Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SMART CANTEEN : PERILAKU MENGATUR POLA MAKAN DENGAN MEMBACA NILAI NUTRISI (CONVENTIONAL DEEP LEARNING NEURAL NETWORK) Ari Purno Wahyu; Heri Heryono; Muhammad Benny Chaniago; Dani Hamdani
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.491 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol6.iss2.2020.356

Abstract

Kesehatan merupakan bagian terpenting bagi kita dimana pengaruh atau datangnya penyakit melalui pola makan, terlebih bagi kita yang memiliki kesibukan yang luar biasa padatnya tentu saja tidak ada waktu untuk sarapan dan lebih memilih makanan cepat saji yang tersedia banyak di kantin atau kafe. Hal ini bukan berarti makanan cepat saji tidak sehat, hal ini akan menjadi masalah jika terlalu berlebih dan tidak memperhatikan takaran saji atau kandungan nutrisi yang ada pada makanan tersebut. Beberapa cara bisa dilakukan dengan menjaga sikap pola makan misalkan dengan diet atau menggunakan aplikasi perhitungan nutrisi yang ada di pasaran dan gratis untuk diunduh. Jenis aplikasi ini masih kurang efektif dimana aplikasi tersebut masih merupakan perkiraan saja dan tidak bisa digunakan secara realtime. Penelitian sebelumnya bisa menggunakan teknik computer vision dengan menggunakan image sebagai alat pembaca dari makanan yang akan kita santap. Aplikasi tersebut mampu membaca kandungan nutrisi sekaligus harga makanan, teknik pengolah image yang digunakan menggunakan metode Deep Learning Neural Network, algoritma ini terbukti memiliki akurasi dan pembacaan data yang tinggi dibandingkan algoritma yang lain. Aplikasi dengan Neural Network yang berbasis image bisa diimplementasikan pada mesin kasir di kantin atau cafe dan bisa dibuat dalam bentuk perangkat mobile sehingga lebih mudah digunakan. Teknik komputerisasi dengan Deep Learning Neural Network terbukti bisa diterapkan di kantin dan caf
Desain Aplikasi Pelayanan Administratif berbasis Android Muhammad Benny Chaniago; Suckma Azani; Ari Purno W; Dani Hamdani; Heri Heryono
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 4 No 02 (2020): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jumanji.v4i2.78

Abstract

The village administrative office in Jenggala village is one of the offices that have trouble doing services to the public, especially in making official letters. The lack of facilities in managing and making official letters applied by the people can disrupt the staff's performance and slow down the official letters' pace. Some of the problems that occur are general administrative work done manually, limited working hours at the office, public data loss previously submitted, and poor reporting. The head office does not know all messages and information presented in a certain period. The researcher aims to create an android-based administration service application to facilitate the public in making the official letters as needed. Researchers design the application to be fast, precise, and effective communication between the people and the officer. Researchers built applications to facilitate the village government in managing the reports in making official letters delivered by the citizen of Jenggala. Therefore, the application tends to provide convenience and flexibility in making official letters in Jenggala Village. Keyword: Jenggala, Android, Administration Service Application
The Making of Android-Based Administration Service Application (A Case Study on Village Administrative Office in Jenggala) Suckma Azani; Muhammad Benny Chaniago
International Journal of Applied Business and Information Systems Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Association for Scientific Computing Electrical and Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/ijabis.v4i2.444

Abstract

The village administrative office in Jenggala village is one of the office that has troubles or problems in doing services to the public especially in making official letters. The lack of facilities in managing and making official letters applied by the public can disrupt the performance of the staff and slowing down the pace in providing the official letters. There are some problems that is happening in the office such as the general administrative job is still done manually, the working hour in the office is limited, the lose of the public data that has already submitted in advance, and the making of report is not well-organized so that the head officer do not know both all the reports and the reports submitted in certain period of time. The researcher aims to create the android-based administration service application to facilitate the public in making the official letters as needed. The application is designed as a tool of fast, precise, and effective communication between the public and the officer. The application was built to facilitate the village government in managing the reports in making official letters delivered by the citizen of Jenggala. Therefore, the application is expected to provide convenience and flexibility in making official letters in Jenggala Village.
Penggunaan Teknologi Wireless Sensor Network (WSN) dan GSM Pada Konsep Smart City Muhammad Benny Chaniago
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.042 KB) | DOI: 10.26874/jumanji.v2i2.40

Abstract

Smart city adalah sebuah konsep dimana semua sistem dan element baik itu alat atau moda tranfortasi bisa bekerja seseuai dengan konsep mobiltasnya, hardware dan software pendukung harus saling terintgrasi dan bisa berjalan pada semua platform pendukung, data pada platform bisa tersimpan dalam virtual server dalam hal ini disebut sebagai cloud computing, cloud sendiri akan menyimpan berbagai macam data penting seperti kode kependudukan, data transportasi, penjualan,dan akses kemanan, data inputan tadi berasal dari semua aplikasi yang terpisah – pisah dan tersebar dibeberapa penjuru kota, bagus tidaknya data yang tersimpan tergantung dari koneksi dan akses internet yang digunakan, sebagai contoh pada sistem retail penjualan barang, pada sistem yang lain jumlah pengguna tranfortasi bisa dikirm melalui data cloud tetapi masih terbatas dan tergantung pada area wilayah yang sangat luas, demikan juga penggunaan kamera CCTV yang terpasang dijalan raya atau tempat pembelajaan masih tersebar sulit dalam proses penyetingan dan membutuhkan proses penarikan kabel terdekat sebagai sumber arus listrik agar terkoneksi server, masalah tersebut bisa diatas dengan pemasangan perangkat yang di integrasikan dengan teknologi Wireless Sensor Network pada alat – alat pendukung Smart City misalkan untuk menghitung jumlah pengunjung mall atau bandara, penggunaan CCTV dengan WSN memungkinkan peralatan tersebut bisa ditempatkan secara fleksible memanfaatkan data GSM yang bisa disimpan pada switch dengan penambahan konfigurasi VLAN (virtula local Area ) ,penambahan metode ini bisa mengamankan data transaksi dengan mengamkan jaringan komputer LAN yang dimaksimalkan, penambahan WSN pada cctv mampu disimpan ditempat yang susah dijangkau dan terkoneksi dengan aplikasi multiface detection yang berguna sebagai tambahan fitur keamanan