Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

THE USE OF PUZZLE IN UNDERSTANDING THE COHESION AND THE COMPLIANCE OF THE DISCUSSION IN INDONESIAN LANGUAGE AND LITERATURE EDUCATION SEMESTER 1 STUDENTS FKIP UMSU Oktavia Lestari P
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA No 3 (2018): THE USE OF PUZZLE IN UNDERSTANDING THE COHESION AND THE COMPLIANCE OF THE DISCUSSION IN
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5719.501 KB)

Abstract

The ability to understand discourse cannot be separated from the use of Puzzles (theability to master vocabulary). The ability to understand students' student discourses must besupported by their vocabulary mastery skills. The use of puzzle as an aid, is able to help andimprove in the process of understanding discourse. On the other hand, puzzles can also facilitatestudents in understanding discourse that is cohesive and coherent, and makes students moreconfident in their answers and the use of puzzles makes it easier to understand discourse, so thatdiscourse becomes very interesting. Puzzles are designed to teach skills such as recognizingshapes, sizes, quantities, colors, similarities and differences. The research used was experimental(post test and pre test). Based on the research results obtained which have been described in theprevious chapter, it can be said that the level of use of Puzzle for 1st FKIP UMSU students is in thegood category where the average score of students is 71.4
PENGARUH TEKNIK MEMBACA FORMULA 5S TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 1 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Oktavia Lestari P
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Tifa
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.678 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini kurangnya minat siswa untuk membaca kritis. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan membaca kritis dengan menggunakan teknikmembaca formula 5S siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Medan. Penelitian eksperimendengan model post-test only group ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 1 Medan, pada kelasVIII dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang.
PENGGUNAAN PUZZLE DALAM MEMAHAMI KOHESI DAN KOHERENSI WACANA PADA MAHASISWA SEMESTER 1 PADA PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FKIP UMSU Oktavia Lestari Pasaribu
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2020): Pebruari
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.951 KB) | DOI: 10.30596/bahterasia.v1i1.3744

Abstract

Kemampuan memahami wacana tidak terlepas dari penggunaan Puzzle (kemampuan penguasaan kosa kata). Kemampuan memahami wacana mahasiswa siswa harus didukung oleh kemampuan penguasaan kosa katanya. Penggunaan puzzle sebagai bantuan, mampu membantu dan meningkatkan dalam proses memahami wacana. Disisi lain puzzle juga dapat memudahkan mahasiswa dalam memahami wacana yang kohesi dan koherensi, serta membuat mahasiswa lebih percaya diri atas jawabannya serta penggunaan puzzle mempermudah memahami wacana, sehingga wacana menjadi sangat menarik. Puzzle dirancang untuk mengajarkan keterampilan seperti mengenali bentuk, ukuran, jumlah, warna, kesamaan dan perbedaan. Penelitian yang digunakan adalah eksperimen (post test dan pre test). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh yang telah dijabarkan pada bab sebelumnya, dapat dikatakan tingkat penggunaan Puzzle pada mahasiswa Semester 1 FKIP UMSU berada pada kategori baik di mana nilai rata-rata siswa 71,4.. Kata Kunci: Pengertian Puzzle, Kohesi, Koherensi, Wacana
Analisis Kemampuan Memahami Isi Paragraf Argumentasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Karya Bunda Medan Oktavia Lestari Pasaribu
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.597 KB) | DOI: 10.30596/jpbsi.v1i2.5067

Abstract

Untuk mengetahui kemampuan dalam memahami paragraf argumentasi pada siswa maka dilaksanakan penelitian, yang penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Karya Bunda yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini  menggunakan metode dsekriptif yaitu dengan cara mengungkap fakta yang jelas tentang gejala-gejala yang ada pada suatu objek penelitian. Dari penelitian ini diperoleh hasil sebanyak 1 orang siswa yang memperoleh nilai istimewa,  1 orang siswa yang memperoleh nilai istimewa, 2 orang siswa yang memperoleh nilai sangat baik, tidak ada siswa yang memperoleh nilai baik,  9 orang yang memperoleh nilai lebih dari cukup, tidak ada siswa yang memperoleh nilai cukup, 10 orang yang memperoleh nilai kurang, dan 8 orang siswa yang memperoleh nilai sangat kurang. Berdasarkan nilai rata-rata kemampuan siswa memahami paragraf argumentasi yaitu 58,83, kemudian secara kuantitatif maka kemampuan memahami paragraf argumentasi berada oleh siswa kelas VIII SMP Karya Bunda. Kata kunci: kemampuan memahami, paragraf, argumentasi
PKPM Wisata Baca Pada TK Aisyiah Medan Indah Pratiwi; Chairunnisa Amelia; Oktavia Lestari Pasaribu
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ihsan (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v2i2.5330

