Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Kinerja dan Kepuasan Pelayanan Terhadap Moda Transportasi Microtrans Jak Lingko (Puri Kembangan - Kalideres) Arifin, Arifin; Widyaningsih, Nunung
Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/jurnalsostech.v1i5.55

Abstract

Microtrans Jak Lingko 50 merupakan angkutan umum dengan rute yang terhubung dengan beberapa transportasi umum lainnya mulai dari stasiun kereta, halte TransJakarta dan angkutan umum lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana persepsi kepuasan penumpang terhadap layanan dan tingkat kinerja dari Angkutan Jak Lingko 50. Penelitian ini memerlukan dua teknik pengumpulan data yakni data primer yang berasal dari hasil akumulasi kuesioner dengan jumlah 100 responden yang menjadi penumpang Angkutan Jak Lingko 50 dan data sekunder berupa data mengenai kinerja dari layanan angkutan Jak Lingko. Metode analisis menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dan Servqual. Hasil analisis membuktikan bahwa tingkat rata-rata kinerja angkutan Jak Lingko 50 memiliki nilai rata – rata 4.02 dan rata – rata tingkat kepuasan penumpang yaitu 3,92 dari skor tertinggi 5, dengan nilai tesebut tingkat kinerja dan kepuasan mendapat predikat cukup baik dan kesanggupan pengguna untuk membeli kartu Jak Lingko dikatakan mampu karena sebanyak 100 orang berpendapat harga kartu murah.
ANALISIS KARAKTERISTIK PARKIR DAN KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI KAWASAN KULINER PASAR LAMA TANGERANG Pusparani Windiar Raihana; Nunung Widyaningsih
JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL Vol 6, No 1 (2021): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPermasalahan yang terdapat di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang adalah masalah kemacetan pengendalian parkir yang tidak teratur. Adapun salah satu sarana fisik di kawasan tersebut yaitu area parkir badan jalan.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parkir, ruas jalan serta memberikan alternatif pemecahan masalah sesuai dengan ketentuan MKJI 1997. Hasil penelitian ini adalah Volume kendaraan yang masuk area parkir pada Jumat, 13 November 2020 sebanyak 34 mobil dan 41 motor, Sabtu, 21 November 2020 sebanyak 48 mobil dan 65 motor dan Minggu, 27 November 2020 sebanyak 41 mobil dan 61 motor. Akumulasi parkir terbesar pada hari Sabtu sebanyak 11 mobil terjadi antara pukul 08:00-08:59 WIB dan Minggu sebanyak 104 motor terjadi antara pukul 14:00-14:59 WIB. Durasi parkir Sabtu rata-rata parkir mobil adalah 1,81 jam/kend dan 2 jam/kend untuk motor. Pada hari Sabtu Indeks parkir mobil terbesar adalah 120,93% pukul 16:00-16:59 WIB dan 108,26% untuk motor terjadi pada Selasa pukul 17:00-17:59 WIB. PTO terbesar adalah 1 kend/SRP/waktu pengamatan. Dilihat dari analisis ruas jalan untuk kecepatan survey di jalan Kisamaun di jam puncak pagi, siang dan sore memliki tingkat pelayanan atau Level of Service (LOS) yaitu D. Hal ini menunjukan bahwa terjadi tingkat arus kendaraan pada sore hari Sabtu, 21 November 2020 dari 16:00-17:00 WIB.  Kata kunci: Akumulasi Parkir, Angka Pergantian Parkir, Durasi Parkir, Indeks Parkir, MKJI 1997, Ruas jalan, Tingkat pelayanan, Volume Parkir AbstractThe problems contained in the Tangerang Old Market Culinary Area is a problem of irregular parking control congestion. One of the physical facilities in the area is the parking area of the road body. This study aims to analyze the characteristics of parking, road sections and provide alternative problem solving in accordance with the provisions of MKJI 1997. The result of this study is the volume of vehicles entering the parking area on Friday, November 13, 2020 as many as 34 cars and 41 motorcycles, Saturday, November 21, 2020 as many as 48 cars and 65 motorcycles and Sunday, November 27, 2020 as many as 41 cars and 61 motorcycles. The largest parking accumulation on Saturday as many as 11 cars occurred between 08:00-08:59 WIB and Sunday as many as 104 motorcycles occurred between 14:00-14:59 WIB. The average Saturday car park duration is 1.81 hours/vehicle and 2 hours/kend for motorcycles. On Saturday the largest car park index was 120.93% at 16:00-16:59 WIB and 108.26% for motorcycles occurred on Tuesday from 17:00 to 17:59 WIB. The largest PTO is 1 vehicle/SRP/observation time. Judging from the analysis of road sections for survey speed on Kisamaun road in the peak hours of morning, afternoon and afternoon have a level of service or Level of Service (LOS) namely D. This indicates that there is a level of vehicle flow in the afternoon Saturday, November 21, 2020 from 16:00 to 17:00 WIB. Keywords: Parking Accumulation, Parking Turn Over, Parking Duration, Parking Index, MKJI  1997, Road Section, , Level of Service, Parking Volume
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL DAN RUAS JALAN (STUDI KASUS: SIMPANG DAN RUAS JL. PANJANG YANG TERHUBUNG DENGAN JL. KEDOYA DURI DAN JL. DURI RAYA) Nabila Mardia; Nunung Widyaningsih
JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL Vol 4, No 2 (2019): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.206 KB)

