Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pembelajaran Puisi Siswa Sekolah Dasar Kelas IV Muhammad, Ichsan; Adijaya, Nuryansyah
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/perseda.v3i2.928

Abstract

Primary school students are the first generation of literature, especially poetry. Understanding of poetry certainly needs to be conveyed with methods and teaching materials that are sufficient to facilitate current needs. The Indonesian government through the Ministry of Education and Culture has disseminated integrated textbooks (Buku Tematik), one of which contains poetry lessons. This study aims to determine the extent of coverage of poetry teaching materials in the thematic books of grade IV with the Cita-Citaku theme. This research was conducted using a qualitative content analysis method on thematic books of grade IV with the Cita-Citaku theme. The data were collected by categorizing the contents of the book material into a number of categories of learning stages. The findings data were then validated using triangulation techniques. The results of this study indicate that the thematic book of grade IV with the Cita-citaku theme contains the educational side of learning poetry in the form of language features (words, lines, stanzas and rhymes). Future research is expected to reveal the coverage of the material in the thematic books for grades V and VI.
The use of social media as a means of improving English skills Ngadwan, Ngadwan; Adijaya, Nuryansyah
LADU: Journal of Languages and Education Vol 1, No 1 (2020): LADU: Journal of Languages & Education Vol 1 No 1 November 2020
Publisher : CV. Mitra Palupi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background:  Each user has their smartphone to do communication. The user tends to use social media to communicate each other. Now in pandemic of COVID 19, the teachers do mostly communication to the students and/or to the expatriate teacher are using English.Purpose: This study is aim to reveal on teacher perspective on what extent that the social media help them to enrich the English skills.Design and methods: This study is conducted by using narrative inquiry method. The narrative inquiry method aims to reveal certain topic referring to stories and/or experiences. There are 9 participants who works as teacher at international schools at Tangerang. The participants’ selection is using purposive sampling strategy as knowing the participants will give their stories to only their close friend. The data is validated by triangulation of data source technique. The triangulation of data source technique is done by crosschecking the data among participants’ responses.Results: This study revealed that social websites and the content of media give more impact to the improvement of English skills of the teachers. This research recommends to investigate a certain categories social media on specific skills and/or to investigate a certain platform in promoting the English learning process.
Pendampingan Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Dengan Pendayagunaan Google Form Istiara, Febriyantina; Adijaya, Nuryansyah; Helmanto, Fachri
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 2 No 1 (2021): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v2i1.122

