Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Muhtawa Ta’lim Lughah Arabiyah Linnaathiqiina Bilughatin Ukhro Solihin, Muhammad
EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : e-Journal STAI Muhammadiyah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.913 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang pendidikan integratif antara bahasa dan konten, yang merupakan salah satu hal yang penting dalam pengajaran bahasa asing untuk tujuan akademik, berkaitan dengan definisi, dan keuntungan dari jenis pendidikan.
(Muhtawa Ta’lim Lughah Arabiyah Linnaathiqiina Bilughatin Ukhro) Solihin, Muhammad
EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : e-Journal STAI Muhammadiyah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang pendidikan integratif antara bahasa dan konten, yang merupakan salah satu hal yang penting dalam pengajaran bahasa asing untuk tujuan akademik, berkaitan dengan definisi, dan keuntungan dari jenis pendidikan.
LIBERALISASI SEKTOR PENDIDIKAN DI INDONESIA TAHUN 2004-2011 EDUCATION SECTOR LIBERALISATION IN INDONESIA, 2004-2011 Solihin, Muhammad
JURNAL DIMENSI Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.945 KB) | DOI: 10.33373/dms.v6i1.529

Abstract

Peran negara yang mulai diminimalisir oleh sistem pemerintahan yang menganut ideologi neoliberalisme. Dimana peran negara yang telah diminamalisir  dan saat ini lebih banyak menyerahkan wewenangnya pada sektor swasta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif eksploratif. Teknik pengumpulan data dengan mengunakan teknik dokumentasi. Hasil Penelitiannya adalah bahwa paham neoliberalisme ini membuat bergesernya peran negara. Neoliberalisme menyusupkan kepentingannya melalui produk hukum di Indonesia seperti UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal Asing dan UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional yang tentu bersifat sistemik pada program-program turunannya pada tataran kebijakan yaitu pertama, Badan Hukum Milik Negara; Kedua, Sekolah Bertaraf Internasional; Ketiga, World Class University; Keempat, PP No. 77 Tahun 2007 Tentang Bidang Usaha Terbuka dan Batas Kepemilikan Asing; Kelima, Vokasionalisasi Pendidikan Tinggi; Keenam, Manajemen Berbasis Sekolah; dan Ketujuh, Badan Hukum Pendidikan. Dimana program-program tersebut menyebabkan komersialisasi pendidikan. Kesimpulannya bahwa terdapat produk hukum yang telah dipengaruhi neoliberalisme sehingga menciptakan kesempatan komersialisasi pendidikan di Indonesia. Kata Kunci : Peran Pemerintah, Neoliberalisme, Komersialisasi. The state role began to be minimized by a system of government that embraces the ideology of neoliberalism. State Role has been minimized and currently, domination of authority lay on private sector. Research method which used was explorative descriptive qualitative. Technique of collecting data was by using documentation technique.  Research results was that the notion of neoliberalism made the  shifting of state role. Neoliberalism smuggled their interests through law or regulation in Indonesia such as Law No. 25 in 2007 concerning Foreign Investment and the Law 20 in 2003 concerning National Education System which was in systemic in derivative programs at the policy level: first, the State Owned Legal Entity; Second, the International School; Third, the World Class University; Fourth, PP 77 of 2007 concerning Open Business and Foreign Ownership Limitation; Fifth, Vocationalisation  of Higher Education; Sixth, the School Based Management; and Seventh, the Board of Legal Education, where these programs led to the educational commercialization. In conclusion, that therewere laws that have been affected by neoliberalism thus creating commercialization opportunities of education in Indonesia Key words: State Role, Neoliberalisme, Commercialization
(Muhtawa Ta’lim Lughah Arabiyah Linnaathiqiina Bilughatin Ukhro) Solihin, Muhammad
EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang pendidikan integratif antara bahasa dan konten, yang merupakan salah satu hal yang penting dalam pengajaran bahasa asing untuk tujuan akademik, berkaitan dengan definisi, dan keuntungan dari jenis pendidikan.
KONTRIBUSI BANK SYARIAH MANDIRI CABANG JAMBI DALAM PEMBIAYAAN UMKM DI KOTA JAMBI Solihin, Muhammad; Ferawati, Rofiqoh
