Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN SIAGA BENCANA (DISASTER PREPAREDNESS) UNTUK SISWA SMU MUHAMMADIYAH 1 PURWOKERTO Asiandi, Asiandi; Endiyono, Endiyono; Sodikin, Sodikin
medisains Vol 8, No 2 (2010)
Publisher : medisains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Disasters are unexpected events occur and can not be controlled without help from outside, it cause required an understanding, awareness and skills on disaster preparedness. One kinds of realization is important to conduct training programs on disaster prepardness.Objective: The aim of the training is to increase understanding, awareness and skills of Muhammadiyah high school student of Purwokerto on disaster preparedness.Method: The method was lecture training and simulation handling emergencies include cardiopulmonary resuscitation(CPR), how to stop bleeding, bandage, splint and transportation. Activities held on December 12, 2009 and January 5, 2010with participants were 24 students from student council representative (OSIS), PMR and Pramuka. Each participant got aguideline book for handling emergency patients. Before and after training carried out pre-test and post-test and cardiac pulmonary resuscitation practice exams, to stop the bleeding, bandage, splint and transport of patients with emergencyconditions.Results: The participants have increased of average score from 62.5 (pre-test) to an average of 78.75 (post-test) and allparticipants passed the competency of practice.Conclusion: This training can improve understanding and skills on Muhammadiyah high school student of Purwokertorelated to the theory and practice ofdisaster preparedness.Keywords: Disaster preparedness, senior high school student.
Gambaran post traumatic stress disorder korban bencana tanah longsor di dusun jemblung kabupaten Banjarnegara Endiyono, Endiyono; Hidayah, Novi Isnaini
MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i3.3622

Abstract

Latar Belakang: Bencana tanah longsor merupakan bencana alam yang dapat memberikan dampak yang negatif bagi penyintas bencana tanah longsor. Dampak yang ditimbulkan baik berupa dampak fisik, sosial, lingkungan maupun dampak psikologis. Dampak psikologis yang ditimbulkan setelah bencana yaitu Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) yang menunjukkan beberapa gejala berupa Re-experiencing, Avoidance, Negative alteration in mood and cognition, dan Hyperarousal.Tujuan: Mengetahui gambaran Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada korban bencana tanah longsor.Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden. Analisa data menggunakan analisis univariat untuk mengetahui karakteristik responden yang meliputi umur, pekerjaan, jenis kelamin, agama, suku, Pendidikan, usia saat terjadi bencana dan gambaran gejala PTSD.Hasil: Responden yang mengalami gejala PTSD sebanyak 30 responden (78,9%), sedangkan responden yang tidak mengalami gejala PTSD sebanyak 8 responden (21,1%).Kesimpulan: Sebagian besar responden mengalami PTSD.
Pendidikan kesehatan pertolongan pertama berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan praktek guru dalam penanganan cedera pada siswa di sekolah dasar Endiyono, Endiyono; Lutfiasari, Arum
MEDISAINS Vol 14, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v14i1.1041

Abstract

Latar belakang : Cedera sering terjadi pada anak usia sekolah, ketika terjadi cedera di sekolah guru adalah orang pertama yang membantu anak dalam melakukan pertolongan pertama. Praktek pertolongan pertama sangat penting untuk mencegah kematian dan keparahan lebih lanjut dengan intervensi yang sederhana. Oleh karena itu, guru harus mengetahui aturan dasar praktek pertolongan pertama dengan melakukan pendidikan kesehatan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan pertolongan pertama terhadap tingkat pengetahuan dan praktek guru dalam penanganan cedera pada siswa di Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre experimental with one group pre and posttest without control group design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 orang dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Paired sample t-test. Hasil : Nilai rata-rata pengetahuan pada guru sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 8,56 ± 1,423 sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan meningkat menjadi 11,83± 1,724. Nilai rata-rata praktek pada guru sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 16,28±3,025 sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan meningkat menjadi 27,39± 2,330. Berdasarkan uji Paired sample t-test didapatkan p value =0,0001 pada pengetahuan dan praktek dengan perbedaan selisih 3,278 ± 1,809 dan 11,111±2,471 Kesimpulan : Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan pertolongan pertama terhadap tingkat pengetahuan dan praktek guru dalam penanganan cedera pada siswa di Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Kata Kunci : pendidikan kesehatan, pertolongan pertama, tingkat pengetahuan.
HUBUNGAN DUKUNGAN SPIRITUAL DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Endiyono, Endiyono; Herdiana, Wawan
MEDISAINS Vol 14, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v14i2.1051

