Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perilaku Pencegahan Penularan dan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberculosis Sukartini, Tintin; Pratiwi, Ika Nur; Koa, Maria Fatima
Critical Medical and Surgical Nursing Journal (CMSNJ) Vol 8, No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/cmsnj.v8i2.12434

Abstract

Pendahuluan: Perilaku pencegahan penularan dan kepatuhan minum obat merupakan beberapa faktor yang dapat mendukung program pengendalian Tuberkulosis (TB). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perilaku pencegahan penularan dan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan total sampling. Pemilihan responden pada populasi terjangkau berdasarkan lama minum obat. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah klien TB paru baru dalam pengobatan sejak Juli 2018-awal November 2018 sebanyak 60 pasien. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan lembar TB 01. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan menggunakan tabel dan narasi.Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kurang pada 35 responden (58%), sikap pencegahan penularan berada pada kategori cukup pada 38 responden (63%) dan tindakan pencegahan penularan pada kategori kurang pada 32 responden (53%). Kepatuhan minum obat dalam kategori tidak patuh pada 46 responden (77 %).Kesimpulan:Perawat perlu meningkatkan fungsinya sebagai edikator dan motivator serta melihat kembali cara pendekatan edukasi yang selama ini diberikan pada penderita TB paru.
Pengaruh JASE-PIRELAK (Jalan Sehat Dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam) terhadap Tekanan Darah dan Ankle Brachial Index pada Lansia dengan Hipertensi Betsytifani, Pahlevi; Haryanto, Joni; Pratiwi, Ika Nur
Indonesian Journal of Community Health Nursing Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijchn.v5i1.13704

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi adalah salah satu penyakit degeneratif yang umumnya terjadi pada lansia. Hipertensi dapat menyebabkan masalah pada lansia karena bisa menjadi faktor risiko stroke, gagal jantung, dan penyakit jantung. Kombinasi antara jalan sehat dan teknik relaksasi nafas dalam efektif untuk menurunkan kadar tekanan darah dan meningkatkan ankle brachial index.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen. Responden penelitian 62 orang (31 orang kelompok intervensi dan 31 kelompok kontrol). Responden dipilih secara purposive sampling. Variabel independen adalah JASE-PIRELAK dan variabel dependen adalah tekanan darah dan ankle brachial index. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis data menggunakan Independent T-test dan Mann-Whitney Test.Hasil: Hasil penelitian pada kelompok intervensi (p = 0,000) yang artinya ada pengaruh JASE-PIRELAK terhadap penurunan tekanan darah sistolik sedangkan pada kelompok kontrol (p=0,850) yang bermakna bahwa tidak terdapat perubahan signifikan pada tekanan darah sistolik. Ada pengaruh pemberian intervensi JASE-PIRELAK dan intervensi dari program Posyandu terhadap perubahan ankle brachial index pada kelompok perlakuan (p=0,000 ) dan kelompok kontrol (p=0,014)Kesimpulan: JASE-PIRELAK memiliki pengaruh untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan ankle brachial index pada lansia dengan hipertensi. Penelitian selanjutnya diharapkan dilakukan dengan lebih banyak sampel dan meningkatkan waktu penelitian, dan mampu mengendalikan konsumsi natrium untuk hasil yang optimal.
Spirituality Level, Family Support, and Spiritual Self Care Behavior among Patient with Diabetic Ulcers Pratiwi, Ika Nur; Kusnanto, Kusnanto; Putri, Malinda Kurnia
Babali Nursing Research Vol 1 No 2 (2020): July
Publisher : Babali Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.665 KB) | DOI: 10.37363/bnr.2020.1226

Abstract

Introduction: Patients with diabetic ulcers tend to experience problems in implementing spirituality practices. Patients with diabetic ulcers also experience weaknesses and impaired mobilization that have an impact on family dependence and decreased self-efficacy. The purpose of this study was to determine the relationship between spirituality level and family support with spiritual self-care behavior in diabetic ulcer patients. Methods: A descriptive correlation design with a cross-sectional approach. In a total of 92 patients with diabetic ulcers in Sidoarjo General District Hospital in June-July 2019 recruited. Independent variables were the level of spirituality and family support. The dependent variable was spiritual self-care behavior. Data obtained through the Daily Spiritual Experience Scale (DSES) questionnaire, family support questionnaire, and Spiritual Self Care Practice (SSCPS) questionnaire. Data were analyzed using the Chi-square test of categorical variables with a p-value ≤ 0.05 and logistic regression for multivariate analysis. Results: The study showed there was a significant relationship between spirituality level (p = 0,000) and family support (p = 0,001) with spiritual self-care behavior in diabetic ulcer patients. The result of regression analysis showed the respondents with a high level of spirituality would increase 0.138 times of the spiritual self-care behavior probability. Conclusion: The level of spirituality and family support can promote individual coping to be more positive which may accelerate the process of receiving and healing wounds.
TRANSMISSION-BASED PRECAUTION EDUCATION ON KNOWLEDGE AND HANDWASHING PRACTICES IN SCHOOL-AGED CHILDREN IN THE ERA OF PANDEMI COVID-19 Dewi, Lingga Curnia; Pratiwi, Ika Nur; Tristiana, Rr Dian
Community Service Journal of Indonesia Vol 2 No 2 (2020): CSJI Volume 2 Issue 2 July-December 2020
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v2i2.253

