Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika (Studi Kasus Siswa SMP Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan) La Yusran La Kalamu; Soleman Talib
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2298

Abstract

Permasalahan yang ada di SMP Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan:  1) siswa kurang terlibat secara aktif pada kegiatan pembelajaran matematika di kelas. 2) sebagian besar siswa kurang peduli pada kegiatan pembelajaran matematika sedang berlangsung, 3) siswa kesulitan menganalisis informasi yang ada, cenderung menerima apa adanya informasi yang disampaikan maupun yang tertulis di buku, dan pasif mengajukan pertanyaan-pertanyaan maupun menjawab pertanyaan dari permasalahan yang diajukan guru, 4) Sebagian besar siswa menyelesaikan soal uraian tidak membuat penyelesaian dengan baik, ada yang mengerjakan soal tanpa sistemetika yang jelas, kurang memahami soal. Kondisi demikian sangat berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dalam belajar matematika yang berakibat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa rendah. Dengan demikian perlu adanya pembelajaran yang mengkondisikan siswa aktif dalam belajar matematika. Salah satu model pembelajaran yang dimaksud adalah model pembelajaran penemuan terbimbing. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa kelas VIII SMP Negeri Kota Tidore Kepulauan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran penemuan terbimbing danmodel pembelajaran langsung.Pengambilan sampel dengan tehnik klusterrandom sampling dengan tujuan untuk menentukan kelas yang akan diterapkan model pembelajaran penemuan terbimbing dan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan  desain tipe Posttest Only Control Group Design. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan model pembelajaran penemuan terbimbing  dengan model pembelajaran langsung.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Melalui Metode Inquiry Soleman Talib; Safri Tinamba
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 5 No 4 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.759 KB)

Abstract

This study aims to determine the improvement of problem solving skills of class X students on material derived functions through themethod Inquiry. This type of research is Classroom Action Research (CAR). The subjects in this study were class X students of SMA Negeri 9 Kota Tidore Kepulauan, totaling 31 students. Research carried out with 1-2 cycles. Data retrieval in this study was carried out using a problem solving ability test and an observation sheet of the teacher's ability to manage learning based onmethods inquiry and observing student activities in learning based onmethods inquiry. Based on the results of data analysis in the field, it is necessary to improve the quality of learning by offering a variety of methods. One of the methods used is themethod which is Inquiry very effective in mathematics learning, especially learning materials that require the ability to orient on problems, formulate problems, formulate hypotheses, collect data, test hypothesis, and formulating conclusions because it can improve problem-solving abilities.
Meningkatkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Problem Based Learning Soleman Talib; La Yusran La Kalamu
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 4 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.085 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4322272

Abstract

This study aims to determine the increase in student learning outcomes in class VIII on Number Patterns through the Problem Based Learning Model. This type of research is a Classroom Action Research (PTK). The subjects in this study were students of class VIII SMP Negeri 12 Kota Tidore Kepulauan. The research was conducted in 1-2 cycles. Data retrieval in this study was carried out using the Learning Outcomes test and observation sheet on the teacher's ability to manage learning based on the Problem Based Learning Model and observing student activity in Problem Based Learning based learning. Based on the results of field data analysis, it is necessary to improve the quality of learning by offering various one of the methods used, namely the Problem Based Learning Learning Model is very effective in learning mathematics, especially learning materials that involve students directly in solving a problem
Pengaruh Strategi Pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review) Dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika soleman Talib
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 2 No 1 (2021): Jimat: Jurnal Ilmiah Matematika
Publisher : JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4870788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh strategi pembelajaran PQ4R dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika. Penelitian eksperimen ini dilakukan di SMP Negeri 12 Tidore Kepulauan pada semester ganjil tahun 2020/2021. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan tekhnik random sampling. Sampel yang terpilih dikelompokkan dalam dua jenis yakni penggunaan strategi pembelajaran PQ4R dan strategi pembelajaran konvensional.Pengukuran hasil belajar matematika dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika materi bilangan bulat. Untuk pengukuran minat belajar digunakan instrumen dalam bentuk pernyataan yang mengacu pada skala Likert.Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan Analisis Varians (ANAVA) dan uji Tuckey sebagai Uji lanjut karena masing-masing kelompok data memiliki jumlah sampel yang sama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) hasil belajar matematika dengan menggunakan strategi pembelajaran PQ4R lebih tinggi dari menggunakan strategi pembelajaran konvensional.(2) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika. (3) dengan uji Tuckey diperoleh hasil bahwa siswa yang mempunyai minat tinggi, hasil belajar matematika pada siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran PQ4R lebih tinggi dari hasil belajar matematika pada siswa yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional.(4) swa yang mempunyai minat rendah, hasil belajar matematika pada siswa yang menggunakan strategi pembelajaran PQ4R tidak terdapat perbedaan hasil belajar matematika pada siswa yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional.
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Dengan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Matematika Soleman Talib
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 2 No 2 (2021): JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika ( Edisi Juli - Desember 2021)
Publisher : JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5717525

