain in children during the circumcision process between the hypnosis method and free needle anesthesia (anesthesia without a needle). In the implementation of this study, the respondents (children) were divided into two groups, namely the group of children who were hypnotized and the group of children who used free needle anesthesia (anesthesia without a needle). researchers ranging from children aged 7-15 years), after which the data will be analyzed and concluded. The results of this study indicate that there are differences in pain levels with the hypnosis method and the neddle injection method with a sig value of 0.00 < 0.05 (Mann-Whitney U test). From the results of this study it was also found that hypnosis was more effective in overcoming pain in children during the circumcision process. It can be concluded that hypnosis is more effective than free needle injection.
Analisis Dampak Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Terhadap Pengetahuan Remaja Di Sman I Tosari Kabupaten Pasuruan Indah Puji Dharmaning Tyas; Muhamad As'ad Efendy; Aprin Rusmawati
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 3 (2021): February
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang sering diwarnai oleh pertumbuhan, perubahan, munculnya berbagai kesempatan dan seringkali menghadapi risiko-risiko kesehatan reproduksi (Kilbourne dalam Yanuartika, 2010). Remaja Perlu mengetahui kesehatan reproduksi agar memiliki informasi yang benar mengenai proses reproduksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak penyuluhan kesehatan reproduksi remaja terhadap pengetahuan remaja di SMAN I Tosari Kabupaten Pasuruan. Desain penelitian pre experiment dengan menggunakan rancangan one group pretest posttest design. Populasi semua siswa-siswi kelas sepuluh SMAN I Tosari Kabupaten Pasuruan sejumlah 74 murid. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling sehingga sampelnya 62 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan dilakukan pretest dan posttest kemudian dianalisis dengan Uji wilcoxon α=0.05. Hasil penelitian menunjukan sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup (91,9%) dan (3,2%) memiliki tingkat pengetahuan kurang. Sesudah diberikan penyuluhan (62,9%) memiliki tingkat pengetahuan baik, (37,1%) memiliki tingkat pengetahuan cukup. Analisa uji statistik dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai p value sebesar 0,000. Dengan demikian nilai p value lebih kecil dari α (5%) atau 0,05 sehingga Hₒ ditolak dan Hᵢ diterima. Jadi ada dampak penyuluhan kesehatan reproduksi remaja terhadap pengetahuan remaja di SMAN I Tosari Kabupaten Pasuruan. Kesehatan reproduksi perlu diberikan kepada remaja, agar memiliki pengetahuan dan informasi yang benar, sehingga para remaja diharapkan dapat memiliki sikap dan perilaku yang bertanggung jawab terhadap proses reproduksi
Pengaruh Pemberian Health Education Tentang Pre Hospital Cedera Servikal Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Skill Masyarakat Pada Korban Kecelakaan Lalulintas Di Kelurahan Banaran Kota Kediri Alexius Andi Bur; Yuly Peristiowati; Muhamad As'ad Efendy
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 3 (2021): February
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera servikal merupakan salah satu akibat dari kecelakaan laulintas. Penyebab cedera servikal tersering ialah kecelakaan lalulintas (50%), jatuh (25%), dan cedera yang berhubungan dengan olahraga (10%); selain itu, akibat kekerasan dan kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Health Education Tentang Pre Hospital Cedera Servikal akibat kecelakaan lalulintas Terhadap Tingkat Pengetahuan dan skill Masyarakat Di Kelurahan Banaran, Kecamatan Pasantren, Kota Kediri. Desain penelitian ini adalah preeksperimental dengan pendekatan the one group pret test-post test. Besaran sampel 51 responden. Sampling penelitian menggunakan randoml sampling, Pengumpulan data menggnakan kuisioner dan proses perhitungan menggunakan uji wilcoxon dengan menggunakan SPSS 18.0 kesalahan α 0.05.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Lebih dari setengah responden (56,9%), berpengetahuan cukup sebelum Health Education. Lebih dari setengah responden (60,8%), berpengetahuan baik setelah Health Education. Sebagian besar responden (56,9%), mempunyai skill kurang sebelum Health Education. Lebih dari setengah responden (66,7%), mempunyai skill baik setelah Health Education di RT 003 Kelurahan banaran, kecamatan pasantren, kota Kediri yaitu 34 responden dari total 51 responden. Berdasarkan hasil analisa data diatas menggunakan uji wilcoxon diperoleh p value = 0,000 yang berarti lebih kecil dari α = 0,05 dengan demikian dapat dikatakan H0 ditolak dan H1 Diterima. Pengetahuan yang baik tentang pertolongan pertama cedera servikal yaitu retraksi, dan trasportasi, maka skil atau ketrampilan yang dimiliki akan baik pula. Tetapi ketika penegtahun tentang pertolongan pertama cedera servikal kurang maka responden juga memiliki skil yang kurang pula karena tidak mengetahuai cara untuk menolong pasien dengan cedera servikal