cover
Contact Name
Dwi i Nuriana
Contact Email
dwinuriana99@gmail.com
Phone
+62321-8494886
Journal Mail Official
dwinuriana99@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kemuning 57A Candimulyo Jombang 61413
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JIC (Jurnal Insan Cendekia)
ISSN : 24430854     EISSN : 25798812     DOI : https://doi.org/10.35874/jic
Core Subject : Health,
Jurnal Insan Cendekia Receives manuscripts from both original articles and literature review in the field of Health. The scope of the Health field includes: Nursing, Midwifery, Public Health, Health Analysis, Health Management, Health Information,Health Administration
Articles 155 Documents
AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus pyogenes Evi Puspita Sari
Jurnal Insan Cendekia Vol 7 No 1, Maret (2020): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.644 KB)

Abstract

Pendahuluan Streptococcus pyogenes atau dikenal dengan Streptococcus beta hemoliticus group A merupakan salah satu penyebab tersering dari faringitis. Faringitis yang tidak diobati dapat menimbulkan komplikasi supuratif maupun non supuratif. Madu mengandung zat yang berguna untuk membunuh bakteri patogen penyebab penyakit infeksi. Efek antibakterimadu disebabkan oleh tingkat keasaman yang tinggi, hidrogen peroksida, tekanan osmotik yang tinggi dan adanya senyawa organik yang bersifat antibakteri. Tujuan Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas madu dalam menghambat pertumbuhan kuman Streptococcus pyogenes. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental murni laboratorium (True Eksperimental) dengan rancangan penelitian Post Test only Control Group Design. Perlakuan terdiri dari sediaan madu dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% serta kontrol positif menggunakan amoxicilin. Masing-masing perlakuan dilakukan 3 kali pengulangan. Pengujian antibakteri dilakukan dengan metode difusi padat menggunakan kertas cakram.Hasil Madu dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes dengan rata-rata zona hambat masing-masing yaitu 3,7 mm, 6mm, 11,7 mm, 15,3mmdan 19 mm. Kesimpulan Madu mampu menghambat pertumbuhan Streptococcus pyogenes. Semakin tinggi konsentrasi madu, maka akan semakin besar daya hambat terhadap bakteri
BESARAN ZONA HAMBAT PERASAN BUAH PARE (Momordica charantia L.) PADA PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli Dini Fazriati; Henny Sulistyawati; Any Isro’aini
Jurnal Insan Cendekia Vol 7 No 1, Maret (2020): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.747 KB)

Abstract

Pendahuluan : Infeksi masih menjadi masalah yang banyak dijumpai di negara berkembang salah satunya di Indonesia. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi adalah Escherichia coli. Tumbuhan menghasilkan banyak senyawa untuk pertahanan diri melawan infeksi dan kerusakan akibat mikroba. Senyawa-senyawa yang dihasilkan tumbuhan antara lain adalah senyawa metabolit sekunder dimana senyawa ini juga banyak yang bersifat sebagai antimikroba, salah satu tumbuhan yang mengandung senyawa antimikroba yaitu buah pare (Momordica charantia L.). Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya zona hambat pada pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Metode : Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental observasi laboratorium. Pengujian antimikroba ini menggunakan metode diffusion (tes Kirby-Bauer). Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah isolat bakteri Escherichia coli. Pengolahan data pada penelitian ini yaitu Coding dan Tabulating. Kemudian data disajikan dalam bentuk tabel yang menunjukkan ada tidaknya zona hambat dan besarannya. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisa data deskriptif yang diperoleh dari pengukuran zona hambat yang terbentuk. Hasil : Hasil penelitian yang diperoleh dari perasan buah pare (Momordica charantia L.) dengan metode difusi (tes Kirby-Bauer) menggunakan cakram dengan konsentrasi 100% menunjukkan tidak terbentuk daerah jernih atau zona hambat pada semua cakram. Kesimpulan : Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perasan buah pare (Momordica charantia L.) tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Saran : Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu menggunakan metode dan jenis pare yang berbeda.
IDENTIFIKASI NEMATODA USUS Strongyloides stercoralis PADA SAYURAN BAYAM DAN KEMBANG KOL YANG DIJUAL DI PASAR LEGI KABUPATEN JOMBANG Khoirul Anwar; M. Zainul Arifin; Dwi Prasetyaningati
Jurnal Insan Cendekia Vol 7 No 1, Maret (2020): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.982 KB)

