Ristini Asih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENURUNAN PRODUKSI ASAM DAN PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOCOCCUS SOBRINUS SETELAH TERPAPAR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH 10%: REDUCTION OF ACID PRODUCTION AND GROWTH OF STREPTOCOCCUS SOBRINUS AFTER EXPOSING 10% RED PIPER BETLE LEAVES DECOCTION Tetiana Haniastuti; Ristini Asih
Dentika: Dental Journal Vol. 17 No. 4 (2013): Dentika Dental Journal
Publisher : TALENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.884 KB) | DOI: 10.32734/dentika.v17i4.1781

Abstract

Karies merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri kariogenik yang terdapat di dalam rongga mulut, antara lain Streptococcus sobrinus. Bakteri tersebut mampu menghasilkan asamorganik yang menyebabkan demineralisasi email gigi, sehingga menghancurkan jaringan keras gigi. Sirih merah merupakan salah satu tanaman yang banyak ditanam oleh masyarakat Indonesia. Secara tradisional, rebusan daun sirih merah sering digunakan oleh masyarakat untuk mengobati penyakit gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antikariogenik rebusan daun sirih merah dengan menguji produksi asam dan pertumbuhan Streptococcus sobrinus setelah terpapar rebusan daun sirih merah. Produksi asam dan laju pertumbuhan diuji dengan menambahkan rebusan daun sirih merah konsentrasi 5% dan 10% serta akuades (kontrol negatif) dan Listerine(kontrol positif) pada media brain heart infusion broth yang mengandung 1% glukosa. Media kemudian diinokulasi dengan 106 sel bakteri dan diinkubasi pada suhu 37oC selama1, 2, 4, 6, dan 8 jam. Absorbansi media diukur secara spektrofotometri pada panjang gelombang 550 nm, sedangkan pH media ditentukan dengan menggunakan pH-meter. Hasil uji Kruskal Wallismenunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pH yang signifikan antar kelompok sesaat setelah perlakuan (p> 0,05). Hasil uji Mann Whitney menunjukkan bahwa kelompok yang terpapar rebusan daun sirih merah 10% mempunyai pH yang secara signifikan lebih tinggi (p< 0,05) dibandingkan kelompok yang lain, mengindikasikan bahwa paparan rebusan daun sirih merah 10% mampu menurunkan produksi asam dari S. sobrinus. Setelah 24 jam, jumlah koloni bakteri S. sobrinus pada kelompok yang terpapar rebusan daun sirih merah 10% secara signifikan lebih sedikit dibandingkan kelompok kontrol negative (p< 0,05), tapi secara signifikan lebih banyak dibandingkan kelompok kontrol positif (p< 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa paparan rebusan daun sirih merah 10% dapat menurunkan jumlah koloni S. sobrinus. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa rebusan daun sirih merah 10% mempunyai potensi antikariogenik karena mempunyai kemampuan menurunkan produksi asam dan laju pertumbuhan S. sobrinus.