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 4 No 2 (2017): (Oktober 2017)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kontribusi BSM dalam pembiayaan UMKM di Kota Jambi. Kontribusi BSM dalam pembiayaan UMKM di Kota Jambi saat ini difokuskan pada pemberian modal usaha dan pendampingan usaha. Meskipun dengan strategi ini saja, BSM Cabang Jambi sudah berperan aktif memberdayakan ekonomi masyarakat dalam meningkatkan usaha nasabah mikro dengan terus memberikan suntikan modal bagi wirausaha yang memilki prospek dan memenuhi syarat dalam mengajukan pembiayaan.  Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kontribusi BSM dalam pembiayaan UMKM di Kota Jambi dilihat dari pendukungnya adalah KUR sebagai pembiayaan yang meringankan bagi UMKM. Kata kunci: UMKM, Pembiayaan Syariah, Kontribusi, Bank Syariah Mandiri, 
ISLAM DAN PEMIKIRAN ILMIAH Solihin, Muhammad
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 2 No 1 (2015): (April 2015)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia di alam semesta ini, selain sebagai abdi Allah, juga sebagai khalifah Allah.Allah telah menganugrahkan akal kepada manusia agar mereka dapat memikirkantanda-tanda kebesaran Allah guna memperoleh ilmu pengetahuan yang berguna untukmemakmurkan bumi. Akal pikiran yang dimiliki oleh manusia inilah yang membedakandengan makhluk-makhluk Allah SWT lainnya. Dan dengan akal pikiran yang dimilikiini pulalah manusia menempati tempat tertinggi di antara mahluk-mahluk Allah lainnya.Namun begitu juga sebaliknya, apabila manusia tidak mampu menggunakan akalpikirannya dengan baik, maka derajat manusia akan lebih rendah bahkan lebih hinadibandingkan dengan makhluk lainnya. Tidak sedikit Al-Qur?an dan hadis Nabi yangmenganjurkan serta mendorong manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan danteknologi. Namun sangatlah ironis, jika diamati di dalam kehidupan rialitis dewasa ini,justru umat non-muslimlah yang giat dan banyak menggunakan akal untuk memperolehdan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga umat Islam hanyamenjadi konsumen ilmu belaka. Untuk itu, melalui karya yang sederhana ini, penulisingin merekonstruksi kembali ingatan kita, ?bagaimana sebenarnya eksistensi akal dalammendorong pemikiran ilmiah dan penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dalam Islam?.Kata Kunci: Islam, akal, Pemikiran Ilmiah, IPTEK.
KAPITALISME PENDIDIKAN (Analisis Dampaknya Terhadap Upaya Mencerdaskan Kehidupan Bangsa) Solihin, Muhammad
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 2 No 2 (2015): (Oktober 2015)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat sosial, tidak salah jika ada yang menyatakan bahwa terpuruknya Ekonomi dan Politik suatu bangsa disebabkan telah diabaikannya pendidikan. Karena pada hakikatnya proses kehidupan adalah proses pendidikan, dan begitu juga sebaliknya proses pendidikan merupakan proses kehidupan. Sehingga dapat disimpulkan pendidikan adalah bidang kehidupan manusia yang paling vitaldan fundamentalbagi proses menuju bangsa yang cerdas sehingga berujung pada kesejahteraan dan kemakmuran suatu bangsa. Namun pendidikan seringkali masih dirasakan oleh masyarakat sebagai beban berat. Banyak masyarakat yang tidak dapat sepenuhnya memperoleh pendidikan karena ketiadaan biaya. Pendidikan menjadi barang mewah yang teramat mahal sehingga tidak dapat dijangkau dengan kemampuan uang yang dimiliki. Ini disebabkan budaya kapitalis telah merambah dunia pendidikan, dunia pendidikan tidak luput dari kekejaman kapitalisme yang cenderung hanya bicara uang dan keuntungan materil. Tulisan ini berusaha mengkaji secara kritis tentang fenomena kapitalisme yang telah berkembang dalam dunia pendidikan Indonesia, khususnya sekolah, sehingga menyebabkan perbedaan kualitas pendidikan yang didapatkan oleh masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan agar dapat mengembalikan pendidikan kepada hakikatnya, yaitu dengan mengembalikan pendidikan ke jatidiri idea sebagai proses mencerdaskan kehidupan bangsa, yaitu pendidikan yang berkualitas sekaligus berkeadilan bagi seluruh anak bangsa. Pendidikan yang berlaku untuk semua tanpa kecuali (education for all), hilangkan hambatan bagi akses pendidikan untuk semua. Temukan alternatif model pendidikan yang bervisi dan berwajah humanis, biaya yang rendah namun bukan berarti pendidikan yang kurang bermutu. Sekolah sebagai pusat pendidikan harus lepas dari budaya kapitalisme yang hanya berorientasi kepada keuntungan materil, sehingga dapat tercapai enam pilar pendidikan, yaitu : Learning To Know, Learning to do, Learning to live together, Learning to be, Learn how to learn, learn throughtout life. Kata Kunci:   Kapitalisme, Pendidikan, Sekolah.
SOSIALISASI PENANAMAN DENGAN METODE HYDROPONIK DI KECAMATAN SAGULUNG Solihin, Muhammad
MINDA BAHARU Vol 1, No 1 (2017): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.795 KB) | DOI: 10.33373/jmb.v1i1.1173

