Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SENI KERAJINAN LAKER PALEMBANG DALAM KAJIAN ESTETIKA MUBARAT, HUSNI
Indonesian Journal of Visual Art and Design Vol 2, No 1 (2016): March 2016
Publisher : Indonesian Journal of Visual Art and Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.318 KB)

Abstract

Seni kerajinan Laker Palembang merupakan produk budaya masa lampau yang diwariskan dari generasi ke genarasi, di dalamnya terkandung nilai sejarah, budaya, sosial, agama dan nilai estetik. kerajinan Laker ini menjadi seni kerajinan yang unik, yang tidak biasa dari yang umumnya. Keunikan kerajnan ini dapat dilihat dari tahapan awal proses penggarapan, ornamentasi, pewarnaan hingga penyajiannya, baik sebagai sarana budaya maupun sebagai benda seni kerajinan yang bernilai adiluhung. Oleh karena itu, sebagai produk yang berharga dan bernilai tradisi perlu adanya upaya untuk mempertahankan dan mengembangkan produk itu sendiri. Salah satunya adalah melalui kajian estetika. Kajian estetika terhadap seni kerajinan Laker ini adalah sesuatu hal yang begitu penting bagi penulis, karena banyak unsur-unsur yang terkait dengan persoalan keindahan di dalamnya, baik dari segi bentuk, warna, maupun fungsi produk merupakan langkah awal untuk mendalami kerajinan Laker Palembang dan dapat dikembangkan dalam penciptaan karya seni kriya yang kreatif.The craft of Palembang Laker is past cultural product inherited from generation to generation and has historical, cultural, social, religious, and aesthetic values. This Laker craft is a unique craft that’s different from ordinary craft. This craft uniqueness can be seen from the processes of workmanship, ornamentation, coloration, and presentation whether it’s as cultural medium or as a precious craft object. This craft is a valuable product that has traditional value so that efforts to maintain and develop this craft are needed to be done. One of the efforts is through the study of aesthetics. The study of aesthetics toward Leaker craft is an important thing for the writer because of many elements related to the matter of beauty in it whether from its shape, color, or function. Knowing these elements is an initial step in understanding the craft of Palembang Laker and then developing it into the creation of creative craft.
AKSARA INCUNG KERINCI SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN SENI KRIYA Mubarat, Husni
Ekspresi Seni Vol 17, No 2 (2015): Ekspresi Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.701 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v17i2.101

Abstract

Aksara Incung Kerinci merupakan naskah kuno yang dipakai oleh suku Kerinci pada dahulunya sebagai wahana untuk menulis sastra, hukum adat, dan mantera- mantera  yang ditulis  pada  kulit kayu,  tanduk  kerbau,  bambu  dan daun  lontar. Aksara Incung digunakan sebagai sumber penciptaan karya. Penciptaan karya ini melalui  tiga  tahap,  yaitu  eksplorasi,   perancangan,   dan  perwujudan   melalui pencarian bentuk seni kriya yang baru, kreatif, dan inovatif, dengan tidak meninggalkan kaidah-kaidah seni rupa modern. Perwujudan karya menggunakan media kayu, serbuk kayu, logam kuningan, logam besi, dan bambu. Penciptaan karya seni kriya ini dapat menjadi media sebagai pengembangan  aksara Incung Kerinci
ASPEK-ASPEK ESTETIKA UKIRAN KAYU KHAS PALEMBANG PADA AL QURAN AL AKBAR Mubarat, Husni; Iswandi, Heri
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 2 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.349 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i2.403

Abstract

The research of Palembang wood carving art on Al Quran Al Akbar is the study toward aesthetic values. This research aims at revealing the aesthetic values and embodiment process of Palembang wood carving art on Al Quran Al Akbar until its presentation. This research used qualitative research method having descriptive characteristics with the approach of aesthetic study. Visually, the aesthetic values of Palembang wood carving art on Al Quran Al Akbar were the carving of Al Quran calligraphy, the blend of gold and reddish brown colours as the unique characteristics of Palembang wood carving, the existence of ornamental variety as the ornamentation of Palembang wood carving. The aesthetic values of Palembang wood carving can also be explored through values contained in that artwork such as religious, cultural and historical values. The aesthetic values of Palembang wood carving on Al Quran Al Akbar are presented through its presentation built in the form of museum so that artwork becomes a monumental artwork namely the icon of religious tourism in Palembang.
ANALISIS INTERPRETASI PADA SPANDUK PECEL LELE KHAS LAMONGAN Iswandi, Heri; Mubarat, Husni
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 21, No 1 (2019): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.41 KB) | DOI: 10.26887/ekspresi.v21i1.687

