cover
Contact Name
Muhammad Burhannudinnur
Contact Email
akal@trisakti.ac.id
Phone
+6221-5663232
Journal Mail Official
akal@trisakti.ac.id
Editorial Address
Universitas Trisakti - Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung M lantai 11 Jl. Kyai Tapa No. 1, Grogol Jakarta 11440 Indonesia Telp 0215663232 ext 8161, 8142 Fax 0215671750
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL AKAL : ABDIMAS DAN KEARIFAN LOKAL
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : 27471128     DOI : https://dx.doi.org/10.25105
urnal AKAL: Abdimas dan Kearifan lokal adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat, berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian tersebut melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, mengangkat potensi kearifan lokal yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual teoritis dan ide-ide realistis yang telah dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk menjadi masukan bagi pengembangan kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat lebih lanjut. Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan lokal diterbitkan oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal ini adalah jurnal online peer-review dengan akses terbuka yang terbit 2 kali dalam satu tahun pada setiap Juni dan Desember. Penulis dapat mendaftar secara daring pada laman dan tidak dipungut biaya apapun untuk pendaftaran tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 40 Documents
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Kepada Masyarakat Wilayah Tanjung Gedong, Jakarta Barat Fadliah, Fadliah
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol 3, No 1 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3208.587 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i1.10039

Abstract

Research shows that the corona virus can be spread through fluids in the respiratory system, such as mucus which can be spread through droplets, touch, direct contact and feces. Corona virus can be prevented from spreading by wearing masks, maintaining distance, staying at home and always maintaining personal hygiene. One of the efforts to maintain personal hygiene is to use hand sanitizer. Meanwhile, the condition of the pluralistic community in partner locations causes not all residents of partner areas to have equal access to seek information about the manufacture of hand sanitizers in accordance with WHO standards. The method used in this Community Service Program is a direct practice method by conducting training on making hand sanitizers to partner communities. The materials used to make hand sanitizers consist of 70% alcohol, glycerin and 3% H2O2. This Community Service activity is divided into two stages, the first stage is the provision of hand sanitizer assistance that has been produced at the Trisakti University chemical laboratory to the people of the Tanjung Gedong, Tomang, West Jakarta area and the second stage is training on making hand sanitizers through videos delivered via the zoom application meetings. The results of this Community Service activity increase public knowledge about how to make hand sanitizers according to WHO standards and provide assistance in the form of hand sanitizer products that have been produced in the chemical laboratory of the Department of Mining Engineering, FTKE, Trisakti University.
TRAINING FOR FASILITATOR (TFF) DESA BERSIH DAN PENGELOLAAN SAMPAH 3R (BANK SAMPAH) DI DESA CIBODAS, KECAMATAN PASIRJAMBU, KABUPATEN BANDUNG Ratnaningsih, Ratnaningsih; Indrawati, Dwi; Rinanti, Astri; Wijayanti, Asih
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol 1, No 1 (2020): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1512.789 KB) | DOI: 10.25105/akal.v1i1.7751

