cover
Contact Name
mohammad syahidul haq
Contact Email
mohammadhaq@unesa.ac.id
Phone
+6285649799995
Journal Mail Official
edustream@unesa.ac.id
Editorial Address
https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpd/about/editorialTeam
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : 26144417     EISSN : 26144417     DOI : -
Core Subject : Education,
EduSTREAM merupakan jurnal berfokus pada perkembangan pendidikan sekolah dasar. Bahan kajian dalam jurnal EduSTREAM terdiri dari ilmu pengetahuan alam, teknologi, religi, etnopedagogi, seni, dan matematika. Jurnal yang diterbitkan merupakan hasil dari penelitian.
Articles 76 Documents
Peningkatan Keterampilan Berpikir Dan Pemahaman Konsep Siswa Melalui Penerapan Model CLIS Pada Pembelajaran IPA Siswa SD Yulia Aristiyani
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 1 (2017): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.451 KB) | DOI: 10.26740/eds.v1n1.p64-71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir dan pemahaman konsep siswa melalui penerapan model Children Learning In Science. Subjek penelitian ini adalah 28 siswa kelas V Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pemberian tes untuk mengetahui keterampilan berpikir dan pemahaman konsep siswa menggunakan instrument SOLO taksonomi kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooeratif tipe TGT adalah: keterampilan berpikir dan pemahaman konsep siswa pada prasiklus rata-rata berada pada tingkat prastruktural sebesar 87%, siklus 1 berada pada tingkat prastruktural 58%, unistruktural 28%, dan multistruktural 14%, dan dari siklus 2 sebesar prastruktural 5%, unistruktural 11%, multistruktural 30%, dan relasional 54%.   Berdasarkan   hasil   yang   diperoleh   terjadi   peningkatan   keterampilan   berpikir   dan pemahaman konsep siswa rata-rata berada pada tahapan relasional.
Implementasi Pendidikan Karakter Religius di Sekolah Dasar Khadijah Surabaya Dari Ansulat Esmael; Nafiah Nafiah
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2018): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.276 KB) | DOI: 10.26740/eds.v2n1.p16-34

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter religius di Sekolah Dasar Khadijah Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan sample sejak awal. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, guru dan siswa. Dalam perjalanan mengumpulkan data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (display), verifikasi dan kesimpulan (conclusions drowing/verifiying). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan uji keabsahan data dengan menggunakan uji kredibilitas data, dependabilitas, uji corfirmabilitas dan Prolonged Engagement. Hasil penelitian yang berjudul implementasi pendidikan karakter religius di Sekolah Dasar Khadijah Surabaya melalui metode pembisaan yang terdiri dari kegiatan religius yaitu mengucapkan salam dengan berjabat tangan (mencium tangan guru), berdoa sentral sebelum dan sesudah pembelajaran, sholat dhuha bersama, tartil Al-Quran kemudian melaksanakan sholat duhur berjamaah dll.
Modul Pembelajaran Tematik Integratif Berbasis Edutainment Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar dan Percaya Diri Dya Ayu Agustiana
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 1 (2017): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.45 KB) | DOI: 10.26740/eds.v1n1.p44-63

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul pembelajaran tematik integratif berbasis edutainment yang layak dan menguji efektivitas modul untuk meningkatkan prestasi belajar dan percaya diri siswa kelas 2. Penelitian pengembangan ini menggunakan langkah-langkah model pengembangan Borg & Gall. Uji coba lapangan dilakukan di SD Plus Darul Ulum dengan memberikan modul pembelajaran tematik integratif berbasis edutainment kepada 6 siswa dan 1 guru. Uji coba lapangan terdiri dari 30 siswa kelas 2A dan 1 guru. Uji coba produk operasional diujicobakan pada kelas eksperimen yang terdiri dari 30 siswa kelas 2B dan pada kelas kontrol terdiri dari 30 siswa kelas 2C. Data dikumpulkan menggunakan pedoman wawancara, observasi, angket, dan tes prestasi belajar. Data dianalisis dengan menggunakan sampel independen t test dengan tingkat signifikasi 0,05. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa modul pembelajaran tematik integratif berbasis edutainment dikategorikan oleh ahli materi "baik", dan ahli modul pembelajaran dengan ketegori "sangat baik". Ada perbedaan prestasi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah penggunaan modul pembelajaran tematik integratif berbasis edutainment dengan p < 0,05, dan juga ada peningkatan yang signifikan, dengan p = 0,0000. Hasil observasi percaya diri kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.Kata kunci: modul pembelajaran, tematik integratif, edutainment
Permainan Tradisional Egrang Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Dan Kecerdasan Kinestetik Anak SD Afakhrul Masub Bakhtiar; Arya Setya Nugroho
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 1 (2017): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.287 KB) | DOI: 10.26740/eds.v1n1.p1-4