Abstract

Persimpangan pada ruas Jalan Panjang yang terhubung dengan ruas Jalan Kedoya Duri dan Jalan Duri Raya ini merupakan kawasan komersil yang dimana kawasan ini banyak berdiri perkantoran, pertokoan, rumah makan, hotel dan banyaknya pengguna kendaraan pribadi di sepanjang persimpangan ini, sehingga ketika memasuki jam – jam sibuk persimpangan ini sering mengalami kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang bersinyal dan ruas Jalan Panjang yang terhubung dengan ruas Jalan Kedoya Duri dan Jalan Duri Raya dan memberikan alternatif pemecahan masalah dengan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil analisa data eksisting, diperoleh Level Of Service (LOS) F untuk kondisi jam sibuk pagi dan sore yang berarti nilai tundaan yang tinggi, menunjukkan waktu siklus yang panjang dan rasio kendaraan yang tinggi ditunjukkan dari panjangnya waktu siklus yaitu 180 detik dengan 3 fase lalu lintas dengan nilai derajat kejenuhan yang tinggi yaitu melebihi 1,00 berarti sudah melebihi standar MKJI 1997 untuk kategori cukup baik yaitu LOS C berada pada angka lebih kecil dari 0,8 (DS ≤ 0,8) dan selanjutnya sebagai alternatif pemecahan masalah pertama dengan perubahan waktu siklus lampu lalu lintas dan alternatif pemecahan masalah kedua dengan menghilangkan belok kanan pada Jalan Kedoya Duri dan Jalan Duri Raya.Indikator dalam menilai kinerja simpang dilihat dari nilai derajat kejenuhan. Dari dua alternatif pemecahan masalah yang dicobakan maka alternatif pemecahan masalah kedua merupakan alternatif terbaik (LOS) D untuk jam sibuk pagi dan sore hari serta LOS untuk jam sibuk siang hari. 
KAJIAN PREFERENSI PENGGUNA MODA TRANSPORTASI KERETA API LRT JAKARTA MENUJU STASIUN LRT VELODROME Khansa Ramadianti; Nunung Widyaningsih
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 25, No 2 (2020): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v25i2.2162

Abstract

The Government of Jakarta is trying to reduce the traffic volume by launching many new rail-based public transportation modes in this Jakarta Capital Region, one of them is Jakarta LRT. There are so many special things at the LRT Velodrome Station, for example the strategic location of Velodrome, the Jakarta International Velodrome stadium, integrated with Transjakarta transportation mode, etc. Even though the Jakarta LRT is the new transportation mode, but the Jakarta LRT only used by few people, because the route is still too short only 5,6 km (Pengangsaan Dua to Velodrome). So, this research discuss about the preference of passengers in using Jakarta LRT as the option for their daily transportation. The analysis of data obtained in this research by using the “Importance Performance Analysis” method, and analyzed the validity and reliability by using SPSS 24 program. The results of people’s preferences by using Jakarta LRT in this research are located in quadrant II that have a good performance on passengers satisfaction, so the performance must be maintained. And the items that needs to be improved for the efficiency and effectiveness are located in quadrant I that requires the high priority on its performance
INTEGRASI CRASHING PROGRAM DAN BUILDING INFORMATION MODELLING PADA PROYEK HIGH RISE BUILDING Ikra Nasrul Khuri Saputra; Nunung Widyaningsih; Bambang Purwoko Kusumo Bintoro
Konstruksia Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Konstruksia Vol 10 No. 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.418 KB) | DOI: 10.24853/jk.10.2.29-38

