cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
iltizam@uinjambi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iltizam@uinjambi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
ILTIZAM Journal of Sharia Economic Research
ISSN : 25982222     EISSN : 25982540     DOI : -
Core Subject : Economy,
Iltizam Journal of Shariah Economic Research E-ISSN:2598-2540 P-ISSN:2598-2222 is the journal that publishing the research result in the area of sharia economic, namely sharia banking and financing, micro and macro economy, and the issues of regional development that studied by sharia economic perspective. Iltizam cordially invites the academician, researchers, and others to submit their research article that in line with our focus and scope.
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
ANALISIS PENAFSIRAN FAZLURRAHMAN DAN MASDAR F. MAS’UDI TENTANG ZAKAT DAN PAJAK Umniyatis Sholihah Hastriana
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 2 No. 1 (2018): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.133 KB) | DOI: 10.30631/iltizam.v2i1.111

Abstract

Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang ditegaskan dalam al-Qur’an. Zakat termasuk pula dari rukun Islam. Namun, umat Islam selain berkewajiban membayar zakat, berkewajiban pula membayar pajak. Zakat perintah dalam Islam yang wajib ditunaikan, sedangkan pajak merupakan ketentuan Undang-Undang yang wajib dipatuhi sebagai warga Negara yang baik. Karena itu, muncul pemikiran tentang hukum dua kewajiban membayar zakat dan pajak sekaligus bagi umat Islam. Menurut Fazlurrahman, zakat adalah pajak. Artinya, sistem perpajakan harus dimasukkan ke dalam naungan zakat dengan mengubah strukturnya karena hanya zakat yang ditetapkan sebagai pajak dalam al-Qur’an. Sedangkan menurut Masdar F. Mas’udi, zakat adalah ruh dari pajak. Jadi, apabila seseorang meniatkan membayar zakat ketika mengeluarkan pajak, maka orang tersebut sudah dikatakan membayar zakat. Selain itu, membayar dua kewajiban bagi seorang muslim sangat memberatkan dan tidak mencerminkan nilai kemaslahatan.
STRATEGI BERBASIS MAQASHID SYARIAH DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DI JAMBI Sucipto Djaafar
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 2 No. 1 (2018): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.737 KB) | DOI: 10.30631/iltizam.v2i1.107

Abstract

Strategi yang berbasis pada maqashid syariah sangat jarang ditemukan, namun ia merupakan prinsip dasar bagi pengembangan murni lembaga keuangan yang berbasis pada syariah dan bertujuan untuk mencapai falah dan maslahah. Tulisan ini dimaksuksudkan untuk mengkaji strategi untuk meningkatkan daya saing lemabag keuangan syaraih di Provinsi Jambi yang didasarkan kepada strategi berbasis maqashid syariah. Tulisan ini menjelaskan bahwa kinerja Lembaga Keuangan Mikro Syariah di Kota Jambi memiliki tingkat efisiensi yang berbeda-beda bahwa, untuk mensiasati demi meningkatnya daya saing lembga keuangan syaraih agar di[perkuat pada aspek modal sosial berbasis maqashid syariah. Modal sosial Islam dapat dibentuk dari kepercayaan antara lembaga dengan nasabah, dan menjadi intrumen dari aksi yang bertalian dengan lembaga dalam setiap agen sosial konomi, nilai ukhuwah dan solidaritas dapat ditanamkan pada nasabah dan lemabaga keuangan syariah agar dapat memahami prinsip yang lebih baik dari pembagian resiko sebagai ganti dari hanya hutang nasabah dalam keikutsertaan liabilitas hutang pada kasus lemabaga keuangan konvensional
PENGARUH INVESTASI DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI (STUDI TAHUN 2012-2015) Ambok Pangiuk
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 1 No. 1 (2017): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.52 KB) | DOI: 10.30631/iltizam.v1i1.90

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menentukan pengaruh investasi dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi dari tahun 2012 sampai tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Sebagai tujuan penelitian diantaranya adalah untuk mengetahui pengaruh investasi terhadap pertumbuhan ekonomi, pengaruh pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi serta pengaruh investasi dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil dan kesimpulan sebagai berikut: pertama, bahwa investasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi, kedua pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi, ketiga secara simultan investasi dan pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi, dengan nilai R Square yang diperoleh 0,492, artinya variable investasi dan pengeluaran pemerintah mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi sebesar 49,2 % sedangkan sisanya 50,8 % pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi dipengaruhi oleh faktor lain.
PENGARUH GAYA HIDUP DAN MINAT TERHADAP KEBIASAAN PEMBELIAN BARANG YANG TIDAK TERENCANA MASYARAKAT KOTA JAMBI Agustina Mutia
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 1 No. 1 (2017): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.803 KB) | DOI: 10.30631/iltizam.v1i1.97

