I.G.A Sri Deviyanti
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

APLIKASI METODE LEAN UNTUK MENDETEKSI DAN MEREDUKSI PEMBOROSAN PADA SISTEM PRODUKSI INSTALASI PENJERNIHAN AIR MINUM NGAGEL III (STUDI KASUS PDAM KOTA SURABAYA) I.G.A Sri Deviyanti
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v11i1.391

Abstract

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) adalah salah satu perusahaan daerah dengan kegiatan pokok melayani dan menyediakan air bersih kepada masyarakat melalui sistim perpipaan. Perusahaan Daerah Air Minum kota Surabaya merupakan perusahaan pemerintah yang mempunyai tanggung jawab terhadap pengelolaan air untuk dikonsumsi masyarakat Surabaya. Agar masyarakat dapat menikmati air bersih yang terjamin kualitas dan kuantitasnya Perusahaan Daerah Air Minum harus meningkatkan performansinya dan salah satu caranya adalah dengan melakukan effisiensi yaitu dengan mengurangi aktivitas non value added yang sebenarnya merupakan pemborosan. Metode Lean merupakan sebuah filosofi yang mencoba untuk mengeliminir segala bentuk pemborosan yang terjadi dalam aliran nilai. Penelitian diawali dengan memahami karakteristik system secara umum dan menggambarkan Big Picture Mapping. Selanjutnya mengaplikasikan waste workshop untuk mengidentifikasikan waste yang terjadi dengan menggunakan tool yang terpilih. Proses pemilihan tool ini dengan menggunakan metode Value Stream Analysis Tool untuk mendapatkan tool mana yang tepat dalam proses mapping tool yang terpilih adalah process activity mapping. Pemborosan yang terjadi selanjutnya di analisa untuk mencari akar penyebab pemborosan. Bentuk rekomendasi yang diberikan dalam penelitian ini ditujukan untuk mereduksi akar penyebab pemborosan tersebut.
PERENCANAAN TATA LETAK FASILITAS INDUSTRI GALANGAN KAPAL DI LAMONGAN I.G.A Sri Deviyanti; Dedy Kunhadi; Johan Frastian
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 15 No 1 (2014)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v15i1.534

Abstract

PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) merupakan salah satu BUMN strategis yang mempunyai core business di bidang ship building, ship repair, ship conversion dan sudah berstandart internasional serta berstandart ISO 9001 sejak 1997.Dalam menghadapi pesatnya permintaan dan kebutuhan sektor bangunan kapal baru, guna memperkuat armada kapal nasional dan perekonomian nasional dimasa mendatang, maka PT. Dok dan Perkapalan Surabaya berencana membangun galangan kapal baru di daerah Lamongan, tepatnya di daerah pantai Brondong Lamongan. Rencana pembangunan galangan di daerah pantai Brondong Lamongan digunakan untuk membangun kapal baru, terutama untuk jenis kapal tanker karena kedalaman lautnya mencapai sekitar 8 meter hingga 10 meter. Sementara galangan di Tanjung Perak Surabaya akan diprioritaskan untuk reparasi kapal karena kedalaman laut yang terbatas.Perencanaan tata letak fasilitas yang baik dalam proses pembangunan galangan kapal tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan efisiensi secara keseluruhan dan pengendalian manajemen yang lebih baik. Banyak metode-metode yang digunakan dalam melakukan perencanaan tata letak dan fasilitas. Salah satu metode yang digunakan dalam menyelesaikan penelitian ini dengan menggunakan metode fixed position layout dan untuk metode perpindahan material menggunakan metode straight line.
EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DAN JAM ORANG DALAM PROSES PEMASANGAN RUDDER BLADE PADA BANGUNAN KAPAL BARU Didik Kusbiyantoro; I.G.A Sri Deviyanti
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 16 No 1 (2015)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v16i1.545