Abstract

Belajar bagi peserta didik sekolah dasar membutuhkan banyak perhatian baik dari guru maupun orang tua. Setiap pemberian materi ajar dan penugasan tentunya membutuhkan umpan balik sehingga peserta didik mengetahui sejauh mana perkembang pembelajarannya. Tentunya peserta didik ingin tetap mendapati hal yang serupa baik sebelum pandemi maupun saat pandemi. Faktanya, saat pandemi terbentuk pembudayaan yang baru berupa penugasan yang dirasakan jauh lebih banyak dan membutuhkan peran orang tua untuk mengirimkan ke guru kelasnya. Penggunaan whatsapp sebagai media komunikasi dan sebagai media pengiriman berkas hasil pekerjaan peserta didik memang sudah cukup menjadi kebudayaan baru di SD Setia Bhakti. Namun, semakin bertambahnya jumlah penugasan, maka semakin bertambah pula dokumen yang harus diperiksa, dinilai dan diberikan umpan balik oleh guru. Sebagai tawaran solusi, guru harus memiliki suatu keterampilan mendokumentasikan pembelajarannya dengan baik. Melalui aplikasi yang telah ada di masyarakat, guru dan orang tua diajak untuk mendayagunakan aplikasi Google Form. Berdasarkan paparan di atas, maka program pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk mendampingi pembelajaran daring dengan pendayagunaan google form. Program ini menghasilkan 77% guru mampu mengoptimalkan pembelajaran dengan mendayagunakan Google Form dengan aplikasi ini pendokumentasian dapat dilakukan secara mandiri oleh peserta didik melalui bantuan orang tua
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP MATERI AJAR PADA PEMBELAJARAN ONLINE Adijaya, Nuryansyah; Pertiwi, Ratih
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Online learning is assumed as a new paradigm in learning-teaching process in which lecturer and students do not need to sit in the same room to make class activities. They just need a gadget with internet connection to create the activities. Along with the practical of online learning, many institutions or universities in Indonesia create online learning to support learning-teaching process. However, online learning still faces some problems in learning activity, one of the problems is the use of learning materials. This study is aimed to explore students’ perceptions toward the use of learning materials in online learning whether the learning materials already support their activity in online class. 100 students of online learning TOEFL 2 are targeted to be research data. They are given some questions to explore their perceptions related to their perceptions toward the use of learning material. Besides, some students are also interviewed to explore deeper information. Quantitative analysis is employed in the study. This study reveals that students cannot decide whether learning material used in online learning already support online class or not which shown by mean score that reaches 2, 805. they think materials are practical. However, they sometimes face some difficulties of using the materials; to understand instruction, responses, etc. These factors make students cannot decide their perception toward the use of learning material in online learning. That is why to support online learning, we must periodically revise learning materials for online learning.  Keywords: online learning, students’ perception, learning material AbstrakPembelajaran online diasumsikan sebagai sebuah paradikma baru dalam proses pelajar mengajar dimana Dosen dan mahasiswa tidak perlu duduk di ruang yang sama untuk membuat akivitas kelas. Mereka hanya perlu gadget dengan koneksi internet untuk membuat aktivitas tersebut. Sejalan dengan kepraktisan dalam pembelajaran online, banyak institusi atau universitas di Indonesia menciptakan pembelajaran online untuk mendukung proses belajar mengajar. Namun, pembelajaran online masih mengalami kendala dalam aktivitasnya, salah satu masalah yang dihadapi adalah penggunaan materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahaiswa terhadap penggunaan materi ajar apakah materi pembelajaran yang digunakan sudah mendukung aktivitas dalam pembelajaran online. 100 mahasiswa mata kuliah TOEFL online dijadikan sasaran sebagai data penelitian. Mereka diberikan beberapa pertanyaan untuk menggali persepsi mereka terhadap penggunaan materi ajar. Selain itu beberapa mahasiswa juga diinterview untuk mendapakan informasi yang lebih mendalam. Analisis kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini mengungkapkan bahwa persepsi mahasiswa menunjukan netral atau tidak atau tidak dapat memutuskan apakah materi ajar yang digunakan sudah mendukung mereka dengan ditunjukan dengan skor rata-rata 2.805. Mereka mengungkapkan materi yang digunakan praktis, karena dapat dibuka dimana-mana, namun kadang ulit memahami materi, instruksi, dan sebagainya. Mungkin faktor-faktor ini yang membuat mereka tidak bersifat netral. Oleh karena itu untuk mendukung perkuliahan online, kita perlu melakukan perbaikan secara berkala. Kata kunci: pembelajaran online, materi ajar, persepsi mahasiswa
KESALAHAN GRAMATIKAL PADA TEKS MATERI AJAR BAHASA INGGRIS YANG DIPERGUNAKAN UNIVERSITAS TERBUKA Adijaya, Nuryansyah
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 1, No 2 (2016): EDUSCIENCE: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractA teaching material has very important roles in the teaching-learning process because it facilitates both teachers and students in teaching-learning activities and provides information about the materials to be used and as a medium for developing students’ learning experience. Thus, the teaching material must be made in accordance with its fuctions. One of which is that it should be free from grammatical errors. This research is aimed at analyzing the grammatical errors in the texts of English language teaching materials used by the Universitas Terbuka. The method of the research is qualitative content analysis. The data is obtained through analyzing the text teaching material.This study analyzes the grammatical errors in morphological and syntax level.The research shows that there are 32 morphological errors that consist of 26 misformation, 5 omission and 1 addition, and syntactic errors that consist of 12 misordering. Keywords: grammatical, english teaching material AbstrakMateri ajar memiliki peranan yang sangat penting dalam proses belajar-mengajar karena materi ajar memfasilitasi baik guru maupun siswa dalam kegiatan belajar,memberikan informasi atas materi-materi yang akan dipergunakan dan sebagai media untuk mengembangkan pengalaman belajar siswa. Materi ajar harus dibuat sesuai dengan fungsinya, salah satunya materi ajar harus bebas dari kesalahan-kesalahan grammatikal yang terdapat dalam teks materi ajar bahasa Inggris yang digunakan oleh Universitas Terbuka. Metode qualitatif konten analisis digunakan untuk menganalis data yang sudah didapat. Data pada penelitian ini diperoleh melalui analisis teks-teks yang terdapat dalam materi tersebut. penelitian ini menganalisis kesalahan kesalahan grammatikal seperti morphologi dan kesalahan sintaksis. Hasil dari penelitian ini menunjukkam bahwa ada 32 kesalahan morfologi yang terdiri dari 26 misformation, 5 omission dan 1 addition, serta kesalahan sintaksis yang terdiri dari 12 misordering. Kata kunci: gramatikal, materi ajar bahasa Inggris
MENGUKUR KETERUKURAN VARIABEL BEBAS DALAM PENELITIAN QUASI-EKSPERIMEN Adijaya, Nuryansyah
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 2, No 02 (2017): Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menentukan varibel bebas yang digunakan dalam penelitian, terutama jenis penelitian quasi-eksperiment sangat penting untuk menghasilkan penelitian yang diharapkan. Tetapi banyak peneliti mengalami kesulitan untuk menentukan variabel bebas yang akan digunakan dalam penelitian quasi-eksperiment. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penelitian quasi-eksperiment yang dilakukan oleh empat orang dosen dan empat orang mahasiswa. Data didapat dari journal dan Skripsi mahasiswa. Data dikategorikan berdasarkan tiga kategori; bersifat umum varibel bebas, spesifikasi varibel bebas, dan korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat. Penelitian ini menggunakan kualitatif konten analisis. Berdasarkan dari data yang telah dianalisis didapatkan hasil bahwa spesifikasi variabel bebas menjadi masalah bagi seluruh peneliti yang dijadikan data, korelasi bebas menempati tempat kedua dengan dua peneliti mengalami masalah, serta bersifat umum menempati urutan ketiga dengan hanya satu peneliti yang mengalami masalah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa banyak peneliti yang mengalami masalah dalam menentukan variabel bebas dalam penelitian quasi-eksperiment. Kata Kunci: variabel bebas, penelitian quasi eksperimen, tulisan ilmiah
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS Adijaya, Nuryansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v4i1.1955

Abstract