Abstract

Pendahuluan: Masyarakat Indonesia mempunyai kebiasaan memakan sayuran. Kebiasaan makan sayuran mentah perlu berhati-hati terutama jika dalam pencucian yang kurang baik sehingga memungkingkan masih adanya telur cacing pada sayuran. Strongyloides stercoralis merupakan parasit nematoda usus, parasit ini ditularkan melalui tanah dan dapat mencemari sayuran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Strongyloides stercoralis pada sayuran bayam dan kembang kol yang dijual di Pasar Legi Kabupaten Jombang dengan menggunakan metode flotasi NaCl jenuh. Metode: Populasi sebanyak 20 sampel sayuran bayam dan kembang kol dengan menggunakan total sampling dan pemeriksaan dilakukan di Laboratorium Parasitologi STIKes ICMe Jombang dengan menggunakan metode flotasi. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengolahan data menggunakan coding, tabulating dan presentase. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pada sampel sayuran bayam dan kembang kol yang dijual di Pasar Legi Kabupaten Jombang, dengan menggunakan metode flotasi menunjukkan bahwa sampel bayam dan kembang kol yang telah diuji di Laboratorium Parasitologi dinyatakan (100%) negatif Strongyloides stercoralis. Kesimpulan: Berdasarkan identifikasi nematoda usus Strongyloides stercoralis pada sayuran bayam dan kembang kol yang dijual di Pasar Legi Kabupaten Jombang dinyatakan seluruh sampel sayuran bayam dan kembang kol tidak terdapat Strongyloides stercoralis atau negatif. Saran: Dengan adanya data ini diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang adanya parasit yang mencemari sayuran.
PEMERIKSAAN INDEKS ERITROSIT PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA (STUDI DI PUSKESMAS CUKIR JOMBANG) Lilies Hidayah; Sri Sayekti; Iva Milia Hani
Jurnal Insan Cendekia Vol 7 No 1, Maret (2020): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.082 KB)

Abstract

Pendahuluan Ibu hamil mengalami adaptasi tubuh berupa perubahan anatomik dan fisiologis yang signifikan terhadap kehamilan. Perubahan anatomik ini diantaranya adalah pembesaran uterus, serviks menjadi lunak dan kebiruan, perubahan kulit bagian perut atau abdomen menjadi kemerahan dan kusam, payudara menjadi lebih lunak dan bertambah besar, serta perubahan anatomik jantung yang disebabkan oleh peningkatan curah jantung atau volume darah yang dipompa oleh jantung yang diukur dalam satuan liter per menit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi indeks eritrosit pada ibu hamil dengan anemia. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi 28 ibu hamil dengan anemia yang datang ke Puskesmas Cukir Jombang. Pengambilan sampel dengan purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 9 sampel. Variabel penelitian indeks eritrosit pada ibu hamil dengan anemia. Pengolahan data menggunakan editing, coding, dan tabulating. Analisa data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian didapatkan indeks eritrosit normositik normokrom 77,8% dan eritrosit mikrositik hipokrom 22,2%. Kesimpulan penelitian ini adalah hasil pemeriksaan indeks eritrosit pada ibu hamil dengan anemia didapatkan hampir seluruh responden memiliki nilai indeks eritrosit MCV, MCH dan MCHC normal dan sebagian kecil responden memiliki nilai indeks eritrosit MCV, MCH dan MCHC abnormal. Saran penelitian ini diharapkan untuk rutin mengkonsumsi tablet tambah darah agar memilik indeks eritrosit yang normal.
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWI (Studi di Program Studi D III Analis Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cedekia Medika Jombang) Ellym Asiffa; Ruliati Ruliati; Umaysaroh Umaysaroh
Jurnal Insan Cendekia Vol 7 No 1, Maret (2020): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.864 KB)