Abstract

Gaya hidup (lifestyle) adalah cara hidup yang diidentifikasi dengan bagaimana orang menghabiskan waktu mereka (aktifitas) apa yang mereka anggap penting dalam lingkungannya (keterkaitan) dan apa yang mereka perkirakan tentang diri mereka sendiri dan dunia sekitarnya. Penelitian ini bertujuan menganalissi pengaruh gaya hidup dan minat terhadap kebiasaan pembelian barang yang tidak terencana dan menganilisis faktor apa yang sangat berpengaruh terhadap kebiasaan pembelian barang yang tidak terencana masyarakat Kota Jambi. Dari hasil penelitian diketahui Koefisien regresi variabel gaya hidup (X1) sebesar 0.129 artinya jika gaya hidup mengalami peningkatan sebesar 1 satuan, maka pembelian yang tidak terencana akan mengalami peningkatan sebesar 0.129. Dan koefisien regresi variabel minat (X2) sebesar 0.574, artinya jika minat mengalami peningkatan sebesar 1 satuan, maka pembelian yang tidak terencana akan meningkat juga sebesar 0.574
SATANIC FINANCE DALAM PERBANKAN SYARIAH Elmiliyani Wahyuni
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 2 No. 1 (2018): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.979 KB) | DOI: 10.30631/iltizam.v2i1.109

Abstract

Perbankan Syariah dianggap sebagai alternatif perbankan konvensional, karena bank syariah beroperasi berdasarkan prinsip syariah, tidak ada pihak yang menzhalimi dan dizhalimi. Perkembangan perbankan syariah tentunya harus didukung oleh sumber daya insani yang memadai. Namun, realitas yang ada sering terjadi praktek Satanic Finance tubuh perbankan syariah dengan menjalankan transaksi pengelabuan yang melanggar prinsip syariah guna meraih keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan praktek Satanic Finance yang terjadi dalam perbankan syariah serta solusi untuk mengantisipasi dan meminimalisir suburnya Satanic Finance dalam perbankan syariah. Jenis penelitian ini adalah library research, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa bank syariah dalam menjalankan operasionalnya masih banyak terjadi praktek satanicatau yang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Adapun praktek satanic tersebut diantaranya riba, gharar, maysir, zalim. Praktek satanic dalam sistem perbankan syariah tercermin dari peran ganda perbankan yang saling bertentangan, bank yang tidak memiliki usaha riil, bank yang tidak siap menanggung kerugian nasabah, semua nasabah mendapatkan bagi hasil.
PRODUKSI: KAJIAN TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL Refky Fielnanda; Rafidah Rafidah
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 1 No. 1 (2017): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.202 KB) | DOI: 10.30631/iltizam.v1i1.96

Abstract

Dalam hadis Nabi menganjurkan agar manusia dalam berproduksi selalu mengembangkan sumber daya alam secara efisien, bahkan seandainya tidak mampu mengembangkannya maka dianjurkan bekerja sama dengan yang lain. Tulisan ini menjelaskan tentang produksi dalam kajian tekstual atau pun realitanya dalam kajian kontekstual. Dalam tulisan ini dijelaskan bahwa produksi tidak hanya menciptakan secara fisik sesuatu yang tidak ada menjadi ada, tetapi menjadikan sesuatu dari unsur-unsur lama yaitu alam menjadi bermanfaat. Dari binatang ternak misalnya, orang dapat mengambil kulitnya untuk dijadikan pakaian dan barang jadi lainnya, dari susu binatang ternak dapat diperas dijadikan minuman susu segar ataupun susu bubuk untuk bayi. Manusia harus mengoptimalkan pikiran dan keahliannya untuk mengembangkan sumber-sumber investasi dan jenis-jenis usaha dalam menjalankan apa yang telah disyari’atkan.
DISTRIBUSI ZAKAT FITRAH PADA MASYARAKAT MISKIN KECAMATAN TANETE RIATTANG BARAT Rini Idayanti
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 2 No. 1 (2018): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.878 KB) | DOI: 10.30631/iltizam.v2i1.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi penyaluran zakat fitrah terhadap masyarakat miskin dan untuk mengetahui tingkat pemerataan distribusi zakat fitrah di Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Pengumpulan data yang diperlukan didukung dengan metode observasi, dokumentasi dan sumber data yang diperlukan berupa data sekunder dalam bentuk tahunan kemudian diolah menggunakan Analisis Deskriptif serta Kurva Lorenz dan Kofisien Gini untuk mengetahui seberapa besar tingkat pemerataan pendapatan ditribusi zakat fitrah di Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone. Hasil perhitungan Kofisien Gini dan Kurva Lorenz menunjukkan angka rata-rata dengan angka 0,1. Hal ini menunjukkan bahwa angka kofisien gini 0,1 < 0,3 yang artinya distribusi merata bagus. Dengan demikian distribusi pendapatan zakat di kecamatan Tanete Riattang Barat yang terdapat 8 (delapan) kelurahan sudah terdistribusi merata, jadi pengelolaan zakat fitrah tahun 2014-2016 di Kecamatan Tanete Rittang Barat Kabupaten Bone tersebut selama ini tidak terjadi ketimpangan pendapatan pada distribusinya zakat fitrah.
MAQASID AL SHARI’AH DALAM KEUANGAN ISLAM (TINJAUAN TEORITIS ATAS PEMIKIRAN DR AHCENE LAHSASNA) Muhammad Deni Putra
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 1 No. 1 (2017): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.98 KB) | DOI: 10.30631/iltizam.v1i1.95

