BrMJ


Inflamasi pada Coronavirus Disease 2019

Dedy Kurnia (Universitas Andalas Padang/RSUP Dr. M. Djamil Padang)
Rinal Effendi (Universitas Andalas Padang/RSUP Dr. M. Djamil Padang)



Article Info

Publish Date
14 Jan 2022

Abstract

Latar Belakang: Desember tahun 2019, terjadi wabah pneumonia yang tidak diketahui penyebab pastinya. Wabah ini pertama kali ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. WHO secara resmi menamakan penyakit ini COVID-19.Pembahasan: Sars-CoV-2 merupakan virus RNA strain tunggal positif, berkapsul dan tidak bersegmen yang memiliki 4 protein. Virus ini menular melalui droplet nuclei. Virus memiliki 5 tahapan saat menginfeksi yang akan terjadi apabila virus berikatan dengan reseptor ACE-2. Proses inflamasi terjadi akibat pelepasan sitokin IL-1, IL-6, IL-10, TNF-a. Infeksi dimulai dari masa inkubasi sampai dengan terjadinya respon imun berlebihan yang menyebabkan hiperinflamasi pada paru yang dapat berkontribusi terhadap terjadinya ARDS. berat kasusnya COVID-19 dibagi menjadi tanpa gejala, ringan, sedang, berat dan kritis.Kesimpulan: COVID-19 adalah penyakit infeksi pernapasan yang disebabkan oleh Sars-CoV-2 yang dapat menyebabkan hiperinflamasi. Infeksi COVID-19 dapat menimbulkan gejala ringan, sedang, berat atau bahkan kritis.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

brmj

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Baiturrahmah Medical Journal published by Medical Faculty of Universitas Baiturrahmah. The frequency of publishing is four issues in a year. The topics covered include the fields of Allergy and Immunology, Anesthesiology, Cancer and stem cells, Cardiovascular, Cell and Molecular Biology, Childrens ...