Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN SAK ETAP PADA UMKM BINAAN DINAS PERTANIAN, KELAUTAN, DAN PERIKANAN KOTA PAREPARE Yadi Arodhiskara; Fajar Ladung; Jumriani Jumriani; Suherman Suherman
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 6 No. 02 (2022)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v6i02.21686

Abstract

Lemahnya pemahaman siklus akuntansi, misalnya dalam penyusunan laporan keuangan pada Usaha Menenggah, Kecil Mikro (UMKM) Binaan Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Parepare merupakan salah satu indikator kurang baiknya pengelolaan keuangan UMKM di Kota Parepare. Sebagai entitas bisnis lokal, UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan membantu dan meningkatkan kapasistas UMKM dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Parepare. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan. Ceramah dilakukan untuk memberikan informasi pentingnya pencatatan dan pelaporan keuangan, diskusi dilakukan untuk menerima permasalahan dalam proses penyusunan laporan keuangan, pelatihan dilakukan untuk mengajarkan penyusunan laporan keuangan dan pendampingan dilakukan untuk membimbing UMKM dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP. Hasil kegiatan berupa tersusunnya laporan keuangan UMKM.
PENINGKATAN KAPABILITAS MASYARAKAT PESISIR PELAKU USAHA ABON IKAN TUNA DI KELURAHAN KAMPUNG PISANG KOTA PAREPARE Irwan Idrus; Yadi Arodhiskara; Arman Arman; Fajar Ladung; Muhammad Nurul Fikri; Tiara Saputri
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1306

Abstract

Rendahnya kapabilitas (capability)  sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu persoalan di wilayah pesisir. Hal ini terlihat dengan kurangnya skill, minat dan kreatifitas masyarakat pesisir untuk berwirausaha. Di sisi lain  potensi wilayah pesisir sangat strategis khususnya pengembangan usaha di bidang perikanan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi masyarakat pesisir terkait pentingnya pengembangan usaha abon ikan. Metode pada kegiatan PKM ini adalah dengan memberikan beberapa rangkaian pelatihan secara terstruktur dan sistematis kepada pelaku usaha abon ikan agar memiliki motivasi  kerja yang tinggi dan kompetensi dalam mengelola usaha home industry sehingga dapat meningkatkan profit usaha. Tahapan pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD) dengan mitra dan stakeholder, pelaksanaan pelatihan peningkatan motivasi  SDM,  manjemen keuangan usaha serta  pendampingan pelaku usaha.  Hasil dari kegiatan PKM ini yaitu pelaku usaha abon ikan tuna memiliki peningkatan kapabilitas dalam mengelola usaha. Pelaku usaha memahami filosofi bekerja dan berwirausaha secara komprehensif sehingga memiliki motivasi  yang tinggi untuk berwirausaha serta mampu menyusun laporan keuangan usaha dengan teknik pembukuan sederhana.  Abstract. The low capability of human resources (HR) is one of the problems in coastal areas. This can be seen by the lack of skills, interests, and creativity of coastal communities for entrepreneurship. On the other hand, the potential of coastal areas is very strategic, especially for business development in the field of fisheries. This community service activity aims to provide understanding and knowledge for coastal communities regarding the importance of developing a shredded fish business. The method in this activity is to provide several series of structured and systematic training to shredded fish businesses in order to have high work motivation and competence in managing home industry businesses so that they can increase business profits. The stages of implementing the activities begin with socialization in the form of a Forum Group Discussion (FGD) with partners and stakeholders, implementation of training to increase HR motivation, business financial management, and mentoring of entrepreneurs. The result of these activities is that shredded business actors have increased capability in managing their business. Entrepreneurs understand the philosophy of working and entrepreneurship comprehensively so that they have high motivation for entrepreneurship and are able to compile business financial reports using simple bookkeeping techniques
Jaringan Wirausaha Muda Muhammadiyah Membangun Kemandirian Angkatan Muda Muhammadiyah Yadi Arodhiskara; Jumriani Jumriani; Fajar Ladung; Suherman Suherman
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.9955

Abstract

Background: Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) memiliki peran besar dalam membantu pemerintah daerah untuk membina generasi muda yang berkualitas, mandiri dan berakhlak. Sebagai upaya membangun SDM tersebut, AMM memiliki militansi dalam menjalankan program kegiatannya. Namun, kadang terkendala pada persoalan pendanaan AMM, sehingga perlu upaya untuk membangun pendanaan melalui kegiatan wirausaha. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas berwirausaha AMM secara mandiri dan menjalin jejaring usaha sebagai sumber anggaran jalannya program yang direncanakan. Metode: Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan kerjasama antara berbagai Ortom AMM sebagai mitra, yaitu Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah (PM), dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) di Kota Parepare dengan jumlah peserta 15 orang sesuai dari masing-masing AMM. Metode yang digunakan adalah diskusi, pelatihan dan pendampingan. Untuk mengukur jalannya program maka dilakukan pre-test dan post-test. Hasil: Hasil menunjukkan sebesar 13% peserta sudah memulai wirausaha, 70% peserta menyatakan memiliki pengetahuan wirausaha, dan 72% bergabung atau memiliki jaringan wirausaha di berbagai asosiasi atau komunitas preneurship. Hasil FGD menunjukkan beberapa peserta memiliki usaha namun tidak dikelola secara serius dan menjadikan usaha sebagai sampingan. Capaian dari hasil kegiatan pelatihan adalah peserta dapat mengimplementasikan bentuk promosi melalui instagram, diantaranya adalah penjualan grosir dan eceran busana muslimah dan askesoris Makunnrai Project dan penjualan irirsan daging serta kelengkapan barbeque produk BBQ Enrekang. Kesimpulan: Kegiatan pelatihan dan pendampingan dapat membangun pola pikir dan semangat berwirausaha. Mitra dapat memanfaatkan media sosial sebagai alat promosi, serta menjadikan jaringan usaha muda sebagai wadah konsultasi dan tukar pikiran.
Perbandingan Penyerapan Anggaran APBD Sulawesi Selatan Sebelum Dan Masa Pendemi Covid-19 Yadi Arodhiskara; Jumriani Jumriani; Fajar Ladung
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18 No 1 (2023): Mei
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/jaked.v18i1.3044

