Mufarizuddin Mufarizuddin, Mufarizuddin
Universitas Pahlawan

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD KELAS V MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD mufarizuddin, mufarizuddin
Jurnal Pelangi : Research of Education and Development Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.058 KB) | DOI: 10.22202/jp.2017.v9i2.1899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa SD kelas V melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas VA Sekolah Dasar Negeri 016 Bangkinang  yang berjumlah 32 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa ada peningkatan hasil belajar sebelum dilakukan tindakan ke siklus I dan ke siklus II. Sebelum dilakukan tindakan, hasil belajar  siswa diperoleh 46.9%, terjadi peningkatan pada siklus I dengan persentase 68.8% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 22 orang siswa. Hasil belajar  siswa pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 90.6% dengan jumlah siswa tuntas sebanyak 29 orang siswa. Hal ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PADA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD Mufarizuddin, Mufarizuddin
JURNAL SEKOLAH Vol 1, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : JURNAL SEKOLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Dengan Menggunakan Alat Peraga Pada Pelajaran IPA Di Kelas V SD. Pada Tahap Observasi awal yang dilakukan peneliti ada tiga aktivitas sangat rendah yaitu aktivitas visual, aktivitas lisan, dan aktivitas emosi, satu aktivitas sedang yaitu aktivitas mendengar dan satu aktivitas tinggi yaitu aktivitas tinggi yaitu menulis. Pada siklus satu ada satu aktivitas tergolong rendah yaitu aktivitas mental, dua aktivitas tergolong sedang yaitu aktivitas visual dan aktivitas metrik, tiga aktivitas tergolong tinggi yaitu aktivitas lisan, aktivitas mendengar dan aktivitas emosi dan satu aktivitas tergolong tinggi yaitu aktivitas menulis. Kemudian pada siklus dua ada tiga aktivitas tergolong tinggi yaitu aktivitas lisan, aktivitas metrik dan aktivitas mental dan empat aktivitas tergolong tinggi yaitu aktivitas visual, aktivitas mental dan ada empat aktivitas tergolong sangat tinggi yaitu aktivitas visual, mendengar, menulis dan emosi.Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Alat peraga, IPA
An Analysis on the Effect of Television Show on the Students’ Character of Elementary School Students in Bangkinang Kota Mufarizuddin, Mufarizuddin; Fauziddin, Mohammad
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.811 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v6i2.11890

Abstract

It is found that some elementary school students favor to talk and behave one of the cinema, namely "Anak Jalanan". The cinema influences the children’s character, in this case in high school classes such as imitating fashion style, speech style, even hairstyles. Such kinds of imitating are still in a good control. However, there is an increasing on fear of the worst development of moral. This research is aimed at: (1) to analyze the possibility effect of cinema on behavior changing of elementary school students in Bangkinang Kota, (2) to analyze the factors causes the changing of the character, and 3) to give the information on the importance of assisting the children while watching TV. The subjects of the research were elementary school students in Bangkinang Kota, in academic year 2016/2017. The data were collected by documentation, questionnaire, and interview guide. The findings showed that cinema Anak Jalanan have significant effect on the changing of children’s character. It is highly exoected that parents play the role of assisting the children. 
ANALISIS KESULITAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 012 BANGKINANG KOTA Mufarizuddin, Mufarizuddin
Journal on Education Vol 1 No 1 (2018): Journal On Education
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.804 KB) | DOI: 10.31004/joe.v1i1.8