Abstract

Hidup berlangsung dengan pengalaman yang didapat. Manusia hidup bergantung dengan alam dan lingkungan disekitarnya, termasuk juga dengan karya-karya seni yang dibuat oleh manusia itu sendiri. Pengalaman seni adalah pengalaman yang didapat oleh manusia. Seperti dalam pengalaman sehari-hari, maka pengalaman seni juga merupakan suatu pengalaman utuh yang melibatkan perasaan, pikiran, penginderaan, dan berbagai intuisi manusia. Spanduk pecel lele khas Lamongan merupakan sebuah instrumen seni yang hadir dari interpretasi manusia berdasarkan pengalaman mereka ketika memahami dan mengolah kembali sebuah objek. Berangkat dari apa yang diamati, maka penulis mencoba untuk menganalisis dan mengungkap makna dari bentuk visual yang digambarkan pada spanduk tersebut. Pembedahan visual yang tergambar pada spanduk dilakukan secara mendetil. Ini bertujuan untuk mendapatkan hasil lebih dari pemaknaan yang didapat berdasarkan persepsi masyarakat dan juga penulis. Dengan kata lain, spanduk pecel lele tidak hanya diartikan sebatas dari apa yang digunakan (nilai guna) oleh penjual pecel lele, serta melihat dan mempersepsikan gambar spanduk berdasarkan varian produk makanan yang dijual, akan tetapi ada makna lain yang selama ini tersembunyi dan belum diketahui oleh masyarakat.
Pelatihan Strategi Pengembangan Kreativitas Perupa di Era Pandemi COVID-19 Mubarat, Husni; Iswandi, Heri; Ilhaq, Muhsin
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 5 No. 01 (2021): JURNAL ABDIMAS MAHAKAM
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v5i01.1087

Abstract

Kegiatan pelatihan dan seminar seni rupa dengan tema Strategi Pengembangan Kreativitas Perupa di Era Pandemi Covid 19 merupakan respon Dewan Kesenian Palembang (DKP), dalam hal ini adalah Komite Seni Rupa. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respon terhdap kehidupan masyarakat yang selama ini terdampak oleh Pandemi Covid 19. Selama pandemi Covid 19 hampir segala sendi kehidupan ekonomi, agama, politik, budaya, dan bahkan kesenian terkena dampak oleh wabah tersebut. Oleh sebab itu, dengan kembalinya aktifitas masyarakat dalam konteks “New Normal” atau adaptasi terhadap kebiasaan baru memberikan kesempatan bagi perupa untuk berdiskusi, silaturrahmi dan gelar karya untuk memulai kembali kativitas kreatif dalam membangun iklim berkesenian di Kota Palembang. Adapun yang menjadi sasaran kegiatan ini adalah para perupa muda. Kegiatan ini bertujuan untuk berdiskusi tentang strategi pengembangan kreativitas perupa, khususnya perupa muda di Kota Palembang kini dan ke depannya. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah Webinar plus, demonstrasi karya, dan gelar karya. Kegiatan-kegiatan ini diharpakan tidak hanya untuk menumbuhkan iklim berkesenian, namun juga mampu mengangkat nilai budaya lokal dan ekonomi kreatif bagi perupa, khususnya di Kota Palembang.
STUDI KERAJINAN UKIRAN KAYU DI MUSEUM NEGERI SUMATERA SELATAN SEBAGAI MANIFESTASI BUDAYA MASA LAMPAU Mubarat, Husni; Ilhaq, Muhsin
JURNAL IMAJINASI Vol 5, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v5i2.24305

Abstract

Penelitian terhadap seni ukiran kayu di Museum Negeri Sumatera Selatan sebagai manifestasi budaya masa lamapu bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis produk ukiran yang berhubungan dengan aktivitas kehidupan masyarakat di masa lampau. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untukmengunkapkan teknik dan motif hias yang diterapkan pada ukiran tersebut. Penelitian tersebut menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik analisis data melalui proses mengorganisasikan data dan mengurutkan data ke dalam pola, kategori, dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis. Adapun pendekatan teori yang digunakan yaitu perwujudan artefak budaya. akni idea, activities, and artefact. Adapun hasilpenelitian yang dapat disajikan diantaranya penerapan ukiran kayu sebagai peralatan tenun songket, meja permainan, dan peraltan kehidupan masyarakat sehari-sehari yang mencerminkan manifestasi aktivitas pola kehidupan masyarakat Sumatera Selatan, khsusnya di Palembang di masa lampau.