Abstract

Absorption of the budget is one of the stages of the budget cycle starting from budget planning, establishment and approval of the budget by the House of Representatives, in this case the study wanted to find out the comparison of the absorption of the South Sulawesi Regional Budget before and during the Covid-19 pandemic. The approach used in this research is a quantitative approach. The quantitative approach is a scientific inquiry based on logical positivism which operates with strict rules regarding logic, truth and prediction. The results of the Absorption of the Budget (measured by Regional Expenditure) research show that there is no statistically significant difference in budget absorption (measured by the Regional Revenue budget) for the last 6 years before and after the occurrence of Covid-19 in South Sulawesi Province. The results of the second study, namely Budget Absorption (measured by Regional Expenditure) statistically there is a significant difference in budget absorption (measured by Regional Expenditure) for the last 6 years before and after the occurrence of Covid-19 in South Sulawesi Province.
IMPLEMENTATION OF ONLINE PAYMENT SYSTEM AGAINST PAM TIRTA SALO KARAJAE ARREARS PAREPARE CITY Ivana Triyulia; Syarifuddin Yusuf; Fajar Ladung
Journal AK-99 Vol 3 No 2 (2023): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Government Regulation Number 122 of 2015 concerning the Drinking Water Supply System states that clean water is household drinking water by going through various stages of changes in both the way of producing and without production which is then able to complete health requirements and can be drunk directly. This study aims to determine the implementation of the online payment system against PAM TirtaSaloKarajae arrears in Parepare City. The number of informants in this study amounted to 1 person using qualitative research methods with a case study approach. The data collection technique in this study is using interviews. This research was conducted by PAM Tirta Salo Karajae Parepare City with the research time starting from May to June which ranged from 2 months. The result of this research is that the implementation of an online payment system at PAM TirtaSaloKarajae Kota Parepare provides tangible benefits in terms of efficiency, convenience, and increased acceptance. In addition, cooperation with third parties and effective socialization are important factors in the success of this implementation. Thus, the use of an online payment system can be an effective solution in overcoming arrears and improving services for PAM Tirta Salo Karajae customers.
Implementasi Program Kegiatan Bumdes Dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Desa Di Desa Cemba Kecamatan Enrekang Fajar Ladung; Fitriyani Syukri
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i3.6405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi retribusi pasar terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Parepare. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menyajikan data mengenai data retribusi pasar dan data pendapatan asli daerah. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung baik kepada staf maupun kepala bagian dalam hal ini bagian pemutungan retribusi pasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya cara pemungutan retribusi pasar, pelaporan retribusi pasar dan bagaimana dampaknya apabila pemungutan retribusi menggunakan Rasio efektivitas PAD dan Rasio Kontribusi. Kata Kunci : Retribusi Pasar, Pendapatan Asli Daerah
Implementasi Program Kegiatan Bumdes Dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Desa Di Desa Cemba Kecamatan Enrekang Fajar Ladung; Fitriyani Syukri
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i3.6142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi retribusi pasar terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Parepare. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menyajikan data mengenai data retribusi pasar dan data pendapatan asli daerah. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung baik kepada staf maupun kepala bagian dalam hal ini bagian pemutungan retribusi pasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya cara pemungutan retribusi pasar, pelaporan retribusi pasar dan bagaimana dampaknya apabila pemungutan retribusi menggunakan Rasio efektivitas PAD dan Rasio Kontribusi. Kata Kunci : Retribusi Pasar, Pendapatan Asli Daerah
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK DAN HARGA JUAL SAPI PADA MASYARAKAT DESA CEMBA KAB. ENREKANG Fajar Ladung; Imran Rosadi; Arfianty Arfianty; Sahrul Sahrul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1334-1341

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dalam rangka memberikan pengetahuan bagi masyarakat agar mampu menghitung biaya yang digunakan sehingga nantinya mampu menetapkan nilai jual Sapi agar mempe roleh keuntungan maksimal. Mendukung pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain : Menentukan Analisis Permasalahan, Melakukan Wawancara, Menyusun Perencanaan Kegiatan dan Pelaksanaan Kegiatan Pendampingan . Melalui kegiatan Pengabdian ini oleh masyarakat merasakan manfaat yang sangat besar, khususnya dalam hal menghitung biaya yang digunakan untuk melakukan pemeliharaan Sapi, sehingga dalam melakukan penjualan mereka mampu mematok harga yang sesuai