Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Rancang Bangun Kontrol Temperatur dan Cahaya Ruangan Menggunakan Raspberry PI Firdian, Hary; Wibowo, Ardianto; Sari, Rika Perdana
Jurnal Komputer Terapan  Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Komputer Terapan November 2018
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The human body will always try to maintain a normal state with a perfect body system so that it can adjust to changes that occur outside the body. But the ability to adjust itself to the outside temperature is if the change in outside body temperature does not exceed 20% for heat conditions and 35% for cold conditions from the normal state of the body (Tjitro, 2004). The temperature that is considered normal for Indonesians is between 240 C to 260 C. Because heat is easier to affect body temperature, humans often look for cooler places. To overcome this problem an application is needed to facilitate controlling the temperature in the room. In this project the application with the help of Raspberry Pi and sensors to keep the room temperature stable.
Course Scheduling System Using Genetic Algorithm Gazali, Harry Rahmat; Arifin, Satria Perdana; Sari, Rika Perdana
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2011: SNTIKI 3
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1776.412 KB)

Abstract

Scheduling of courses in an university is not easy to solve. Beside viewing from the amount courses, we also need to view from lecturers perspective, namely possibilities of the lecturer that will teach more than one course. Because there is a possibility that the number of courses and the number of lecturers are not comparable. Moreover, classroom availability to manage teaching-learning activity should also be considered. Scheduling of courses at Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lancang Kuning still done manually, so that it requires a relatively long time in scheduling the courses and human errors often occurs in form of conflict on lecturer’s teaching schedule, classrooms usage, and the courses schedule of each classes. Therefore, a solution is needed to solve the existing scheduling problems. The method used is a Genetic Algorithm which is a computational approach to solve modeled problems by the biological evolution process. However, the use of Genetic Algorithm is still causing a conflict on the lecturers (1,70 %), usage of the classrooms (19,03 %) and the schedule of each classes (5,96 %), so these results can not be used for a real scheduling and still need researches and further development by trying different methods such as selection, crossover and mutation. Key words: Scheduling of courses, Genetic Algorithm 
Desain Rute Terpendek untuk Distribusi Koran Kreshna, Jan Alif; Arifin, Satria Perdana; Sari, Rika Perdana
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2011: SNTIKI 3
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.568 KB)

Abstract

Traveling Salesman Problem is a problem how to get the shortest route in a journey. One example for Traveling Salesman Problem is paperboy. Paperboy’s duty is to deliver the papers to each customer so the customer can get information quickly. Therefore, the paperboy must find the shortest route to deliver the papers in a short time. Ant Colony System is a methodology that is generated through observation of the ants. Ant Colony System is a probabilistic technique to solve computational problems by finding the best path through the graph. This algorithm is inspired by the behavior of ants in finding paths from the colony to food. In the Ant Colony System there are a number of artificial ants, which are assigned to find a solution to an optimization problem, one of which find the shortest path. In this research discussed hoe the Ant Colony System can find the shortest route in the delivery of newspapers, so paperboy can deliver newspapers quickly.   Keywords: Ant Colony System, Travelling Salesman Problem, Graph.
Model Kesuksesan Penerapan ERP Di PT CPI dengan Pendekatan Model UTAUT Sari, Rika Perdana
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2011: SNTIKI 3
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.345 KB)

Abstract

Pada saat perusahaan memutuskan untuk mengimplementasikan sistem Enterprise Resources Planning (ERP), penerimaan sistem oleh pengguna perlu diperhatikan, untuk mengetahui keberhasilan pengimplementasian sistem, maka dilakukan penelitian dengan pendekatan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Terdapat enam variabel laten exogeneous yang diteliti yaitu performance expectancy, effort expectancy, social inluence, organization facilitating conditions, JDE team quality dan managerial intervention. Variabel ERP symbolic adoption digunakan sebagai variabel laten endogenous, dan attitude toward ERP system use sebagai variabel intervening. Dan dua variabel moderating yaitu age dan experience. Metode Structural Equation Modeling (SEM) dipilih untuk pengujian hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variabel-variabel yang mempengaruhi kesuksesan pengimplementasian ERP di PT CPI adalah performance expectancy, effort expectancy, social influence, managerial intervention dan JDE team quality. Dalam hal ini age belum dapat dijadikan moderating, karena perbandingan sampel antara younger worker dan older worker tidak seimbang, dan perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan pengaruhnya terhadap model penelitian. Kata kunci: Enterprise Resources Planning, Unified Theory of Acceptance and Use of Technology, Structural Equation Modeling, Model kesuksesan ERP, PT CPI
Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Android Prabowo, Fariz; Sari, Rika Perdana; Arfan, Tobi
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 3 (2017): August 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.899 KB) | DOI: 10.20895/infotel.v9i3.280