Abstract

Pendahuluan : Anemia dapat terjadi akibat kurangnya sel darah merah sehingga dapat menyebabkan penurunan kadar hemoglobin. Mahasiswa menjadi salah satu kelompok usia yang rentan mengalami hal tersebut karena mahasiswa memiliki jadwal perkuliahan yang padat, waktu istirahat yang singkat, Serta pada mahasiswi kehilangan zat besi (Fe) saat menstruasi setiap bulannya sehingga membutuhkan lebih banyak asupan zat besi (Fe). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada mahasiswi Analis Kesehatan semester II Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pengambilan data dilakukan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang, sedangkan pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan di laboratorium kimia klinik dan ilmunserologi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Progam Studi D III Analis Kesehatan Semester II Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang sejumlah 45 mahasiswi. Sampel penelitian sebanyak 15. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Variabel penelitian adalah kadar hemoglobin yang dianalisis mengunakan fotometer 5010V5+. pengolahan data melalui 3 tahap yaitu : editing , coding, tabulating. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan 10 responden (66,6%) memiliki kadar hemoglobin dibawah normal dan 5 responden (33,3%) memiliki kadar hemoglobin normal. Kesimpulan : dari penelitian ini adalah sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin rendah. Saran : Reseponden yang memiliki kadar hemoglobin rendah disarankan untuk meningkatkan kebutuhan nutrisi dan zat gizinya serta konsumsi tablet zat besi (Fe) pada saat menstruasi untuk meningkatkan kadar hemoglobin
IDENTIFIKASI BAKTERI Eschericia coli PADA ES BATU BALOK YANG DIJUAL DI LINGKUNGAN LUAR SEKOLAH SMP NEGERI 1 DAERAH SENGON KABUPATEN JOMBANG Ossie Cesaria; Awaluddin Susanto; Nining Mustika Ningrum
Jurnal Insan Cendekia Vol 7 No 1, Maret (2020): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.016 KB)

Abstract

Pendahuluan Es batu balok merupakan bahan tambahan minuman sebagai pendingin yang umum digunakan masyarakat. Namun banyak faktor kontaminasi yang dapat menyebabkan terkontaminasi bakteri dalam es batu balok antara lain bahan baku, peralatan pembuatan, proses pembuatan, proses pendistribusian, cara penyajian dan faktor lingkungan penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran ada atau tidaknya bakteri Eschericia coli pada es batu balok yang dijual di Lingkungan luar Sekolah SMP Negeri 1 Daerah Sengon Kabupaten Jombang. Metode penelitian ini menggunakan metode MPN. Populasi seluruh es batu balok yang dijual di lingkungan luar sekolah SMP Negeri 1 Daerah Sengon Kabupaten Jombang. Pengambilan sampel dengan total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 5 sampel. Variabel penelitian ini adalah identifikasi bakteri Eschericia coli pada es batu balok yang dijual di Lingkungan luar Sekolah SMP Negeri 1 Daerah Sengon Kabupaten Jombang. Pengolahan data menggunakan editing, coding, dan tabulating. Analisa data yang digunakan yaitu positif jika tumbuh koloni pada media dan negatif jika tidak tumbuh koloni pada media. Hasil pada sampel pertama, ketiga dan keempat positif Eschericia coli, sedangkan pada sampel kedua dan kelima negatif Eschericia coli. Kesimpulan penelitian ini adalah es batu balok yang dijual di Lingkungan luar Sekolah SMP Negeri 1 Daerah Sengon Kabupaten Jombang sebagian besar terdapat bakteri Eschericia coli. Saran penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukkan peneliti selanjutnya agar dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor yang mengkontaminasi es batu balok
PENGARUH BABY SPA TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI (Studi Di BPM Lilis Kec. Jombang Kab. Jombang) Dwi Anik Karya Setiarin
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 2, Septemb (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.069 KB)