Abstract

Dr Ahcene Lahsasna menyampaikan resolusi untuk perbankan Islam berdasarkan konsep maqasid al syariah yang dikeluarkan oleh Shari’ah Advisory Council (SAC). Dr Ahcene Lahsasna sepertinya ingin memberikan sebuah penguatan pemahaman bahwa Islam melalui maqasid al syariah mampu diaplikasikan dan akan menghasilkan kebaikan yang istimewa. Maqasid al syariah merupakan aspek penting dalam pengembangan hukum Islam. Ini sekaligus sebagai jawaban bahwa hukum Islam itu dapat dan bahkan sangat mungkin beradaptasi dengan perubahan-perubahan sosial yang terjadi di masyarakat.Namun Maqasid al syariah (dalam Ushul Fiqh tradisional) selalu dianggap sebagai ilmu pelengkap, bukan sebagai sebuah disiplin ilmu yang independen dalam menetapkan suatu hukum. Dalam hal ini, Dr Ahcene Lahsasna mencoba menerapkan maqasid al syariah untuk menetapkan berbagai ketentuan dalam konsep mengenai keuangan Islam.
PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK SYARIAH DENGAN METODE CAMEL DAN REGC (STUDI PADA BANK BNI SYARIAH TAHUN 2011-2015) Ahsan Putra Hafiz
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 2 No. 1 (2018): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1159.079 KB) | DOI: 10.30631/iltizam.v2i1.108

Abstract

Metode penilaian kesehatan bank terus saja berkembang, ada dua metode yang dilakukan dalam penelitian ini, pertama metode CAMELS sesuai dengan peraturan BI No.6/10/PBI/2004. Dan yang kedua adalah metode RGEC yang merupakan pembaruan peraturan yang dilakukan oleh BI melalui Peraturan BI No. 13/1/PBI/2011 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum yang berlaku sejak 1 Januari 2012. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara dua metode tersebut. Dan juga untuk mengetahui tingkat kesehatan Bank BNI Syari’ah dengan menggunakan metode CAMELS dan RGEC. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian ini adalah laporan keuangan selama lima periode yaitu tahun 2011 sampai dengan 2015. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara menelaah catatan-catatan atau dokumen perusahaan. Analisis yang digunakan adalah metode CAMELS dan RGEC dengan menentukan tingkat kesehatan bank menjadi peringkat kesehatan bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian tingkat kesehatan Bank BNI Syari’ah dengan menggunakan metode CAMELS rata-rata menunjukkan predikat SANGAT SEHAT. Dan Bank BNI Syari’ah yang menggunakan metode RGEC rata-rata menunjukkan predikat SEHAT. Sehingga kinerja Bank BNI Syari’ah harus dipertahankan dengan cara menjaga tingkat kesehatan bank.
DAMPAK PENERAPAN PERBANKAN SYARI’AH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA: KAJIAN PERBANDINGAN MALAYSIA DAN INDONESIA Hansen Rusliani; Novi Mubyarto
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 1 No. 1 (2017): Iltizam Journal of Shariah Economic Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.908 KB) | DOI: 10.30631/iltizam.v1i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perbankan syari’ah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan Malaysia. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer (interview) dan data sekunder dalam bentuk bulanan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia Bank Indonesia (SEKI-BI) dan Statistik Perbankan Syari’ah Bank Indonesia (SPS-BI) serta data dari Bank Negara Malaysia dan Departemen Statistik Malaysia dalam periode waktu kurun waktu 16 tahun, 2000 sampai dengan 2015. Observasi penelitian dilakukan di Indonesia dan Malaysia untuk memperkaya analisis. Penelitian ini menggunakan Vector Autoregression (VAR), Uji Kointegrasi serta dikombinasikan dengan Response Function (IRF) dan Decomposition (FEVD) untuk melihat interaksi antara faktor makro ekonomi dengan pembiayaan dalam jangka panjang. Adapun variabel yang digunakan adalah total pembiayan syari’ah (Total Syari’ah Financing) dan Gross Domestic Product (GDP) sebagai representasi pertumbuhan ekonomi. Untuk tambahan variabel digunakan Consumer Price Index (CPI) sebagai representasi tingkat inflasi. Hipotesis penelitian yaitu terdapat pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya dikedua negara tersebut pasca krisis moneter.