Dhian Dwi Nur Wenda, Dhian Dwi Nur
UNP Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODEL TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS V SDN PANDANWANGI 4 KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Wenda, Dhian Dwi Nur
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: It was found that a problem about learning of Social science in the fifth grade of Pandanwangi 4 Elementary school in Malang city which was still conventional. It had an effect on the lowness of activity and the result of students’ learning on social science lesson. This research was aimed to describe application of Talking stick model, and the result of students’ learning after talking stick was applied. This research used class action research which was done by using two cycles and the subject of this research was the fifth grade of Pandanwangi 4 Elementary School Malang. The result of this research showed that the application of Talking stick model could increase social science learning which had standard competence ‘respecting a service and the role of hero in preparing independence of Indonesia’. Pandanwangi 4 Elementary School which located in Blimbing sub district Malang city. Therefore, it was suggested that the teacher has to apply Talking stick model in social science learning. Keywords: Talking stick, Social science of Elementary school. Abstrak: Ditemukan masalah bahwa pembelajaran IPS di kelas V SD Pandanwangi 4 Kota Malang masih konvensional, hal ini berdampak pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Talking Stick, aktivitas siswa ketika diterapkan model Talking Stick, dan hasil belajar siswa setelah diterapkan model Talking Stick. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dua siklus, dengan latar kelas V SDN Pandanwangi 4 Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Talking Stick dapat meningkatkan pembelajran IPS, kompetensi dasar “menghargai jasa dan peranan tokoh dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia” SDN Pandanwangi 4 Kecamatan Blimbing Kota Malang. untuk itu disarankan agar guru menerapkan model Talking  Stick dalam pembelajaran IPS
Pengembangan Multimedia Besi Batu Tuan pada Pembelajaran IPA untuk Siswa Kelas IV SDN Nglawak 1 Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Meiningtias, Riska; Mukmin, Bagus Amirul; Wenda, Dhian Dwi Nur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembelajaran IPA di sekolah dasar guru masih sering menggunakan media visual berupa gambar. Selain itu, siswa kelas IV membutuhkan media pembelajaran yang berbasis video dan memiliki animasi. Akibatnya pembelajaran menjadi kurang efektif, siswa merasa bosan dan kurang tertarik untuk mengikuti proses pembelajaran. Dengan demikia untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan materi dan kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian Research And Development (R & D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdapat lima tahapan yaitu (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implication dan (5) Evaluation. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) berdasarkan dari hasil validitas ahli media dan materi memperoleh rata-rata presentase kevalidan sebesar 90,4% dalam kategori “sangat valid”. (2) Hasil kepraktisan dari angket guru dan siswa memperoleh rata-rata presentase sebesar 94,35% dalam kategori “sangat praktis” dalam pembelajaran. (3) Hasil keefektifan dalam penggunaan multimedia besi batu tuan ini dengan melalui uji coba kelompok kecil dapat diketahui dari hasil tes memperoleh presentase sebesar 88%, sedangkan pada uji coba kelompok besar dapat diketahui dari hasil tes memperoleh presentase sebesar 91%. Maka dapat dikatakan pengembangan multimedia besi batu tuan efektif dalam pembelajaran. Berdasarkan dari data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan multimedia besi batu tuan dinyatakan valid, praktis dan efektif, sehingga media layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.