Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : NIKAMABI : Jurnal Ekonomi

Pengaruh Return On Asset, Debt to Asset Ratio, dan TotaI Asset Turnover Terhadap NiIai Perusahaan pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2017–2022 Kresna Pannavira; Agustinus Priyowidodo
NIKAMABI Vol. 2 No. 2 (2023): NIKAMABI : Jurnal Ekonomi & Bisnis
Publisher : Faculty bussines

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ni.v2i2.2578

Abstract

Peningkatan pertumbuhan populasi di Indonesia telah menyebabkan munculnya lebih banyak perusahaan di sektor Makanan dan Minuman. Untuk memastikan kelangsungan bisnis, perusahaan perlu memiliki keahlian dalam menjaga performa mereka agar tetap unggul, dan salah satu caranya adalah dengan meningkatkan valuasi. Ada beberapa faktor yang berdampak pada penilaian sebuah perusahaan, seperti Return On Asset, Debt to Asset Ratio, dan TotaI Asset Turnover. Maka dari itu, tujuan dari peneIitian adaIah mengeksplorasi pengaruh Return On Asset, Debt to Asset Ratio, dan TotaI Asset Turnover terhadap niIai perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar Bursa Efek Indonesia selama tahun 2017-2022. Proses pemilihan sampel diterapkan metode purposive sampIing yang mengakibatkan pemilihan 13 perusahaan sebagai sampeI dari keseluruhan 76 perusahaan terdaftar Bursa Efek Indonesia daIam subsektor makanan dan minuman dalam rentang tahun 2017 hingga 2022. Hasil analisis sebagian dalam peneIitian menunjukkan Return On Asset memberikan efek positif terhadap NiIai Perusahaan, dengan tingkat signifikansi sekitar 0,049. Selain itu, Debt to Asset Ratio juga memberikan dampak positif terhadap NiIai Perusahaan, dengan tingkat signifikansi sekitar 0,026, sementara Total Asset Turnover juga berkontribusi positif terhadap Nilai Perusahaan, dengan tingkat signifikansi sekitar 0,011. Selain itu, penemuan dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, semua variabel independen memberikan dampak positif pada variabel dependen, dengan tingkat signifikansi sekitar 0,003