Abstract

Cibodas Village, Pasirjambu District, Bandung Regency is a Partner Village for the Faculty of Landscape Architecture and Environmental Technology (FALTL) which has a vision of making Cibodas Village an Eco-Village. Waste management is one of the main activities to create an Eco-Village. One of the main problems in waste management is the use of the collect, transport and throw concept that has been entrenched in our society. The community, as a waste producer, is not yet disciplined in disposing of waste in its place and is not accustomed to implementing the 3R concept (Reduce, Reuse and Recycle). Activities ranging from preparation to implementation and writing of reports were carried out from June 2020 to August 15, 2020. The forms of activities were counselling and training. The activity took place on time and was attended by around 30 participants. The activity could run well and was followed by extension participants, namely the village youth who were assigned to be facilitators. Surveys conducted on June 2nd, 2020, discussed for training preparation, training material and participants. From outreach activities that focus on Counselling on Waste Management and Environmental Cleanliness as Efforts to Prevent Transmission of Infectious Diseases that have been carried out by the PKM Team of the Environmental Engineering Department, FALTL, Trisakti University can broaden facilitators' insights regarding waste management and prevention of transmission of infectious diseases and PKM activities are initial efforts to realize Eco-Village through community empowerment starting with independent waste management through 3Rs and waste banks.
PELATIHAN PEMBUATAN PEMBERSIH TANGAN (HAND SANITIZER) BAGI MASYARAKAT DESA MEKARSARI, KECAMATAN RAJEG, KABUPATEN TANGERANG Kurniawati, Riskaviana; Dahani, Wiwik; Azizi, Masagus Ahmad; Maulani, Mustamina; Aryandi, Firman
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol 2, No 2 (2021): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.242 KB) | DOI: 10.25105/akal.v2i2.10269

Abstract

Pandemi Covid-19 sempat menyebabkan pembersih tangan (hand sanitizer) langka dipasaran. Hand sanitizer adalah sebuah cairan pembersih pengganti sementara sabun cuci tangan sehingga meminimalkan penularan virus dan bakteri. Hal ini membuat sebagian masyarakat memilih untuk memproduksi hand sanitizer sendiri, salah satunya masyarakat desa Mekarsari. Kurangnya pengetahuan masyarakat dalam pembuatan hand sanitizer menjadi permasalahan efektifitas hand sanitizer tersebut. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam pembuatan pembersih tangan (hand sanitizer) sesuai standar WHO melalui pelatihan kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan dapat memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan pembersih tangan (hand sanitizer) sesuai standar WHO, memberikan pengetahuan IPTEK bagi masyarakat dan menambah penghasilan masyarakat. Pelatihan dilakukan dengan metode daring berupa penyampaian materi dan diskusi yang selanjutnya dilakukan pelatihan pembuatan hand sanitizer secara kelompok. Pelatihan ini memberikan dampak positif yaitu meningkatnya pemahaman masyarakat dalam pembuatan pembersih tangan (hand sanitizer) sesuai standar WHO sekitar 80%. Hasil ini terlihat dari antusiasme peserta dalam diskusi dan hasil angket yang telah dibagikan Adapun luaran dari kegiatan ini yakni hak cipta produk hand sanitizer, artikel yang dipublikasikan dalam jurnal nasional, produk tersertifikasi halal, serta kegiatan ini akan dipublikasikan dalam media online (youtube).
Peningkatan Daya Saing UMKM KÖRAN di Jombang Ciputat Tangerang Selatan dengan Aplikasi Nusantaraviews Susetyarto, Martinus Bambang; Santosa, Gatot Budi
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol 2, No 2 (2021): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.661 KB) | DOI: 10.25105/akal.v2i2.10260

Abstract

Mitra Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) adalah warung untuk melayani kebutuhan sehari-hari warga Kampung Gedong, yang ingin ditingkatkan menjadi usaha wisata virtual. Pilihan mengembangkan bisnis wisata virtual di era pandemi ini dimaksudkan untuk mengurangi kontak ekonomi langsung dengan pelanggan. Selain itu, hal menjelajah kawasan wisata erat kaitannya dengan aktivitas pemilik warung di organisasi Komunitas Riset Arsitektur (KÖRAN). Permasalahannya adalah mitra tidak tahu bagaimana caranya melakukan inovasi teknologi yang dapat mendukung bisnis wisata virtual tersebut. Oleh karena itu, mitra memutuskan untuk bekerjasama dengan Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti dalam upaya meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil Menengah KÖRAN di Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan dengan aplikasi nusantaraviews. Atas dasar kerjasama itu, kedua pihak merumuskan program kerja bersama untuk membuat aplikasi website wisata virtual sebagai target utama. Target selanjutnya adalah menguasai teknik pengoperasian, memasarkan bisnis wisata virtual, dan mengembangkan aplikasi lebih lanjut. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode panjat tangga, yakni melakukan persiapan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, demonstrasi, dan penyapihan. Hasil pengabdian kepada masyarakat berupa aplikasi nusantaraviews, dengan pilihan fitur-fitur, seperti (1) penjelajahan kampung adat, (2) pentas seni budaya, (3) pameran karya kreatif, (4) foto pakaian adat, (5) musik Nusantara, ( 6) obrolan dengan masyarakat adat, (7) wisata kuliner, (8) tenun tradisional, (9) cindera mata, dan (10) sajian kesusastraan Nusantara. Sedangkan, perihal pengembangan aplikasi dilakukan secara partisipatif antara Tim Abdimas Universitas Trisakti dengan mitra UMKM KÖRAN.
EDUKASI DAN PENCEGAHAN TENTANG REPETITIVE STRAIN INJURY DI TEMPAT KERJA JAKARTA UTARA Wartono, Magdalena
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol 3, No 1 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v3i1.9801