Abstract

Toko Maestro Accessories Duri membutuhkan sebuah perangkat lunak yang dapat mencatat kegiatan toko serta menyajikan informasi keuangan yang dapat diakses hanya dengan menggunakan smartphone. Maka dari itu, penelitian ini dibuat untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan membangun sebuah sistem informasi akuntansi (SIA) berbasis Android. SIA ini dibangun menggunakan Android Studio sebagai integrated development environment (IDE), dan MySQL sebagai database. Pengujian menggunakan teknik user acceptance testing (UAT) yang dilakukan oleh pemilik toko, dimana pada UAT tahap pertama menghasilkan persentase kepuasan sebesar 76,9% dengan indikator sebanyak 52 butir uji. Lalu, pada UAT tahap kedua diperoleh persentase kepuasan sebesar 98,1% dengan 15 butir uji, serta UAT tahap ketiga diperoleh persentase kepuasan sebesar 100% yang diperoleh dari 3 butir uji. Penelitian ini dianalisa menggunakan teknik wawancara yang dilakukan sebanyak dua kali. Wawancara pertama dilakukan dengan narasumber seorang staf pengajar program studi Akuntansi di Politeknik Caltex Riau guna memperoleh informasi mengenai kelayakan SIA Android bernama Maestro yang dibangun dari sudut pandang independen dan berkompetensi di bidang akuntansi. Selanjutnya, wawancara kedua dengan narasumber yaitu pemilik toko Maestro Accessories dengan tujuan untuk memperoleh informasi mengenai kinerja aplikasi Maestro dari sudut pandang klien.
Pendekatan Metodologi Extreme Programming pada Aplikasi E-Commerce (Studi kasus Sistem Informasi Penjualan Alat-alat Telekomunikasi) Rahmi, Raisya; Sari, Rika Perdana; Suhatman, Rahmat
Jurnal Komputer Terapan  Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Komputer Terapan
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pengembangan perangkat lunak yang berkembang saat ini beralih kepada metode yang lebih sederhana, yaitu dikenal dengan Agile. Agile merupakan metode pemodelan perangkat lunak yang mengutamakan fleksibilitas terhadap perubahan-perubahan yang terjadi selama proses pembangunan perangkat lunak. Bahkan perubahan dapat dilakukan pada saat fase terakhir.Extreme Programming atau XP merupakan salah satu metode Agile yang berbeda dari metode Agile yang lain. XP tidak memiliki dokumentasi formal selama proses pembangunannya. Tahapan-tahapan yang harus dilalui dengan XP yaitu, tahapan eksplorasi, perencanaan, iterasi pengembangan sistem, dan tahap produksi akhir. Pada tugas akhir ini XP digunakan untuk membangun aplikasi e-Commerce dengan studi kasus Sistem Informasi Penjualan Alat-alat Telekomunikasi dengan prinsip Business to Customer (B2C). E-Commerce adalah sistem penjualan berbasis online yang diperuntukan bagi penjual yang ingin mengembangkan kegiatan jual beli perusahaan mereka. Penjual yang menjual langsung barang dagangan kepada customer merupakan prinsip B2C yang digunakan pada pembangunan e-Commerce ini.Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa dokumentasi perancangan sistem hanya dilakukan pada tahap awal pembangunan yaitu tahap eksplorasi dan tahap perencanaan. Kemudian apabila terjadi perubahan pada saat pembuatan aplikasi, perancangan sistem tidak akan diubah, hanya sistem yang sedang dibangun saja yang berubah. Dapat dikatakan bahwa bahwa XP tidak memiliki dokumentasi formal yang dapat digunakan sebagai alat ukur bahwa aplikasi sudah selesai dibangun, namun aplikasi dikatakan selesai apabila klien tidak membutuhkan penambahan requirements pada aplikasi.Penambahan atau perubahan requirement ini tidak dibatasi, sehingga apapun keinginan klien akan dipenuhi. Hal ini membuat developer harus bisa mengatasi permintaan klien, yang tidak jarang developer menemukan kesulitan untuk mengatasi permintaan tersebut. Kesulitan ini dapat berupa kode program yang sulit untuk di temukan untuk mengembangkan sistem, dan perubahan data pada tabel database yang mengharuskan developer membangun ulang tabel pada database.
Implementasi Concept Art Dalam Pembuatan Objek 3D Pada Permainan Edukasi Virtual Safari Hadi, Fadhlul; Dewi, Meilany; Sari, Rika Perdana
Jurnal Komputer Terapan  Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Komputer Terapan November 2017
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game memiliki tiga tahapan, yakni tahapan pra produksi, produksi dan pasca produksi. Tahap pra produksi merupakan tahap dimana ide dan konsep direncanakan. Ide tiap orang dapat disamakan melalui suatu diskusi, hanya saja perspektif tiap orang dalam menggambarkan ide yang sama tersebut berbeda-beda. Oleh karena itu, concept art dibutuhkan untuk mengatasi perbedaan perspektif yang menyebabkan kesalahpahaman diproses pembuatan game nantinya. Concept art adalah bentuk ilustrasi, yang bertujuan untuk menyampaikan representasi dari desain, ide atau perasaan untuk digunakan dalam suatu game. Dengan mengimplementasikan concept art, diharapkan agar objek 3D yang sudah dibuat dapat digunakan oleh pembuat game pada proses pembuatan permainan selanjutnya. Salah satu contoh representasinya adalah mengimplementasikan concept art dalam pembuatan objek 3D pada permainan Edukasi Virtual Safari. Pengujian yang dilakukan menggunakan metode observasi mendapatkan hasil yang menunjukkan bahwa concept art dan objek 3D untuk permainan edukasi virtual safari sudah sesuai dengan perencanaannya berdasarkan pengamatan dari ahli di bidang Concept art dan objek 3D.
Sistem Pakar Penyakit Kulit Pada Manusia Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Web Yastita, Sri; Lulu, Yohana Dewi; Sari, Rika Perdana
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2012: SNTIKI 4
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.599 KB)

