Qurrata A'yunnin Fitra Nurfajri
Universitas Jember, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan (JKEP)

Literature Review Kejadian Depresi Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Terapi Hemodialisis Qurrata A'yunnin Fitra Nurfajri; Murtaqib Murtaqib; Nur Widayati
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i2.849

Abstract

Perubahan fisik, psikologis, dan sosial ekonomi yang dialami pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani terapi hemodialisa dapat menyebabkan depresi dan menurunkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan depresi pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Literature review ini menggunakan checklist PRISMA untuk menyeleksi artikel. Artikel diperoleh dari database Sage Journals, ScienceDirect, PubMed, ResearchGate, ProQuest, Google Scholar, dan Garuda yang terbit dari tahun 2016 hingga 2021 dan memenuhi kriteria. Penilaian kualitas artikel menggunakan JBI Critical Appraisal Tools. Sebelas artikel berdesain cross sectional digunakan dalam literature review ini. Kejadian depresi berkisar antara 44% hingga 100% pada tiga artikel yang penelitiannya dilakukan di Indonesia dan 32,4% hingga 68% pada tujuh artikel yang penelitiannnya dilakukan di berbagai negara. Sebagian besar pasien dalam penelitian ini mengalami depresi ringan. Lima artikel menyebutkan responden menjalani hemodialisis kurang dari satu tahun, 3 artikel menyebutkan responden menjalani hemodialisis dalam rentang satu hingga tiga tahun dan 3 artikel tidak menyebutkan lama waktu melakukan hemodialisis. Depresi dapat terjadi pada pasien dengan durasi hemodialisis kurang dari 12 bulan maupun dengan durasi yang lebih lama. Faktor-faktor yang mempengaruhi depresi adalah durasi hemodialisis, jenis kelamin, usia, pendidikan, status perkawinan, pekerjaan, pendapatan, kelelahan, kelelahan mental, pola tidur, gejala fisik, dan pengaturan tempat tinggal.