Abstract

This research is to find out the location of difficulty and the factors that cause difficulties in learning mathematics on the subject of integer count operation. Research subjects are taken that is class V which has the average value of mathematics still under Minimum Exhaustiveness Criteria (KKM). Data collection methods used were test method, observation method, interview method. The test method is used to obtain student completion data on the counting integer counting material in the form of essay 10 items. Observation method is used to determine the condition of subjects during the learning activities of mathematics and to know the factors that can affect the learning process of mathematics. Interview method is done to know clearly problem faced by student when study material counting integer. From the data of final analysis result, it is found that the percentage of students' difficulties in skill is 50% including enough category, difficulties in understanding the concept of 23.3% including less category and difficulty in problem solving by 20% including less category. So expect teachers in shaping the pattern of teaching mathematics is not solely shown in the students' skills in solving the problem. But more important is how to invite students to understand and understand and master the existing concepts well and correctly, so that students do not have difficulty in learning mathematic. Keywords: Analysis, Student Difficulties
PELATIHAN DISEMINASI PENDIDIKAN KARAKTER ANTI KORUPSI BAGI PENGURUS ORGANISASI INTRA KAMPUS Mufarizuddin, Mufarizuddin; Pebriana, Putri Hana; Sumianto, Sumianto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4329

Abstract

Abstrak: Dalam memberantas korupsi di Indonesia tidak cukup hanya dengan melakukan suatu tindakan respresif, namun yang lebih mendasar lagi adalah melakukan tindakan preventif atau pencegahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan melalui preventif ini adalah dengan menumbuhkan kepedulian untuk melawan berbagai tindakan korupsi, dan sekaligus juga mendidik generasi muda dengan menanamkan nilai- nilai etika dan moral yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan kegiatan adalah dengan adanya pendidikan karakter antikorupsi diharapkan munculnya rasa tanggung jawab untuk memberantas koruspi dan memberikan contoh pada masyarakat luas. Tim pengabdian masyarakat ini melakukan beberapa metode yaitu ceramah, tanya jawab dan simulasi dengan pemutran film tentang karakter anti korupsi dan selanjutnya diberikan pre-test yang digunakan untuk melihat pengetahuan mahasiswa terhadap karakter anti korupsi, metode ceramah, metode tanya jawab dan metode simulasi hal ini dilakukan agar Pengurus HIMA memahami pendidikan Antikorupsi dengan baik. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman kepada mahasiswa khususnya pengurus HIMA PGSD tentang pendidikan anti korupsi, termasuk pemahaman, aturan dan implementasi pendidikan anti korupsi di Perguruan Tinggi.  Abstract:  In eradicating corruption in Indonesia, it is not enough just to take a respectful action, but even more fundamental is to take preventive or preventive actions. One of the efforts that can be made through this prevention is to raise awareness to fight various acts of corruption, and at the same time educate the younger generation by instilling ethical and moral values that are necessary in social life. The aim of the activity is that with anti-corruption character education, it is hoped that a sense of responsibility will emerge to eradicate corruption and provide an example to the wider community. This community service team carried out several methods, namely lectures, questions and answers and simulations with film screenings about anti-corruption characters and then given a pre-test which was used to see student knowledge of anti-corruption characters, lecture methods, question and answer methods and simulation methods. so that the HIMA Management understands Anti-corruption education well. The results achieved in this activity were to provide understanding to students, especially PGSD HIMA administrators about anti-corruption education, including understanding, rules and implementation of anti-corruption education in tertiary institutions.
Analysis of Learning Difficulties Factors for grade III Elementary School Students Sari, Delpina; Syahrial, Syahrial; Mufarizuddin, Mufarizuddin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.124 KB) | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2040

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada materi perkalian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IIIB di SDN 028 Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang yang mengalami kesulitan belajar sebanyak 26 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengam menggunakan Angket, Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Analisis data digunakan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa kelas IIIB. Faktor-faktor kesulitan belajar siswa kelas III SDN 028 Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten kampar dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Dimana faktor internal dipengaruhi oleh faktor rasa percaya diri dan intelektual belajar siswa. Pada faktor intelektual siswa kelas IIIB termasuk rendah dengan presentase 28%. Faktor rasa percaya diri siswa kelas IIIB termasuk kedalam kriteria sedang dengan presentase 44%. Sedangkan untuk faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa kelas IIIB, yaitu faktor guru dan lingkungan sekolah. Faktor guru pada siswa kelas IIIB rendah dengan memiliki presentase 33%, sedangkan faktor lingkungan sekolah termasuk kriteria sangat rendah dengan presentase 6%, yang sehingga mengakibatkan terjadinya kesulitan belajar pada Siswa Kelas IIIB SDN 028 Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.