Abstract

Gerakan repetisi dan/atau posisi kerja yang janggal bisa mengakibatkan cedera pada otot, saraf, ligamentum dan tendon baik sementara maupun permanen. Keadaan ini disebut sebagai Repetitive Strain Injury. Penelitian di salah satu perusahaan mineral dan tambang menunjukkan sebanyak 77% pekerja memiliki keluhan muskuloskeletal akibat gerakan repetisi. Para pekerja di salah satu perusahaan pembangkit listrik banyak yang terpajan dengan gerakan repetisi pada aktivitas pemeliharaan unit pembangkit, seperti gerakan memutar pergelangan tangan dan tidak jarang dari mereka mengelukan masalah yang berkaitan dengan muskuloskeletal. Oleh sebab itu pemahaman tentang repetitive strain injury, seperti gejala dan dampaknya, serta pelatihan untuk mengurangi atau mencegah timbulnya keluhan repetitive strain injury menjadi penting bagi para pekerja perusahaan ini dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas kerja. Kegiatan dilakukan secara daring yang dihadiri oleh 98 orang. Kegiatan berupa edukasi (penyuluhan) disertai dengan pemutaran video tentang langkah-langkah meregangkan otot-otot tangan yang baik dilakukan sebelum bekerja agar otot-otot siap untuk diajak bekerja. Sebagai evaluasi pengetahuan peserta tentang repetitive strain injury, dilakukan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang posisi tubuh yang baik saat bekerja dari 78% menjadi 88% di post-test, demikian juga dengan pertanyaan mengenai cara pencegahan repetitive strain injury (68% menjadi 93%). Dengan demikian kegiatan edukasi tentang repetitive strain injurydan pencegahannya ini bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dari pekerja.Kata kunci: repetitive strain injury; Gerakan repetisi; Hazard ergonomi
PENYULUHAN PEMANFAATAN LAHAN TERBATAS UNTUK MENUNJANG KETAHANAN PANGAN KELUARGA SELAMA MASA PANDEMI COVID 19 Besila, Qurrotu Aini Besila Aini; Mangunsong, Nur Intan; Debora, Titiek Purwanti
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol 2, No 1 (2021): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.925 KB) | DOI: 10.25105/akal.v2i1.9031