Abstract

Civilizing traditional game local wisdom through the younger generation, and patenting intellectual property is the long-term goal that the researcher wants to realize. Traditional games which are one of the nation's intellectual property, contain very conditions for the meaning of life. In specific targets, researchers want to improve the social skills and kinesthetic intelligence of elementary school children through traditional "Egrang" games. With the adoption of the traditional "Egrang" game in learning, it will automatically introduce and cultivate local wisdom in elementary school children. To achieve the target of increasing social skills and kinesthetic intelligence of elementary school children through the traditional game "Egrang", researchers conducted classroom action research collaborating with Slempit 1 Elementary School teachers, Kedamean, Gresik. This study uses cycle stages in Classroom Action Research, with each cycle having the stages: (1) planning; (2) implementation; (3) observation; and (4) reflection. This research was carried out at Slempit 1 State Primary School, Kedamean District, Gresik Regency, East Java Province. Data collection techniques were carried out by observation, questionnaire, and interview techniques. Data analysis techniques used qualitative and quantitative descriptive. The results of this study are traditional games of Egrang can improve social skills and kinesthetic intelligence of elementary school children.
Pengintegrasian Pendidikan Karakter Bangsa Pada Pembelajaran Berbasis Game Untuk Mengajarkan Karakter Santun Di Media Sosial Dyan Eka Pamungkas; Sukarman Sukarman
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 1 (2017): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.794 KB) | DOI: 10.26740/eds.v1n1.p5-14

Abstract

Fakta menunjukkan bahwa pengguna internet dan media sosial di Indonesia didominasi oleh kelompok usia anak-anak dan remaja. Pengguna internet memiliki kecenderungan untuk mengakses media sosial yang lebih tinggi daripada mengakses hiburan, berita, pendidikan, komersial, dan layanan publik. Media sosial berbasis internet adalah distribusi informasi tercepat dan tecepat, sehingga kemungkinan perilaku buruk menjadi cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengajarkan kesantunan dalam interaksi media perilaku sosial, terutama untuk remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur penelitian, yaitu penilaian dan evaluasi kritis dan mendalam dari penelitian yang ada untuk membuat bentuk baru atau mengusulkan metode baru yang terkait dengan masalah. Berdasarkan tinjauan pustaka dan diskusinya, dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter dapat ditanamkan pada remaja untuk karakter sopan dalam menggunakan media sosial melalui video game game. Bimbingan orang tua perlu dilakukan untuk menghindari aktivitas buruk dalam penggunaan media sosial dan permainan video sekaligus
Pemanfaat Media Pjok Dalam Pembelajaran Matematika Sebagai Sarana Mengembangkan Pendidikan Karakter Pada Siswa SD/MI Di Surabaya Budiyono Budiyono; Purwanto Purwanto; Neni Mariana
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 1 (2017): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.884 KB) | DOI: 10.26740/eds.v1n1.p15-37

