Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Koneksi Matematis pada Pembelajaran Matematika Materi Logaritma Siswa Kelas X Sugianto, Ika Ujiana; Qohar, Abd
Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/square.2020.2.1.5323

Abstract

Koneksi matematis merupakan salah satu kemampuan yang penting untuk dimiliki siswa dalam belajar matematika. Dengan kemampuan koneksi, siswa dapat menghubungkan antar konsep matematika, antara konsep matematika dengan ilmu lain dan dengan dunia nyata. Artikel ini berisi hasil penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa dalam pembelajaran di kelas pada materi logaritma. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan dalam bentuk observasi dan analisis pada pelaksanaan pembelajaran dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X SMAN Taruna Nala Malang sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi pada proses pembelajaran di kelas. Data hasil observasi kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan koneksi matematis yang baik pada saat proses pembelajaran berlangsung. Siswa dapat mengaitkan materi logaritma dengan materi matematika yang lain serta dapat mengaitkan materi matematika dengan suatu permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: pembelajaran matematika, koneksi matematis, logaritma.
Improving Mathematical Communication Ability and Self Regulation Learning Of Yunior High Students by Using Reciprocal Teaching Qohar, Abdul; Sumarmo, Utari
Journal on Mathematics Education Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Department of Doctoral Program on Mathematics Education, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jme.4.1.562.59-74

Abstract

This paper presents the findings from a posttest experiment control group design by using reciprocal teaching, conducted in Indonesia University of Education to investigate students' ability in mathematical communication and self regulated learning.  The subject of the study were 254 of 9th grade students from three junior high schools of the high, medium, and low level in Bojonegoro, East Java.  The instruments of the study were an essay mathematical communication test, and a self-regulated learning scale. The study found that reciprocal teaching took the best role among school cluster and students' prior mathematics ability on students' mathematical communication ability and self-regulated learning as well.  The other finding was there was an interaction between school cluster and teaching approaches, but was no interaction between students' prior mathematics ability and teaching approaches on mathematical communication ability and self-regulated learning. Moreover, there was an association between mathematical communication and self regulated learning.
Pembelajaran Berbasis Masalah Berdasarkan Langkah - Langkah Polya untuk Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Sam, Hilyatin Nisak; Qohar, Abd.
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v6i2.5188

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran berbasis masalah berdasarkan langkah-langkah pemecahan masalah Polya yang dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas 8 SMPN 4 Malang. Data penelitian diperoleh dari analisis lembar jawaban tes, lembar observasi, lembar catatan lapangan, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah berdasarkan langkah-langkah pemecahan masalah Polya yang dapat  meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas 8 adalah 1) mengenalkan siswa pada masalah, 2) mengorganisasi siswa untuk belajar, 3) membantu investigasi mandiri dan kelompok dengan menggunakan langkah-langkah pemecahan masalah Polya, yaitu a) memahami masalah, b) menyusun rencana, c) melaksanakan rencana, dan d) mengecek kembali, 4) mengembangkan dan mempresentasikan hasil karya, dan 5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.The purpose of this study was to describe the problem-based learning by Polya’s steps problem solving that can improve math word problem solving grade 8 SMPN 4 Malang. Data were obtained from the analysis of the test answer sheets, observation sheets, sheets of field notes, and the questionnaires. The results showed that the problem-based learning by Polya’s steps problem solving that can improve student math story problems completion of grade 8 are 1) to introduce students to the problem, 2) organize the students to learn, 3) helping independent investigation and groups using the Polya’s steps problem solving, namely a) understand the problem, b) devise a plan, c) carry out the plan, and d) look back, 4) develop and present work, and 5) analyze and evaluate the problem-solving process.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Web Pada Materi Barisan Dan Deret Setyadi, Danang; Qohar, Abd
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v8i1.5964

Abstract

The objective of this study is to develop a web-based learning media in sequence and series. This kind of research was a research and development (R & D) study. The steps in developing this media consist of analysis of the products developed, developing initial products, and product trial. The result showed that web-based learning media valid.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis web pada materi barisan dan deret. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari analisis produk yang dikembangkan, mengembangkan produk awal, dan uji coba produk. Hasil menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis web yang dikembangkan valid.
Tugas Mandiri Pre-Instructional pada Pembelajaran Kooperatif STAD untuk Meningkatkan Pemahaman Persamaan dan Garis Singgung Lingkaran Ali, Nur; Qohar, Abd.
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 2 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v7i2.5434