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid 19 telah memaksa masyarakat untuk membatasi kegiatan keluar rumah, termasuk berbelanja ke pasar. Guna melengkapi kebutuhan sayur dan bumbu dapur (warung hidup) sehari-hari, sebagian masyarakat berinisiatif untuk bercocoktanam di lahan rumahnya agar dapat menunjang ketahanan pangan keluarga. Permasalahan yang timbul kemudian adalah bagaimana menyiasati keterbatasan lahan di perkotaan untuk melakukan kegiatan bercocoktanam. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberi wawasan tentang berbagai metoda/teknik bercocoktanam sayur dan tanaman bumbu dapur, serta bagaimana menatanya di lahan terbatas. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan dalan bentuk daring (zoom), dimana tim pelaksana mempresentasikan alat dan bahan yang dibutuhkan, memutar video tahapan serta mendemonstrasikan cara/metode untuk mengatasi keterbatasan lahan dengan melakukan penataan tanaman secara vertikal dan menyusun tanaman menyerupai tirai. Kegiatan yang dilaksanakan di Rt. 001/Rw. 13, Kavling Marinir, Kelurahan Pondok Kelapa, Jakarta Timur ini diikuti oleh 25 keluarga. Kegiatan mendapat respon yang positif dari peserta penyuluhan. Setelah kegiatan dilaksanakan, pengetahuan dan keterampilan warga dalam bercocoktanam sayur dan bumbu dapur (warung hidup) di lahan terbatas meningkat.
PELATIHAN FOTOGRAFI DASAR SEBAGAI MEDIA VISUAL PROMOSI WISATA INDONESIA TIMUR Murwonugroho, Wegig
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol 1, No 1 (2020): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.366 KB) | DOI: 10.25105/akal.v1i1.7747

Abstract

Photography is an activity cherised by many people of all age as hobby. In an era with easy access to internet and social media, photography also enjoys an increase in popularity. Young adult age group is the one who benefits the most from those technology advancements. It’s as if they compete to create images on social media to be liked by other people. However, sometimes people lacking in technological knowledge buy cameras without knowing the full technical functions and differences in image quality produced by them. The lack of knowledge in photography basic techniques and aesthetical composition may cause picture quality to suffer. This Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) with the theme of Photography Basic Training aims to grow basic photography skills as a tool to produce interesting stock photos. Therefore, participants will have the capability to capture the exoticism of East Indonesia, where they come from. Tourist promotion with easthetically pleasing photos is believed to be positively impacting visitor numbers. It’s true that informations about photography basic techniques are prevalent online, but people who are only beginning to learn still need face-to-face guidance to assure transfer of informations occur the right way. After engaging in this PkM program, their knowledge and skill of basic photography techniques will improve. They will be more knowing of how to make more interesting pictures.
REUSE OF WASTE COOKING OIL INTO A MULTIPURPOSE CANDEL AS A BASIC ENTREPRENEURSHIP FOR RESIDENT OF RW 07 KELURAHAN DURI PULO JAKARTA PUSAT Yanti, Widia; -, Pauhesti; Riswati, Shabrina Sri; Herdyanti, Mixsindo Korra; Sulistyanto, Djoko
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol 3, No 1 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.808 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i1.10243

Abstract

In this pandemic period, people are required to be more creative and able to see the slightest opportunity. Although these opportunities come from waste that is usually discarded or not reused, such as waste cooking oil. Waste cooking oil is usually thrown into the sewer. Therefore, proper handling is needed so that waste cooking oil is beneficial and does not cause harm from aspects of human health and the environment. Various efforts have been made, one of them by making candles from used cooking oil.The location of this community service activity is in RW 07, Duri Pulo Village, Central Jakarta. The main purpose of community service activity at this location is to provide training and knowledge to housewives of RW 07 Kelurahan Duri Pulo, Central Jakarta regarding the importance of processing the waste cooking oil waste in order to provide added value that can improve their life economy. Candles are an object that has a fairly important role in human daily life, especially when there is no electricity. Socialization and training are the methods chosen in this community service activity. This is because direct learning is easier to remember than just counseling. This activity went smoothly and received good enthusiasm from the housewives of RW 07 Duri Pulo Village, Central Jakarta. These housewives asked our team to regularly held this community service activity and even suggested to conduct further research on the purification of the waste cooking oil so that it is safe to reuse like a new cooking oil
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah dengan Kulit Pisang Kepok dalam Perskeptif Komunikasi di Kelurahan Kebon Jeruk Wastu, Apriandi Rizkina Rangga; Yasmaniar, Ghanima; Husla, Ridha; Herdiansyah, Firman; Pramadika, Havidh
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol 2, No 2 (2021): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.888 KB) | DOI: 10.25105/akal.v2i2.9594

