Arlini Dyah Radityaningrum, Arlini Dyah
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENURUNAN TSS, BOD, ESCHERICHIA COLI PADA LIMBAH TANGKI SEPTIK MENGGUNAKAN TANAMAN CYPERUS PAPYRUS PADA PENGOLAHAN CONSTRUCTED WETLAND Musarofa, Musarofa; Radityaningrum, Arlini Dyah; Kusuma, Maritha Nilam
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.53 KB)

Abstract

Limbah hasil penyedotan tangki septik mengandung bahan organik yang tinggi. Pengolahan limbah tangki septik di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) umumnya menggunakan teknologi konvensional yang memerlukan keahlian dalam pengoperasiannya. Constructed wetland merupakan satu alternatif pengolahan limbah yang sederhana untuk mengolah limbah dengan konsentrasi bahan organik yang tinggi. Penelitian ini menggunakan constructed wetland untuk mengolah limbah hasil penyedotan tangki septik dengan tanaman Cyperus papyrus. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa penurunan BOD, TSS dan Eschericia coli dalam limbah hasil penyedotan tangki septik yang diolah menggunakan constructed wetland dengan tanaman Cyperus papyrus. Penelitian akan dilaksanakan selama 41 hari di Laboratorium Kualitas Lingkungan Teknik Lingkungan ITATS, masa aklimatisasi 16 hari dan masa pengolahan 25 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan TSS, BOD, Eschericia coliform pada limbah tangki septik yang telah diolah menggunakan constructed wetland dengan tanaman Cyperus papyrus adalah 87%, 62,84% dan 63%. Konsentrasi TSS, BOD, Eschericia coliform yang dicapai pada penelitian ini masih belum memenuhi mutu yang di tetapkan oleh Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Industri dan / atau Kegiatan Usaha Lainnya, dengan konsentrasi masing-masing adalah 28 mg/l, 258 mg/l dan 4600 mg/l.Kata kunci: limbah tangki septik, constructed wetlands, Cyperus papyrus
Kualitas Biobriket dari Bahan Campuran Bioslurry dan Sekam Padi sebagai Alternatif Bahan Bakar Harnawan, Bagus Yossy; Radityaningrum, Arlini Dyah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.332 KB)

Abstract

Bio-slurry dan sekam padi merupakan potensial material bahan bio-briket karena memiliki nilai kalor yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk i) menganalisis karakteristik bio-slurry dan sekam padi sebagai bahan pembuat bio-briket, ii) menentukan kualitas bio-briket dari bahan campuran bio-slurry dan sekam padi. Komposisi bahan dalam penelitian adalah i) 10 gr bio-slurry : 23 gr sekam padi : 10 gr perekat, ii) 12 gr bio-slurry : 21 gr sekam padi : 10 gr perekat, iii) 14 gr bio-slurry : 19 gr sekam padi : 10 gr perekat, iv) 16 gr bio-slurry : 17 gr sekam padi : 10 gr perekat, v) 17 gr bio-slurry : 15 gr sekam padi : 10 gr perekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bio-slurry memiliki karakteristik 0,17% kadar air; 3,19% kadar abu; 5002 Kalori/g; 0,77% volatile matter and 95,90% fixed carbon. Karakteristik sekam padi adalah 3% kadar air; 16% kadar abu; 2038 Kalori/g; 0,31% volatile matter; 23,30% fixed carbon. Komposisi yang menghasilkan nilai kalor tertinggi adalah komposisi 10 gr bio-slurry : 23 gr sekam padi : 10 gr perekat. Bio-briket ini memiliki kualitas 0,60% kadar air; 0,52% kadar abu; 4424 Kalori/g; 0,35% volatile matter; 98,93% fixed carbon.
Identifikasi Kendala dan Rumusan Strategi Pengelolaan Bank Sampah di Simojawar, Surabaya Dwicahyani, Anindya Rachma; Novianarenti, Eky; Radityaningrum, Arlini Dyah; Ningsih, Erlinda
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2020.v4i2.1090