Abstract

Pembelajaran Matematika, baik Bilangan maupun Geometri dan Pengukuran di satuan Pendidikan menuntut atau Membutuhkan suatu Kreatifitas yang tinggi dari para Guru sehingga pembelajaran itu mampu menyesuaikan terhadap tuntutan Perubahan dan kemajuan Ilmu Pengetahuan.Dengan Memanfaatkan Media PJOK Dalam Pembelajaran Matematika, dalam hal ini œGeometri dan Pengukuran Sebagai Sarana Mengembangkan Pendidikan Karakter Siswa SD/MI di Surabaya mampu Menyadarkan Guru dan Peserta didik bahwa Lingkungan hidupnya banyak sumber Ilmu yang sangat baik untuk baca (dipelajari). Pembelajaran yang dilakukan oleh Guru dengan memanfaatkan fasilitas PJOK sebagai Media Environment tsb dimaknai sebagai usaha untuk menumbuh kembangkan œSikap Kepribadian melalui pembiasaan yang positif, seperti: Tanggungjawab, Kedisiplinan dan Kerja keras dengan tepat waktu, kemandirian, memiliki Empati sehingga mampu mengembangkan Kerjasama dalam memperoleh Ilmu Pengetahuan dan Ketrampil yang baik.Penelitian ini Menggunakan Metode Kualitatif dengan Pendekatan Diskriptif dalam Menganalisa dan menterjemahkan seluruh Proses dan hasil Pembelajaran. Hasil Penelitian Pembelajaran Matematika (Geometri) dengan Memanfaatkan Fasilitas PJOK di SD/MI Wilayah Surabaya tersebut dapat didiskripsikan sbb: Proses Pembelajarannya yang dilakukan di SDN Lidahwetan Dua (2) sangat menarik bagi Peserta didik.Pembelajaran dengan Memanfaatkan Fasilitas PJOK yang dilakukan oleh Guru (Peneliti) mampu memberi berkal Kepada Peserta didik, dalam hal:Tumbuh kembangnya Karakter œTanggungjawab, Empati dan Kerjasama, Disiplin dan Kejujuran.Pemahaman Ilmu Pengetahuan yang baik dan benar tentang Geometri dan Pengukuran.Ketrampilan yang Komprehensif dan baik sehingga siap untuk melanjutkan kepada jenjang Pendidikan yang lebih tinggi.Kesimpulan pembelajaran matematika dengan memanfaatkan media pjok sangat menarik dan mampu menumbuh kembangkan minat belajar peserta didik sehingga mereka memiliki karakter, ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang baik.
Penerapan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Karakter Rasa Ingin Tahu Di Sekolah Dasar Teguh Prasetyo
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 1 (2017): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.997 KB) | DOI: 10.26740/eds.v1n1.p37-43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan karakter rasa ingin tahu kelas III di SD Amaliah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pre-experimental design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Amaliah dengan jumlah 46 siswa. Data penelitian diperoleh dari angket karakter rasa ingin tahu siswa yang diberikan pretest dan postest. Uji validitas instrumen menggunakan expert judgment dan uji empiris sedangkan estimasi reliabilitas instrumen menggunakan alpha cronbach sebesar 0,72. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif, baik analisis kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di kelas III SD Amaliah Bogor diketahui perbedaan rata-rata karakter rasa ingin tahu siswa menggunakan analisis paired samples test, nilai sig.(2-tailed) 0,001<0,05 maka dapat diambil simpulan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh penerapan pendekatan saintifik terhadap karakter rasa ingin tahu siswa. Pembuktian data karakter rasa ingin tahu mengalami peningkatan, yakni rata-rata karakter rasa ingin tahu siswa pada pretest sebesar 23,00 meningkat menjadi 25,04 pada postest. Dengan demikian, penerapan pendekatan saintifik dapat berpengaruh positif terhadap karakter rasa ingin tahu siswa.
Literasi Digital: Kompetensi Mendesak Pendidik Di Era Revolusi Industri 4.0 Suryanti Suryanti; Lina Wijayanti
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2018): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.928 KB) | DOI: 10.26740/eds.v2n1.p1-9