Abstract

Dari permasalahan harga sayur-sayuran yang melambung tinggi di Kota Batam kami merencanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yakni Sosialisasi Penanaman dengan metode Hydroponik yang (1) untuk mengalakkan program urban farming di kota Batam; dan (2) Untuk memberikan pengetahuan penanaman dengan metode hidroponik kepada masyarakat kelurahan Sei Pelungut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara sehingga menghasilkan data primer. Teknik analisis dengan merkumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian yakni sosialisasi dilakuan dengan tahapan Pertama, Pengenalan media tanam hidroponik; Kedua, Pengenalan bibit dan sosialisasi cara pembibitan; Ketiga, Melakuan pemindahan bibit dan pengenalan waktu panen. Kesimpulannya, Masyarakat sangat antusias dalam membantu pelaksanaan kegiatan yang diadakan terutama para ibu-ibu kavling flamboyan yang selalu ikut dalam rangkaian kegiatan. Kegiatan ini memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan di tempat lainnya sehingga dapat membuat dampak yang lebih besar pada masa yang akan datang, terutama bagi masyarakat yang tidak mampu.
PERSEPSI PEMILIH PEMULA TERHADAP KINERJA PEYELENGGARA PEMILU PRESIDEN TAHUN 2014 Solihin, Muhammad; Pamungkas, Tree Setiawan; Purba, Jhon Roi Tua
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 1, No 1 (2017): JURNAL TRIAS POLITIKA Edisi April
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.664 KB)

Abstract

The rapid population of beginner voters in Indonesia than in 2004-2009 should be a calculation in influencing election results. Perception of beginner voters on the performance of electoral institutions in a sense it is important to be discussed because of the independence and professionalism an important factor general election success.This study uses the quantitative research survey. Data collection techniques by questionnaire. The sampling technique is done with strafied random sampling technique. The survey conducted on students at nine universities in YogyakartaResults from this study: First, Knowledge voters on electoral institutions. Voters who do not know Bawaslu that as many as 49.7 percent of respondents. As for the KPU as much as 65.1 percent of voters know; Second, the level of confidence in electoral institutions quite good 57.2 percent of voters believe; Third, the perception of the neutrality of electoral institutions 50.5 percent; and Fourth, the Electoral Institute of Professionalism 48.1 percent of voters declared "professional"; and Fifth, Satisfaction with the performance of the KPU was satisfied only 44.4 percent, while 40.5 percent expressed "not satisfied.In conclusion the perception of beginner voters on the performance of electoral institutions KPU and Bawaslu overall is still relatively low and should be increased by way of socialization to voters. Keywords: general election, performance of electoral institutions, beginner voters, voter perceptions Pesatnya populasi pemilih pemula di Indonesia dari tahun 2004-2009patut menjadi perhitungan dalam mempengaruhi hasil Pemilu. Persepsi pemilih pemula terhadap kinerja peyelenggara Pemilu di rasa penting untuk di bahas dikarenakan independensi dan profesionalitas peyelenggara merupakan faktor penting keberhasilan peyelenggaraanPemilu.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yakni survei. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik strafied random sampling. Survei dilakukan terhadap mahasiswa di 9 perguruan tinggi di DIY.Hasil dari penelitian ini: Pertama, Pengetahuan pemilih terhadap lembaga penyelenggara pemilihan umum.pemilih pemula yang tidak mengetahui Bawaslu yakni sebanyak 49,7 persen responden. Sedangkan untuk KPU sebanyak 65,1 persen pemilih pemula mengetahui; Kedua, Tingkat kepercayaan terhadap lembaga peyelenggara pemilihan umum cukup baik 57,2 persen pemilih pemula percaya; Ketiga, Persepsi terhadap netralitas lembaga penyelenggara pemilihan umum 50,5 persen; dan Keempat, Profesionalisme Lembaga Pemilu 48,1 persen pemilih pemula menyatakan “professional”.; dan Kelima, Kepuasan terhadap kinerja KPU menyatakan puas hanya 44,4 persen sedangkan 40,5 persen lainnya menyatakan “tidak puas”.Kesimpulannya persepsi pemilih pemula terhadap kinerja peyelenggaraan pemilu yakni KPU dan Bawaslu secara keseluruhan masih tergolong rendah dan harus dilakukan peningkatan dengan cara sosialisasi terhadap pemilih pemula. Kata Kunci: pemilihan umum, pemilih pemula, persepsi pemilih, kinerja peyelenggara pemilu
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGANGKUTAN SAMPAH DI KOTA BATAM TAHUN 2017 Solihin, Muhammad; Parlindungan, Ronald
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.652 KB)