Abstract

ANALISIS KARAKTERISTIK DAN PERILAKU PENYEBERANGAN ORANG PADA FASILITAS PENYEBERANGAN ZEBRA CROSS DAN PELICAN CROSS (STUDI KASUS RUAS JALAN M. H. THAMRIN) Nunung Widyaningsih; Ondi Daniel
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 15, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v15i1.1486

Abstract

Pejalan kaki dapat menyeberang jalan secara aman apabila disediakan fasilitas yang sesuai dengan kondisi lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakteristik penyeberang jalan pada fasilitas zebra cross dan pelican cross. Karakteristik tersebut dapat dijadikan referensi dalam merancang fasilitas penyeberangan di masa mendatang.Variabel-variabel pejalan kaki yang dianalisis diantaranya adalah kecepatan menyeberang, jenis kelamin dan tingkat kepatuhan. Karakteristik pengemudi dan kondisi fasilitas juga dianalisis untuk mendapatkan perbedaan yang mendetail antara penyeberangan zebra cross dan pelican cross. Berdasarkan analisis, laki-laki menyeberang lebih lambat dibandingkan perempuan, kecepatan laki-laki adalah 1,22 m/detik dan 1,30 m/detik sedangkan kecepatan perempuan adalah 1,24 m/detik dan 1,41 m/detik. Kecepatan individu menyeberang lebih cepat dibandingkan platoon, kecepatan individu adalah 1,23 m/detik dan 1,35 m/detik sedangkan kecepatan platoon adalah 1,09 m/detik dan 1,19 m/detik. Perempuan cenderung lebih mematuhi peraturan dibandingkan laki-laki. Penyeberangan pelican cross lebih direkomendasikan untuk arus dan kecepatan lalu lintas lebih tinggi bila dibandingkan oleh penyeberangan zebra cross.
STUDI EVALUASI KEBUTUHAN PELAYANAN PEJALAN KAKI JALAN MERUYA SELATAN, KEMBANGAN, JAKARTA BARAT (DEPAN UNIVERSITAS MERCU BUANA) Nunung Widyaningsih; Sofyan Dimas Susena
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 15, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v15i2.1753

Abstract

Pejalan kaki merupakan bentuk transportasi yang tidak kalah banyak debandingkan dengan transportasi kendaraan lain. Di sekitar kawasan pendidikan seperti Kampus Universitas Mercu Buana volume pejalan kaki meningkat cukup tinggi dibandingkan di kawasan pemukiman dan industri. Maka dari itu perlu dilakukan evaluasi kembali terhadap fasilitas pejalan kaki yang ada karena perubahan populasi di daerah tersebut agar pejalan kaki merasa aman dan nyaman melintasi kawasan tersebut.             Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui volume pejalan kaki, kecepatan pejalan kaki serta ruang bebasnya. Lalu untuk mengevaluasi trotoar dan fasilitas penyeberangan yang ada. Mengetahui jenis fasilitas apa yang cocok dengan lokasi tersebut. Dan mengetahui LOS arus lalu lintas pada lokasi tersebut.             Pada penelitian ini akan mengevaluasi trotoar yang berada di depan Universitas Mercu Buana dan di seberang Universitas Mercu Buana, fasilitas pengeberangan dan arus lalu lintas pada jalan tersebut. Dalam penelitian ini akan dilakukan survey selama 2 hari yaitu hari Sabtu 2 Maret 2019 dan Senin 4 Maret 2019 pada jam sibuk. Diperlukan survey volume arus pejalan kaki, pengukuran geometrik jalan, volume kendaraan, kecepatan, hambatan samping dan volume pejalan kaki menyeberang jalan. Dalam penentuan LOS pada fasilitas pejalan kaki  menggunakan peraturan Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan ( Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga Direktorat Bina Teknik /No:011/T/Bt/1995) dan untuk penentuan LOS arus lalu lintas menggunakan MKJI 1997.             Dalam analisa yang telah dilakukan bahwa LOS pada trotoar di depan UMB adalah B dengan arus per 15 menit (V15) sebesar 1,25 ped/menit/ft, ruang pejalan kaki sebesar 35,96 ft2/ped dan LOS trotoar di seberang UMB adalah B dengan arus per 15 menit (V15) sebesar 1,39 ped/menit/ft, ruang pejalan kaki sebesar 35,05 ft2/ped. Dan LOS arus lalu lintas di lokasi tersebut adalah E dengan DS sebesar 0,94 dengan kecepatan rata-rata ruang sebesar 8,56 smp/jam. Evaluasi fasilitas penyeberangan yang ada tidak mencukupi karena volume pejalan kaki yang cukup tinggi sehingga perlu digantikan dengan pelican dengan lapak tunggu.
PENGARUH VARIASI KADAR FILLER ABU CANGKANG KERANG TERHADAP PARAMETER MARSHALL DI LAPISAN LASTON AC-WC Nunung Widyaningsih; Fiko Farnolo Hamzah
Teknika Vol 14, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.32 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v14i1.1517