Abstract

Washing hands is important to prevent various infectious diseases, including Covid-19. School-age children are a population at risk who must practice proper hand hygiene. This study aims to examine the effect of Transmission-Based Precaution (TBP) on knowledge and practice of hand washing in school age children. A total of 20 schoolchildren living in Islamic boarding schools participated in this study. Education is carried out in one meeting. The data was collected by filling out a questionnaire on knowledge and hand washing practices pre and post education. The results showed that providing TPB education increased knowledge about hand washing (p = 0.010), but it was not significant for hand washing practices (p = 0.282). Increasing knowledge should also pay attention to the attitude of school children in hand washing behavior. The process of providing education will be more embedded in school children after repeatedly implementing hand washing properly. The teachers and classmates involved can participate in hygiene education to encourage the hand washing behavior of students in areas at high risk of infectious diseases, especially Covid-19.
Pemberdayaan Kader Dan Keluarga Dalam Upaya Perbaikan Perubahan Fisik Penderita Tuberculosis Melalui Latihan Pernapasan Pratiwi, Ika Nur; Nimah, Lailatun; Dewi, Lingga Curnia
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 1 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.64 KB) | DOI: 10.26740/abi.v1i1.6462

Abstract

Penderita tuberculosis paru (TB) mengalami penurunan fungsi paru sehingga compliance paru berkurang yang beresiko tinggi terjadinya perubahan bentuk fisik. Selama ini intervensi yang dilakukan kepada penderita tuberculosis paru masih terpusat pada penanganan farmakologis. Peran kader TB dan keluarga diharapkan tidak pada aspek farmakologis saja, tetapi juga upaya non farmakologis salah satunya melalui latihan pernapasan. Diharapkan dengan melakukan latihan pernapasan dapat memperbaiki kapasitas fungsi paru dan menurunkan resiko perubahan bentuk fisik pada penderita TB paru. Wilayah Kerja Puskesmas yang akan menjadi tempat pengabdian masyarakat ini adalah Puskesmas Tanah Kali Kedinding dan Puskesmas kenjeran Surabaya. Metode yang digunakan melalui pendidikan dengan media booklet dan praktik latihan pernapasan sebagai Upaya Perbaikan Perubahan Fisik Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di Surabaya kepada Kader TB dan keluarga penderita TB. Evaluasi Akhir Program Pengabdian Kepada Masyarakat membandingkan nilai pre-test dan post-test pada kuesioner pengetahuan dan sikap kepada khalayak sasaran. Hasil pengabdian masyarakat, terdapat 61 orang kader TB dan keluarga dengan rata-rata usia 35 tahun yang berpatisipasi pada kegiatan ini dimana hasil pengukuran terhadap tingkat pengetahuan p=0,30 (p<0,05) dan kuesioner terkait kondisi pernapasan dengan p=0,01 (p<0,05) sehingga terdapat perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan dan pelatihan latihan pernapasan. Kesimpulan: pemberdayaan kader dan keluarga melalui pendidikan dan praktik latihan pernapasan dapat dijadikan upaya memperbaiki kapasitas fungsi paru dan menurunkan resiko terjadinya perubahan bentuk fisik pada penderita TB paru melalui transfer pengetahuan dan pengawasan dalam praktik latihan pernapasan bagi penderita TB yang dilakukan oleh kader dan keluarga penderita TB. 
Upaya Peningkatan Kapasitas Mahasiswa Keperawatan dalam Menghadapi Pandemi COVID-19 Pratiwi, Ika Nur; Setiawan, Herley Windo; Nimah, Lailatun; Fauzinigtyas, Rista; Pawanis, Zulfayandi
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 1 No 3 (2020): Special Issue Covid-19
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.902 KB) | DOI: 10.26740/abi.v1i3.11351

Abstract

The Covid-19 pandemic made health workers at the forefront must provide direct treatment to patients and take efforts to prevent the spread of the disease. The impact of the pandemic in the education is made all higher education institutions in all zones to provide online learning. Developing online learning for nursing students needs strategies because the competencies had achieved involve cognitive, affective and psychomotor domains. The purpose of community service (PKM) is to provide education about Covid-19 as an effort to increase the capacity of nursing students in the face of the COVID-19 pandemic. The PKM method uses the Community Based Research (CBR) approach through education about the latest management of Covid-19, nursing care for Covid-19 patients and alertness based on transmission of COVID-19 (Transmition based Precaution). The final evaluation of the PKM program by comparing the pre-test and post-test scores on knowledge. PKM results, there were 178 participants with an average age of 22 years and the majority of them were women (104 participants). The measurement results for the level of knowledge p = 0.000 (p <0.05) so that there is a significant difference in the level of knowledge between before and after being given education. Community service activities include increasing knowledge and understanding of nursing students in dealing with Covid-19 in a clinical setting. So, after students graduate and then work, they can quickly adapt to the work environment in breaking the chain of health problems that occur.