cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika
Published by IKIP PGRI JEMBER
ISSN : 26206447     EISSN : 26206455     DOI : -
Core Subject : Education,
"LAPLACE: Jurnal Pendidikan Matematika" is intended to disseminate the results of research on Mathematics Education as one form of publication of Tri Darma Perguruan Tinggi which has been made by Lecturers, Teachers, Alumni and Experts. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: -Mathematics Education -Realistic Mathematics Education -Design Research -School Mathematics -PISA Problems
Arjuna Subject : -
Articles 64 Documents
Efektivitas Pembelajaran Matematika dengan Strategi Pembelajaran Aktif Index Card Match (ICM) St. Syahdan; Abdul Arif
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.346 KB) | DOI: 10.31537/laplace.v2i1.189

Abstract

This research is an experimental research which aim to know whether the active learning strategy index card match is more effective than expository learning strategy used learning mathematic for students in class VII State Islamic Junior High School at Pitumpanua, Wajo Regency. The design of the research used Posttest Control Group Design. In this research therean experimental group namely VIID class with 32 students which was taught using ICM active learning strategies and one groupcontrolnamely VIIE class with the same number students taught by expository learning strategy. Technique collection data used result of the learning tests, observation sheets for student activity, and questionnaire sheets for the student respond. Data analyzed used description statistic analyzed and statistic inferential analyzed. According to description statistic analyzed obtained:1) In the experimental group, the result of the mathematics learningobtained average of 74,16 with the deviation standard of 12.972 in the high criteria, while in the group control the average learning result of student amount 66,12 with the deviation standard 12,973 in the medium criteria. 2) Learning activities of students in the experimental group showed a positive attitude with a percentage of 58.04% and 51.45% in the control group. 3) The Student responses in the experimental learning group showed a positive response with percentage of 89.87% while in the control group 63.73%. Statistic inferential analyzed shows t count> t table (2.476> 1.67) with a significance of 5%, So we can conclude that the hypothesis is accepted it mean that learning mathematics in grade VII students of State Islamic Junior High School at Pitumpanua country of Wajo Regency through ICM active learning strategies is more effective than expository learning strategies
MENGIDENTIFIKASI KESALAHAN MAHASISWA DALAM MEMBUKTIKAN TEOREMA-TEOREMA KEKONGRUENAN BANGUN DATAR DENGAN METODE THINK ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) Kenys Fadhilah Zamzam
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.939 KB)

Abstract

Mahasiswa yang berkualitas dapat dilihat dari pola pikir. Pada dasarnya peran dosen sangat penting untuk mendorong berkembangnya pola berpikir mahasiswa. Mahasiswa program studi pendidikan matematika perlu memahami bagaimana cara untuk membuktikan teorema berdasarkan pengetahuan yang diperoleh sebelumnya Berkaitan dengan pembuktian teorema ini maka dosen berperan untuk mengetahui sejauh mana langkah-langkah yang telah dilakukan oleh mahasiswa, salah satunya adalah kesalahan-kesalahan yang dilakukan mahasiswa. Metode Think Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) adalah metode yang digunakan untuk meningkatkan ketrampilan analitis dengan membantu mahasiswa menciptakan gagasan, melatih konsep, mengidentifikasi kesalahan-kesalahan. Subyek dalam penelitian ini adalah 4 mahasiswa angkatan 2016 program studi pendidikan matematika IKIP Budi Utomo Malang yang menempuh mata kuliah geometri. Berdasarkan pada hasil penelitian bahwa kesalahan-kesalahan mahasiswa dalam pembuktian teorema antara lain: (1) Mahasiswa pada dasarnya masih dipengaruhi oleh pengalaman belajar geometri yang pernah didapatkan dan tersimpan dalam memori pikirannya dimana tidak cocok dengan struktur geometri yang sedang dipelajari; (2) Mahasiswa masih banyak yang mengalami kesulitan dalam mengaitkan pengertian definisi, aksioma, postulat, atau teorema sebelumnya yang sudah dibuktikan sehingga belum sistematis dalam menggunakannya; (3) Mahasiswa salah dalam memahami definisi atau tidak menuliskan definisi dalam langkah-langkahnya sehingga mahasiswa kesulitan dalam membuat sketsa (gambar); (4) Kurang kreatifitas dalam diri mahasiswa dalam membuktikan teorema, sehingga kesulitan dalam membuktikan teorema pada langkah-langkah selanjutnya
PENERAPAN PRINSIP PENYEDERHANAAN PEMAHAMAN KONSEP SEJAJAR DAN TEGAK LURUS PADA DUA PERSAMAAN GARIS UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 JEMBER Sutrisno Hadi
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.966 KB)