Abstract

Mitra yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah 2 sekolah mitra UMSU, yakni TK Aisyiah Bustanul Athfal (ABA) 04 dan TK Aisyiah Bustanul Athfal (ABA) 27. Kontribusi yang diharapkan dari dua sekolah mitra tersebut adalah penyediaan sarana dan prasarana untuk meningkatkan budaya baca. Permasalahan yang ditemukan adalah kurangnya fasilitas berupa buku cerita bergambar berbahasa Indonesia pada sekolah TK ABA 04 dan TK ABA 27. Siswa masih saling bertukaran dengan temannya ketika melihat gambar yang ada pada buku cerita tersebut. Sekolah meminta kepada kami dosen pendamping untuk memberikan buku berupa buku cerita berbahasa Indonesia untuk membantu mereka dalam mewujudkan anak membaca usia dini. Ada beberapa buku yang dimiliki sekolah ini, akan tetapi tidak sesuai dengan jenjang siswa di TK dan buku yang ada adalah buku berbahasa inggris, sedangkan kepala sekolah mengatakan guru – gurunya terkendala dalam membacakan buku cerita yang ada karena menggunakan bahasa inggris. Sehingga kami berencana untuk memberikan buku cerita yang memiliki 2 bahasa, yaitu bahasa inggris dan bahasa Indonesia. Tujuan dari PKPM yang dilakukan adalah untuk membantu sekolah dalam membuat sudut baca sebagai bentuk salah satu upaya wisata baca yang dilakukan di sekolah masing – masing dengan memberikan buku yang sesuai dengan permasalahan sekolah mitra. Tahap-tahap pelaksanaan Wisata Baca adalah planning, organizing, actuating, controlling, dan evaluating. Planning (perencanaan) dilakukan untuk persiapan segala sesuatu yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan. Pembagian tugas untuk anggota tim dilakukan pada saat organizing. Pelaksanaan teknis program (actuating). Pelaksanaan program juga perlu dikontrol dan dievaluasi. Hasil dari PKPM yang dilakukan ini adalah sekolah mitra sudah melakukan wisata baca di sekolahnya masing – masing dengan buku yang sudah memadai dan sesuai dengan kebutuhan siswa taman kanak – kanak di di TK ABA 04 dan TK ABA 27.
Pemanfaatan Media Visual dalam Menulis Cerita Pendek pada Semester V Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU Oktavia Lestari Pasaribu
Pena Literasi Vol 2, No 1 (2019): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.2.1.39-46

Abstract

Pemanfaatan Media Visual bertujuan sebagai alat bantu dalam membantu  mahasiswa menulis cerpen (cerita pendek). Disisi lain media visual juga dapat memudahkan mahasiswa dalam menemukan inspirasi atau gambaran untuk tokoh-tokoh yang akan mereka ciptakan dalam cerpen, serta membuat mahasiswa lebih percaya diri atas cerita yang mereka ciptakan, sehingga cerpen yang ditulis menjadi lebih menarik. Jika dikaitkan dengan menulis, maka dapat dinyatakan bahwa pemanfaatan media visual merupakan sebuah proses yang memudahkan mahasiswa untuk menemukan inspirasi dalam menulis cerpen. Jadi, pemanfaatan media visual dapat digunakan dalam setiap proses pembelajaran, terutama ketika nantinya mahasiswa akan menjadi seorang guru bisa mempraktikkan dengan siswa-siswi  di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media visual dalam proses menulis cerpen pada mahasiswa semester V pada Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMSU dengan menggunakan metode eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh yang telah dijabarkan pada bab sebelumnya, dapat dikatakan pemanfaatan media visual pada mahasiswa Semester V FKIP UMSU berada pada kategori baik di mana nilai rata-rata siswa 83,84. Kata kunci : media visual, menulis, dan cerpen
Language Variations between Women and Men at SMP Muhammadiyah 3 Medan Academic Years 2017/2018 Oktavia Lestari P
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA Vol 263 (2018): Language Variations between Women and Men at SMP Muhammadiyah 3 Medan Academic Years
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.111 KB)

Abstract

  Abstract-This study was a verbal analysis based on gender, with differences in sample language between male and female students in junior high school muhammadiyah 3 Medan, academic years 2017/2018. Based on the data, the results are as follows: (1) Use of voice and intonation From the data, summed up as follows. (1) Language and communication problems are more important for women than men because women talk more often about men. (2) The purpose of men in the use of language tends to get something, while women tend to make connections with others. More and more men talk about data and facts, while more women talk about people, feelings, and relationships among people. (3) Women are more verbally skilled than men. (4) Differences often lead to "miscommunication" between women and men. (5) How men use language to compete in obtaining and maintaining status. How to use the language of women is cooperative, reflecting their preference for equality and harmony. 
Media Audiovisual dalam Menulis Kembali Teks Cerita Fabel oleh Siswa Kelas VIII SMP Swasta Bandung Oktavia Lestari P; Fitri Asma
Asas: Jurnal Sastra Vol 9, No 1 (2020): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v9i1.18335

Abstract

AbstrakPenelitian inibertujuan untuk mengetahui efektivitas media audiovisual dalam menulis kembali teks cerita fabel oleh siswa kelas VIII SMP Swasta Bandung. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP bandung yang berjumlah 34 orang siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen, instrument penelitian yaitu efektivitas media audiovisual dalam menilis teks cerita fabel . Setelah menghitung dan mengolah data dari hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa mengetahui efektivitas media audiovisual dalam menilis teks cerita fabel oleh siswa viii smp swasta bandung berada pada tingkat cukup. Hal ini diketahui dari nilai rata- rata yang diperoleh siswa yaitu 72,05 termasuk dalam katagori baik.