Prosiding Seminar Nasional Kemaritiman dan Sumber Daya Pulau-Pulau Kecil
Vol 2, No 1 (2017)

PEMETAAN RISIKO BENCANA TSUNAMI DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN WEDA TENGAH, KABUPATEN HALMAHERA TENGAH, MALUKU UTARA

Mohammad Lessy Ridwan Ridwan (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun)
Nurhalis Wahidin (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun)
Rommy M. Abdullah (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun)
Jefry Bemba (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2018

Abstract

Pemetaan risiko tsunami dapat diimplementasikan dengan berbagai cara. Integrasi analisis spasial melalui pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan salah satu metode untuk mengembangkan pemetaan genangan dan penilaian risiko tsunami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan wilayah risiko akibat skenario bencana tsunami di wilayah Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengan, Maluku Utara. Metode yang digunakan adalah analisis dari data sekunder yang meliputi analisis, peta topografi, citra satelit, kemiringan lereng dan peta kawasan rawan bencana tsunami. Dalam peta risiko tsunami, zona bahaya tsunami diklasifikasikan sebagai kategori tinggi, sedang dan rendah berdasarkan tingkat penggenangan dalam meter (kontur). Berdasarkan hasil pemetaan terlihat bahwa beberapa desa wilayah studi sangat memiliki tingakat kerentanan yang tinggi dan tingkat kerentanan yang sedang, namun semua desa memiliki tingkat risiko yang tinggi. Hasil studi ini menyediakan peta interaktif untuk mengidentifikasi daerah yang terkena dampak tsunami setelah bencana dan menginformasikan desa yang rentan tsunami sebelum merencanakan perencanaan bencana di masa depan.Kata kunci: Risiko tsunami, GIS, Halmahera Tengah

Copyrights © 2017