Abstract

Dalam pandangan siswa pada umumnya, matematika merupakan pelajaran yang sulit untuk dipahami. Siswa merasa tidak senang, tidak tertarik dan siswa tidak efektif selama pembelajaran. Hal tersebut menyebabkan selama proses pembelajaran kegiatan belajar mengajar, guru hanya sebagai sumber informasi, sedangkan siswa hanya menerima informasi ,sehingga penulis berharap dengan menggunakan pembelajaran kontekstual, dapat meningkatkan kemampuan kreatif siswa.dalam mengikuti pembelajaran matematika.karena pembelajaran berbasis kontekstual berharap guru dalam memberikan materi pelajaran dapat menghubungkan antara konsep dengan pembelajaran siswa dengan pengalaman siswa dalam kehidupan sehari-hari,menghubungkan antara konsep selesai bersandar dan memberi kesempatan kepada siswa untuk membangun pengetahuan sendiri, menemukan, kerja kelompok dan membuat refleksi. Sehingga penerapan pembelajaran kontekstual lebih memungkinkan siswa untuk memahami atau merealisasikan proses tugas matematika dengan tidak bersandar pada hati tetapi lebih mengarah pada tujuan mereka. pemahaman saja dengan sesuai apa yang dapat mereka temukan.
Pembelajaran Kontekstual Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Soleman Talib
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 3 No 2 (2022): JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika ( Edisi Juli - Desember 2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7634299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa melalui pendekatan kontekstual. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas 4 SDN Mafututu Kecamatan Tidore. Siswa yang dikenai tindakan kelas berjumlah 31 orang, yang terdiri dari 16 laki-laki dan 15 perempuan yang rata-rata memiliki kemampuan sedang pada mata pelajaran matematika dengan tingkat ketuntasan belajar antara 54,8 % - 63 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas 4 SDN Mafututu Kecamatan Tidore Timur dalam pembelajaran luas bangun datar. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada pembelajaran siklus I diperoleh hasil yaitu 31 orang peserta didik hanya 21 orang atau 67,74% yang memperoleh ketuntasan belajar, mengalami peningkatan hasil belajar pada siklus II sebesar 16,13% sehingga siswa yang mengalami ketuntasan belajar mencapai 26 orang atau 83,87%. Peningkatan hasil belajar itu tidak terlepas dari adanya peningkatan motivasi belajar matematika yang dapat dilihat dari angket motivasi menunjukkan persentase rata-rata motivasi intrinsik siswa tinggi secara klasikal pada siklus I sebesar 65,65% merningkat menjadi 81,08% pada siklus II. Sedangkan persentase rata-rata motivasi ekstrinsik siswa yang tinggi secara klasikal pada siklus I sebesar 66,86% meningkat menjadi 80,24% pada siklus II. Dengan demikian hipotesis tindakan “Jika dalam pembelajaran materi luas bangun datar dilakukan dengan pendekatan kontekstual, maka motivasi dan hasil belajar siswa akan meningkat” diterima.