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan penyakit kronik dengan mortalitas tinggi, pasien kanker dapat mengalami berbagai masalah diantaranya adalah masalah fisik, psikologi, dan spiritual, seperti stress, sedih, kelelahan fisik dan ketakutan akan masa depan, dan semua hal itu akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Manusia mempunyai sifat holistik yaitu makhluk fisik sekaligus psikologis yang saling mempengaruhi, sehingga apa yang terjadi dengan kondisi fisik akan mempengaruhi psikologisnya, untuk mengatasi hal tersebut salah satu faktor yang dapat dilakukan untuk meningkatkan atau mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker payudara adalah dukungan spiritual dan dukungan sosial. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan spiritual dan dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien kanker payudara. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi korelasi dengan menggunakan pendekatan crossectional menggunakan teknik incidental sampling, jumlah responden sebanyak 42 responden pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner, dan analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil uji Chi-square didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan spiritual dengan kualitas hidup pasien kanker payudara dengan p value= 0,012 < alpha (0,05). Dan ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien kanker payudara dengan p value = 0.028
PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR DENGAN MEDIA PHANTOM RESUSITASI JANTUNG PARU (PREJARU) MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA ORANG AWAM Putri, Runi Pramesti; Safitri, Feni Nofalia; Munir, Sahrul; Hermawan, Ari; Endiyono, Endiyono
Jurnal Gawat Darurat Vol 1 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Gawat Darurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.517 KB)

Abstract

Kegawatdaruratan&nbsp; merupakan suatu&nbsp; kejadian&nbsp; yang&nbsp; tiba-tiba&nbsp; menuntut tindakan&nbsp; segera&nbsp; yang&nbsp; mungkin&nbsp; karena epidemi,&nbsp; kejadian&nbsp; alam,&nbsp; untuk&nbsp; bencana teknologi,&nbsp; perselisihan&nbsp; atau&nbsp; kejadian yang&nbsp; disebabkan manusia. Penyakit&nbsp; Jantung&nbsp; Koroner&nbsp; di&nbsp; Propinsi&nbsp; Jawa&nbsp; Tengah&nbsp; mengalami peningkatan&nbsp; dari&nbsp; 0,09%&nbsp; pada&nbsp; tahun&nbsp; 2006&nbsp; menjadi&nbsp; 0,10%&nbsp; pada&nbsp; tahun&nbsp; 2007, dan 0,11% pada tahun 2008. Prevalensi sebesar 0,11% berarti setiap 10.000 orang terdapat 11 orang penderita Penyakit Jantung Koroner. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar dengan media phantom resusitasi jantung paru meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bantuan hidup dasar orang awam. penelitian ini penelitian kuantitatif menggunakan metode pre experimental, design rancangan penelitian menggunakan one group pre-post test design melibatkan responden sebanyak 30 responden. Analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Teknik pengumpulan data menggunakan paired t-test. nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum pelatihan sebesar 4,87±2,129 dan sesudah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 7,33±2,090. Nilai rata-rata keterampilan responden&nbsp; sebelum pelatihan sebesar 2,83±0,95 dan sesudah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 4,7±0,466. Hasil uji wilcoxon terhadap pengetahuan diperoleh nilai Z sebesar -3,326 dengan nilai p 0,0001 dan pada keterampilan nilai Z sebesar -4,684 dengan p 0,0001. Ada pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar dengan media phantom resusitasi jantung paru (PREJARU) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bantuan hidup dasar orang awam. &nbsp; Kata kunci: BHD, pengetahuan dan keterampilan, PREJARU &nbsp; TRAINING OF BASIC LIVI SUPPORT WITH THE MEDIA OF PHANTOM RESUSCITATION OF PULSE HEART (PREJARU) IMPROVING BASIC LIFE KNOWLEDGE AND SKILLS IN THE EARLY PEOPLE &nbsp; ABSTRACT Emergency is a sudden occurrence that demands immediate action that may be due to an epidemic, natural events, for technological disasters, human-caused disputes or events. Coronary Heart Disease in Central Java Province experienced an increase from 0.09% in 2006 to 0.10% in 2007, and 0.11% in 2008. Prevalence of 0.11% means that every 10,000 people there are 11 people suffering from disease Coronary heart. The purpose of this study is to determine the effect of basic life support training with phantom cardiac resuscitation media to improve the knowledge and skills of basic life support for lay people. This study used quantitative pre-experimental methode with one group pre-post test design, the sampling technique uses total 30 respondents. Analysis of the data in this study used&nbsp; the Wilcoxon test. Data collection techniques using paired t-test. the average value of respondents' knowledge before training was 4.87 ± 2.129 and after training the average value increased to 7.33 ± 2.090. The average value of respondents' skills before training was 2.83 ± 0.95 and after training the average value increased to 4.7 ± 0.466. The results of the Wilcoxon test on knowledge obtained a Z value of -3,326 with a value of p 0,0001 and a skill Z value of -4,684 with p 0,0001. There is the effect of basic life assistance training with phantom cardiac resuscitation media (PREJARU) to increase the knowledge and basic life support skills of ordinary people. &nbsp; Keyword: Basic Life Support, training and skills, PREJARU
An innovative cardiopulmonary resuscitation mannequin for common people Putri, Runi Pramesti; Endiyono, Endiyono
MEDISAINS Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v18i1.7054