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah pemberian tugas mandiri pre-instructional pada pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan pemahaman persamaan lingkaran dan garis singgung lingkaran siswa kelas XI IPA 1 SMAN 9 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi aktivitas guru dan siswa, tes tulis, catatan lapangan, dan penilaian diri siswa. Penerapan pemberian tugas mandiri pre-instructional pada pembelajaran kooperatif tipe STAD dilaksanakan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) guru memberikan tugas mandiri pre-instructional sebelum pelaksanaan pembelajaran, (2) guru meninjau ulang materi sebelumnya atau prasyarat dengan strategi tanya jawab, (3) guru mengkomunikasikan tujuan dan aturan pembelajaran, (4) menerapkan pembelajaran kooperatif tipe STAD yang meliputi presentasi kelas, diskusi kelompok, dan kuis, (5) guru meminta siswa menyimpulkan materi yang dipelajari, dan (6) guru memberikan tugas mandiri pre-instructional untuk pembelajaran berikutnya. Tahap pemberian skor kemajuan individual dan penghargaan kelompok di laksanakan setelah dua kali pelaksanaan pembelajaran. Dari hasil penelitian siklus I, siswa yang mencapai nilai lebih dari atau sama dengan 78 ada sebanyak 72,22%, sedangkan pada siklus II ada sebanyak 83,33%.The purpose of this study is to describe the steps giving independent pre-instructional tasks on STAD cooperative learning to improve the understanding of the equation of the circle and tangent to the circle in grade 11 IPA 1 SMAN 9 Malang. This type of research is a classroom action research. Data collection techniques used were observation activities of teachers and students, a written test, field notes, and student self-assessment. The implementation of the giving independent pre-instructional tasks on STAD cooperative learning carried out by steps as follows: (1) the teacher gives the task independently pre-instructional prior to the implementation of learning, (2) the teacher to review the previous material or prerequisite to the strategy frequently asked questions, (3) teachers communicate the objectives and rules of learning, (4) implementing STAD cooperative learning which include class presentations, group discussions and quizzes, (5) the teacher asks the students concluded the material being studied, and (6) the teacher gives the task independently pre-instructional for the next lesson. Phase scoring the progress of individual and group awards implemented, after twice implementation of learning. From the results of the first cycle studies, students who achieve a value greater than or equal to 78 there was as much as 72.22%, while in the second cycle there is as much as 83.33%.
Pembelajaran Berbasis Masalah Berdasarkan Langkah - Langkah Polya untuk Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Sam, Hilyatin Nisak; Qohar, Abd.
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v6i2.5188

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran berbasis masalah berdasarkan langkah-langkah pemecahan masalah Polya yang dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas 8 SMPN 4 Malang. Data penelitian diperoleh dari analisis lembar jawaban tes, lembar observasi, lembar catatan lapangan, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah berdasarkan langkah-langkah pemecahan masalah Polya yang dapat  meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas 8 adalah 1) mengenalkan siswa pada masalah, 2) mengorganisasi siswa untuk belajar, 3) membantu investigasi mandiri dan kelompok dengan menggunakan langkah-langkah pemecahan masalah Polya, yaitu a) memahami masalah, b) menyusun rencana, c) melaksanakan rencana, dan d) mengecek kembali, 4) mengembangkan dan mempresentasikan hasil karya, dan 5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.The purpose of this study was to describe the problem-based learning by Polya’s steps problem solving that can improve math word problem solving grade 8 SMPN 4 Malang. Data were obtained from the analysis of the test answer sheets, observation sheets, sheets of field notes, and the questionnaires. The results showed that the problem-based learning by Polya’s steps problem solving that can improve student math story problems completion of grade 8 are 1) to introduce students to the problem, 2) organize the students to learn, 3) helping independent investigation and groups using the Polya’s steps problem solving, namely a) understand the problem, b) devise a plan, c) carry out the plan, and d) look back, 4) develop and present work, and 5) analyze and evaluate the problem-solving process.
Tugas Mandiri Pre-Instructional pada Pembelajaran Kooperatif STAD untuk Meningkatkan Pemahaman Persamaan dan Garis Singgung Lingkaran Ali, Nur; Qohar, Abd.
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 2 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v7i2.5434

