Makbul Muksar, Makbul
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PRE-SERVICE MATHEMATHICS TEACHERS’ PREFERENCES IN USING MULTIPLE REPRESENTATION OF WORD PROBLEM SOLVING Nurrahmawati, Nurrahmawati; Sa'dijah, Cholis; Sudirman, Sudirman; Muksar, Makbul
International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multiple representations have an essential role in the mathematics learning process for the students, pre-service and in-service teachers. It is important for them to understand the concept of mathematics and mathematical problem solving particularly in word problem-solving. However, pre-service teacher and in-service do not fully notice of using a variety of representations in the learning process. Thus, the purposes of this study are intended (1)  to find out the type of multiple representations used by pre-service teachers to solve the word problem by their own,  and (2) to figure out how they teach the process of word problem solving to the students. The participants of this research were the sixth-semester students of the Mathematics Education Program. Their written responses were analyzed and interviewed (semi-structured interview). The result showed that the types of multiple representations used by pre-service teachers are symbolic and verbal representations. Different multiple representations are used to help the student in word problem solving, even though pre-service teachers did not fully aware to apply them in their teaching activity. Hence, sharing the knowledge and the usage of multiple representations for pre-service mathematics teachers are urgently required in the real classroom setting.
IDENTIFIKASI BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS X IPA-6 SMAK SANTO ALBERTUS MALANG Hidajat, Flavia Aurelia; Parta, I Nengah; Muksar, Makbul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika (JIPM) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : IKIP PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is meant to identify the critical thinking of X grade students of Science-class in SMAK Santo Albertus, Malang. Data of this research is collected from students test result related to critical thinking test as well as the result of interview done by the researcher with the teacher and students. Data analysis will be done after the treatment and all data are collected. Data analysis technique used in this research is flow model which includes data reduction, data presentation, conclusion and verification. Identification result of students’ critical thinking of X grade in Science-6 class of SMAK Santo Albertus Malang shows that there are three levels in critical thinking, namely ; students with Thinking level of “Critical”, students with thinking level of “less critical”, and students with thinking level of “Not critical”. The result of this research provides information for teachers related to students’ critical thinking, therefore, this research can give some reflection for the teacher in designing the next Mathematics teaching activities and help teacher in designing standard teaching development which improves students’ critical thinking.  Matematika merupakan mata pelajaran yang sangat memerlukan berpikir kritis dalam proses belajar siswa. Siswa perlu berpikir kritis untuk memikirkan dan memahami masalah dari berbagai sudut pandang. Sehigga berpikir kritis bukan sekedar proses menghafal, melainkan suatu proses yang dapat mengubah pola berpikir seseorang secara kritis dalam menghadapi suatu masalah. Mengingat pentingnya berpikir kritis, maka dalam penelitian akan di identifikasi berpikir kritis  siswa  kelas  X  IPA-6  SMAK  Santo  Albertus  Malang.  Data  dalam penelitian ini adalah hasil pekerjaan siswa terkait tes berpikir kritis serta hasil wawancara peneliti dengan guru dan siswa. Analisis data akan dilakukan setelah pemberian tindakan dan semua data terkumpul. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah model alir (flow model) yang meliputi kegiatan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil identifikasi berpikir kritis siswa kelas X IPA-6 SMAK Santo Albertus Malang menunjukkan bahwa terdapat tiga tingkatan dalam berpikir kritis, yaitu siswa dengan tingkatan berpikir “kritis”, siswa dengan tingkatan berpikir “kurang kritis”, dan siswa dengan tingkatan berpikir “tidak kritis”. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi kepada guru mengenai berpikir kritis siswa, sehingga penelitian ini dapat menjadi bahan refleksi bagi guru dalam merancang kegiatan pembelajaran matematika selanjutnya  dan membantu guru dalam menetapkan tolak ukur pengembangan pembelajaran yang dapat meningkatkan berpikir kritis siswa. 
INDUSTRI KREATIF PAPAN SURFING BERBAHAN BAKU KAYU Nawawi, Imam; Solichin, Solichin; Muksar, Makbul; Sumanto, Sumanto; Kusmayanto, Djoko Dwi
ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.497 KB)

Abstract

Abstract: The science and technology program for export products (IbPE) is focused on two industrial activities, namely: (1) production activity in UKM Bomantara Art (UKM 1); and (2) UKM Sade Universal Art (UKM 2) located in Pacitan City East Java. Problems experienced by both UKM are: (1) regarding the need for supporting machines to make products more ergonomic, precision and symmetry; (2) on the improvement of Security, Health and Safety (K3); and (3) improvement of management pattern of product marketing management, human resource management and financial management and management which need to be improved by its standard and quality. The objective of this collaborative science and technology program is to scale up production through engineering, manufacturing, and improve the quality of UKM production and improve the pattern of marketing management, human resources and financial management. The results of IbPE program in the third year is the procurement of supporting machines for UKM Partners namely: (1) waste production elimination machine / device; (2) internet facility and catalog; and (3) procurement of product websites.Keywords: creative industry, surf board, woodAbstrak: Program iptek bagi Produk Ekspor (IbPE) ini difokuskan pada dua tempat kegiatan industri, yaitu: (1) kegiatan produksi di UKM Bomantara Art (UKM 1); dan (2) UKM Sade Universal Art (UKM 2) yang terletak di Kota Pacitan Jawa Timur. Permasalahan yang dialami kedua UKM tersebut adalah: (1) mengenai kebutuhan akan mesin pendukung agar produk lebih ergonomis, presisi dan simetri; (2) mengenai peningkatan Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3); dan (3) peningkatan pola manajemen baik manajemen pemasaran produk, manajemen sumber daya manusia serta manajemen dan pengelolaan keuangan yang perlu ditingkatkan standar dan kualitasnya. Tujuan dari program iptek kerjasama ini adalah untuk meningkatkan skala produksi melalui rekayasa, manufaktur, dan meningkatan kualitas produksi UKM tersebut serta memperbaiki pola manajemen pemasaran, sumberdaya manusia serta pengelolaan keuangan. Hasil program IbPE di tahun ketiga ialah pengadaan mesin-mesin penunjang untuk UKM Mitra yakni: (1) mesin/perangkat eliminasi limbah produksi; (2) fasilitas internet dan katalog; dan (3) pengadaan website produk.Kata kunci: industri kreatif, papan surfing, kayu
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Dalam Memecahkan Masalah Open-Ended Pada Materi Bangun Datar Zahro, Nafi'atuz; Muksar, Makbul; sukoriyanto, sukoriyanto
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.464 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12108

