Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan
Vol 2, No 1 (2018): April 2018

Study Pembuatan Durable Cement dengan Penambahan Pozzolan Silica Fume

Nanik Hendrawati (Department of Chemical Engineering, Politeknik Negeri Malang)
Endah Dwi Rahmayanti (Department of Chemical Engineering, Politeknik Negeri Malang)
Evi Dyah Priapnasar (Department of Chemical Engineering, Politeknik Negeri Malang)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2018

Abstract

Selama ini silica fume dikenal sebagai bahan campuran pembuatan beton karena dapat meningkatkan kuat tekan beton, menurunkan permeabilitas beton dan memiliki ketahanan sulfat yang tinggi. Dalam penelitian ini mencoba mengaplikasikan silica fume pada pembuatan durable cement. Silica fume dijadikan sebagai bahan pozzolan karena didalamnya mengandung silica tinggi yang bersifat reaktif agar dapat meningkatkan ketahanan terhadap sulfat. Bahan pozzolan ini dapat bereaksi dengan Ca(OH)2 pada suhu biasa untuk membentuk senyawa bersifat semen. Pada penelitian ini silica fume divariasikan mulai dari 0; 7,5; 15; 22,5; 30; 37,5%. Durable cement ini akan diuji ketahanan sulfatnya dengan menggunakan metode pengujian kuat tekan. Hasil percobaan menunjukkan terjadinya penururan nilai kuat tekan sampel pada umur 7 dan 28 hari jika dibandingkan dengan blanko. Hal ini disebabkan lambatnya reaksi pozzolan (silica fume). Namun proses peningkatan kuat tekannya akan terus berlanjut hingga setelah umur 360 hari. Jika dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (15-0302-2004) semen PPC tipe IP-K, hasil sampel durable cement masih memenuhi standar untuk variabel dengan penambahan silica fume antara 7,5% sampai 22,5%. Silica fume is known as a mixture of concrete manufacturing since it can increase the compressive strength of concrete, decrease the permeability of concrete and have a high resistance to sulfates. In this research, try applying silica fume to make durable cement. Silica fume is converted to pozzolan because it contains highly reactive silica to increase sulfate resistance. This pozzolan material can react with Ca (OH)2 at a  room temperature to form a cement compound. In this study, silica fume  was varied from 0; 7.5; 15; 22.5; 30; 37.5%. The durable cement will be tested for its resistance to sulfates by using a compression resistance test method. The results showed that the compressive strength of the sample was decreased at 7 and 28 days compared to the blanks. This is due to the slow reaction of pozzolan (silica fume). But the process of increasing the resistance to compression will continue until after 360 days. Compared with Indonesia cement national standard (15-0302-2004) of PPC type IP-K, the durable cement sample still meets the standard for variables with the addition of silica fume between 7.5% and 22.5%.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jtkl

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Energy Engineering Environmental Science Materials Science & Nanotechnology

Description

This journal is an open access journal with the frequency of 2 (two) times a year, published by Department of Chemical Engineering, Politeknik Negeri Malang (State Polytechnic of Malang). The journal publishes original research results, literature reviews and short communications relevant to the ...