Abstract

Expert system is one part of artificial intelligence, where the system adopt human knowledge, so that the computer can do the job like an expert. There so many cases use expert system, such as skin diseases expert systems. This application is used to allow users to diagnose skin disease before further action. This application uses the methods of certainty factors, implemented using the PHP programming language and MySQL supporting data storage. This application will display the symptoms of any skin disease. The final result of the application form based on the type of disease symptoms of the selected input.Keywords: Certainty Factor , Expert System, Skin Diseases
Analisis Usability Existing Product dan Development Product Menggunakan PendekatanUser Centered Design pada E-Commerce Henim, Silvana Rasio; Putri, Rery Audilla; Sari, Rika Perdana
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 4, No 2 (2018): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.021 KB) | DOI: 10.33372/stn.v4i2.407

Abstract

Usability merupakan salah satu hal penting dalam situs web e-commerce. Hal ini terbukti pada penelitian yang dilakukan oleh User Interface Engineering, Inc., diketahui bahwa 60% waktu terbuang karena orang tidak dapat menemukan informasi yang ingin didapatnya pada suatu website dan ini berdampak pada penurunan produktivitas hingga mengalami kegagalan. Oleh karena itu, digunakanlah teknik yang harus berfokus kepada pengguna yaitu menggunakan pendekatan User Centered Design (UCD). Analisis akan dilakukan dengan membandingan antara existing product dengan development product. Development product adalah website yangakan dikembangkan dengan UCD menggunakan studi kasus toko online Dimahf. Existing product yang digunakan adalah Askalabel sebagai salah satu website e-commerce fashion hijab yang sudah berdiri tahun 2017.Evaluasi dilakukan dengan metode usability testing dan tools User Experience Questionnaire (UEQ). Setelah dilakukan pengujian dengan usability testing didapatkan hasil 100% task sukses dilakukan oleh responden meskipun pertama kali menggunakan kedua website. Kemudian berdasarkan hasil pengujian UEQ didapatkan hasil rata-rata dari seluruh aspek nilai Dima.hf lebih tinggi dari pada Askalabel yaitu 1,54 sedangkan Askalabel 1,26. Responden memiliki persepsi lebih positif terhadap Dima.hf dari pada Askalabel untuk aspek perpecuity, dependability dan novelty, sedangkan Askalabel unggul pada aspek attractiveness, stimulation, dan efficiency.
Implementasi Metode Klasifikasi ABC pada Warehouse Management System PT. Cakrawala Tunggal Sejahtera Chatisa, Ivan; Muslim, Istianah; Sari, Rika Perdana
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1683.613 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v8i2.501

Abstract

Warehouse is a place used to store and put items owned by company. There are many activities carried out in the warehouse, starting from data collection process to management of the items. However, there are still companies that have difficulty in collecting data and management of available items. As the process of collecting goods is still done manually, it takes a long time to find information from the item. Therefore, a Warehouse Management System (WMS) was built by implementing the ABC classification method to help the company in managing items at the warehouse. ABC classification method is a method used to group items into certain classes based on the annual demand of the item. This method is used to regulate the placement of items in the warehouse. After the ABC method is implemented on the system, the company is able to to arrange the items and to obtain the information of the most needed items by consumers easier. The result of User Acceptance Test (UAT), which was conducted 3 times, states that all of user needs have been fulfilled and accepted entirely. Then, based on the results of the questionnaire recapitulation distributed to employees as many as 30 respondents, it is obtained that as many as 91.33% of respondents state that the system is easy to use and provides complete and accurate information (strongly agree).