Ramlan Silaban, Ramlan
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENYUSUNAN BAHAN AJAR KIMIA INOVATIF MATERI LAJU REAKSI TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SMA Silaban, Ramlan; Septiani, Bronika; Hutabarat, Wesly
TABULARASA Vol 12, No 1 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bahan ajar kimia yang inovatif yang terintegrasi pendidikan karakter pada subjek kurikulum laju reaksi berdasarkan 2013. Bentuk penelitian adalah penelitian deskriptif. Jenis penelitian termasuk dalam penelitian dan pengembangan. Subjeknya adalah laju reaksi bahan ajar subjek. Sementara itu, sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 20 guru kimia kelas XI di Kota Medan. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sebuah penerbit bahan ajar dianalisis berdasarkan kurikulum pada 2013 oleh profesor dan guru. Hasil analisis penerbit bahan ajar berdasarkan kurikulum tahun 2013 memperoleh rata-rata 2,54 berlaku, yang berarti bahwa itu pantas dan beberapa dari isi bahan ajar perlu direvisi. Bahan mengajar yang telah dikembangkan, dinilai oleh dosen dan guru. Penilaian dilakukan dengan 2 cara, yaitu berdasarkan kurikulum tahun 2013 dan BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Hasil analisis berdasarkan kurikulum tahun 2013 diperoleh rata-rata 3,60 adalah sarana yang sah sangat layak untuk digunakan dan tidak perlu direvisi. Hasil analisis berdasarkan BSNP diperoleh, aspek kelayakan isi 3,37 berlaku, itu berarti sangat layak dan tidak perlu direvisi, kelayakan bahasa 3,39 berlaku, itu berarti sangat layak dan tidak perlu direvisi, menyajikan kelayakan 3,44 berlaku, itu berarti sangat layak dan tidak perlu direvisi. Bahan mengajar yang telah disusun, kemudian diuji untuk siswa. Pengujian siswa dilakukan dengan menggunakan kelas 2 kelas, eksperimen dan kontrol. Terhadap kelas eksperimen siswa diberi kimia inovatif bahan ajar telah dikembangkan, sedangkan kelas kontrol menggunakan bahan ajar yang sudah ada sebelumnya. Nilai rata-rata kelas kontrol gain yang dinormalisasi adalah sama dengan 0,62, sedangkan nilai kelas eksperimen rata-rata gain yang dinormalisasi sebesar 0,76.
PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM MODEL DISCOVERY DAN PROJECT BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN ASAM DAN BASA DI SMA KELAS XI Mukhtar, Zainuddin; Emiliya, Rizky; Silaban, Ramlan
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan praktis dalam pembelajaran Asam dan Basa berdasarkan penemuan dan model Pembelajaran Berbasis Proyek di SMA kelas XI dan menentukan efektivitas menggunakan panduan praktek yang dikembangkan dari penemuan dan model Pembelajaran Berbasis Proyek. Tahapan dalam penelitian ini meliputi (1) Mengetahui komponen panduan praktis berdasarkan analisis sintaks  Penemuan dan Proyek Pembelajaran Berbasis Model, (2) Merumuskan dan mengembangkan panduan praktis dalam pembelajaran Asam dan Basa sesuai dengan model sintaks Penemuan dan Proyek Pembelajaran Berbasis, (3) Standardisasi atau kelayakan Panduan Praktis untuk guru dan dosen, (4) Pelaksanaan panduan praktis untuk siswa kelas XI yang digunakan Kurikulum 2013, (5) Menganalisis efektifitas panduan praktek diuji. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kelayakan panduan praktis Penemuan Model memiliki rata-rata 3,30. Dan panduan praktis Model Pembelajaran Berbasis Proyek memiliki rata-rata menjadi 3,59. Sedangkan efektivitas penggunaan panduan praktis penemuan dan Pembelajaran Berbasis Proyek itu terlihat dari peningkatan belajar siswa dalam pikiran bahwa kelas eksperimen pertama yang menggunakan panduan praktis model Penemuan memiliki nilai rata-rata 88,00 dengan kenaikan 79,3% hasil belajar. Sementara eksperimen kelas II menggunakan panduan praktis model Pembelajaran Berdasarkan Proyek memiliki nilai rata-rata 77,50 dengan kenaikan 61,7% hasil belajar. Disimpulkan bahwa panduan praktis Penemuan dan Pembelajaran Berbasis Proyek layak untuk digunakan sebagai panduan praktis di sekolah, dengan peningkatan hasil belajar menggunakan panduan praktis Penemuan tinggi daripada menggunakan panduan praktis model Pembelajaran Berbasis Proyek.
PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA SESUAI MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN DAN BERBASIS PROYEK Muchtar, Zainuddin; Purba, Friska Juliana; Silaban, Ramlan
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 21, No 1 (2015)
Publisher : JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research aims to develop practical guidance reaction rates accordingto the model of project-based learning and discovery. To know the differencesignificantly increase learning outcomes that learned by using practical guidancemodel of project-based learning and discovery. Determine the effectiveness of thatlearned how to use the guide practical model of project-based learning anddiscovery. Samples were taken by two classes of experimental class I taught usingpractical guide appropriate experimental models of discovery and class II are taughtusing practical guide appropriate project-based learning model. Before do thisresearch practical guidance has been developed, validated by lecturers and teacherswho are experts in their field and tested to school. Based on the results of thequestionnaire tabulation showed that the average value of project-based learningmodel is higher than the average value of the discovery learning model. Thusobtained that correspond practical guidance based model projects more effectivelyapplied in learning compared with corresponding practical guidance discoverylearning model. Meanwhile, after learning outcomes tested that correspond practicalguide more effective discovery learning model applied in learning compared withcorresponding practical guide project-based learning model. This is evident becausethe students in the experimental class I, which uses practical guide with models ofdiscovery in doing practical implementation to fully follow lab procedures with toolsand materials have also been provided to make the students evenly understand thelab work while in the second experiment class requires students to design ownpractice, as well as determine the tools and materials to find yourself in a group. Theapplication of such a practice models still can not fully be done in schools, becausethe ability of the students have not been evenly distributed so that in practice thereis a group of students who dominate the lab work and the other as observers only. Kata kunci:Development Guidance Practical, DiscoveryModel, Project Based Learning. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN YANG MAMPU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA DAN KARAKTER KOMUNIKATIF SERTA PERCAYA DIRI PADA MATERI KIMIA LARUTAN Nasution, Mutiara Agustina; Silaban, Ramlan; Muchtar, Zainuddin
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia
Publisher : Magister Pendidikan IPA, UNCEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research is to determine the chemistry instructional model to improve student learning outcomes, communicative and self confidence character’s for XI grade of senior high school on teaching solution chemistry. The 3 experiment class as a samples were taken by purposive random sampling respectively from 3 units of state senior high school (SMA Negeri) in Medan. These experiment class were taught by various teaching model. The experiment class-1 (Ec-1) taught by direct instruction strategy, experimen class-2 (Ec-2) by problem-based learning without media and experiment class-3 (Ec-3) by problem-based learning using the Internet media. The achievement test about solution chemistry used as instrument to know student outcomes, and quisionary and observation list used as intrument to know how communicative and confidence student characters. The one-way ANOVA in SPSS 19 for windows program used to hypothesis testing at α = 0.05 level of significance. The results shows (1) There is a significant differences of students learning outcomes between students which taught by direct instruction model, problem-based learning without media and problem-based learning model using internet media on teaching solution chemistry. (2) There is a significance differences of student communicative character between students which taught by by direct instruction model, problem-based learning without media and problem-based learning model using internet media on teaching solution chemistry. (3) There is a significance differences of student self confidence character between students which taught by by direct instruction model, problem-based learning without media and problem-based learning model using internet media on teaching solution chemistry. (4) There is a significant corelation between student communicative character with student learning outcomes in class who taught by problem-based learning using internet media. (5) There is a significant corelation between self-confident character with student learning outcomes in class who taught by direct instruction, problem-based learning without media and problem-based learning using internet media. Kata Kunci : internet, karakter, komunikatif, pembelajaran berbasis masalah, percaya diri