Abstract

Bank sampah adalah sebuah sarana bagi masyarakat untuk mengelola sampah yang bernilai ekonomi. Program bank sampah telah menjadi suatu bentuk paradigma baru bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Pada dasarnya, sistem manajemen bank sampah mengadopsi sistem manajemen perbankan sederhana. Umumnya, para nasabah menyetor sampah kepada bank sampah, kemudian sampah tersebut akan dikonversi menjadi saldo sesuai nilai ekonomis penjualannya. Di Surabaya, bank sampah sudah diinisiasi dan berkembang di berbagai daerah. Salah satu bank sampah yang ada di Surabaya adalah bank sampah di Simojawar, Kecamatan Jambangan. Bank sampah yang terbentuk pada tahun 2018 ini masih belum berjalan secara maksimal karena berbagai kendala dan masalah. Melalui penelitian ini, hendak dilakukan identifikasi dan analisis kendala selama proses keberlangsungan bank sampah di Simojawar. Selain itu, juga dilakukan perumusan strategi yang sebaiknya dilakukan agar bank sampah tetap berkelanjutan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara kepada petugas dan nasabah bank sampah, berdasarkan aspek teknis, aspek operasional kelembagaan, aspek finansial, dan aspek manajemen secara umum sudah berjalan dengan baik. Dampak langsung peran penting bank sampah di lingkungan masyarakat Simojawar belum dirasakan secara signifikan oleh para nasabah. Dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak seperti masyarakat, pemerintah daerah, dan mitra pengepul juga menjadi faktor penting bagi kerlangsungan bank sampah di Simojawar. Melalui sebuah pengelolaan Bank sampah yang baik, kreativitas, inovasi, hingga kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat ditingkatkan.
Kajian Keberadaan Mikroplastik Di Wilayah Perairan: Review Permatasari, Dinda Resmi; Radityaningrum, Arlini Dyah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik mengalami proses degradasi menjadi mikroplastik (MP) di lingkungan. MP merupakan partikel plastik dengan ukuran diameter kurang dari 5 mm. Saat ini telah ditemukan MP dari berbagai sumber pencemar di lingkungan perairan. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji keberadaan MP ditinjau dari kelimpahan, ukuran, bentuk, dan jenis MP di lingkungan perairan. Wilayah perairan yang dikaji meliputi danau, sungai, estuari, laut, teluk dan selat. Hasil kajian menunjukkan bahwa kelimpahan MP di lingkungan perairan masing-masing adalah sebesar 57.112 partikel/km2 di danau; 3 x 106 partikel/km2 di sungai; 292 partikel/L di estuari; 6.18 x 105 partikel/km2 di laut; 580 partikel/L di teluk; 32,48 x 105 partikel/L di selat. Dominasi ukuran MP di perairan 0,355 mm - 0,999 mm, dan berbentuk fragmen. Jenis polimer MP yang sering ditemukan di lingkungan perairan adalah polyethylene (PE) dan polyprophylene (PP).
EVALUASI SISTEM PENGOLAHAN DAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PDAM KOTA PROBOLINGGO Alviyani, Silvia Risma; Radityaningrum, Arlini Dyah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PDAM Kota Probolinggo menggunakan sumber air baku dari Mata Air Danau Ronggojalu yang terletak di Desa Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Kapasitas sumber air baku yaitu 3000 L/detik. Air baku tersebut diolah di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ronggojalu. Sistem pengolahan di IPA Ronggojalu terdiri atas unit intake, desinfeksi, dan reservoir. Kapasitas produksi IPA Ronggojalu adalah 390 L/detik. Wilayah pelayanan IPA Ronggojalu ini adalah 5 kecamatan, yaitu Wonoasih, Mayangan, Kedopok, Kanigaran, Kademangan. Cakupan pelayanan air bersih PDAM Kota Probolinggo tahun 2019 sebesar 59,62% atau sebanyak 19.938 sambungan rumah. Namun, cakupan ini masih di bawah target yang ditetapkan pemerintah setempat, yaitu sebesar 80% dari jumlah penduduk. Sebagian besar penduduk masih menggunakan sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengolahan dan sistem distribusi di IPA Ronggojalu PDAM Kota Probolonggo. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi (survei lapangan), wawancara, dan studi literatur. Data penelitian meliputi eksisting jaringan pipa, data pelanggan, cakupan layanan, wilayah cakupan reservoir, dan layout IPAM. Data tersebut kemudian dievaluasi menggunakan software Epanet 2.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 49 segmen pipa utama distribusi yang memiliki kecepatan di bawah 0,3 m/s dan terdapat 28 titik junction yang belum memenuhi baku mutu nilai tekanan (< 5 m).