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah pemberian tugas mandiri pre-instructional pada pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan pemahaman persamaan lingkaran dan garis singgung lingkaran siswa kelas XI IPA 1 SMAN 9 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi aktivitas guru dan siswa, tes tulis, catatan lapangan, dan penilaian diri siswa. Penerapan pemberian tugas mandiri pre-instructional pada pembelajaran kooperatif tipe STAD dilaksanakan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) guru memberikan tugas mandiri pre-instructional sebelum pelaksanaan pembelajaran, (2) guru meninjau ulang materi sebelumnya atau prasyarat dengan strategi tanya jawab, (3) guru mengkomunikasikan tujuan dan aturan pembelajaran, (4) menerapkan pembelajaran kooperatif tipe STAD yang meliputi presentasi kelas, diskusi kelompok, dan kuis, (5) guru meminta siswa menyimpulkan materi yang dipelajari, dan (6) guru memberikan tugas mandiri pre-instructional untuk pembelajaran berikutnya. Tahap pemberian skor kemajuan individual dan penghargaan kelompok di laksanakan setelah dua kali pelaksanaan pembelajaran. Dari hasil penelitian siklus I, siswa yang mencapai nilai lebih dari atau sama dengan 78 ada sebanyak 72,22%, sedangkan pada siklus II ada sebanyak 83,33%.The purpose of this study is to describe the steps giving independent pre-instructional tasks on STAD cooperative learning to improve the understanding of the equation of the circle and tangent to the circle in grade 11 IPA 1 SMAN 9 Malang. This type of research is a classroom action research. Data collection techniques used were observation activities of teachers and students, a written test, field notes, and student self-assessment. The implementation of the giving independent pre-instructional tasks on STAD cooperative learning carried out by steps as follows: (1) the teacher gives the task independently pre-instructional prior to the implementation of learning, (2) the teacher to review the previous material or prerequisite to the strategy frequently asked questions, (3) teachers communicate the objectives and rules of learning, (4) implementing STAD cooperative learning which include class presentations, group discussions and quizzes, (5) the teacher asks the students concluded the material being studied, and (6) the teacher gives the task independently pre-instructional for the next lesson. Phase scoring the progress of individual and group awards implemented, after twice implementation of learning. From the results of the first cycle studies, students who achieve a value greater than or equal to 78 there was as much as 72.22%, while in the second cycle there is as much as 83.33%.
Eksistensi Gerakan Idiologi Transnasional HTI Sebelum dan Pasca Pembubaran Qohar, Abd; Hakiki, Kiki Muhamad
KALAM Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2876.943 KB) | DOI: 10.24042/klm.v11i2.1403

Abstract

This article attempts to explore the local development of Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), especially in Lampung. The research focuses on the networks of HTI’s recruitment to maintain its identity. It also alludes how the existence of HTI withstands with its dissolution in the era of President Joko Widodo. The research concludes: Firstly, there are systematically some procedures to contend the politics of identity and HTI’s recruitment such as organizing the demonstrations, striving seminar and public discussion, media networks, approaching to the prominent figures and educational institutions, interpersonal recruitment, and halaqah (personal indoctrination). Secondly, there two possibilities of post-dissolution of HTI that would be executed, 1. The formation of new mass organization as the alternate of HTI. 2. To be new party or proceed to join the Islamic Party. They may search the parties that are ideologically identical or similiar to HTI’s ideology like PKS, PPP, PAN, PBB. This would be happened if they fail to scramble and to maintain its ideology in the form of new mass organization.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Web Pada Materi Barisan Dan Deret Setyadi, Danang; Qohar, Abd
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v8i1.5964

Abstract

The objective of this study is to develop a web-based learning media in sequence and series. This kind of research was a research and development (R & D) study. The steps in developing this media consist of analysis of the products developed, developing initial products, and product trial. The result showed that web-based learning media valid.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis web pada materi barisan dan deret. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari analisis produk yang dikembangkan, mengembangkan produk awal, dan uji coba produk. Hasil menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis web yang dikembangkan valid.
Pengembangan Bahan Ajar Berdasarkan Pendekatan Kontekstual pada Materi Bangun Datar untuk Siswa Kelas IV Prastitasari, Herti; Qohar, Abd; Sa’dijah, Cholis
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 12: DESEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.547 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i12.11815

Abstract

Abstract: This research was aimed to produce an textbooks for teacher and students with the contextual teaching and learning river environment based in the geometry material. The results of the study as follows: (1) Test result from material expert to teacher textbooks are obtained 3,87 and students textbooks are obtained 3,17, (2) test result from design expert to teacher textbooks are obtained 3,17 and students textbooks are obtained 3,40, teacher assess to textbooks for teacher and students are obtained 3,18, and (4) student activity and learning outcomes in six learning of whole into effective category.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku guru dan siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual berbasis lingkungan sungai pada materi bangun datar. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) hasil uji ahli materi terhadap buku guru memperoleh skor 3,87 valid dan buku siswa memperoleh skor 3,87, (2) hasil uji ahli desain terhadap buku guru memperoleh skor 3,17, dan buku siswa memperoleh skor 3,40, (3) penilaian guru terhadap buku guru dan buku siswa memperoleh skor 3,18, dan (4) keaktifan siswa dan hasil belajar dalam enam pembelajaran masuk kategori efektif.