Abstract

Pendahuluan Tumbuh kembang bayi pada tahap awal kehidupannya dapat menentukan perkembangan berikutnya. Bayi yang diberi treatment baby spa akan berbeda tumbuh kembangnya dibanding yang tidak diberikan treatment baby spa. Tujuan dalam penelitian ini pengaruh baby spa terhadap kualitas tidur bayi di BPM Lilis Jombang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Subyeknya adalah ibu yang mempunyai bayi 3-6 bulan. Penelitian ini dilaksanakan di BPM Lilis Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang dan dilaksanakan pada bulan Maret – Mei 2018. Populasinya adalah semua ibu yang mempunyai bayi 3-6 bulan dengan pengambilan sampel purposive sampling. Hasil uji statistik nilai p value p ≤ 0,05 yang artinya ada pengaruh antara baby spa terhadap kualitas tidur bayi 3-6 bulan di BPM Lilis Jombang. Kesimpulan dengan melakukan treatment baby spa yang dilakukan pada bayi dapat meningkatkan stimulasi bagi tumbuh kembang bayi, membangun sistem saraf otak, mengurangi stres pada bayi yang dapat membuat bayi rewel, membantu agar bayi dapat tidur teratur. Diharapkan bidan meningkatkan kualitas pelayanan dengan melakukan treatment baby spa pada bayi.
PEMERIKSAAN KADAR KESADAHAN AIR SUMUR GALI SEBELUM DAN SESUDAH PENAMBAHAN ZEOLIT SINTETIS DI DESA TEMON KECAMATAN SAWOO KABUPATEN PONOROGO Priharesa Septin Anggun Pratama
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 2, Septemb (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.908 KB)

Abstract

Pendahuluan: Air merupakan sumber daya alam yang penting dalam kehidupan. Sumber air yang digunakan adalah sumur gali. Air yang sehat harus memenuhi persyaratan fisika, kimia dan mikrobiologi. Syarat kimia yang di periksa adalah kesadahan. Kesadahan dalam air menyebabkan penyakit gagal ginjal, rusaknya perabotan rumah tangga. Salah satu penyebab kesadahan adalah batu marmer karena mengandung Mg dan Ca. Zeolit digunakan untuk menjernihkan air sadah karena mempunyai sifat penukar ion. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar kesadahan air sumur gali sebelum dan sesudah penambahan zeolit di desa Temon kecamatan Sawoo kabupaten Ponorogo. Metode: ini adalah deskriptif menggunakan 12 sampel air sumur gali sebelum dan sesudah penambahan zeolit . Teknik pengambil sampel menggunakan metode total sampling. Variabel yang digunakan adalah pemeriksaan kadar kesadahan air sumur gali sebelum dan sesudah penambahan zeolit sintetis .Pengolahan data yang digunakan adalah Coding dan Tabulating. Metode yang digunakan titrasi EDTA. Hasil: didapatkan seluruh sampel air sumur gali sebelum dan sesudah penambahan zeolit kurang dari 500 mg/L. Sebelum penambahan didapatkan kadar kesadahan rata-rata 274,2 mg/L dan sesudah penambahan rata-rata menjadi 202,5 mg/L. Perbedaan kadar kesadahan tersebut karena adanya pertukaran ion antara Na+ dan Mg2+, Ca2+. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kadar kesadahan air sumur gali sebelum dan sesudah penambahan zeolit sintetis masih memenuhi syarat kadar maksimum kesadahan dan masih layak dikonsumsi. Saran: Diharapakan agar bisa melakukan penelitian lebih lanjut terhadap kualitas air sumur gali dalam pemeriksaan kadar kesadahan air dengan perbandingan zeolit sintetis dan air yang berbeda seperti perbandingan 4:2 dan seterusnya, variasi waktu pemutaran
ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C PADA BUAH SAWO (Achras zapota) BERDASARKAN LAMA PENYIMPANAN Isna Rahayu Fitriana; Farach Khanifah; Baderi Baderi
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 2, Septemb (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.487 KB)