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KIMIA YANG MAMPU MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN KEMANDIRIAN SISWA SMA Silaban, Ramlan; Efendi, Salim
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia
Publisher : Magister Pendidikan IPA, UNCEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sejauhmana model pembelajaran kimia yang diterapkan mampu meningkatkan hasil belajar kognitif dan karakter kemandirian siswa SMA. Untuk mencapai tujuan dilakukan penelitian eksperimen semu pada pembelajaran hidrokarbon di kelas X SMA. Kelas eksperimen dibagi dalam 2 kelompok yakni yang diajar dengan dan tanpa media peta pikiran, keduanya menerapkan pendekatan advance organizer. Data berupa hasil hasil belajar kimia beranah kognitif dan karakter kemandirian diperoleh dari jawaban responden atas pertanyaan yang diajukan dalam instrumen test dan non test yang sudah memenuhi persyaratan. Data dianalisis secara deskriptif dan juga statistik menggunakan uji t satu pihak pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) model pembelajaran kimia yang memadukan strategi advance organizer dengan media peta pikiran mampu mengembangkan hasil belajar kognitif siswa SMA, (2) model pembelajaran kimia yang memadukan strategi advance organizer dengan media peta pikiran mampu mengembangkan karakter kemandirian siswa SMA, (3). terdapat hubungan antara karakter kemandirian dengan hasil belajar kimia siswa yang dibelajarkan dengan media mind mapping pada model pembelajaran advance organizer. Kata Kunci : Mind Mapping, advance organizer, kemandirian
Pengaruh Pembelajaran Interaktif Berbasis Web pada Materi Metabolisme Karbohidrat Terhadap Motivasi dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Hasibuan, Desy Rahmayanti; Riris, Ida Duma; Silaban, Ramlan
TABULARASA Vol 14, No 2 (2017): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perbaikan pembelajaran interaktif berbasis web dan pengaruhnya terhadap motivasi dan kemandirian belajar mahasiswa. Materi pembelajaran pada penelitian ini adalah metabolisme karbohidrat. Penelitian ini adalah  penelitian pengembangan (development research) yang bersifat deskriptif. Pengambilan  sampel dilakukan  dengan teknik purposive sampling di jurusan kimia Unimed. Sampel yang diujicobakan sebanyak 31 orang mahasiswa semester 4. Hasil yang dilihat diperoleh dari data angket motivasi, kemandirian belajar dan respon mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis web. Selanjutnya hasil belajar diperoleh dari data evaluasi (pretes-postes), tugas mahasiswa, nilai formatif. Soal yang digunakan sebanyak 15 soal multiple choice dan soalnya terlebih dahulu divalidasi. Hasil yang diperoleh dari angket motivasi 45.16% tergolong kategori tinggi,  kemandirian belajar 32.26% tergolong kategori tinggi, dan respon mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis web sebesar 51.61% tergolong kategori tinggi. Sedangkan dari hasil belajar rata-rata nilai pretes 30.90 dan postes 84.41, nilai tugas LKM rata-rata 78.60, CBR rata-rata 89.19, CJR rata-rata 80.65, nilai formatif rata-rata 87.78
Effect of Purple Sweet Potato (Ipomoea Batatas L.) Extract on Glutathione Peroxidase (GPx) Activities in Hepatic House Mice (Mus musculus) After Maximum Physical Exercise Elvana, Ayu; Rusmarilin, Herla; Silaban, Ramlan; Sinaga, Rika Nailuvar
Indonesian Journal of Medicine Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.822 KB)

Abstract

Background: Physical exercise can improve antioxidant defense system of organis. But long and heavy exercise can disrupt the balance of oxidant-antioxidant. Low glutathione peroxidase is associated with free radicals. Plant purple sweet potatoes (Ipomoea batatas L.) contain anthocyanins high enough that act as antioxidants. This stu­dy aimed to determine the effect of extracts of tubers of purple sweet potato (Ipomoea Batatas L.) on the activity of glutathione peroxidase (GPx) liver of mice (Mus Musculus) treated with maximal physical exercise.Subjects and Method: This was a true experimental study. This conducted with the design of the control group post-test only in vivo on 24 white male mice (Mus musculus), DD Webster strain. Da­ta analysis was using SPSS software 19. Statistical testing decision taken 5% significance level (p=0.05). Results: The results showed that the average enzyme activity of GPx in the P5 is the highest enzyme activity GPx (mean=19:39 ± SD=7:06, p=0.024), which means there are significant differ­rences in the enzyme activity of GPx values between groups.Conclusion: This study showed that the extract could increase the activity of GPx hepatic enzyme­es mice significantly.Keywords: physical exercise maximum, free radicals, purple sweet potato, anthocyanin, GPxCorrespondence: Ayu Elvana. School of Health Sciences (STIKes) Siti Hajar, Medan, Indonesia.Indonesian Journal of Medicine (2016), 1(2): 116-120https://doi.org/10.26911/theijmed.2016.01.02.05