Abstract

 Abstrack The problem of transporting garbage in Batam City is the main problem of the government because of the gap in waste tonnage and the unequal transport fleet which causes unloading of waste in the TPS to cause odor and source of disease. The benefits of this research can be the government's input, especially the Environmental Service of Batam City. For the community, this study provides public knowledge about the implementation of waste transportation in Batam City.The research method uses qualitative approach with descriptive analysis. This research was conducted in May-October 2018. The research site was in the Batam City Environmental Service. Other places in the location Trash transport partners. Data sources were selected by purposive sampling technique. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. Data analysis techniques use data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results and discussion on input indicators consist of (1) Regional Regulations that become Legal guidelines, (2) Implementing Organizations consist of Batam City, District, and Partners, and (3) Resources are human resources, transport and financial fleets. Output Indicator, (1) Access, (2) Frequency (3) Coverage, (4) Bias, and (5) Service accuracy in general is well done although there are some things that need attention. Factors that influence success generally work well but there are crucial problems namely environmental conditions and resources that need to be continuously improved in accordance with tonnage conditions. Conclusion The transport of garbage in Batam City in 2017 around 82 percent of the waste has been handled properly by the Government except the District of Belakang Padang, Galang Baru and Bulang. There are several technical transport problems that must be considered such as the number and maintenance of the fleet, the number of task forces, the container bin that does not use a lid and others. Factors influencing success, public awareness needs to be increased through socialization and minimizing wild houses, resources need to be improved according to tonnage conditions. Keywords:Policy Implementation, Transport Garbage, Waste Management AbstrakPermasalahan pengangkutan sampah di Kota Batam menjadi masalah utama pemerintah karena gap tonase sampah dan armada pengangkut yang tidak berimbang sehingga menyebabkan tidak terangkutnya sampah di TPS hingga menimbulkan bau dan sumber penyakit. Manfaat penelitian ini dapat menjadi masukan pemerintah khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Bagi masyarakat penelitian ini memberikan pengetahuan masyarakat tentang implementasi pengangkutan sampah di Kota Batam. Metode penelitian mengunakan pedekatan kualitatif dengan analisa deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Oktober 2018. Tempat penelitian di Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam. Tempat lain di lokasi Mitra pengangkutan sampah. Sumber data dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengeumpulan data dengan mengunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data mengunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan Pembahasan pada indicator input terdiri dari (1) Peraturan Daerah yang menjadi panduan Hukum, (2) Organisasi Pelaksana terdiri dari DLH Kota Batam, Kecamatan, dan Mitra, dan (3) Sumberdaya terdapat sumberdaya manusia, armada pengangkutan dan keuangan. Indicator output, (1) Akses, (2) Frekuensi (3) Cakupan, (4) Bias, dan (5) Ketepatan layanan secara umum dilakukan dengan baik walaupun terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan umumnya berjalan baik namun ada permasalahan krusial yakni kondisi lingkungan dan sumberdaya yang perlu ditingkatkan terus menerus sesuai dengan kondisi tonase.Kesimpulan pengangkutan sampah di Kota Batam pada Tahun 2017 sekitara 82 persen sampah telah ditanggulangi oleh Pemerintah dengan baikkecuali Kecamatan Belakang Padang, Galang Baru dan Bulang. Ada beberapa masalah teknis pengangkutan yang mesti diperhatikan seperti jumlah dan perawatan armada, jumlah satuan tugas, bin container yang tidak memakai tutup dan lain-lain. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan, perlu ditingkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialiasi dan lebih meminimalkan rumah liar, sumberdaya perlu ditingkatkan sesuai dengan kondisi tonase.Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pengangkutan Sampah, Tata Kelola Sampah