Hadisa Putri
Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Kalimantan Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Purniadi Putra; Hadisa Putri
JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Vol 3, No 2 (2019): JMIE (JOURNAL OF MADRASAH IBTIDAIYAH EDUCATION)
Publisher : PD PGMI se Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.357 KB) | DOI: 10.32934/jmie.v3i2.111

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kurang disiplinnya belajar siswa mata pelajaran PAI sehingga guru berupaya meningkatkan disiplin belajar. Penelitian bertujuan untuk: 1) Implementasi guru PAI meningkatkan kedisiplinan belajar, 2) metode guru PAI meningkatkan kedisiplinan belajar, dan 3) faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi guru PAI meningkatkan kedisiplinan belajar. Subyek penelitian: guru PAI, Kepala SDN 33 Penjulung dan siswa SDN 33 Penjulung Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi, dan member check. Hasil penelitian dapat disimpulkan; 1) Implementasi guru PAI dalam meningkatkan kedisiplinan belajar, memberikan motivasi dalam meningkatkan prestasi belajar, memberikan bimbingan belajar siswa, memberikan latihan dan melakukan remedial, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler, 2) metode guru PAI meningkatkan kedisiplinan belajar dengan cara; menggunakan variasi metode mengajar, menggunakan metode bermain peran. 3) faktor pendukung dan penghambat diantaranya; (1) faktor pendukung: tersedianya media, adanya kerjasama guru dan orang tua siswa, dukungan dari kepala sekolah, selalu mencari inovasi metode mengajar di kelas (2) faktor penghambat: kurang disiplin siswa saat menerima pelajaran, siswa tidak serius dalam menerima pelajaran dalam bimbingan oleh guru, dan sarana dan prasarana sekolah masih belum lengkap sehingga siswa kurang tersalurkan potensinya.Implementasi GuruPAI, Kedisiplinan Belajar.
KEMITRAAN DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (Analisis terhadap Pola dan Tingkah Laku Anak Usia Dini dan Lingkungan) Anwar Hafidzi; Hadisa Putri
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 4, No 1 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v4i1.2568

Abstract

Abstract: Partnership is a cooperative relationship between several parties in achieving a certain work relationship. The partnership between the school and the family and community in building an educational ecosystem is in line with the Ministry of Education and Culture's vision of "the formation of education and cultural   human   beings   with   character   based   on   mutual cooperation". This partnership also aims to establish cooperation and alignment of educational programs in PAUD units, families, and communities  as  a  center  of  education  in  building  a  quality education   ecosystem.   Therefore,   it   is   necessary   to   have   a relationship or involvement from all parties to achieve the development of quality education for early childhood. Abstrak: Kemitraan merupakan hubungan kerjasama antara beberapa pihak dalam mencapai suatu hubungan kerja tertentu.Kemitraan  antara  sekolah  dengan  keluarga  dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan sejalan dengan visi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu “ terbentuknya insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter dengan berlandaskan gotong royong”. Kemitraan ini juga bertujuan untuk menjalin kerjasama dan keselarasan program pendidikan di satuan PAUD, keluarga, danmasyarakat sebagai tri sentra pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang bermutu. Maka dari itu perlu adanya hubungan atau keterlibatan dari semua pihak untuk mencapai pengembangan pendidikan bagi anak usia dini yang lebih berkualitas.