Abstract

Background: The success of basic life support is determined by the role of the individual(s) who first encountered a patient with a heart attack, and he will be a helper in the situation. Lack of socialization and training for laypeople makes them unable to implement a right first aid in cases of cardiac arrest. There is a need for innovations in cardiac, pulmonary resuscitation for ordinary people to facilitate them in practicing compression measures.Technic: CPR mannequin is made of a plywood material in the shape of the human body; it is 34 cm long, 34 cm wide, and 6.5 cm high. There are 2 LED lights to detect the accuracy of the compression depth.Conclusion: CPR mannequin can facilitate and improve the skills of laypeople in performing cardiopulmonary resuscitation
PENGARUH TERAPI MUSIK ALFA TERHADAP INTENSITAS NYERI PASIEN DENGAN VENTILATOR DI INTENSIVE CARE UNIT (ICU) Pangestika, Destiya Dwi; Endiyono, Endiyono
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i1.765

Abstract

Latar Belakang Pasien yang dirawat di ICU (Intensive Care Unit) banyak yang menggunakan ventilator mekanik. Penggunaan ventilator mekanik dapat menyebabkan nyeri pada pasien karena masuknya benda asing ke dalam mulut pasien. Managemen nyeri yang tidak akurat dapat menyebabkan perubahan fisiologis dan psikologis yang signifikan. Salah satu cara untuk mengurangi nyeri adalah menggunakan terapi musik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap nyeri pada pasien dengan ventilator. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimental dengan one group design (pretest-posttest). Hasil Berdasarkan hasil analisa menggunakan software statistik “R”, didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan rerata skor nyerisebelum dan sesudah diberikan terapi musik (p value=0,004). Kesimpulan Terapi Musik dapat menurunkan nyeri pada pasien dengan ventilator mekanik.     Kata Kunci: Nyeri, Terapi Musik, Ventilator Mekanik
The Effectiveness of Health Education of First Aid in Accident on the Level of Knowledge of Traffic Police Herbowo, Syahrir Arif; Endiyono, Endiyono
Jurnal Keperawatan Vol 12 No 4 (2020): Desember
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v12i4.861