Abstract

Selain memasuki era globalisasi dengan dimulainya MEA (Masyarakata Ekonomi Asia) dan gencarnya kehidupan abad 21, dunia saat ini mengalami perubahan supercepat yang ditandai dengan era baru atau disebut sebagai era revolusi industri 4.0. Era ini ditandai dengan pergerakan teknologi yang cepat dan masif dengan dapat mendisrupsi semua aspek kehidupan manusia. Manusia harus mempunyai kompetensi yang tinggi untuk dapat bertahan. Kompetensi yang tinggi tersebut tentu menjadi perhatian khusus bagi pendidikan sebagai garda utama pengembangan kompetensi. Salah satu komponen yang paling penting dalam bidang ini tentu pendidik. Seorang pendidik di era ini dituntut dapat menjadikan para digital native (anak yang menganal teknologi sejak lahir) sebagai manusia yang tak akan kalah dan salah dalam mengambil langkah dan dalam pemanfaatan teknologi yang ada mengingat bahwa selain manfaat yang besar, teknologi cukup mengancam perkembangan peserta didik. Pendidik harus mampu melakukan seleksi dan saringan teknologi serta menyisipkan nilai dalam penbelajaranya dengan literasi digital. Sehingga, tentu hal ini menjadi perhatian khusus agar pendidik mempunyai kompetensi literasi digital ini.
Profil Keterampilan Berpikir Kreativitas Mahasiswa Jurusan PGSD FIP UNESA Di Mata Kuliah Konsep Dasar IPA Julianto Julianto; Wasis Wasis; Rudiana Agustini
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2018): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.202 KB) | DOI: 10.26740/eds.v2n1.p10-15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kreativitas mahasiswa Jurusan PGSD FIP UNESA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 50 mahasiswa Jurusan PGSD FIP UNESA yang memprogram mata kuliah Konsep Dasar IPA tahun ajaran 2016/2017. Data dikumpulkan menggunakan angket keterampilan berpikir kreativitas, serta teknik analisis menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman keterampilan berpikir kreativitas dari beberapa mahasiswa juga masih rendah, yaitu fluency (32%), flexibility (29%), dan originality (31%). Oleh karena itu, direkomendasikan pentingnya upaya meningkatkan penguasaan keterampilan berpikir kreativitas mahasiswa Jurusan PGSD FIP UNESA untuk menyiapkan kompetensi lulusan yang kreatif dan berkarakter.
Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Sebagai Bentuk Integratif Pendidikan Karakter Mulyani Mulyani; Julianto Julianto
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2018): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.624 KB) | DOI: 10.26740/eds.v2n1.p35-42

Abstract

Indonesia merupakan negara multikultural yang memiliki beragam budaya, etnis, suku, agama, bahasa, dan lainnya. Namun, dewasa ini generasi muda meremehkan dan melupakan nilai luhur budaya bangsa. Mereka lebih membanggakan dan meniru budaya bangsa lain daripada budaya sendiri. Sehingga banyak budaya bangsa yang diambang kepunahan. Adapula generasi muda yang memilki kecerdasan di atas rata-rata, sering menjuarai berbagai kejuaraan olimpiade dan kontes robot dunia namun lebih memilih berkarir di negara tetangga daripada membangun negara sendiri. Sedangan generasi muda yang lain lebih senang bermain gadget daripada membaca buku, apalagi belajar pelajaran yang dianggap sulit oleh mayoritas masyarakat yaitu pelajaran sains dan matematika. Permasalahan tersebut diakibatkan oleh kurangmya kesadaran atas pentingnya ilmu sains dan penerapan budaya lokal oleh masyarakat. Sehingga orang tua, guru, ataupun pemerintah kurang memperhatikan dan megintegratifkan kedua komponen tersebut. Padahal kedua komponen tersebut memilki dampak yang besar terhadap pembentukan karakter seseorang. Pembelajaran sains yang benar akan mengarahkan siswa memiliki karakter rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis kreatif dan inovatif, jujur, hidup sehat, percaya diri, menghargai keberagaman, disiplin, mandiri, bertanggungjawab, peduli lingkungan dan cinta ilmu. Sedangkan pengetahuan tentang budaya lokal akan menjadikan seseorang cinta terhadap budayanya, melestarikannya, dan menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui konsep pembelajaran sains berbasis budaya lokal yang dapat membentuk karakter siswa.