Abstract

Rudder (kemudi) merupakan salah satu item penting didalam sarana transportasi kapal karena merupakan komponen yang menentukan arah gerak suatu kapal. Oleh sebab itu, dalam pemasangan rudder blade atau kemudi kapal harus benar – benar presisi dan center terhadap dimensi kapal. Dalam pemasangan rudder blade selama ini memerlukan banyak waktu, man power, peralatan dan proses yang sangat lama. Untuk meminimalis waktu serta man power dalam mempercepat pemasangan rudder blade maka dibutuhkan improvement dari metode pemasangan rudder blade yang selama ini digunakan( Metode Existing/Manual) ke pemasangan rudder blade yang dapat mempercepat proses pemasanganya dalam hal ini yang disebut dengan Metode Jig Hydraulic. Selain itu dengan diciptakan alat bantu untuk pemasangan rudder blade maka diharapkan juga mendapat hasil yg lebih akurat. Hasil dari analisis serta pengolahan data dan perhitungan, di dapat efisiensi JO rata-rata 60 JO dan efisiensi sekitar 58,82%. Jika dilihat dari segi biaya untuk pemasangan rudder blade dengan metode jig hydraulic dapat mereduce biaya hingga Rp 40.800.000,00 (Empat puluh juta delapan ratus ribu rupiah) dibandingkan dengan metode existing/manual yang saat ini dilakukan. Dari hasil perhitungan tersebut dapat dipastikan metode pemasangan rudder blade menggunakan jig hydraulic lebih effisien untuk waktu, biaya serta JO dibanding dengan metode existing/manual. Oleh sebab itu proses pemasangan rudder blade menggunakan metode jig hydraulic layak dipertimbangkan untuk digunakan dalam percepatan proses pemasangan rudder blade
PENERAPAN SIX SIGMA PADA PENGENDALIAN KUALITAS PROSES PRODUKSI GOOD DAY CAPPUCINNO I.G.A Sri Deviyanti; Iman Supriadi
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 12 No 2 (2012)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v12i2.392

Abstract

Penelitian ini menggambarkan bagaimana aplikasi metode Six Sigma digunakan untuk melakukan perbaikan kualitas pada perusahaan manufaktur yang memproduksi produk Good day Cappucinno. Pendekatan DMAIC dipakai untuk menganalisa dan melakukan perbaikan produk Good day Cappucinno karena tingginya variabilitas dan cacat dibanding produk lain. Perbaikan kualitas di fokuskan pada proses yang mempengaruhi terjadinya cacat yaitu pada sub proses mixing dan packing. Penentuan proyek Six Sigma didasarkan atas proses dan jenis cacat pada setiap sub proses. Pendekatan FMEA mampu memberi rekomendasi perbaikan kualitas. Evaluasi dari hasil perbaikan penting untuk dilakukan karena beberapa implementasi perbaikan kualitas tidak berjalan sesuai dengan rencana. Pelaksanaan perbaikan kualitas dengan Six Sigma perlu dilakukan secara serentak dan dilakukan penggambaran dan pendefinisian yang sistematis dan keseluruhan agar pemetaan permasalahan kualitas dapat terlihat secara menyuluruh.Usaha ini akan sangat membantu perusahaan didalam membentuk tim-tim Six Sigma di keseluruhan department dan line produksi. Adanya usaha ini akan menyebabkan lingkungan kerja akan semakin kondusif dan budaya “peduli kualitas” akan mudah terbentuk di perusahaan. Dalam perbaikan Good day Cappucinno di PT Santos Jaya Abadi menunjukkan bahwa tidak semua rencana perbaikan mampu menurunkan DPMO atau meningkatkan nilai Sigmanya mungkin karena pelaksanaan perbaikan di lapangan tidak berjalan dengan baik atau kurang efektif. Oleh karena itu penting bagi perusahaan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan langkah pelaksanaan perbaikan dilapangan benar-benar berjalan dengan baik dan mengikuti prosedur yang telah direncanakan.