Abstract

Proses pembelajaran masih di dominasi oleh guru dan belum memberikan akses bagi siswa untuk berkembang secara mandiri, adanya keterbatasan waktu, sarana, lingkungan belajar dan jumlah peserta didik yang terlalu banyak. Terdapat juga siswa sehingga kurang termotivasi dalam proses belajar dan kurang dapat meningkatkan aktivitas serta kreativitasnya, akibatnya siswa menjadi pasif. Tujuan penelitan adalah untuk mengetahui tentang penerapan prinsip penyederhanaan pemahaman konsep sejajar dan tegak luru pada dua persamaan garis. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian ini terdiri dari empat tahapan dasar yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 1 Jember tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 36 orang di kelas VIII B. Sumber data berasal dari guru dan siswa yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan tes ulangan harian. Instrumen penilaian yang digunakan adalah tes melalui ulangan harian dengan deskriptif kualitatif. Terdapat peningkatan hasil belajar dengan indikator ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan sebanyak 23% dan kategori aktivitas siswa mengalami peningkatan dari kategori cukup aktif pad silus 1 menjadi kategori aktif pada siklus 2. Hasil wawancara menunjukan bahwa siswa sangat terbantu sekali dalam pemahaman dan penyelesaian soal pada materi persamaan garis.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS PADA POKOK BAHASAN LOGIKA MATEMATIKA Mohammad Kholil
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.923 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran inquiry yang dapat meningkatkan kemampuan bernalar logis mahasiswa pada pokok bahasan logika matematika; (2) untuk mendeskripsikan hasil belajar mahasiswa semester III tahun akademik 2017/2018 mata kuliah Konsep Dasar Matematika setelah pelaksanaan pembelajaran inquiry. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran inquiry dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis mahasiswa kelas D2 program studi pendidikan guru madrasah ibtidaiyah IAIN Jember. Hal ini juga menunjukan bahwa hasil belajar logika matematika dalam pembelajaran ini telah mencapai kriteria ketuntasan belajar. Hal tersebut dapat dilihat dari indikator-indikator berikut: (1) kemampuan berpikir logis mahasiswa dalam menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari menunjukkan peningkatan dari 65% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II; (2) dari hasil tes belajar diketahui bahwa peserta didik yang telah mencapai skor 70 atau lebih juga menunjukkan peningkatan dari 69% pada siklus I menjadi 89% pada siklus II.
TAHAP PERKEMBANGAN KOGNITIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA MENGGUNAKAN TEST OF PIAGET’S LOGICAL OPERATION (TLO) Dwi Avita Nurhidayah
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.075 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahap perkembangan kognitif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika menggunakan Test of Piaget’s Logical Operations (TLO). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode tes dan wawancara. Fokus penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Ponorogo yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berada pada tahap konkrit awal adalah 20%, yang berada pada tahap konkrit akhir 44%, yang berada pada tahap formal awal 36%. Berdasarkan rata-rata hasil Test of Piaget’s Logical Operations (TLO) siswa berada pada tahap operasi konkrit akhir, dimana siswa mampu berpikir logis
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DASAR GEOMETRI DENGAN PEMBELAJARAN METODE PENEMUAN TERBIMBING PADA MATA KULIAH GEOMETRI Indah Rahayu Panglipur; Eric Dwi Putra
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.496 KB)

Abstract

Kegiatan pembelajaran tentunya juga harus mempunyai inovatif dan kreatifitas dalam melakukan pengajaran. Salah satunya adalah dengan memilih model atau strategi pembelajaran yang mendukung dan mengarah ketercapaian capaian pembelajaran mata kuliah. Metode penemuan terbimbing (Guided Discovery Learning) memiliki kelebihan dalam hal melibatkan mahasiswa aktif pada proses pembelajaran yang mampu memicu kemampuan berpikir siswa setiap saat dalam KBM, sehingga metode ini lebih sesuai untuk melatih keterampilan berpikir kritis dalam pemahaman konsep. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitif pedekatan diskriptif. Tujuan yaitu mengetahui pemahaman mahasiswa tentang materi dasar geometri. Adapun subyek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika semester tiga tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 6 orang. Langkah-langkah penelitian ini adalah observasi awal, identifikasi masalah dan menentukan rumusan masalalah, penyusunan instrument penelitian, melakukan validasi, penelitian pada subyek yang telah ditentukan, uji keabsahan data, pengumpulan data hasil penelitian, pemisahan data primer dan skunder, analisis data, pembahasan, dan kesimpulan. Kesimpulkan bahwa analisis pemahaman konsep dasar dengan metode terbimbing dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa dilihat dari hasil yang diperoleh mahasiswa dapat memahami dalam penyelesaian masalah. Selain itu hasil wawancara juga menggambarkan hasil yang sama dari ketiga subyek yang diambil. Semua hasil dari 3 kali tatap muka menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep mahasiswa. Pada tatap muka ke 5 semua mahasiswa masihmendapatkan nilai yang cukup rendah yaitu dengan range 70 – 75, sedangkan pada pertemuanke 6 meningkat pada range 75 – 78, akhirnya pada pertemuan ke 7 semua mahasiswa telah mendapatkan nilai lebih dari sama dengan 80.
EVALUASI PRAKTIK MICRO TEACHING MAHASISWA BERDASARKAN INSTRUMEN UPT-PPL Lutfiyah Lutfiyah; Ria Amalia
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.158 KB)