Abstract

Pendahuluan: Buah sawo merupakan buah potensial sebagai alternatif obat-obatan herbal dengan kandungan vitamin C sebesar 21 mg/100 gram. Vitamin C merupakan salah satu zat gizi yang berperan sebagai antioksidan dan efektif mengatasi radikal bebas yang dapat merusak sel atau jaringan, dan melindungi lensa akibat radiasi. Penyimpanan buah sawo selama lima dan sepuluh hari pada suhu kamar setelah dipanen dapat mempengaruhi kualitas sawo. Tujuan: Mengetahui kadar vitamin C pada buah sawo berdasarkan lama penyimpanan 0 hari, 5 hari dan 10 hari. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan teknik sampling yang digunakan adalah metode puposive sampling dengan sampel buah sawo yang memenuhi kriteria. Variabel pada penelitian ini vitamin C pada buah sawo berdasarkan lama penyimpanan menggunakan metode pemeriksaan titrasi iodimetri. Pengolahan data menggunakan coding dan tabulating. Hasil: Kadar vitamin C pada buah sawo dengan penyimpanan 0 hari sebesar 5,9 mg/100 gram, pada penyimpanan 5 hari sebesar 3,2 mg/100 gram, sedangkan pada penyimpanan 10 hari didapatkan hasil 2,7 mg/100 gram. Kesimpulan: Buah sawo yang baik untuk dikonsumsi adalah pada penyimpanan 5 hari dengan kadar vitamin C sebesar 3,2 mg/100 gram yang masih rendah dalam pemenuhan kebutuhan vitamin C pada tubuh. Saran: bagi dosen Prodi Analis STIKes ICMe Jombang beserta mahasiswa melaksanakan pengabdian Masyarakat dalam bentuk memberikan penyuluhan atau konseling tentang kandungan Vitamin C buah Sawo Kepada Masyarakat. Dan pada masyarakat agar memanfaatkan buah sawo yang disimpan sebelum 10 hari karena kadar vitamin C yang semakin menurun
Candida albicans PADA AIR KOLAM RENANG DI KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Felicia Khofifah Elanda
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 2, Septemb (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.471 KB)

Abstract

Pendahuluan : Kolam renang sebagai sarana umum dapat berpotensi menjadi sarana penyebaran bibit penyakit maupun gangguan kesehatan akibat kondisi sanitasi lingkungan kolam renang yang buruk. Candida albicans pada air kolam renang dapat diperoleh dari kuku penderita kandidiasis vaginitis yang secara tidak sengaja mencemari air kolam renang. Tujuan : Mengetahui gambaran Candida albicans pada air kolam renang di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Metode : penelitian berupa deskriptif. Populasi berupa seluruh kolam renang di kolam renang pariwisata Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang sejumlah 5 kolam renang. Variabel adalah Candida albicans pada Air Kolam Renang di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Alat ukur berupa observasi laboratorium. Pengolahan data dengan cooding dan tabulating. Analisa data berupa persentase. Hasil : penelitian ini adalah KR 1 tidak ada Candida albicans, KR 2 tidak ada Candida albicans, KR 3 tidak ada Candida albicans, KR 4 tidak ada Candida albicans, KR 5 tidak ada Candida albicans .Sehingga ada Candida albicans sejumlah 0 (0%) dan tidak ada Candida albicans sejumlah 5 (100%). Kesimpulan : didapatkan hasil pada air kolam renang Tidak Ada Candida albicans sebanyak 0. Saran : penelitian ini diharapkan masyarakat dapat lebih selektif dan berhati-hati saat berada di kolam renang,

Page 1 of 16 | Total Record : 155