Gena Prasetya Noor
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Budaya Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pelayanan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) NIBA DI KOTA BOGOR Gena Prasetya Noor
Jurnal Gici Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Keuangan dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.47 KB) | DOI: 10.58890/jkb.v14i1.14

Abstract

Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Pendekatan analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis deskriptif dengan tujuan untuk melihat gambaran umum. Statistik inferensial dengan tujuan untuk pengujian hipotesis dan pengambilan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan : (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya kerja terhadap kinerja pelayanan dengan persamaan regresi Ŷ = 11,147 + 0,803X1. Besarnya pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pelayanan sebesar 75,4%. Hal ini berarti bahwa kinerja pelayanan ditentukan oleh budaya kerja. Budaya kerja yang baik akan meningkatkan kinerja pelayanan, dan sebaliknya jika budaya kerja rendah maka kinerja pelayanan juga rendah, (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan disiplin kerja terhadap kinerja pelayanan dengan persamaan regresi Ŷ = 46,028 + 0,326X2. Besarnya pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pelayanan sebesar 28,8%. Hal ini berarti bahwa kinerja pelayanan ditentukan oleh disiplin kerja. Disiplin kerja yang baik akan meningkatkan kinerja pelayanan, dan sebaliknya jika disiplin kerja rendah maka kinerja pelayanan juga rendah, dan (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pelayanan dengan persamaan regresi Ŷ = 24,210 + 0,309X1 + 0,675X2. Besarnya pengaruh budaya kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pelayanan sebesar 76,3%. Hal ini berarti bahwa kinerja pelayanan ditentukan oleh budaya kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama. Budaya kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama yang baik akan meningkatkan kinerja pelayanan, dan sebaliknya jika budaya kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama rendah maka kinerja pelayanan juga rendah.