Abstract

Traffic accidents often resulted in drivers in emergency conditions. An emergency was a life-threatening condition that required precise, careful, fast, and accurate help. Emergency conditions must be dealt with immediate first aid in an accident. Traffic police were as violators and handled traffic accidents in the context of law enforcement, as well as guaranteeing security, safety, order, and smooth traffic on the highway. Regarding the traffic police tasks relating to the safety of road users, knowledge of P3K is very important for every member of the traffic police because it is related to the main tasks of the traffic police. The purpose of this study was to determine the effect of P3K health education on the level of traffic police knowledge. This study was a pre-experimental study with pretest and posttest without control group. The populations were 80 respondents and only 23 samples were taken. Sampling in this study using the technique of probably sampling with simple random sampling. The t test results obtained the mean score of pre-test of 14.17 while the mean score of post-test of 16.48. The results indicated an increase in knowledge of Traffic Police members. Based on the t test with a criterion of p < 0,05 = 0,000 < 0,05, the result showed the difference in the mean score. Therefore, the proposed Ha was accepted. There is an effect of health education of P3K on the level of knowledge of the members of traffic police with a difference in mean score. It can be seen in the mean score of posttest which is higher than the mean score of pretest of 2.31.
Hubungan Caring Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Tentara Wijayakusuma Fauziyah, Risza Apriani; Endiyono, Endiyono
Syntax Idea Vol 2 No 6 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i6.380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan caring perawat terhadap kepuasan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Tentara Wijayakusum. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik, pendekatan cross-sectional bersifat correlational, mencari hubungan antara variable bebas dan terikat dengan uji chi-square dengan 99 responden di IGD Rumah Sakit Tentara Wijayakusum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Caring perawat diruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Tentara Wijayakusuma sebagian besar pada kategori baik yaitu sebanyak 53 orang (53,5%) dan lainnya pada kategori buruk sebanyak 46 orang (46,5%). Kepuasan Pasien di Instalasi Gawat Darurat RST Wijayakusuma sebagian pada kategori tidak puas sebanyak 48 orang (48,5%), merasa puas sebanyak 51 orang (51,5%). Terdapat hubungan antara caring perawat terhadap kepuasan pasien diruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Tentara Wijayakusuma p value = 0,002.
PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR DENGAN MEDIA PHANTOM RESUSITASI JANTUNG PARU (PREJARU) MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA ORANG AWAM Putri, Runi Pramesti; Safitri, Feni Nofalia; Munir, Sahrul; Hermawan, Ari; Endiyono, Endiyono
Jurnal Gawat Darurat Vol 1 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegawatdaruratan merupakan suatu kejadian yang tiba-tiba menuntut tindakan segera yang mungkin karena epidemi, kejadian alam, untuk bencana teknologi, perselisihan atau kejadian yang disebabkan manusia. Penyakit Jantung Koroner di Propinsi Jawa Tengah mengalami peningkatan dari 0,09% pada tahun 2006 menjadi 0,10% pada tahun 2007, dan 0,11% pada tahun 2008. Prevalensi sebesar 0,11% berarti setiap 10.000 orang terdapat 11 orang penderita Penyakit Jantung Koroner. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar dengan media phantom resusitasi jantung paru meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bantuan hidup dasar orang awam. penelitian ini penelitian kuantitatif menggunakan metode pre experimental, design rancangan penelitian menggunakan one group pre-post test design melibatkan responden sebanyak 30 responden. Analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Teknik pengumpulan data menggunakan paired t-test. nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum pelatihan sebesar 4,87±2,129 dan sesudah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 7,33±2,090. Nilai rata-rata keterampilan responden sebelum pelatihan sebesar 2,83±0,95 dan sesudah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 4,7±0,466. Hasil uji wilcoxon terhadap pengetahuan diperoleh nilai Z sebesar -3,326 dengan nilai p 0,0001 dan pada keterampilan nilai Z sebesar -4,684 dengan p 0,0001. Ada pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar dengan media phantom resusitasi jantung paru (PREJARU) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bantuan hidup dasar orang awam. Kata kunci: BHD, pengetahuan dan keterampilan, PREJARU TRAINING OF BASIC LIVI SUPPORT WITH THE MEDIA OF PHANTOM RESUSCITATION OF PULSE HEART (PREJARU) IMPROVING BASIC LIFE KNOWLEDGE AND SKILLS IN THE EARLY PEOPLE ABSTRACT Emergency is a sudden occurrence that demands immediate action that may be due to an epidemic, natural events, for technological disasters, human-caused disputes or events. Coronary Heart Disease in Central Java Province experienced an increase from 0.09% in 2006 to 0.10% in 2007, and 0.11% in 2008. Prevalence of 0.11% means that every 10,000 people there are 11 people suffering from disease Coronary heart. The purpose of this study is to determine the effect of basic life support training with phantom cardiac resuscitation media to improve the knowledge and skills of basic life support for lay people. This study used quantitative pre-experimental methode with one group pre-post test design, the sampling technique uses total 30 respondents. Analysis of the data in this study used the Wilcoxon test. Data collection techniques using paired t-test. the average value of respondents' knowledge before training was 4.87 ± 2.129 and after training the average value increased to 7.33 ± 2.090. The average value of respondents' skills before training was 2.83 ± 0.95 and after training the average value increased to 4.7 ± 0.466. The results of the Wilcoxon test on knowledge obtained a Z value of -3,326 with a value of p 0,0001 and a skill Z value of -4,684 with p 0,0001. There is the effect of basic life assistance training with phantom cardiac resuscitation media (PREJARU) to increase the knowledge and basic life support skills of ordinary people. Keyword: Basic Life Support, training and skills, PREJARU