Abstract

Micro teaching merupakan salah satu matakuliah yang memberikan pelatihan bagi mahasiswa untuk praktik mengajar, penguatan dalam kesiapan mengajar yang dilakukan oleh mahasiswa sebelum praktik pengalaman lapangan ada pada matakuliah micro teaching, selain itu saat menempuh matakuliah micro teaching mahasiswa sudah siap untuk dievaluasi berdasarkan 8 keterampilan mengajar sebagai calon guru yang professional, evaluasi dilakukan oleh dosen pendamping berdasarkan lembar penilaian UPT-PPL. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan capaian evaluasi praktik micro teaching mahasiswa berdasarkan instrument UPT-PPL. Desain penelitian kualitatif verifikatif, hasil penelitian bahwa evaluasi yang dilakukan pada 18 mahasiswa dengan dua kali ujian praktik micro teaching dapat dinyatakan bahwa secara keseluruhan mahasiswa semester VI sudah dikategorikan baik dengan rata-rata kedua hasil evaluasi praktik micro teaching pada 8 keterampilan mengajar yaitu evaluasi I mencapai rata-rata 78,7% dan evaluasi II mencapai rata-rata 78,9%.
MATEMATIKA AKHLAK: INTERNALISASI SIKAP - SIKAP TERPUJI (AKHLAK MAHMUDAH) DALAM SISTEM BILANGAN MELALUI STRATEGI ANALOGI Mohammad Kholil
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.784 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai akhlak mahmudah yang dapat diinternalisasikan dalam sistem bilangan melalui strategi analogi. Jenis penelitian pada artikel ini adalah studi kepustakaan yang disajikan melalui strategi analogi. Internalisasi sikap-sikap terpuji dalam sistem bilangan meliputi: 1) sikap sadar diri sebagai manusia untuk kembali kepada fitrahnya sebagai manusia asli; 2) sikap tawadhu’ (rendah hati) dan tidak sombong; dan 3) sikap iklash dan senantiasa bertaubat.
PENGEMBANGAN RENCANA PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS LEARNING COMMUNITY Kawakibul Qamar; Tri Candra Wulandari
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.322 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) pada mata kuliah Matematika Dasar dengan pendekatan Blended Learning berbasis Learning Community. RPP yang dikembangkan berdasarkan learning outcome dan learning objective yang telah disesuaikan dengan konsep kurikulum nasional saat ini. Mata kuliah Matematika Dasar ini disampaikan pada mahasiswa semester tiga program studi Sistem Informasi di Universitas Kanjuruhan Malang. Pengembangan RPP ini menggunakan konsep pengembangan Borg dan Gall yang telah direvisi, dengan menggunakan tiga ahli sebagai validator RPP, yaitu ahli pembelajaran matematika, ahli pembelajaran Blended Learning, ahli learning community. Berdasarkan hasil validasi ahli, diperoleh skor 3,77 yang berarti RPP berada dalam tingkat yang valid dan layak untuk diujicobakan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) TERHADAP BERPIKIR LATERAL SISWA KELAS VII SMPI AS-SHODIQ BULULAWANG Ririn Dwi Agustin; Lailatul Chabibah
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.702 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing (guidedinquiry) terhadap berpikir lateral siswa kelas VII SMPI As-Shodiq Bululawang.Metode penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental dengan rancangan pretest postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPI As-Shodiq Bululawang tahun pelajaran 2017/2018. Penentuan sampel dengan teknik random sampling (sampel acak) dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 42 siswa dari 46 siswa. Nilai berpikir lateral diperoleh dari pretes dan postest berpikir lateral kemudian dicari selisihnya (N-gain). Kemudian data yang diperoleh di analisis dengan Uji Independent T Test dengan bantuan SPSS 17.0 for Windows pada taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan terhadap berpikir lateral siswa yang ditunjukkan oleh hasil Uji Independent T Test yakni nilai (sig.) lebih kecil dari 0,05 (sig. < 0,05) yaitu 0,000. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) terhadap berpikir lateral siswa kelas VII SMPI As-Shodiq Bululawang.