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa MTs. Negeri 6 Banyuwangi dalam menyelesaikan masalah open-ended pada materi bangun datar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari empat siswa sesuai dengan Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) yang diperoleh dari hasil pengerjaan 28 siswa kelas VIIA melalui masalah open-ended materi bangun datar. Indikator TKBK yang digunakan adalah fluency, flexibility, dan novelty. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik tes masalah open-ended materi bangun datar dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dari 28 siswa, diperoleh tiga tingkatan berpikir kreatif yaitu TKBK 0 (tidak kreatif), TKBK 1 (kurang kreatif), dan TKBK 3 (kreatif). Kata Kunci: kreatif; open-ended; bangun datar
Tingkat Berpiki Kreatif Matematis Siswa SD Bergaya Kognitif Field Independent dalam Menyelesaikan Soal Open Ended Aldino, Fals; Muksar, Makbul; Hidayanto, Erry
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i8.14674

Abstract

Abstract: Describing the level of creative thinking ability of elementary school students with field independent cognitive style in solving open ended questions is the goal of this study. The indicators used to observe the level of creative thinking ability, namely, fluency, flexibility, and originality are divided into five levels, but findings in the field there are only three levels, namely tbk1, tbk3, and tbk4 . The subjects in this study were 3 grade vb students of sd islam mohamad hatta who had a field independent cognitive style with a classification of high, medium and low mathematical abilities. In this study, data were obtained by means of the group embedded figures test (geft), open-ended questions, and interviews. The results of this study indicate that the level of creative thinking that can be identified, namely fd students with high mathematical abilities meet the indicators of creative thinking aspects of fluency, flexibility and novelty so that they are included in the very creative category (tbk4), fd students with moderate mathematical abilities meet the indicators of creative thinking aspects of fluency and flexibility but does not meet the novelty aspect so that it is declared creative (tbk 3) and fd students with low math abilities are only able to meet the fluency aspect so they are declared less creative (tbk 1).Abstrak: Mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa SD yang bergaya kognitif field independent dalam menyelesaikan soal open ended merupakan tujuan dari penelitian ini. Indikator yang di gunakan untuk mengamati tingkat kemampuan berpikir kreatif, yaitu,  fluency (kelancaran), fleksibility (keluwesan), dan originality (kebaruan) dibagi menjadi lima tingkatan, namun temuan di lapangan hanya terdapat tiga tingkatan yaitu TBK1, TBK3, dan TBK4. Subjek pada penelitian ini merupakan tiga siswa kelas Vb SD Islam Mohamaad Hatta  yang memiliki gaya kognitif field independent dengan klasifikasi kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Pada penelitian ini data di peroleh dengan tes Group Embedded Figures Test (GEFT), tes soal open ended, serta wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat berpikir kreatif yang dapat diidentifikasi yaitu siswa FD berkemampuan matematika tinggi memenuhi indikator berpikir kreatif aspek kelancaran, keluwesan dan kebaruan sehingga termasuk dalam kategori sangat kreatif (TBK4), siswa FD dengan kemampuan matematika sedang memenuhi indikator berpikir kreatif aspek kelancaran dan keluwesan namun tidak memenuhi aspek kebaruan sehingga dinyatakan kreatif (TBK 3) dan siswa FD berkemampuan matematika rendah hanya mampu memenuhi aspek kelancaran saja sehingga dinyatakan kurang kreatif (TBK 1).
Profil Komunikasi Matematis Tulis Siswa Pembelajaran Daring dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Ruang Sisi Lengkung Cahyani, Nia; Muksar, Makbul; Rahardi, Rustanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 7: JULI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i7.14646

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the profile of online learning students’ written mathematical communication in solving problems about curved three dimensional objects. The problem given is a contextual problem and delivered online to 2 students in Bimbingan Belajar Gracia in 9th grade. The indicator is adapted from previous researchs and is using QCAI criteria. The result shows that one of two students is able to respond clearly and state verbal sentence to mathematical expresion. Both students are less able to communicate their mathematical thinking to others and haven’t been able to give argumentation to support their answer.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil komunikasi matematis tulis siswa pembelajaran daring dalam memecahkan masalah bangun ruang sisi lengkung. Masalah yang diberikan merupakan soal cerita kontekstual yang terdiri dari satu butir soal dan diberikan secara daring kepada 2 siswa les daring kelas IX Bimbingan Belajar Gracia. Indikator yang dipakai merupakan adaptasi dari beberapa indikator dari penelitian terdahulu dan menggunakan kriteria QCAI. Hasil  penelitian menunjukkan satu dari dua siswa sudah dapat merespon dengan jelas dan menyatakan kalimat biasa menjadi kalimat matematika. Kedua siswa kurang dapat mengkomunikasikan gagasan secara efektif kepada orang lain, serta kedua siswa belum dapat memberikan argumen pendukung jawaban.