Abstract

ABSTRAK Dalam upaya meningkatkan kekuatan struktur perkerasan jalan raya khususnya perkerasan Laston, pemilihan jenis material sebagai filler merupakan bahan pengisi yang sifatnya halus dan dapat mengisi rongga atau pori, salah satu limbah yang dihasilkan oleh sampah cangkang kerang memberikan peluang alternatif material penyusun campuran aspal. Pengujian dilakukan dalam 2 tahap yaitu, pengujian benda uji dengan filler semen portland yang dilakukan untuk mendapatkan parameter Marshall dan nilai KAO dan pengujian benda uji dengan filler abu cangkang kerang untuk menghasilkan parameter Marshall dan nilai kadar filler optimum. Pengujian yang dilakukan pada campuran lapis AC-WC didapat nilai KAO sebesar 6,2% dan nilai kadar filler optimum 5,2%. Nilai stabilitas dengan 7% filler abu cangkang kerang didapat 4810.787 kg dengan perendaman benda uji selama 30 menit dan 4203.7 kg dengan 7% filler abu cangkang kerang dengan perendaman benda uji selama 24 jam pada suhu 60 °C.
THEORY OF PLANNED BEHAVIOR APPLICATION ON MOTORCYCLE RIDER SAFETY BEHAVIOR Jalaludin Jalaludin; Nunung Widyaningsih; Hermanto Dwiatmoko
ASTONJADRO Vol. 11 No. 1 (2022): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v11i1.5990

Abstract

In Indonesia, the basis for implementing road safety consists of five pillars which are compiled in the General National Road Safety Plan (RUNK). One of the pillars proclaimed is the behavior of safe road users. This aims as an effort to reduce traffic accidents because road users are the biggest factor in road accidents related to user behavior. The cases of road traffic accidents in Indonesia are dominated by motorcyclists, especially Jakarta, which is one of the cities with a fairly high rate of motorcycle accidents. Because the behavior of road users is closely related to traffic accidents, and also motorcyclists are the users who are involved in the highest traffic accidents, this study explains the factors that determine the safety behavior of motorcyclists in Jakarta. The application of the Theory of Planned Behavior (TPB) is used as a basis for finding the factors that may determine the behavior of the motorcyclist. Furthermore, the research approach used in this study is quantitative with primary data in the form of a closed questionnaire instrument from 230 respondents who ride motorcycles in Jakarta. The data analysis technique used is the Structural Equation Modeling (SEM) approach using the AMOS 22.00 program as a tool in determining the determinants of driver safety behavior. The results of the analysis show that the most dominant direct predictor in determining the safety behavior of motorcyclists in Jakarta is the intention to behave safely. While the indirect factor that determines is the attitude of the driver. The results of the analysis also show that the age of the driver has a significant influence on safety behavior.
The effect of one-way system implementation on traffic performance on Arif Rahman Hakim Road, Depok City, Indonesia Winston Edy Galahta Ginting; Nunung Widyaningsih
ASTONJADRO Vol. 11 No. 3 (2022): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v11i3.7506

Abstract

Depok City has traffic movement characteristics that are no different from other cities. Traffic movements in Depok City are quite busy and even tend to be congested at certain hours, such as when people go to work and return from work as happened on Arif Rahman Hakim Road which is a 4/2D road type (4 lanes 2 divided directions) which often experiences traffic jams. Efforts to overcome traffic jams are by implementing a system change from 4/2 to 2/1 (two lanes one way) which is expected to improve traffic performance. Observing this phenomenon, this study intends to determine the effect of implementing a one-way system on traffic performance. The findings in the field show that the application of a one-way system can improve traffic performance with an increase in the level of road service in one lane. The results of multiple regression analysis using vehicle situation, side barriers, and road situations simultaneously have a significant effect on traffic performance with an effect value of 10.3%.