Abstract

Penggunaan minyak goreng oleh masyarakat semakin meningkat setiap tahunnya. Peningkatan jumlah konsumsi minyak goreng pada akhirnya akan berdampak terhadap meningkatnya penggunaan limbah rumah tangga minyak jelantah yang dikonsumsi oleh masyarakat, sedangkan di sisi lain penggunaan minyak jelantah yang digunakan terus menerus secara berulang akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Sebagian besar pengguna minyak goreng kerap kali langsung membuang minyak bekas ke tempat-tempat pembuangan seperti selokan ataupun tanah. Minyak jelantah yang dibuang secara sembarangan dan tidak diuraikan terlebih dahulu akan menyebabkan minyak tersebut menjadi limbah yang berdampak buruk pada lingkungan. Sehingga kegiatan PKM berupa sosialiasi ini penting dilakukan agar membangkitkan kesadaraan masyarakat mengenai bahaya penggunaan minyak jelantah secara terus menerus dan dampak pembuangan minyak jelantah secara sembarangan, serta pemanfataan limbah minyak jelantah hingga menjadi sabun cuci piring yang dapat digunakan oleh masyarakat. Kegiatan ini dilakukan melalui kerjasama dengan warga ibu-ibu PKK RT 009 RW 003 Kelurahan Kebon Jeruk. Setelah kegiatan dilakukan, diharapkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan untuk tidak membuang limbah minyak jelantah secara sembarangan. Selain itu, adanya penambahan wawasan masyarakat mengenai pemanfaatan limbah minyak jelantah, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan limbah minyak jelantah ini menjadi sabun cair cuci piring yang dapat digunakan oleh mereka sendiri.
PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA KOMUNITAS SEKOLAH DARUSSALAM, KELURAHAN MEKAR BAKTI, KECAMATAN PANONGAN, TANGERANG Zulkarnain, Alfiansyah; Laurencia, Jessica; Melini, Ellis
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol 2, No 1 (2021): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.275 KB) | DOI: 10.25105/akal.v2i1.9038

Abstract

Sekolah Darussalam merupakan sekolah swasta yang berletak pada Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Tangerang. Sebagai bagian dari program kerjasama antara Fakultas Desain Universitas Pelita Harapan dengan Pemerintah Kecamatan Panongan dalam program pengembangan dan pemberdayaan desa binaan di daerah tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh tim dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari kegiatan perkuliahan Mata Kuliah Desain untuk Masyarakat, menjadikan proyek ini bagian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dosen bersama tim mahasiswa. Kegiatan ini menggunakan metode Design Thinking dengan pendekatan Participatory Action Research, yang mana melibatkan anggota komunitas Sekolah Darussalam sebagai narasumber ahli dan pengguna. Mulai dari pengajar, administrasi, sampai dengan murid-murid, dilakukan interaksi dan wawancara untuk memahami kondisi di lingkungan sekolah. Hasil observasi pada lingkungan sekolah menunjukkan bahwa ada kebutuhan pengembangan program dan fasilitas sekolah, terutama dalam sektor kebersihan lingkungan, penghijauan, pengelolaan sampah, keterampilan, dan kesehatan anak. Setalah itu dilakukan perancangan prototipe desain dan pengukuran pre-test/post-test untuk mengukur tingkat keberhasilan dari solusi desain yang dihasilkan. Puncak dari kegiatan ini adalah peresmian, ulasan dan laporan kegiatan kepada pemangku kepentingan melalui acara bernama “Mekar BerBakti untuk Lingkungan”. Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menjadi model pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan pendekatan Design Thinking dan Participatory Action Research.

Page 1 of 4 | Total Record : 40